Beranda blog Halaman 767

Pemkab PPU Siapkan Penyusunan Dokumen EPSS 2023

0

PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) tengah mempersiapkan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) 2023.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU dalam hal ini telah mengadakan pertemuan persiapan dokumen EPSS. Bersama Badan Pusat Statistik (BPS) PPU dan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU

Sekretaris Diskominfo PPU Herlambang menuturkan pertemuan itu merupakan tindak lanjut screening kegiatan statistik sektoral terhadap tujuh perangkat daerah di PPU yang telah dimulai sejak 31 Mei 2023 lalu. Pun sinergitas atau kemitraan antar lembaga penting untuk dilakukan terkait dengan Satu Data Indonesia (SDI).

“Apalagi kita sekarang sudah menjadi Serambi Nusantara. Itu sangat-sangat memerlukan perbaikan di semua sektor termasuk di dalamnya adalah perbaikan data,” ucapnya, Sabtu (24/6/2023).

Hal ini penting guna meningkatkan kinerja pemerintah daerah menjadi lebih baik. Terlebih dengan adanya Ibukota Nusantara (IKN) di sebagian wilayah PPU nantinya.

Senada, Kepala BPS PPU Hotbel Purba menyampaikan bahwa hasil EPSS merupakan hasil dari kinerja bersama. Pada 2022, Indeks Pembangunan Statistik (IPS) PPU berada di angka 1,64 sehingga masih membutuhkan peningkatan.

IPS ini pun merupakan salah satu penilaian Indikator Kinerja Utama (IKU) pemerintah daerah. Selain itu, juga merupakan indikator kinerja BPS PPU dalam pembinaan statistik sektoral di wilayah PPU.

“Saya percaya teman-teman saya ataupun bagian saya di BPS tidak serta-merta bisa. Akan tetapi, kalau didukung oleh teman-teman saya dari Wali Data, dalam hal ini Diskominfo maupun dari Sekretariat (Bapelitbang) mungkin bisa akan lebih maju, akan bisa lebih bagus ataupun hal-hal tertentu yang bisa kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Ia menyebut apabila terdapat komunikasi yang baik maka penyelenggaraan statistik sektoral ini dapat dilaksanakan dengan baik. “Harapan Saya, ada beberapa peningkatan-peningkatan yang bisa kita lakukan,” pungkas Hotbel. (SBK)

Gelontorkan Rp 6 Miliar Tahun ini, Pemkab PPU Lanjutkan Proyek Rumjab Bupati

0

PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, kembali melanjutkan pembangunan rumah jabatan bupati agar dapat segera difungsikan sesuai rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) dengan anggaran dana  Rp6 miliar.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Penajam Paser Utara, Riviana Noor di Penajam, Kamis,  pengerjaan lanjutan pembangunan rumah jabatan bupati dilakukan pada tahun ini karena rekomendasi KPK agar rumah jabatan bupati dapat segera difungsikan.

Dana lanjutan pembangunan rumah jabatan Bupati Penajam Paser Utara itu dialokasikan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD 2023, sekitar Rp6 miliar.

Anggaran tersebut untuk penyelesaian pengerjaan sebagian struktur taman, parkir, pagar, lintasan joging, interior dan pasak bangunan.

Ia mengatakan, dana sekitar Rp6 miliar itu belum bisa menyelesaikan desain rumah jabatan bupati secara keseluruhan karena ada beberapa bangunan belum bisa dikerjakan pada tahun ini seperti pos penjagaan dan pendopo.

“Kendati belum selesai secara keseluruhan dipastikan rumah jabatan bupati tetap bisa difungsikan,  karena beberapa pengerjaan lanjutan akan selesai tahun ini agar bisa dimanfaatkan sesuai fungsi,” kata Riviana.

Pembangunan rumah jabatan bupati di Jalan Pesisir Pantai, Kelurahan Sungai Paret, Kecamatan Penajam diusulkan dan disetujui pada 2019. Proyek pembangunan rumah jabatan itu  mulai dikerjakan pada 2020 dan sempat mendapat sorotan KPK  ketika kasus  operasi tangkap tangan Bupati Penajam Pasar Utara saat itu.

Anggaran pengerjaan rumah jabatan bupati Rp31 miliar ditambah PPN (pajak pertambahan nilai) Rp3 miliar, sehingga total biaya atau dana pembangunan mencapai Rp34 miliar.

Pengerjaan rumah jabatan bupati terdiri atas pembangunan gedung utama Rp6,1 miliar dan pos jaga, parkir, serta ruang ME Rp831 juta. Pemasangan jaringan listrik tegangan menengah dan trafo untuk rumah jabatan Bupati Penajam Paser Utara Rp1,9 miliar.

Sedangkan,  untuk pembangunan tepat guna lahan seperti dinding penahan, saluran drainase dari beton (u-dicth), jalan lingkungan dan dinding pagar seluas dua hektare  memakan biaya i Rp22,1 miliar. (antara/MK)

Suryanation Siap Dukung Gelaran Anniversary Ke-IV SMI PPU

0

PPU – Anniversary ke IV Supermoto Indonesia (SMI) Penajam Paser Utara (PPU) yakin akan terlaksana di 15 Juli mendatang keyakinan ini datang dari beberapa support yang berdatangan salah satunya suryanation yang merupakan selalu mensupport acara-acara komunitas daerah khususnya PPU.

Ketua SMI PPU, Ridwan mengatakan anniversary ke IV ini akan dilaksanakan 15 Juli 2023 mendatang, keyakinan ini datang dari beberapa sponsor mulai berdatangan dan mendukung kegiatan ini.

“Insyallah kegiatan yang merupakan hajat kami akan terlaksana juli mendatang, adapun hal ini kami yakinkan karna beberapa sponsor sudah berdatangan,” ungkapnya. Jum’at (23/6/2023)

Dalam pertemuan jum’at malam SMI PPU bersama Suryanation, dalam pertemuan tersebut pihak suryanation memberikan titik terang akan adanya bantuan khusus dalam penunjangan kegiatan anniversary tersebut.

“Dalam pertemuan yang kita lakukan, pihak suryanation menyampaikan titik terangnya dalam bantuan anniversary ini baik berupa pendukung acara maupun penunjang lainnya,” jelasnya.

Harapannya dengan adanya kerjasama ini akan menjadi kerjasama yang berkelanjutan, bukan hanya sekedar anniversary ini saja apalagi ini adalah suatu brand yang besar bukan hanya di kalimantan Timur akan tetapi di Indonesia khususnya.

“Kita berharap ini kerjasama yang berkepanjangan bukan hanya sekali ini saja, dengan brand yang besar ini akan menjadi suatu kerjasama yang besar pula,” pungkasnya. (NRD)

Gedung Direhab, Murid SDN 026 Penajam Numpang ke Sekolah Lain

0

PPU – Murid SD Negeri 026 yang berlokasi di Kelurahan Penajam menumpang belajar di SD Negeri 003 yang berada di Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, selama pengerjaan rehabilitasi sekolah bersangkutan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara, Alimuddin di Penajam, Jumat, mengatakan, instansinya melakukan rehabilitasi SD Negeri 026 menjadi dua lantai.

Sehingga peserta didik SD Negeri 026 sementara menumpang belajar di SD Negeri 003, lanjut dia, sampai rehabilitasi atau pembangunan sekolah bersangkutan selesai.

Anggaran rehabilitasi total SD Negeri 026 Penajam tersebut dialokasikan pada APBD (anggaran pendapatan belanja daerah) 2023 lebih kurang Rp15,5 miliar.

Rehabilitasi SD Negeri 026 Penajam bakal dilengkapi dengan kebutuhan perabot sekolah (mebeler), ruang kelas belajar, ruang kepala sekolah, perpustakaan, UKS (unit kesehatan sekolah), musala dan kamar mandi (toilet).

Kemudian juga ruangan dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC), serta memasang kamera pemantau atau pengawas (closed circuit television/CCTV).

Rehabilitasi SD Negeri 026 Penajam dengan konsep desain penuh, jelas dia, sehingga setelah selesai bisa langsung difungsikan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya tidak dibarengi dengan pengadaan mebeler.

Pengerjaan rehabilitasi SD Negeri 026 Penajam yang dimulai Mei 2023, jelas dia, dan ditargetkan selesai pada akhir tahun dan diperkirakan kemajuan sudah mencapai sekitar 30 persen.

“Kontraktor wajib selesaikan pengerjaan pembangunan infrastruktur pendidikan itu, dan harus beres sampai akhir tahun,” tambahnya.

Pembangunan infrastruktur SD Negeri 026 Penajam menjadi skala prioritas tahun ini, hampir 10 tahun rumah dinas guru dan penjaga sekolah difungsikan sebagai ruang kelas belajar murid di sekolah pelat merah tersebut.

Gedung SD Negeri 026 Penajam tersebut dibangun berbentuk segi empat dengan bangunan dua lantai keliling, demikian Alimuddin. (antara/MK)

Puluhan Mahasiswa UGM Laksanakan KKN-PPM di Desa Babulu Darat dan Babulu Laut

0

PPU – Sebanyak 22 mahasiswa asal Universitas Gdjah Mada (UGM) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata- Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Penajam Paser Utara (PPU). Untuk menjalankan berbagai program pengabdian masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai persoalan di masyarakat.

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Sekkab PPU Tohar mewakili Pemkab PPU. Penyamutan itu dilakukan di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU Jumat, (23/6/2023).

Dalam kesempatan itu, Tohar banyak menyampaikan pandangan umum tentang PPU. Termasuk perjalanannya hingga kini ditetapkan sebagai daerah yang menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Selamat datang di kabupaten PPU. Selamat menjalankan kegiatan KKN-PPM  ini,” ujarnya.

Pada program KKN-PPM periode ke-2 2023 ini, fokus wilayah yang menjadi lokasinya ada di Kecamatan Babulu, tepatnya di Desa Babulu Darat dan Babulu Laut. Berkaitan dengan itu, Tohar menyampaikan pesan agar ketika nanti peserta berada di lokasi agar selalu bersosialisasi dengan baik.

Menurutnya, dalam banyak kesempatan peserta perlu mendiskusikan hal-hal yang sekiranya kurang dipahami atau dimengerti. Utamanya pada tuan rumah atau pihak-pihak yang memang dilibatkan dalam kegiatan KKN tersebut. Sehingga mampu memperoleh informasi yang nemadai.

“Diskusikan sekiranya ada hal-hal yang kurang  dipahami untuk memperoleh informasi yang memadai. Kemudian saya yakin sebagian besar adik-adik ini berasal dari kota. Untuk itu nikmati suasana pedesaan yang ada di kabupaten PPU ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tohar juga berharap kepada pihak Desa Babulu Laut maupun Babulu Darat yang menjadi lokus kegiatan atau sebagai titik lokasi kegiatan agar dapat  memfasilitasi peserta KKN-PPM ini. Tentunya dengan proporsional dan mampu mengarahkan ke hal-hal yang positif.

“Semoga sehat selalu serta kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan apa yang diharapkan pada akhir kegiatan ini nantinya dapat membawa hikmah sesuai dengan apa yang dicita-citakan bersama,” pungkasnya. (SBK)

Hamdam Buka Kejuaraan Pencak Silat PSHT Bupati Cup I

0

PPU – Untuk menghasilkan atlet pencak silat yang berprestasi, selain dari latihan dan pembinaan, juga harus ada kompetisi pencak silat yang baik. Karena dengan kompetisi maka kita akan melihat sampai dimana hasil pembinaan yang telah dilakukan.

Hal itu disampaikan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam Pongrewa pada pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Bupati Cup I Cabang PPU Pusat Madiun di Graha Pemuda Jumat (23/06/2023). Menurutnya, adanya kompetisi yang baik mampu untuk menghasilkan atlet daerah yang berprestasi.

“Saya sangat mengapresiasi kejuaraan ini dapat digelar. Selain dapat melihat sampai sejauh mana hasil pembinaan dan latihan yang telah dilakukan kejuaraan ini,” ungkapnya.

Hadir pada acara pembukaan Kejuaraan Pencak Silat PSHT Bupati Cup I Perwakilan Forkopimda PPU, kangmas H. Samijo Hadi Wijoyo Perwakilan Pusat Madiun, Ketua IPSI PPU, Ketua KONI, dan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraraga.

Selain itu, lanjut Hamdam, lewat kompetisi ini pula kesiapan mental dapat terus terasah. Menghasilkan atlet-atlet pencah silat yang berdaya saing tinggi.

“Kompetisi ini juga tidak sekadar mengajarkan pencak silat atau bela diri, namun juga menanamkan nilai sportivitas, moral dan filosofis yang luhur. Ajaran luhur tersebut harus bisa disampaikan bagi para siswa PSHT sejak dini,” lanjut Hamdam.

Sementara itu, Ketua cabang PSHT PPU Karmono menjelaskan dalam ajang kali ini diikuti 184 atlet silat. Berasal dari perwakilan 9 ranting PSHT yang tersebar di 4 kecamatan di PPU.

“Tujuan digelarnya kejuaraan ini untuk mencari bibit-bibit atlet pencak silat, juga sebagai ajang pembinaan Namun tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas,” terangnya.

Adapun kompetisi ini berlangsung dari tanggal 23-25 Juni 2023. Dengan lomba tanding sekitar 130 pertandingan dan juga seni.

“Kami sangat berharap dengan digelarnya pertandingan Pencak Silat PSHT Bupati Cup I ini tidak hanya akan menghasilkan bibit atlet pencak silat namun juga sebagai ajang silahtuhrahmi, akan meningkatkan rasa persaudaraan,” tutup Karmono. (SBK)

Pemkab PPU Buka Beasiswa Kuliah di STT Migas dan PIP

0

PPU – Kabar gembira bagi warga Penajam Paser Utara (PPU), khususnya kaum Milenial dan Generasi Z. Sebab Pemkab PPU membuka beasiswa untuk yang ingin kuliah di Balikpapan pada Sekolah Tinggi Teknologi Mingas (STT Migas) dan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP).

Pemkab PPU baru saja menjalin kerjasama STT Migas Balikpapan serta PIP Balikpapan dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) lokal. Hal ini sebagai upaya pemerintah daerah menyonsong pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan menjadi Serambi Nusantara.

“Masyarakat Kabupaten PPU kini tidak perlu bingung untuk melanjutkan pendidikan bagi putra-putrinya merupakan Milenial dan Generasi Z, karena Pemkab PPU telah bekerjasama dengan STT Migas dan PIP Balikpapan melalui jalur afirmasi khususnya beasiswa,” ujar Bupati PPU, Hamdam saat menerima audiensi bersama Yayasan STT Migas Balikpapan serta PIP Balikpapan di Kantor Bupati PPU, Kamis (22/6/2023).

Hadir langsung dalam pertemuan ini Ketua Yayasan sekaligus Direktur PIP Balikpapan, Lauhil Machfudz, Ketua STT Migas Balikpapan, M. Lukman serta jajarannya. Dihadapan mereka, Hamdam menjelaskan, pendidikan memang sudah menjadi komitmen Pemkab PPU di berbagai bidang.

Utamanya di kedua bidang yang spesifik berada di dua kampus ini. Mengingat PPU memang memiliki wilayah laut sangat luas, tentunya harus didukung dengan SDM yang mumpuni dan profesional di bidangnya untuk mengelola itu.

“Ini adalah tawaran yang menarik untuk di jajaki kerja sama, dalam rangka bagaimana memberikan tempat bagi putra-putri kita di Kabupaten PPU yang memang ingin berprofesi sebagai pelaut atau di sektor kemaritiman,” kata Hamdam.

Diakuinya, dengan tawaran dari yayasan STT Migas maupun PIP Balikpapan itu, maka sekarang para orang tua di PPU tidak perlu lagi harus menguliahkan anaknya ke luar Kaltim. Karena, kampus ini telah diakui dan memiliki dosen-dosen berkompeten sesuai kapasitas dibidangnya.

Selain itu, sambungnya, gedung dan fasilitas sekolah yang dimiliki pun sudah sangat baik, sehingga untuk mendapatkan pendidikan yang baik tentunya yayasan ini sudah pasti menyiapkan semua itu.

“Kita juga bersyukur sekali, bahwa dari pihak yayasan ada tawaran menarik untuk masyarakat PPU melalui ruang kerja sama ini,” tuturnya.

Bahkan, lanjut Hamdam, pihaknya juga bersedia memberikan kesempatan berupa beasiswa bagi mereka-mereka yang kurang mampu maupun mereka-mereka yang berprestasi nantinya akan ada beasiswa dari pemda PPU.

“Kerja sama ini juga dilakukan dalam rangka peningkatan SDM PPU, tentunya disiapkan untuk mengisi Serambinya Ibu Kota Nusantara (IKN) di kabupaten ini nantinya,” sebutnya.

Pada kesempatan sama, Lauhil Machfudz mengungkapkan, kabupaten PPU memiliki potensi maritim kelautan yang sangat luar biasa.  Oleh karenanya, kedepan pihaknya bersedia memberikan kontribusi dan mendidik SDM lokal sehingga nanti bisa menjadi profesional maritim.

Hari ini, di Kaltim juga ada sekolah unggulan. Ia berharap Kabupaten PPU yang sebenarnya punya potensi maritim kelautan sangat luar biasa, kedepannya bisa didominasi oleh putra-putri daerah.

“Oleh karena itu, kami bersedia memberikan kontribusi dan mendidik SDM lokal sehingga bisa menjadi profesional maritim yang siap bekerja, itulah visi misi kami,” tegasnya.

Dikatakan Lauhil, pihaknya juga berharap bisa menjadikan anak-anak kabupaten PPU memiliki ilmu di bidang energi dan bisa berkontribusi nyata bagi daerah, dengan mengenyam pendidikan ditempatnya.

Untuk diketahui, urainya, tahun ini STT Migas Balikpapan akan menerima mahasiswa baru tahun Akademik 2023/2024, program studi D3 Teknik Instrumentasi dan Elektronika Migas, D3 Teknik Pengelolaan Migas, S1 Teknik Geologi, S1 Teknik Industri dan S1 Teknik Perminyakan.

Selain itu, pihaknya juga memberikan peluang beasiswa diantaranya PBUD Akademik non Akademik dan kerjasama. Kemudian Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), beasiswa pemerintah Daerah, beasiswa perusahaan dan beasiswa lainnya dengan link pendaftaran http://pmb.migas.ac.id atau dapat berkoordinasi di Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab PPU

“Kami menawarkan kepada bapak bupati, agar masyarakat lokal bisa sekolah di tempat kami dengan MoU kerjasama, sehingga kedepannya orang lokal tidak ketinggalan dalam hal kemaritiman maupun energi,” pungkasnya. (SBK)

14 Desa di PPU Pilih Kades Baru Oktober 2023

0

PPU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Penajam paser Utara (PPU) dalam persiapan memulai tahapan pemilihan kepala desa (Pilkades) 2023. Sebanyak 14 kepala desa (kades) pada 2024 mendatang bakal segera habis masa jabatannya.

Tahapan tersebut akan dimulai pada Juli 2023 nanti. Tahapan dimulai dengan pembentukan panitia pemilihan tingkat desa, panitia pemilihan tingkat kecamatan, panitia tingkat kabupaten, penjaringan bakal calon, hingga verifikasi daftar pemilih.

“Tahapan baru dimulai padai Juli mendatang,” ungkap Kabid Pemerintahan Desa DPMD PPU Basri, Kamis (22/6/2023).

Dari 30 desa di PPU, 14 desa yakni Desa Labangka Barat, Gunung Intan, Rintik, Desa Labangka dan Gunung Mulia di Kecamatan Babulu. Kecamatan Penajam meliputi Desa Sidorejo dan Giripurwa, di Kecamatan Waru hanya Desa Bangun Mulya.

Sementara di Kecamatan Sepaku yakni Desa Bumi Harapan, Argomulyo, Semoi Dua, Sukomulyo, Telemow dan Karang Jinawi. “14 desa akan melangsungkan Pilkades pada 29 Oktober 2023 mendatang,” ujarnya.

Anggaran pemilihan kepala desa, masing-masing ditanggung oleh desa dan kecamatan. Dengan rincian, anggaran untuk operasional dan honorarium panitia ditanggung oleh desa.

Sedangkan untuk biaya pencetakan surat suara, ditanggung oleh pemerintah kecamatan. Total anggaran yang digelontorkan dalam pelaksanaan Pilkades 2023 in sekira Rp 500 juta.

“Anggarannya dialokasikan oleh desa dan kecamatan,” tutup Basri. (SBK)

DPRD PPU Pertanggungjawaban APBD 2022 dengan Catatan

0

PPU – DPRD Penajam Paser Utara (PPU) memberikan catatan pada Pemkab PPU untuk mencermati pengelolalan keuangan daerah. Hal ini berkaitan dengan upaya untuk mampu kembali memperoleh penghargaan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) oleh BPK Kaltim.

Hal itu disampaikan dalam gelaran paripurna penyampaian nota penjelasan dan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022, Rabu, (21/6/2023). Adapun penyampaiannya berupa penyampaian PP 12/2019 tentang pengelolaan uang daerah dan UU 23/2014 tentang pemerintahan daerah serta UU 23/2014.

Dalam pandangan fraksi-fraksi DPRD PPU dari tujuh fraksi menyatakan menyetujui raperda tersebut. Namun dengan beberapa catatan masing-masing fraksi.

Pandangan Fraksi Demokrat yang disampaikan oleh Muhammad Bijak Ilhamdhani ini mengatakan bahwa Pemkab PPU diharapkan mampu melakukan pengelolaan keuangan daerah dengan lebih baik. Sehingga diharapkan opini WTP dapat diperoleh kembali oleh kabupaten PPU kedepannya.

“Fraksi demokrat juga menekankan pentingnya aspirasi rakyat agar dapat ditingkatkan khususnya pada jalan-jalan lingkungan, peningkatan produktivitas pertanian, peningkatan mutu pendidikan dan mutu pelayanan kesehatan di kabupaten PPU,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada tahun ini BPK Kaltim telah menyerahkan tujuh laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) 7 kabupaten/kota di Kaltim. Yakni, Pemkab PPU, Pemkot Balikpapan, Pemkot Bontang, Pemkab Berau, Pemkab Kutai Barat, Pemkab Kutai Timur, dan Pemkab Mahakam Ulu.

Dari 7 daerah tersebut, diketahui semua menerima predikat WTP. Namun hanya PPU saja setelah memeriksa laporan keuangan pada 2022 itu dan menerima predikat opini wajar dengan pengecualian (WDP).

Sementara itu Fraksi PDIP yang disampaikan oleh Sudirman menyampaikan bahwa pihaknya menyetujui. Namun ada beberapa catatan yang tetap perlu menjadi prioritas.

“Kami mengharapkan serapan anggaran dapat terlaksana dengan baik. Termasuk terkait pengelolaahan aset daerah yang dapat berpengaruh terhadap capaian opini WTP bagi daerah,” katanya.

Selain itu Fraksi PDIP juga memberikan catatan terkait naiknya tarif layanan air bersih daerah. Dalam hal ini, Pemkab PPU diminta untuk segera mengambil sikap keberpihakan pada masyarakat.

“Apakah dengan subsidi bagi pelangan atau hal-hal lainnya yang dianggap mampu meringankan beban masyarakat,” kata Sudirman.

Rapat kali ini dipimpin langusng oleh Wakil Ketua I DPRD PPU Raup Muin. Ia dalam penyampaiannya meminta agar Pemkab PPU mencermati setiap catatan yang diberikan legislatif itu.

“Selanjutnya catatan-catatan ini harus menjadi perhatian serius untuk pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan demi kemajuan daerah,” usainya. (SBK)

DPT Pemilu 2024 di PPU Sebanyak 134 Ribu Orang

PPU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung pertemuan KPU PPU, Rabu (21/6/2023).

Rapat ini dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PPU Agus Dahlan mewakili Bupati PPU, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU. Kemudian Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PPU, perangkat daerah terkait, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta perwakilan partai politik.

Memimipin langsung Ketua KPU PPU, Irwan Syahwana didampingi Komisioner KPU PPU, mengatakan hasil dari rapat pleno terbuka menetapkan DPT PPU sudah ditetapkan sebanyak 134.383 pemilih. Total DPT tersebut terbagi di empat kecamatan dan terbagi menjadi 542 tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di 54 kelurahan/desa se-PPU.

Adapun TPS reguler sebanyak 540 dan TPS lokasi khusus sebanyak dua. lokasi TPS Khusus itu berada di Desa Bumi Harapan.

“Kita baru saja menetapkan DPT Kabupaten PPU totalnya 134.383 pemilih, dan terbagi menjadi dua TPS. Yaitu TPS reguler maupun TPS lokasi khusus,” ungkapnya.

Jumlah pemilih berdasarkan kecamata, sebanyak 63.501 berada di Kecamatan Penajam, 14.474 pemilih berada di Kecamatan Waru, 27.768 dari Kecamatan Babulu dan 28.640 berada di Kecamatan Sepaku. Disebutkan berdasarkan catatan KPU PPU dan masukan dari Bawaslu PPU, jumlah pemilih di lokasi khusus tersebut hanya ada 304 pemilih.

Dari jumlah total 134.383 itu, terinci jumlah pemilih laki-laki ada sebanyak 69.129 dan perempuan sebanyak 65.254 orang. Sementara untuk jumlah pemilih baru ada sebanyak 640 orang.

Irwan menegaskan mengenai pemilih ganda di PPU sudah dibersihkan. Melalui pleno Daftar Pemilihan Sementara (DPS) lalu yang digelar pada tanggal 3 Juni hingga 5 Juni 2023 di kecamatan.

“Pemilih ganda di PPU sudah kami bersihkan saat pleno DPS kemarin. Dan ketika nanti ada tanggapan lagi dari Bawaslu tentu akan segera kami tanggapi, tetapi harus memberikan dokumen otentik seperti KK dan KTP,” ujarnya.

Sementara itu ia juga menjelaskan, perubahan DPT ini bisa saja terjadi sebelum rapat pleno DPT tingkat provinsi digelar. Untuk jadwal rapat pleno DPT tingkat provinsi akan digelar pada tanggal 27 sampai 29 Juni 2023 mendatang.

“Mengenai perubahan data setelah penetapan DPT itu masih memungkinkan, sampai nanti pleno DPT tingkat provinsi yang akan digelar,” tutupnya. (SBK)