Beranda blog Halaman 777

Ratusan Pemotor Akan Banjiri ISRD PPU

0

PPU – International Supermoto Ride Day (ISRD) 2023 akan segera digelar di Penajam Paser Utara (PPU) pada Minggu (14/5/2023) mendatang. Segala persiapan sudah mulai dilakukan oleh kegiatan yang dipercayakan kepada Supermoto Indonesia (SMI) Chapter PPU.

Kegiatan yang sama juga akan digelar serentak di seluruh dunia, dan PPU menyambut kegiatan ini. Ketua SMI PPU, Ridwan, saat ditemui di lokasi kegiatan ISRD mengatakan bahwa kegiatan ini dipercayakan kepada chapter PPU untuk wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Hal ini menjadi kegiatan besar tahun ini, sementara mereka menunggu kegiatan anniversary yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang. (Minggu, 7/5/2023)

“Ini adalah kegiatan besar yang akan dilakukan oleh komunitas kita, di mana kita sebagai tuan rumah harus memberikan yang terbaik pada kegiatan ini mengingat bulan Juli mendatang kami akan melaksanakan kegiatan anniversary SMI PPU,” jelasnya.

Kegiatan ini akan dihadiri oleh ratusan pemotor pecinta trail dari seluruh Kaltim, dan akan berpusat di Islamic Center PPU sebagai titik kumpul. Setelah berkumpulnya ratusan motor, mereka akan menyusuri PPU menuju pusat kegiatan di Pantai Tanjung Jumlai.

“Rute kegiatan sudah kita survey dan ditentukan oleh panitia ISRD. Pusat kegiatan akan dilaksanakan di villa pantai Tanjung Jumlai,” ucapnya.

Kegiatan ini juga akan diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian sembako kepada warga sekitar wilayah. Harapannya, dampak positif dari kegiatan ini bisa dirasakan oleh warga sekitar serta menghindari pemikiran negatif masyarakat terhadap komunitas motor.

“Kegiatan ini juga akan kami kemas dengan kegiatan berbagi kepada warga sekitar. Harapannya, dampak positif ini bisa dirasakan warga serta menghindari persepsi negatif masyarakat terhadap komunitas motor,” tutupnya. (NRD)

Menuju Smart City, DLH PPU Gagas Inovasi Siplah Terpadu

0

PPU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Penajam Paser Utara (PPU) sedang mempersiapkan peluncuran sebuah inovasi baru, yaitu Sistem Informasi Pelayanan Lingkungan Hidup Terpadu (Siplah Terpadu).

Latar belakang adanya program baru ini adalah ditetapkannya pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) pada 18 Januari 2022 lalu, ke sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan PPU.

“Rencana yang diumumkan Presiden Joko Widodo memberikan efek berantai bagi Kabupaten Penajam Paser Utara. Kemudian pada Hut PPU ke-21, Bupati PPU Hamdam menyatakan bahwa Kabupaten PPU merupakan Serambi Nusantara,” jelas Sekretaris DLH PPU, Syamsiah, Jumat (5/5/2023).

PPU sebagai Serambi Nusantara dimaknai sebagai bagian depan atau etalase dari IKN Nusantara. Oleh karena itu, PPU diharapkan memiliki kemajuan dan perkembangan yang sama dengan IKN Nusantara.

“Baik kemajuan dari sisi kecanggihan teknologi serta kemajuan-kemajuan lainnya dan juga modernisasi,” tambahnya.

Selain itu, RPJMD PPU 2018-2023 menetapkan visi dan misi pemerintah daerah yaitu yang maju, modern, dan religius. Itu untuk mencapai cita-cita dalam visi yang dituangkan dalam 11 misi.

Pada misi ke-9, yaitu menguatkan kelembagaan dan sumber daya aparatur dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan berkualitas. Serta misi ke-10 “Pengembangan sistem informasi yang handal dan modern dalam upaya peningkatan dan pengembangan layanan pemerintahan dan ekonomi daerah.”

“Maka visi dan misi tersebut sejalan dengan program smart city serta sebagai Serambi Nusantara, maka digitalisasi berbagai pelayanan publik sangat diperlukan. Pelayanan lingkungan hidup menjadi salah satu pelayanan yang memerlukan digitalisasi,” jelas Syamsiah.

Dengan perkembangan teknologi saat ini, terkait pelayanan lingkungan hidup dapat dilakukan peningkatan melalui sistem digital yang terintegrasi dan dapat diakses secara real-time oleh masyarakat luas. Dilatarbelakangi belum tersedianya layanan satu pintu terhadap pengaduan terkait lingkungan hidup serta pembuatan dokumen, maka diinisiasi inovasi Siplah Terpadu.

“Inovasi Siplah Terpadu adalah aksi perubahan dengan konsep digitalisasi dan layanan satu pintu yang bertujuan untuk mentransformasi layanan di DLH PPU agar seluruh proses layanan semakin efisien, mudah, dan cepat,” pungkasnya. (SBK)

Kesbangpol Siapkan Rp 700 Juta untuk Banpol 9 Parpol di PPU

PPU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Penajam Paser Utara (PPU) akan menggelontorkan dana hibah untuk Partai Politik (Parpol) PPU. Pada tahun ini, Bantuan Politik (Banpol) yang disalurkan mencapai ratusan juta rupiah pada 9 Parpol pemilik kursi di legislatif.

Kepala Badan Kesbangpol PPU, Agus Dahlan, menyampaikan bahwa Banpol ini dialokasikan senilai Rp 771.813.476. Nilai ini akan diberikan kepada sembilan partai yang berada di PPU.

“Bantuan Politik akan segera kami berikan kepada sembilan Parpol PPU,” ujarnya, Rabu (3/5/2023).

Adapun sembilan Parpol tersebut yaitu: 1. Demokrat, 2. PDI Perjuangan, 3. Partai Gerindra, 4. Partai Golkar, 5. PKS, 6. PBB, 7. PAN, 8. PKB, dan 9. Perindo.

Saat ini, Surat Keputusan (SK) Bupati sudah selesai ditandatangani. Lalu, proses pencairannya tinggal menunggu usulan proposal dari Parpol yang sesuai dengan dana hibah yang diperoleh oleh masing-masing Parpol tersebut.

“SK sudah ditandatangani oleh Bupati. Kami dari Kesbangpol tinggal menunggu usulan proposal dari Parpol yang mendapatkannya saja,” jelas Agus.

Bantuan Politik ini diharapkan dapat dipergunakan sesuai dengan ketentuan yang ada. Penggunaannya seperti kegiatan operasional sekretariat Parpol, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), serta melakukan pendidikan politik bagi para pengurus dan kader partai tersebut.

“Semoga dengan adanya Banpol ini, kami mengharapkan adanya penggunaan yang tepat serta sesuai dengan ketentuan yang sudah ada,” tutupnya. (NRD)

Ketua DPRD PPU Dukung Pembangunan SPA Sampah di Waru

0

PPU – Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Syahrudin M Noor merespons positif upaya melanjutkan proyek Stasiun Peralihan Antara (SPA) Sampah. Khususnya jika adanya pembangunan tersebut ada di wilayah Kecamatan Waru.

Seperti diketahui, Pemkab PPU melalu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU menggagas adanya SPA Sampah di PPU. Itu sebagai upaya mobilisasi pengelolaan sampah yang baik di Benuo Taka.

Program itu diinisiasi sejak 2020 silam. Sebelumnya lokasi fokus berdirinya SPA Sampah berada di Desa Sesulu, Waru. Namun belakangan ada perubahan lokasi menjadi di Kelurahan Waru.

“Sebenarnya belum ada kepastian lokasi SPA juga. Artinya setelah pemberitaan yang pertama itu kan katanya warga Sesulu tidak menolak, hanya kurang sosialisasi. Kalau memang itu kondisinya ya disosialisasikan saja lagi. Suruh perangkat desa yang sosialisasikan,” kata Syahrudin, Sabtu (6/5/2023).

Ketua DPRD PPU, Syahrudin saat memberikan pandangan saat sosialisasi pembangunan SPA Sampah di Kelurahan Waru. (Robbi/MediaKaltimGroup)

Kendari begitu, ia menyebut tidak ada masalah jika warga Sesulu bersikeras dengan sikapnya. Maka, kata Syahrudin sebaiknya proyek tersebut dipindahkan ke lokasi lain.

“Sebenarnya adanya SPA ini sangat besar manfaatnya. Nilai ekonominya juga ada. Kan ada sampah pilahan yang bisa diolah, ada sampah kering. Hanya sisa-sisanya saja yang dibuang,” katanya.

Menurutnya, masyarakat Sesulu belum memahami potensi ekonomi dari daur ulang sampah yang ternyata bisa menghasilkan keuntungan. Meski begitu, keberadaan SPA Sampah yang masih berada di wilayah kecamatan yang sama diyakini masih akan memberikan multiflyer effect untuk sekitarnya.

“Kalau penilaiannya hanya dari satu sisi saja, misalnya bau, ya tidak ada masalah juga. Tinggal dipindahkan lokasi SPA,” sebut Syahrudin.

Ia berharap proyek SPA dapat direalisasikan tahun ini. Dalam hal ini pula, Syahrudin mengajak serta masyarakat untuk memberikan dukungan tehradap program ini.

“Karena tidak mungkin lagi kami membiayai itu tahun berikutnya. Kalau ini memang tidak bisa tereksekusi anggarannya, saya mengganggap pemerintah gagal melaksanakan programnya,” pungkasnya. (SBK)

Ditetapkan Rp 12 Miliar, Dana Pengawasan Pilkada PPU 2024 Cair Akhir 2023

PPU – Anggaran Pemilu 2024 untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Penajam Paser Utara (PPU telah ditetapkan. Pencairan dana hibah untuk penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024 tersebut akan dicairkan secara bertahap mulai tahun ini.

Ketua Bawaslu PPU Edwin Irawan mengungkapkan bearan jumlah dana hibah tersebut, sebesar Rp 9 miliar. Penetapan besaran ini sesuai dengan beberapap kali pertemuan yang dilakukan pihaknya dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) PPU.

“Yang disetujui sebesar Rp9 miliar,” sebutnya, Sabtu (6/5/2023).

Adapun besaran ini mengalami perubahan dari usulan awalnya,yaitu sebesar sebesar Rp 12 miliar. Namun hanya disetujui Rp 9 miliar dengan landasan sesuai dengan kekuatan anggaran daerah.

Edwin mengungkapkan penggunaan dana ini meliputi, gaji staf Bawaslu. Kemudian gaji Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam), honorarium adhoc dan kegiatan lainnya.

“Juga akan digunakan untuk keperluan pilkada 2024,” katanya.

Untuk diketahui pula, besaran dana hibah yang diterima itu sama besarannya dengan anggaran 2018 lalu. Pun demikian mekanisme oencairannya yang dilakukan secara bertahap.

Sebanyak 40 persen akan disalurkan pada 2023 ini, tepatnya saat tahapan Pilkada dimulai. Sementara pada 2024 akan disalurkan sebesar 60 persen.

“Tinggal menunggu Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk penyalurannya,” pungkasnya. (SBK)

Terekam CCTV, Maling Gondol Duit Warung Diringkus

PPU – Seorang pemuda warga Longkali Kabupaten Paser telah ditangkap oleh jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU) setelah melakukan tindakan pencurian uang senilai Rp4,5 juta di sebuah warung di Sesulu yang terrekam di CCTV.

Kapolres PPU, AKBP Hendrik Eka Bahalwan, melalui Kasat Reskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan, menjelaskan bahwa pria tersebut bernama RK. Tindakan pencurian dilakukan pada Kamis (12/1/2023) sekitar pukul 07.17 Wita.

“Ia tertangkap setelah korban melihat rekaman CCTV,” ujarnya pada Sabtu (6/5/2023).

Kronologinya adalah ketika orang tua korban yang bernama Pesa berada di dapur dan meninggalkan warung dalam keadaan sepi.

Selanjutnya, korban mendengar suara seorang pria yang tidak dikenal dan mengaku ingin membeli rokok. Orangtua korban melayani pembeli tersebut termasuk memberikan uang kembalian.

Saat itu, korban belum menyadari telah kehilangan uang. Selang beberapa waktu, korban baru menyadari bahwa dompetnya yang berisi uang senilai Rp 4,5 juta hilang.

“Pada saat itu, korban ingin memberikan uang kembalian kepada pembeli dengan memeriksa kardus yang ada di bawah laci meja, tempat penyimpanan uang kembalian. Saat itu, korban baru menyadari bahwa dompetnya hilang,” jelas Dian.

Pelaku RK saat aksinya terekam CCTV. (Dokumen Humas Polres PPU)

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut berdasarkan kerugian yang dialaminya. Laporan tersebut kemudian menjadi dasar bagi Unit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Polres PPU untuk menangkap pelaku RK dengan barang bukti berupa rekaman CCTV, satu unit sepeda motor warna biru beserta kunci kontaknya yang merupakan milik pelaku.

Selain itu, polisi juga menyita satu buah kaos lengan panjang warna putih, sandal gunung hitam, satu lembar penutup wajah dan satu buah celana jeans panjang warna biru yang semuanya identik dengan barang yang digunakan oleh pelaku yang terekam di CCTV.

“Atas ulahnya, RK dijerat dengan Pasal 362 KUHP,” pungkasnya. (SBK)

Rudy Mas’ud Gelar Reses Sekaligus Sosialisasi 4 Pilar di PPU

0

PPU – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Timur H Rudy Mas’ud menggelar kegiatan serap aspirasi di Penajam Paser Utara (PPU) Kamis (4/5/2023). Ribuan warga Penajam Paser Utara (PPU) memadati acara yang digelar sekaligus dengan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan RI bertempat di Graha Pemuda di Nipah Nipah, Kilometer 9 Penajam.

“Dalam kesempatan ini, Saya ingin silaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat PPU. Sekaligus sosialisasi empat pilar kebangsaan ini diwajibkan bagi Kami untuk menyampaikan kepada masyarakat, khususnya di daerah pemilihan Kami,” ujar Rudi.

Ia datang ke Benuo Taka didampingi istrinya Sarifah Suraidah yang saat ini menjabat sebagai Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Kaltim. Selain itu, tampak pula Bupati PPU Periode 2008-2013 Andi Harahap yang kini menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kaltim.

Turut hadir Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II PPU Muhammad Andi Yusup beserta pengurus Partai Golkar PPU. Adapun dari kegiatan ini, Rudy memastikan akan memperjuangkan aspirasi hingga ke pusat.

“Pada 15 Mei nanti Kami akan melaksanakan masa sidang. Dan penyerapan aspirasi yang kami terima dari masyarakat PPU adalah tujuan utama Kami,” katanya.

Rudy menuturkan fokus peran PPU dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia berharap seluruh lapisan masyarakat PPU terus mendukung pembangunan megaproyek nasional tersebut.

Kemudian juga SDM masyarakat PPU perlu dipupuk dan ditingkatkan untuk mengimbangi persaingan masa depan. Lantaran IKN memiliki daya magnet sebagai harapan baru, bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami juga berharap persiapan dan kesiapan masyarakat PPU dalam menyongsong IKN dari segi sumber daya manusianya,” tetup Rudy. (SBK)

Andi Harahap Yakinkan Dirinya Maju Di Pilkada PPU 2024

PPU – Kandidat Bakal Calon Bupati mulai bermunculan. Bola Politik Penajam Paser Utara (PPU) makin memanas terlihat.

Salah satunya Anggota DPRD Kaltim, Andi Harahap, menyatakan kesiapan dirinya untuk maju di Pilkada PPU mendatang. Kesiapan diri ini datang atas pernyataannya sikap partai serta masyarakat yang mengiinginkan dirinya maju kembali.

“Ya Saya insyallah maju. Inikan Saya lakukan jika partai menginkan serta banyaknya juga permintaan masyarakat yang mengiinginkan Saya maju kembali,” ungkapnya usai mengahadiri reses Anggota DPR RI, Rudy Mas’ud di PPU, Kamis (4/5/2023).

Dalam agenda tersebut muncul permintaan masyarakat yang diutarakan pada saat reses bertempat di Graha Pemuda PPU siang lalu. Membuat dirinya yakin akan maju kembali di Pilkada 2024 mendatang.

Namun untuk calon wakil bupati yang akan berpasangan dengan dirinya masih enggan menyebutkan. “Untuk calon wakil bupatinya belum tahu ya. Yang jelas Saya akan maju sebagai bakal calon bupati mendatang untuk PPU,” tegas Andi.

Sebelumnya, pada saat tanya-jawab dengan masyarakat, Rudy Mas’ud menyampaikan jika Partai Golkar Kaltim bakal mendukung salah satu tokoh lokal PPU dalam kontestasi politik mendatang. Juga merupakan Bupati Kedua PPU, Andi Harahap maju sebagai bakal calon Bupati PPU 2024 mendatang.

“Kami siap mendukung Andi Harahap dalam Pilkada 2024 sebagai calon bupati,” ucap Rudy. (NRD)

Pemkab PPU Bangun Gedung Kantor Secara Bertahab Mulai Tahun Ini

0

PPU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini merencanakan pembangunan dua gedung perkantoran. Alokasi anggaran yang disediakan mencapai Rp 41,4 miliar.

Diketahui tidak semua organisasi perangkat daerah (OPD) di PPU memiliki gedung mandiri. Sebagian dari mereka meminjam atau bahkan menyewa bangunan milik lembaga untuk digunakan.

“Tahun 2023 ini ada dua gedung perkantoran yang dibangun,” ujar Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara, Ali Musthofa, pada Kamis (4/5/2023).

Jadi pembangunan infrastruktur kantor OPD di PPU akan dilakukan secara bertahap. Setiap tahun, Dinas PUPR akan mengajukan anggaran untuk pembangunan dua gedung perkantoran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) PPU.

“Sampai gedung perkantoran seluruh organisasi perangkat daerah terpenuhi,” ucapnya.

Hal itu berkaitan dengan kemampuan anggaran tiap tahunnya. Sebab untuk menyelesaikan kebutuhan gedung perkantoran untuk belasan OPD membutuhkan anggaran cukup besar.

“Kebutuhan gedung perkantoran tersebut tidak bisa dibangun sekaligus karena anggaran pemerintah kabupaten terbatas. Sehingga pembangunan dilakukan bertahap setiap tahun dua gedung perkantoran,” ungkap Ali.

Adapun gedung perkantoran yang dikerjakan di tahun ini yakni gedung perkantoran dua lantai dengan anggaran sekitar Rp 32 miliar. Yaitu Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Pembangunan gedung perkantoran dua lantai untuk kantor BKAD dan Bapenda saat ini dalam tahap pengerjaan, lokasi gedung kantor itu di kawasan pemerintahan depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung.

“Gedung perkantoran dua lantai yang saat ini sudah dalam tahap pengerjaan untuk kantor BKAD dan Bapenda,” sebutnya.

Kemudian Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Perkim) satu lantai dengan anggaran sekitar Rp 9,4 miliar. Untuk pembangunan gedung perkantoran satu lantai untuk Kantor Dinas Perkim masih dalam proses lelang di Lembaga Pengadaan Secara Elektronik-Unit Layanan Pengadaan (LPSE-ULP). (SBK)

Kabupaten Penajam Paser Utara Menuju Serambi Nusantara

Catatan oleh Staf Humas Setkab PPU: Subur Priono

Gagasan untuk menjadikan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai “Serambi Nusantara” Ibu Kota Nusantara (IKN) muncul dari Bupati PPU, H. Hamdam sejak tahapan pembangunan pusat pemerintahan Republik Indonesia di kecamatan Sepaku, kabupaten PPU ini mencuat ke publik beberapa waktu lalu.

Selanjutnya pemkab PPU mulai merancang slogan kota atau city branding nya dengan sebutan serambi nusantara yang menggandeng Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan. Gagasan serambi nusantara ini diharapkan mampu menjadi ciri khas tanah Benuo Taka nantinya. Didukung data-data yang valid, alasan-alasan yang esenebel diharapkan mampu menjadikan gagasan ini memperoleh respons positif dari pemerintah otorita IKN.

Konsepnya, dengan adanya serambi nusantara diharapkan kabupaten PPU dapat menjadi halaman depan dari IKN nusantara. Artinya kabupaten PPU diharapkan mampu menjadi pusat interest atau pusat perhatian. Kemudian bagi daerah, segala proses pembangunan di IKN nusantara nantinya dapat mendukung bagi kesuksesan pembangunan di kabupaten PPU. Dapat dikatakan juga bahwa serambi nusantara dirancang memang untuk city branding nya kabupaten PPU sebagai identitas kota yang dapat memasarkan segala aktivitas kegiatan, sarana, serta budaya yang ada di kabupaten PPU.

Gagasan ini juga selalu di sampaikan oleh bupati PPU dalam setiap kesempatan. Harapannya seluruh masyarakat kabupaten PPU dapat menyatukan persepsi dan memberikan dukungannya demi terwujudnya kabupaten PPU sebagai serambi nusantara nya IKN.

“ Ya kita tidak mau lah jika PPU hanya menjadi penyangga, mitra, tetangga atau apalah namanya. Tetapi yang kita harapkan kabupaten PPU ini bisa menjadi serambinya IKN Nusantara,” kata Hamdam dalam setiap kesempatan.

Dia mengatakan bahwa dicanangkannya serambi nusantara salah satunya juga bertujuan untuk memberikan tekanan kepada semua yang terlibat dalam proses pembangunan IKN. Karena menurutnya lucu jika nantinya IKN berdiri dengan segala macam kecanggihan teknologi di dalamnya, tetapi PPU tetap dengan keterbatasannya.

Demi terwujudnya gagasan ini, bupati PPU juga tidak tinggal diam. Berbagai perjuangan untuk meyakinkan Otorita IKN terus dilakukan. Insfrastruktur pembangunan penunjang juga terus ditingkatkan.

Pria yang dikenal murah senyum ini mengatakan bahwa menjadi beranda IKN Nusantara, warga PPU tentu punya harapan tinggi. Namun tentulah menyiapkan PPU sebagai beranda IKN bukanlah hal yang mudah, ini menjadi tugas berat bagi bupati PPU. Apalagi persoalan utama yang dihadapi PPU saat ini adalah salah satunya terkait Sumber Daya Manusia (SDM). Karena tidak mungkin PPU menjadi serambinya IKN jika SDM nya tidak dipersiapkan dengan baik.

Namun demikian, untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat PPU pemda kini terus berupaya melakukan langkah-langkah strategis diantaranya kini PPU telah menjalin kerjasama dengan sejumlah Universitas ternama di Indonesia yang siap membangun kampusnya di PPU. Sehingga masyarakat nantinya tidak harus jauh-jauh menyekolahkan putra-putrinya keluar daerah. Begitu juga langkah-langkah strategis lainnya seperti penyediaan Badan Latihan Kerja (BLK) bagi masyarakat. Begitu juga pada sektor lainnya kini terus ditingkatkan di PPU.

Jika di kaji lebih jauh, gagasan untuk menjadikan kabupaten PPU sebagai serambi nusantara rasanya tidaklah berlebihan. Kabupaten PPU merupakan salah satu wilayah inti yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai lokasi IKN baru. Dengan kehadiran IKN di PPU ini satu kecamatan dari empat kecamatan yang ada di kabupaten ini yaitu kecamatan sepaku hampir sepenuhnya masuk ke wilayah IKN.

Gagasan serambi nusantara ini juga nampaknya tidak hanya menjadi isapan jempol belaka. Karena salah satunya telah mendapat respons positip dari pihak Otorita IKN belum lama ini. Hal itu bahkan disampaikan langsung oleh Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono ketika dirinya menghadiri kegiatan halal bihalal di kediaman bupati PPU.

Menurut Bambang Susantono bahwa pada dasarnya wilayah sekitar IKN khususnya kabupaten PPU bisa menjadi serambinya nusantara. Karena menurutnya otorita IKN memang ingin maju bersama untuk menjadi generator pembangunan ekonomi Indonesia di Tahun 2045. Hal itu tentunya akan dicapai bila Otorita maupun daerah khususnya sekitar wilayah IKN saling mendukung dan mengisi.

“ Namanya serambi. Ada serambi mekah dan lainnya. Kalau PPU namanya serambi nusantara, ini luar biasa sekali dan kami mengapresiasi itu,” kata Bambang Susantono saat itu. (*)