Beranda blog Halaman 778

DPOP Balikpapan Lepas Cabor Taekwondo ke Porprov Berau

BALIKPAPAN – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan melepas kontingen cabang olahraga (cabor) taekwondo ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim di Berau, Jumat (18/11/2022).

Ketua Kontingen Balikpapan, Haemusri Umar mengatakan, kepastian ini setelah pemerintah mempertimbangkan perjuangan atlet, pelatih dan orangtua atlet.

“Selama ini Balikpapan ‘kan selalu jadi salah satau barometer olahraga di Kaltim. Oleh sebab itu Wali Kota memastikan Balikpapan harus ambil bagian,” ujarnya usai melepas atlet taekwondo di Kantor Disporapar.

Lebih lanjut Haerimusri menjelaskan, ada sembilan cabor yang dipastikan tidak bisa ambil bagian pada Porprov tahun 2022 kali ini. Sembilan cabor tersebut adalah bola tangan, sepatu roda, bulutangkis, tenis lapangan, panjat tebing, gulat, sepakbola, futsal, dan woodball.

Dari jumlah tersebut, tiga diantaranya merupakan lumbung medali bagi Balikpapan yakni bulutangkis, bola tangan dan panjat tebing.

Ditambahkan Haerimusri, persoalan 9 cabor tidak terdaftar lantaran ada masalah di internal cabor hingga prosesnya berlarut-larut, sampai penutupan pendaftaran atlet di aplikasi PB Porprov.

“Tapi tidak usah cari siapa yang perlu disalahkan. Tapi niat Pemerintah Balikpapan bisa ikut serta. Dan hari ini dibuktikan,” jelasnya.

Absennya sembilan cabor, diakuinya, bakal berpengaruh terhadap kekuatan Balikpapan. Kondisi ini membuat pemerintah mencoba realistis dengan menargetkan hanya menembus 5 besar.

Terkait keberangkatan atlet, pemerintah bakal memfasilitasi keberangkatan atlet melalui jalur udara. “Untuk keberangkatan, semu atlet menggunakan pesawat udara. Kecuali tim ofisial dan tim kesehatan, mereka melalui jalur darat,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Ratih Kusuma memastikan seluruh akomodasi bagi kontingen Balikpapan selama di Berau sudah siap.

“Penginapan dan guest house sudah siap, lokasinya disesuaikan dengan venue masing-masing cabor,” ujarnya.

Untuk Porprov Kaltim, Balikpapan memberangkatkan sebanyak 500-600 atlet, pelatih dan ofisial yang akan ambil bagian pada 38 cabang olahraga.

“Hanya 38 Cabor yang berangkat. 9 cabor tidak bisa ambil bagian. Ada sekitar 500-600 atlet dan ofisial yang akan berangkat, dari total 796 seluruhnya,” tutup Ratih. (Bom)

Sekretariat DPRD Kabupaten Paser Kaji Penggunaan Tim Pakar

0

PASER – Jajaran Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser belum lama ini melangsungkan kunjungan kerja ke Sekretariat DPRD Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Kunjungan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser ke daerah tetangga itu, guna berdiskusi tentang tata kelola kesekretariatan kemudian diterapkan dalam meningkatkan kinerja Sekretariat DPRD Paser.

Analis Hukum Ahli Muda Sekretariat DPRD Kabupaten Paser, Bambang Purnomo menyatakan, diskusi ditujukan sebagai pengumpulan bahan dan evaluasi dalam penguatan dibidang ahli DPRD di jajarannya.

“Kami diskusi terkait penyediaan tim ahli DPRD bagaimana sistemnya, pelaksanaanya sebagai penguatan SDM di kesekretariatan kami,” katanya.

Menurut Bambang, dari hasil diskusi ditemukan perbedaan jumlah pakar dalam menjalankan kinerja pendukung DPRD Kabupaten Paser jika dibandingkan dengan yang ada di DPRD Kotabaru.

Pasalnya, pakar yang ada di Sekretariat DPRD Kabupaten Paser berjumlah satu orang, sementara di Sekretarian DPRD Kotabaru berjumlah 3 orang. Sehingga hal itu nantinya bakal dievaluasi mengingat tugas mereka sangat penting.

“Akan dievaluasi untuk peningkatan kapasitas kinerja DPRD sesuai tugas dan fungsi yaitu pengawasan, pengganggaran, dan pembentukan perda,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Kabupaten Kotabaru, Mardatu Husna menyebut, sistem yang diterapkan terkait penggunaan Tim Pakar atau Tim Ahli, Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dan Staf Ahli Fraksi.
“Kalau di Sekretariat DPRD Kotabaru, tim pakar setiap bulan digunakan. Itu sudah sistem yang kami terapkan. Kalau di Paser ternyata hanya bila diperlukan,” jelasnya. (bs)

Paman Cabuli Ponakan Hingga 7 Kali, Korban Dijanjikan HP dan Uang Rp 150 Ribu

BALIKPAPAN – Seorang pria di Balikpapan Selatan berinisial HW (23), tega mencabuli seorang anak dibawah umur hingga 7 kali. Parahnya lagi, korban yang baru berumur 14 tahun itu, masih tergolong keponakan istrinya.
Korban IN (14), selama ini tinggal serumah dengan pelaku. Hanya saja, IN pertama kali digauli di kos-kosan temannya di kawasan Balikpapan Selatan. l
Kapolsek Balikpapan Selatan, AKP Bambang Suhandoyo melalui Kanit Reskrim, Hendri Saragih mengatakan, pencabulan berlangsung sejak Mei 2022.

“Pelaku ini mulai berbuat asusila di bulan Mei hingga Juli 2022. Aksi itu dilakukan sebanyak 6 kali,” ujarnya, Jumat (18/11/2022).

Aksi bejat HW, lanjut Saragih, berlanjut pada November 2022, di mana aksi ketujuhnya ini dilakukan di rumahnya sendiri. Di mana saat itu, di dalam rumah hanya ada korban dan pelaku.

“Nah, aksi ketujuhnya baru saja dilakukan di rumahnya. Di bulan November ini,” jelasnya.

Aksi bejat HW dicurigai orang tua korban. Setelah didesak, IN akhirnya mengaku sudah berulangkali digauli HW.

Tak terima, orang tua IN lantas melaporkan HW ke Polsek Balikpapan Selatan.

“Orang tua korban yang melaporkan pelaku ini. Karena curiga sama prilaku korban. Setelah ditanya-tanyain korban mengaku,” tambah Saragih.

Disinggung mengenai modus pelaku, Saragih menyebutkan pelaku tak kuasa menahan hawa nafsu tiap kali melihat kemolekan tubuh korban.

Untuk melancarian aksinya, HW menjanjikan akan membelikan ponsel dan memberi uang Rp 150 ribu.
HW kini meringkuk di sel tahanan Mapolsek Balikpapan Selatan dan terancam hukuman penjara minimal 9 tahun, setelah penyidik menjeratnya dengan Pasal 81 ayat 1 UU nomor 17 tahun 2016 jo Pasal 76 (d) UU No 35 tahun 2014 sub Pasal 82 ayat 1 UU nomor 17 tahun 2016 jo Pasal 76 (e) UU nomor 35 tahun 2014 tentang perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur. (Bom)

Pekan Kedua November, Polres PPU Tangkap Empat Pengedar Sabu-Sabu Sekaligus

PPU– Polres Penajam Paser Utara (PPU) mengungkap beberapa kasus penyalahgunaan narkotika berjenis sabu-sabu di pekan kedua November. Dalam kurun waktu tersebut, empat tersangka sekaligus berhasil diringkus di tempat yang berbeda.

Wakapolres PPU Kompol Bergas Hartoko saat jumpa pers di Mapolres PPU, Jum’at, (18/11/2022) menjelaskan dari empat kasus tersebut masing-masing terdiri dari tiga tersangka laki-laki dan satu tersangka perempuan. “Dari tanggal 8 sampai dengan 16 November terdapat empat kasus narkotika,” katanya.

Pertama tersangka berinisial MS (48) warga Kelurahan Penajam, ditangkap Satreskoba Polres PPU pada 8 November. Pada penangkapan tersebut, ditemukan barang bukti satu paket sabu-sabu seberat 0,94 gram.

Kemudian pada 11 November, tersangka S alias Ale (22) dibekuk di pinggir jalan di Kelurahan Pantai Lango. Pada penangkapan itu, ditemukan barang bukti berupa empat paket sabu-sabu seberat 1,17 gram.

Tak lama berselang, Satreskoba Polres PPU kembali menangkap S alias Boyo (36) di kediamannya yang terletak di Kelurahan Pantai Lango. Hasil dari penggeledahan petugas menemukan tiga paket sabu-sabu seberat 1,55 gram.

“Penyidik Satreskoba terus menelusuri asal muasal barang bukti tersebut. Pada saat ditangkap tersangka MS mengaku bahwa dirinya mendapatkan barang haram tersebut dari warga Penajam yang berinisial A. Berbeda dengan sumber barang bukti yang didapatkan dari tersangka Ale dan Boyo, diketahui bahwa tersangka Ale dan Boyo mendapatkan barang haram tersebut dari warga Balikpapan yang berinisial G,” jelas Bergas.

Sedangkan tersangka keempat ialah OK (30) yang merupakan warga Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Dibekuk pada saat tersangka berada di rumah kostnya, yang bertempat di Desa Labangka, Kecamatan Babulu. Hasil dari penangkapan tersebut dia didapati memiliki lima paket sabu-sabu seberat 1,45 gram.

Empat tersangka penyalahgunaan narkotika berjenis sabu-sabu yang berhasil diringkus Polres PPU dalam pekan kedua November.

Bergas menuturkan berdasarkan dari hasil penyelidikan ke semua tersangka ini, barang bukti narkotika dari keempat tersangka tersebut bersumber dari Balikpapan. Tentunya ini adalah sebuah catatan khusus bagi Polres PPU, untuk terus meningkatkan dan mengembangkan jaringan yang dimiliki saat ini.

“Hasil dari penelusuran, semua barang tersebut bersumber dari Balikpapan, tentu ini menjadi catatan tersendiri bagi Kita. Karena muasalnya barang itu dari Balikpapan, dan ini merupakan salah satu jaringan yang harus Kami kembangkan,” tutupnya. (ADM/SBK)

Jelang Euforia Piala Dunia 2022, Ketua DPRD PPU: Tetap Waspada dan Jaga Prokes

PPU – Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor mengimbau warga Benuo Taka untuk tetap waspada. Seiring dengan dimulainya gelaran akbar Piala Dunia 2022 yang biasanya mampu menyita perhatian masyarakat.

Menjelang ajang 4 tahunan sepakbola akbar FIFA World Cup itu berlangsung pekan depan, animo masyarakat untuk menonton tinggi. Tepatnya pada 20 November hingga 18 Desember 2022, Piala Dunia akan di gelar di salah satu negara Timur Tengah, Qatar.

Selain itu berbagai pihak bidang usaha juga, seperti yang sudah-sudah, jelas memanfaatkan momentum nonton bareng (nobar) perhelatan ajang bergengsi sepakbola dunia tersebut. Tak terlepas di PPU, meski tak banyak tersedia kafe-kafe seperti di kota besar yang mengadakan.

“Jarang sebenarnya ada nobar di PPU. Biasanya malah di Balikpapan, yang pasti ramai. Kebanyakan sebelumnya masing-masing di rumah. Ada juga peluangnya, di beberapa spot tertentu,” ucap Syahrudin, Jumat, (18/11/2022).

Meski begitu, ia meyakini situasi di PPU bakal berbeda dengan perhelatan terakhir yang diadakan di Rusia 2018 lalu. Pasalnya dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi, khususnya UMKM dan tempat-tempat ngopi cukup pesat.

“Bisa makin ramai kali ini. Mesti potensinya kecil, tapi tetap harus ada kewaspadaan,” sebutnya.

Kewaspadaan yang dimaksud ialah penerapan protokol kesehatan (prokes), utamanya saat berkumpul dengan banyak orang. Mengingat, situasi pandemi Covid-19 saat ini mulai kembali menujukkan tren kenaikan kasus.

“Seperti prokes. Dan juga menjaga keselamatan di rumah masing-masing jika memang meninggalkan rumah dalam waktu lama. Listrik, kompor harus dimatikan, dan lain sebagainya,” beber Syahrudin.

Lebih lanjut, ia tak ingin ada sebuah peristiwa negatif terikut karena adanya euforia tahunan dunia ini. Satu sisi, masyarakat juga diminta untuk menyambut baik momentum ini untuk meningkatkan perekonomian pun silaturahmi.

“Tapi ingat, itu tadi harus diperhatikan, makanya kita ingatkan. Jangan terlena dengan kegiatan olahraga dunia ini, lantas tidak peduli dengan lingkungan rumahnya,” tutupnya. (ADV/SBK)

Reses di Kelurahan Air Hitam, Zuhry Siap Perjuangkan Aspirasi Warga

SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Saefuddin Zuhry menggelar reses atau serap aspirasi di Jalan A.W Syahranie Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda, Kamis (17/11/2022).

Dalam reses yang dihadiri sejumlah warga RT 25 dan anggota Balakar tersebut, warga menyampaikan beberapa aspirasi. Mayoritas warga menyampaikan masalah infrastruktur,
seperti penerangan Jalan A.W Syahranie.

“Jadi memang warga RT 25 ini mengeluhkan soal penerangan jalan depan Vila Tamara. Tentunya ini akan kita sampaikan dan akan berkoordinasi dengan dinas terkait,” jelasnya usai reses.

Dalam kesempatan ini, anggota balakar juga meminta bantuan unit mobil kendaraan untuk pemadaman kebakaran.

“Ada juga aspirasi pemadam kebaran untuk bantuan unit mereka, ini tentunya akan kita perjuangkan. Untuk saat ini kita beri bantuan baju untuk anggota balakar,” pungkasnya.(eky/adv/dprdkaltim)

DPRD Samarinda Soroti Banyak Jalan Rusak di Tengah Kota

SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie menyoroti sejumlah ruas jalan di Kota Tepian yang rusak. Ia menyebutkan beberapa ruas jalan di kawasan tengah kota yang memperihatinkan.

Salah satunya berada di Jalan Pahlawan, Kecamatan Samarinda Ulu yang lokasinya tepat di tengah kota. Meski telah ditambal, namun perbaikan hanya bertahan sementara.

Novan menyebutkan, perbaikan jalan di Samarinda harus lebih diperhatikan lagi oleh Pemkot maupun Pemprov Kaltim.

“Kondisi jalan rusak di Samarinda masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah,” ucap Novan, Kamis (17/11/2022).

Novan mengungkapkan, sebelumnya pihak Komisi III juga telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan OPD terkait, tentang progres program di 2022 dan rencana 2023, termasuk soal pembangunan jalan.

Ia juga mengatakan, terkait dengan masalah jalan di ranah Pemkot Samarinda juga telah sesuai perbaikannya. Namun yang paling jadi sorotan baginya adalah jalan provinsi.

“Hari ini kita perhatian ada beberapa jalan provinsi yang rusak parah, bahkan ada jalan yang statusnya milik pemerintah pusat, di simpang 4 Sempaja tetapi syukurnya sudah diperbaiki,” ungkapnya.

Kemudian Jalan Pattimura Samarinda Sebrang dan Jalan Sultan Sulaiman Sambutan, yang rusak sehingga sulit dilintasi kendaraan.

“Jadi kami minta perhatian lebih pemprov untuk melakukan perbaikan jalan. Memang saat ini kami hanya memberikan masukan melalui media saja,” akunya.

“Misal seperti di Jalan Pattimura, itukan perlu perbaikan yang besar sehingga baru diproses penganggaran di tahun depan. Beda sifatnya yang bisa ditangani oleh OPTD dengan perbaikan sementara seperti menambal atau penutupan,” pungkasnya. (Vic)

Alami Kecelakaan, Atlet PPU Bisa Batal Ikut Porprov Berau

0

PENAJAM – Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Penajam Paser Utara (PPU) langsung bertindak cepat. Usai insiden kecelakaan bus pengangkut atlet asal PPU yang akan mengikuti pekan olahraga provinsi (porprov) di Berau, Kamis (17/11/2022).
Ketua KONI PPU, Salehuddin menjelaskan pihaknya bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU Alimuddin, langsung melakukan rapat koordinasi (rakor) sehubungan dengan adanya insinden itu. Untuk mengambil langkah dan tindakan cepat yang perlu dilakukan.
“Nah, sehubungan dengan ini, karena kita jangkauannya jauh, saya sudah konfirmasi dengan Ketua PB KONI Berau untuk segera menurunkan bantuan ke sana karena ada kecelakaan ini,” tuturnya saat dikonfirmasi via seluler.
Informasi sementara, para korban sudah bawa menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Diketahui ada 5 korban yang teridentifikasi cedera Mereka adalah Serty pelatih taekwondo, Ody Sanjaya P (ofisial), serta 3 atlet taekwondo yakni Dilla, Suebahtul Aslamiah dan Ridwan.
“Kemudian saya juga hubungi Wakil Bupati Berau, Gamalis dan saat ini mereka sudah menuju TKP, untuk memberikan bantuan,” imbuhnya.
Selebihnya, Salehuddin menjelaskan belum mengetahui secara pasti jumlah korban lainnya yang kemungkinan ikut terluka. Pasalnya, pada ajang Porprov 2022 ini pihaknya mengirimkan panitia plus atlet dari 3 cabang olahraga (cabor).
“Yang teridentifikasi cedera. Rata-rata dari atlet taekwondo. Sementara yang kita berangkat ada 3 cabor. Taekwondo, bridge dan Wushu. Kami juga belum bisa mengidentifikasi di dalam itu atlet apa saja, karena campur di sana,” ungkapnya.
Adapun rombongan peserta berangkat sekira pukul 10.00 WITA, Rabu (16/11/2022) kemarin dari PPU, dengan menggunakan 3 kendaraan utama. Yaitu 2 bus yang berisi atlet dan pelatih, serta satu mobil Innova yang berisi panitia. “Jumlah penumpang ini, secara pasti kami belum tahu. Tapi jumlah atlet ada sekitar 54 orang,” sebutnya.
Adapun terburuknya, mereka yang cedera bisa batal mengikuti ajang. Namun itu bergantung hasil rekam medis para korban. “Tergantung hasil medis kalau memang kondisi tidak layak, ya otomatis tidak ikut tanding,” tandasnya.
Lebih lanjut, informasi yang ia terima hingga saat ini atas kejadian tersebut juga sama dengan informasi yang tersebar. Informasi itu juga dibenarkan oleh pemilik kendaraan yang ikut dalam rakor KONI PPU dan Disdikpora PPU saat ini.
Yaitu bus umum dengan trayek Penajam-Grogot yang disewa ini gagal menaiki tanjakan. Akibatnya bus termundur dan masuk ke dalam jurang dengan kedalaman sekira 30 meter.
“Untuk mobil yang lain, aman saja. Justru mereka sudah sampai ke Tanjung Redep, dan yang memberikan informasi ini. Memberikan kabar bahwa satu bis masuk jurang sedalam kurang lebih 30 meter,” pungkas Salehuddin. (Sbk)

228 Cakades Bertarung di Pilkades Serentak Paser 2022.

0

PASER – Sebanyak 228 Calon Kepala Desa (Cakades) akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Paser yang akan digelar 30 November 2022. Mereka tersebar di 72 desa dari 10 kecamatan.

“Calon-calon tersebut sudah ditetapkan dan panitia pemilihan desa telah melakukan pengambilan nomor urut,” kata Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Kabupaten Paser, Finandar Astaman, Kamis (17/11/2022).

Finandar menambahkan, setiap desa memiliki calon kepala desa dengan jumlah beragam mulai dari 2 calon hingga 5 calon. Di kecamatan Tanah Grogot ada 2 desa yang memiliki 2 calon yakni Desa Perepat dan Sungai Langir.

Di Kecamatan Belengkong ada 3 desa yang memiliki 2 calon yakni Lempessu, Laburan, Sunge Batu, dan Suliliran. Di Kecamatan Batu Engau, 2 desa dengan calon yaitu Segendang dan Tampakan.

Di Kecamatan Tanjung Harapan ada 3 desa dengan 2 calon kades yaitu Tanjung Aru, Lori, dan Labuangkallo. Di Kecamatan Muara Komam ada 2 desa dengan 2 calon yaitu Prayon dan Muara Payang.

Di Kecamatan Muara Samu desa yang memiliki 2 calon kades yakni Muara Andeh, Tanjung Pinang, dan Rantau Atas. Sementara di Kecamatan Long Ikis ada 3 desa dengan 2 calon yaitu Tiwei, Belimbing, dan Muara Adang.

Desa di kecamatan Long Kali paling banyak dengan 2 calon kades diantaranya di Munggu, Mendik Bhakti, Mendik Makmur, Sebakung Makmur, dan Muara Telake. Saat ini sedang tahapan penetapan daftar pemilih (DPT).

Sebelum penetapan DPT, kata Finandar, panitia terlebih dahulu menyusun daftar pemilih sementara (DPS) mengacu pada data jumlah penduduk setiap desa. Pelaksanaan Pilkades berjalan sesuai jadwal dan ketentuan berdasarkan peraturan dan perundang-undangan.

Terkait keberatan salah satu bakal calon kades, katanya, telah diselesaikan oleh panitia tingkat kabupaten.

“Protes yang bersangkutan sudah dijawab oleh Pak Sekda selaku ketua panitia pemilihan kades tingkat kabupaten,” ucap Finandar. (bs)

Dewan Minta Lahan Sirkuit Lamaru Dibangun Rumah Sakit

BALIKPAPAN – Lahan sirkuit balap di Balikpapan Timur hingga saat ini masih terbengkalai, dan tak jelas akan dibangun apa.

Melihat kondisi tersebut, Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Subari mengusulkan lahan tersebut dimanfaatkan menjadi rumah sakit.

Dengan begitu, menurut dia, warga yang tinggal di kawasan Balikpapan Timur kesehatannya bisa terlayani secara maksimal.
“Saya kira penting untuk pembangunan rumah sakit, meskipun wacana Wali Kota mengusulkan untuk sirkuit berkuda,” ujarnya, Kamis (17/11/2022).

Subari menambahkan, harus ada tindak lanjut pemerintah untuk mengalihfungsikan lahan tersebut. Apalagi, Balikpapan Timur masih membutuhkan lahan untuk membangun fasilitas kesehatan dan pendidikan.

“Dari pada tidak ada manfaatnya. Lebih baik dibangun sekolah atau rumah sakit. Ini yang akan kita bahas bersama Pemerintah Kota. Sebab warga Balikpapan Timur sudah lama menunggu adanya rumah sakit, tetapi sampai sekarang belum terealisasi juga,” jelasnya.

Proyek sirkuit balap di wilayah Lamaru, Balikpapan Timur mempunyai luas lahan yang telah dibebaskan mencapai 70 hektare, sementara untuk pembangunan sirkuitnya sendiri butuh lahan 58 hektare. Namun, realisasi sirkuit yang digadang-gadang melewati standar kualitas sirkuit Sentul itu, ternyata malah mangkrak akibat defisit anggaran yang dialami Pemkot Balikpapan. (Bom/Adv/DprdBalikpapan)l