Beranda blog Halaman 781

Miras dan Petasan Sitaan Selama Ramadan di PPU Dimusnahkan Polres PPU

0

PPU – Polres Penajam Paser Utara (PPU) memusnahkan ratusan barang bukti hasil giat cipta kondisi 2023. Barang bukti tersebut dalam bentuk petasan dan minuman keras (miras) ilegal.

Kegiatan itu dilakukan usai Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Mahakam yang dilaksanakan di Mako Polres PPU, Senin (17/4/2023). Pemusnahan yang dilakukan dengan merusak kemasan untuk miras dan memasukkan dalam air untuk petasan.

Kapolres PPU AKBP Hendrik EKa Bahalwan menuturkan barang bukti tersebut dihimpun dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) selama Ramadan. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyaraat (kamtibmas) di wliayah PPU.

“Kegiatan pemusnahan barang Bukti hasil giat cipta kondisi kegiatan rutin yang ditingkatkan menjelang Ops Ketupat Mahakam 2023 Polres PPU,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan tersebut terdiri dari beberapa jenis petasan berbagai merk jual. Pun begitu dengan miras yang disita.

Dalam pengrusakan kemasan ribuan barang dbukti ini, dilakukan bersama dengan Bupati PPU Hamdam, Dandim 0913/PPU Letkol Inf Arfan Affandi dan beberapa pejabat lainnya.

“Total keseluruhan petasan yang disita sebanyak 7.037 biji dari berbagai macam jenis. Dan miras sebanyak 50 botol, terdiri dari bir, anggur dan vodka,” sebut Hendrik.

Lebih lanjut, dari kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan situasi kondusi di PPU selama lebaran 2023. Kemudian juga untuk masyarakat diharapkan dapat turut bersinergi dalam menjaga situasi tetap aman.

“Kami juga telah menggelar gelar apel pasukan yang akan bersiaga di titik-titik di seluruh PPU,” pungkasnya. (SBK)

Warga PPU Mudik Bisa Titip Kendaraan di Polres dan Kodim

PPU – Polres dan Kodim PPU membuka jasa penitipan kendaraan buat warga yang mau mudik. Hal ini sebagai dukungan untuk menghindari adanya tindak kriminal pencurian.

Kapolres PPU, AKBP Hendrik Eka Bahalwan menuturkan layanan ini bertujuan agar warga PPU mudik dengan nyaman. Suapya mereka dalam merayakan momentum lebaran tanpa was-was, kepikiran kendaraan yang ditinggal di rumah.

“Polres dan Kodim PPU memberikan solusinya. Kami siap menerima penitipan kendaraan, baik roda 2 maupun roda 4. Tanpa perlu membayar sepeser pun,” ujarnyanya, Senin (17/42023).

Lanjutnya, penitipannya juga tidak harus dimarkas  Polres PPU yang terletak di Nipah-Nipah. Karena dapat juga dititipkan di Polsek yang berada di tiap kecamatan.

“Masyarakat boleh menitipkan di halaman markas kepolisian terdekat dengan rumah warga ketika mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah,” jelasnya Hendrik.

Ditegaskan, jasa layanan penitipan kendaraan tersebut bertujuan mengantisipasi maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah PPU. Pun, bagi kepolisian, banyaknya warga yang menitip kendaraannya di halaman kantor mereka juga bisa meringankan tugas.

Pasalnya selama masa arus mudik dan balik Lebaran. Polri juga terlibat dalam pengamanan dan pelayanan di jalan-jalan. “Layanan penitipan kendaraan itu diharapkan bisa menekan tindak kejahatan dengan memanfaatkan rumah-rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya,” terangnya.

Lebih lanjut, jasa penitipan ini juga dibuka oleh Kodim PPU. Jadi selain di kantor polisi, warga juga bisa menitipkan kendaraannya di halaman Kodim 0913 PPU.

“Kami persilakan warga yang ingin mudik parkirkan kendaraan di halaman Markas Kodim,” ujar Dandim 0913/PPU Letkol Infantri Arfan Affandi.

Bagi warga yang berminat menitipkan kendaraan roda dua maupun roda empatnya. Syaratnya cukup memberikan data identitas kendaraan dan dokumen kendaraan. Seperti salinan STNK (surat tanda nomor kendaraan) dan BPKB (buku pemilik kendaraan bermotor), serta identitas pemilik kendaraan.

“Penitipan kendaraan markas TNI AD dan kepolisian lebih aman daripada menitipkan kepada tetangga. Apalagi disimpan di halaman rumah karena dapat memancing niat jahat pelaku pencurian untuk bertindak kriminal,” tutupnya. (SBK)

Pemudik Diminta Waspadai Jalan di PPU

0

PPU – Para pemudik yang melintas di Penajam Paser Utara (PPU) diminta untuk waspada terhadapcuaca yang tidak menentu. Pasalnya, hujan disertai angin yang melanda itu memengaruhi kondisi jalan.

Beberapa waktu terakhir ini diketahui, kondisi cuaca kerap kali berubah, bahkan tidak jarang terjadi cuaca buruk. Karena itu, belakangan juga tak jarang ditemui kendaraan yang tergelincir karena kondisi licin.

“Untuk itu para pemudik diharapkan berhati-hati atau berhenti untuk beristirahat sejenak apabila menemui kondisi tersebut dalam perjalanan,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Budi Santoso Senin (17/4/2023).

Selain kondisi yang membuat jalur tidak kondusif, arus mudik yang melintas di PPU juga semakin menigkat. Tentu jika tidak meningkatkan kewaspadaan, akan berbahaya bagi pengendara, terutama roda dua.

“Bahkan, tidak jarang menyebabkan kecelakaan lalulintas. Para pemudik untuk berhati-hati dengan kondisi cuaca ini,” lanjutnya.

Di samping itu pula, kondisi cuaca ini kerap kali juga menimbulkan longsor dan banjir di beberapa wilayah rawan. Maka itu, selain kewaspadaan pengendara, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan perhatian.

“BPDB juga akan bersiaga di titik rawan, selama 24 jam. Pihak kami akan standby untuk berjaga,” pungkas Budi. (SBK)

Marak Isu PHK Massal, Polres PPU Sinergi dengan Serikat Pekerja Kahutindo PT BFI

PPU – Dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersinergi dengan serikat pekerja.

Beberapa waktu terakhir, ramai isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di perusahaan yang bergerak pada industri kayu lapis atau plywood. Salah satunya ialah PT Balikpapan Forest Industri (BFI) atau sering disebut Korindo Group.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Kahutindo PT BFI, Agus Salim menjelaskan berbagai isu-isu tidak sedap yang beredar. Khususnya terkait para pekerja di pabrik yang bertempat di Kelurahan Jenebora tersebut.

“Terkait isu rencana PHK massal adalah menjadi hal yang biasa bagi Kami sebagai pekerja, dan Kami menganggap isu-isu sudah sering terjadi. Sehingga Kami sudah terbiasa apabila mendegar isu-isu yang berkaitan dengan PHK,” terangnya, Minggu (16/4/2023).

Agus memaparkan kodisi saat ini pada industri perkayuan memang sedang kurang baik. Bahwa saat ini tengah menurunnya ekspor dan permintaan pasar kayu lapis.

Tentu hal itu membuat produksi pabrik PT BFI terhenti sebagian. Hal itu juga menurutnya wajar, apabila pihak perusahaan merumahkan pekerja atau melakukan PHK.

“Asalkan dalam hal PHK, pihak perusahaan dapat memenuhi hak-hak para pekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Kendati demikian, Agus berharap semoga pasar internasional dalam hal kayu lapis dapat meningkat. Sehingga tidak ada lagi berhembus isu PHK maupun isu-isu tidak jelas, yang dapat mengganggu konsentrasi dan kinerja para pekerja di lapangan.

Sementara itu, sebagai instansi yudikatif, Polres PPU turut mengambil peran terhadap munculnya isu PHK massal ini. Dengan turut memberikan perhatian terhadap para pekerja di Bulan Ramadan ini.

Dalam hal tersebut, Kapolres PPU AKBP Hendrik Eka Bahalwan melalui Kasat Intelkam Polres PPU AKP Juwadi yang diwakilkan oleh Kanit 2 Sat Intelkam Polres PPU IPTU Hartono telah memberikan bantuan sembako. Penyerahan dilakukan secara simbolis pada Agus Salim selaku Ketua PUK SP Kahutindo PT BFI.

“Kami berharap pada serikat pekerja beserta jajarannya untuk dapat bersinergi dengan pihak kepolisian khususnya Polres PPU dalam memelihara situasi kamtibmas. Agar tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah PPU, serta mendukung penuh pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kecamatan Sepaku,” pungkasnya. (*/SBK)

Pemudik Lintas di PPU Berpotensi Meningkat

0

PPU – Arus mudik yang melintasi Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini diprediksi meningkat. Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) PPU meningkatkan pengawasan di jalanan.

Kepala Dishub PPU, Andi Singkerru, menuturkan pihaknya mulai melakukan pantauan pergerakan arus mudik Lebaran 2023. Tujuannya untuk menjaga kelancaran lalu lintas di sepanjang jalan yang ada di Benuo Taka.

“Kabupaten Penajam Paser Utara bagian jalan lintas Kalimantan yang selalu dilewati saat arus mudik maupun balik Lebaran oleh pengguna jalan dari berbagai daerah,” tambahnya.

Menurut penilaiannya, pada momentum Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah akan ramai kendaraan dari 2 tahun belakangan. Peningkatan mobilitas pengguna jalan itu berkaitan dengan tidak ada lagi aturan pengetatan dari pemerintah pusat menyangkut Covid-19.

“Tahun ini diperkirakan ada peningkatan pergerakan masyarakat dibandingkan sebelumnya, karena sudah tidak ada pandemi,” kata Singkerru.

Untuk mengantisipasi kecelakaan, Dishub PPU telah memetakan beberapa daerah rawan. Serta memasang spanduk dan papan peringatan di titik rawan, termasuk di titik jalan yang berisiko tinggi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Untuk menunjang kegiatan pemantauan pergerakan arus mudik, turut didirikan posko dengan menempatkan sejumlah personel selama 24 jam. Adapun sejumlah ruas jalan yang dipantau petugas di antaranya jalan jalur dua Petung dan Sotek, serta simpang Silkar Petung hingga Kecamatan Sepaku.

“Kami juga mengerahkan petugas di lokasi rawan kecelakaan dan di pos pantau arus lalu lintas bersama personel Satlantas Polres PPU. Kami juga memasang peringatan pada jalur transportasi darat agar para pengendara bisa lebih berhati-hati dan waspada,” ujar Singkerru.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan untuk tetap waspada. Semua pengendara roda dua maupun roda empat, wajib memeriksa kondisi kesehatan dan melakukan pengecekan kondisi kendaraan serta kelengkapan surat-surat sebelum melakukan perjalanan mudik.

“Ketika akan mudik, pemudik harus memeriksa kondisi kesehatannya serta melakukan pengecekan terhadap kendaraan dan kelengkapan surat-suratnya,” tutupnya. (SBK)

Lomba Musik Sahur 2023 Semarakkan Ramadan di PPU

0

PPU – Lomba Musik Sahur 2023 turut menyemarakkan momentum bulan puasa di Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini. Gelaran ini juga sebagai upaya dalam mempertahankan budaya gotongroyong masyarakat dalam membangunkan sahur.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh kolaborasi antara Polres PPU, Kodim 0913/PPU dan Kejari PPU bersama komunitas pemuda Sepupu Naga, Minggu (16/4/2023). Bertempat di Bazar Ramadan BUKBER, Samping Masjid Agung Al-Ikhlas, Kilometer 9 Nipah-Nipah.

Koordinator acara, Aldi Ramadani mengatakan lomba ini sudah sering digelar di berbagai tempat di PPU. Sejatinya, adanya kompetisi ini sudah banyak ditunggu oleh masyarakat dan peserta lomba.

“Kegiatan ini setiap Ramadan selalu ada digelar di tingkat kelurahan dan desa di PPU,” ujarnya.

Dalam perlombaan ini, sambungnya, peserta tergabung dalam satu grup musik. Mereka membuat aransemen lagu yang diiringin dengan berbagai peralatan, seperti kentongan, ember dan lain sebagainya.

“Jadi peserta memainkan hasil kreatifitasnya dalam membangunkan sahur,” kata Aldi.

Adapun dalam lomba kali ini, grup Putra Best Friend Milenial berhasil menyabut juara pertama. Kemudian grup Putri Santri Milenial meraih juara II dan grup Ahlaqul Kharimah menjadi juara ketiga.

“Terimakasih pada seluruh peserta yang terlibat. Semoga ke depan acara in dapat terus ada dan lebih meriah lagi,” tutup Aldi. (SBK)

Komunitas Honda Beat PPU Bagi Takjil ke Pengendara dan Masjid di Petung

0

PPU – Klub penggemar motor di Penajam Paser Utara (PPU) yang tergabung dalam Beat Owner Club (BOC) berbagi kebahagian dengan masyarakat pada H-6 lebaran ini. Dengan cara berbagi makanan pembuka puasa (takjil) bagi pengendara yang melintas di Kelurahan Petung, Penajam.

Koordinator kegiatan, Aris mengatakan hal yang biasa dilakukan tiap tahunnya sebagai bentuk kebersamaan. Tidak hanya pada pengguna jala, kali ini anggota klub juga memberikan takjil ke masjid.

“Bukan hanya untuk pengguna jalan saja kami bagikan, akan tetapi untuk masjid-masjid wilayah Petung juga Kita bagikan,” ujarnya, Minggu (16/4/2023).

Selain itu sebagai wujud menjaga persatuan dan kerukunan antar umat beragama di PPU. Dalam aksi kali ini, dilakukan bersama dengan Astra Honda Motor PPU.

“Terima kasih atas support serta kerjasama dalam segala hal kegiatan BOC kepada Honda Astra PPU. Alhamdulillah kegiatan yang kita lakukan berjalan dengan lancar, tanpa ada kendala sedikitpun,” ucapnya.

Ia berharap, kegiatan-kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan ke depannya, bukan hanya pada bulan suci Ramadan saja. “Justru harapan Kita kegiatan-kegiatan lainnya akan terus berjalan. Bukan hanya di bulan Ramadan ini saja, akan ada kegiatan sosial lainnya yang dilakukan BOC bersama Astra,” tutupnya. (NRD)

259 Personel Gabungan di 12 Posko Pengamanan Awasi PPU saat Idulfitri 1444 H

0

PPU – Sebanyak 259 personel gabungan disiagakan dalam posko pengamanan Lebaran 2023 di Penajam Paser Utara (PPU). Mereka terdapat pada 12 posko yang berada di 4 kecamatan yang ada di Benuo Taka.

Dalam melakukan pengamanan yang berpusat pada arus mudik-balik Idulfitri 1444 Hijriah, Polres PPU menerjunkan sekitar 164 personel. Sementara sisanya berasal dari instansi terkait mulai dari TNI, Diskes PPU, Dishub PPU, BPBD PPU, dan beberapa organisasi.

Wakapolres PPU Kompol Bergas Hartoko mengungkapkan, pengamanan pada masa mudik dan setelah Lebaran diupayakan maksimal. Hal itu karena mobilitas masyarakat pada Lebaran kali ini diprediksi meningkat dibandingkan Lebaran sebelumnya.

“Kepadatan pada mudik kali ini diprediksi terjadi, kita siapkan upaya penanganan yang maksimal,” ungkapnya, Minggu (16/4/2023).

Untuk pos pengamanan, didirikan 12 posko Ketupat Mahakam 2023. Puluhan posko tersebut, tersebar di daerah-daerah yang dianggap rawan kepadatan, rawan kecelakaan lalu lintas, dan rawan bencana.

Posko tersebut berada di Tunan, Kecamatan Sepaku atau Ibu Kota Negara (IKN), tempat-tempat wisata, pelabuhan penyeberangan feri Penajam, serta pusat keramaian lainnya.

“Gangguan yang diantisipasi yakni potensi kemacetan, kepadatan kendaraan maupun mobilitas masyarakat yang berlebihan,” jelas Bergas.

Para personel gabungan tidak hanya memantau dan mengamankan arus mudik dan arus balik, tetapi juga melakukan deteksi dini terhadap potensi masalah ketertiban yang muncul di tengah-tengah masyarakat.

Mulai dari masjid-masjid dan tempat-tempat yang berpotensi ramai seperti tempat penyaluran dan pembayaran zakat, tempat wisata, tempat belanja, rest area, hingga SPBU.

“Kami juga memantau situasi kamtibmas, rumah yang ditinggal pemiliknya saat mudik dan sebagainya. Juga antrian panjang di rest area dan SPBU, gangguan Kamtibmas, dan potensi bencana akibat cuaca yang tidak menentu,” sebutnya.

Para petugas akan bersiaga selama 24 jam, mulai seminggu sebelum Lebaran hingga seminggu setelahnya. Mereka akan disiagakan secara bergiliran. (SBK)

‘Nambah’ Libur Lebaran, Pemkab PPU Siapkan Sanksi Pemotongan Insentif

0

PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan bertindak tegas terhadap pegawainya yang “mengurangi” waktu liburan Lebaran 2023. Jika ditemukan, mereka dapat dikenakan sanksi pemotongan insentif.

Diketahui pemerintah telah menetapkan cuti bersama pada momen Idulfitri 1444 Hijriah mulai tanggal 19 hingga 25 April 2023. Masa ini berlaku untuk semua aparatur sipil negara (ASN) di seluruh Indonesia.

“Sesuai dengan edaran pemerintah, cuti bersama ditetapkan mulai tanggal 19 sampai habis Lebaran,” ucap Sekkab PPU Tohar, Sabtu (15/4/2023).

Dia menegaskan bahwa seluruh pegawai di lingkungan Pemkab PPU wajib patuh terhadap keputusan tersebut, yang merupakan bagian dari hak dan tanggung jawab bersama.

“Terkait dengan cuti bersama Lebaran bagi seluruh ASN, itu merupakan bagian dari tanggung jawab,” katanya.

Lebih lanjut, Tohar mengatakan bahwa hal ini termasuk dalam kedisiplinan pegawai dan merupakan tanggung jawab pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengawasi pegawai di instansi masing-masing, baik yang tidak hadir sesuai jadwal yang berlaku, atau yang tidak masuk kantor sesuai jam kerja yang ditetapkan.

“Pengawasan ada di atasan masing-masing, apakah dia tidak hadir atau hanya sampai tengah hari,” ujarnya.

Selain itu, jika ada pegawai yang tidak disiplin, pihaknya telah menyiapkan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku, termasuk pemotongan tunjangan penambahan penghasilan jika terbukti melanggar.

“Jelas bahwa ini berkaitan dengan TPP dan sanksi disiplin ringan dapat diberlakukan,” pungkasnya. (SBK)

Satlantas Polres PPU Ajak Komunitas Motor Sosialisasi Kamseltibcarlantas

PPU – Satlantas Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar sosialisasi safety riding menggandeng berbagai komunitas motor yang ada di Benuo Taka, Jumat sore (14/4/2023). Selain menyampaikan edukasi aturan berlalulintas, kegiatan dibalut dengan dialog interaktif.

Sekira puluhan anak muda PPU yang tergabung dalam berbagai klub motor mendapatkan penjelasan terkait menjaga keselamatan selama berkendara. Terlebih saat ini, dalam momentum libur Lebaran 1444 Hijriah kali ini.

“Yang utama dalam berkendara ialah mengedepankan keselamatan bersama. Apalagi saat ini sudah memasuki arus mudik lebaran,” ujar Kasatlantas Polres PPU, AKP Ning Tyas Widyas Mita.

Dia menyampaikan beberapa larangan yang harus dipatuhi dalam berkendara. Seperti dilarang menggunakan ponsel saat berkendara, dilarang pengendara dibawah umur, dilarang berboncengan lebih dari satu orang.

Kemudian juga harus menggunakan helm SNI dan safety belt, tidak melebihi batas kecepatan, dilarang berkendara dalam pengaruh alkohol dan dilarang melawan arus. “Semua itu, adalah hal yang bisa membahayakan pengguna jalan,” tukas Dia.

Sosialisasi ini digelar bertempat di Bazar Ramadan BUKBER, samping Masjid Agung Al-Ikhlas, Penajam. Kegiatan ini dibalut dengan dialog interaktif tanya-jawab antar peserta, dilanjutkan dengan kuis dan buka puasa bersama.

Lebih lanjut Ning Tyas juga mengharapkan kepada komunitas-komunitas motor di PPU ini agar dapat memberikan contoh tertib berlalulintas pada masyarakat luas. Agar dapat meningkatkan disiplin masyarakat dan komunitas berlalulintas untuk terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, nyaman dan selamat

“Dalam hal ini perlu adanya sinergitas semua pihak, termasuk dari klub-klub motor sebagai mitra Polri. Tujuannya adalah untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, yang presisi dan melayani dalam budaya tertib berlalulintas,” pungkasnya. (SBK)