Beranda blog Halaman 766

Pangappura Gelar Peringatan HUT 2 Tahun

0

PPU – Sekretaris Daerah ( Sekda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar menghadiri perayaan hari ulang tahun ke-2, Paguyuban Ngapak Kabupaten Penajam Paser Utara (Pangapura) yang digelar di salah satu kediaman warga di Kelurahan Tanjung Tengah, kecamatan Penajam, Kabupaten PPU, Minggu, (28/5/2023) pagi.

Dalam kegiatan ini tampak hadir Ketua DPRD Kabupaten PPU, Syahrudin M Noor dan sejumlah perwakilan Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) kabupaten PPU serta ratusan anggota Pangapura dari empat kecamatan di wilayah PPU.

Dalam sambutannya Sekda PPU, Tohar mengajak peringatan ulang tahun tersebut untuk kilas balik, yang pertama bahwa semua patut bersyukur bahwa Pangapura mampu mengorganisir anggotanya dengan membentuk organisasi paguyuban yang ada.

Kata Tohar, dapat dipastikan bahwa seandainya organisasi ngapak ini belum terbentuk saat ini, mungkin untuk mengumpulkan 50 sampai dengan 100 orang warga ngapak saja sangat kesulitan.
Oleh karenanya Tohar bersyukur karena terbentuknya paguyuban ngapak yang ada saat ini, walaupun hanya melalui woro-woro, melalui grup WhatsApp dan sebagainya, warga ngapak mau ngumpul mau merencanakan apapun bisa terwujud.

” Oleh karena itu kita sebagai warga Ngapak berterima kasih kepada rekan-rekan kita yang telah menginisiasi sehingga terbentuklah paguyuban Pangapura ini agar kita tahu sejarahnya paguyuban ini terbentuk,” kata Tohar.

Kemudian lanjut Tohar tujuan utama Pangapura yang utama adalah pertama sebagai wadah silaturahmi sesama.

” Ini penting bapak ibu sekalian. Apalagi kita sadar diri, tahu diri kita berada di rantau orang walaupun kita pikir kita sudah bukan lagi sebagai pendatang, karena kita tidak terpisahkan dari bagian komponen-komponen di kabupaten PPU, ” ujarnya.

Tohar juga mengajak agar bisa manfaatkan wadah ini untuk saling merekatkan diri, untuk saling mengikatkan diri antara satu dengan yang lain baik sesama warga Ngapak maupun warga lainnya.

Dia juga meminta agar organisasi Ngapak ini dapat dijadikan sebagai alat untuk menghidupkan khususnya seni dan budaya yang dimiliki warga ngapak di kabupaten PPU.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Ketua Pangapura Kabupaten PPU Haryono mengatakan Pangapura berdiri untuk menjalin silaturahmi, mengumpulkan seluruh masyarakat Ngapak yang ada di Kabupaten PPU khususnya dan berada di Kalimantan Timur pada umumnya.

Pangapura kata dia adalah suatu organisasi yang independen dan tidak pernah terlibat dengan kegiatan-kegiatan politik apalagi saat ini tengah memasuki tahun politik.

” Pangapura siap berkontribusi mendukung seluruh program pembangunan di Kabupaten PPU salah satunya dengan cara bekerjasama dengan paguyuban- paguyuban yang ada di Kabupaten PPU, ” tutupnya. (SBK)

Polres PPU Gelar Sosialisasi ‘Polri Super App’ ke Anak Muda

0

PPU – Polres Penajam Paser Utara (PPU) lakukan sosialisasi aplikasi ‘Polri Super App’ di Kedai Sarjana Petung Selasa (27/6/2023) malam. Aplikasi ini dapat mempermudah laporan masyarakat terdahap kejadian-kejadian yang dianggap urgent.

Aplikasi ini didesain bukan hanya untuk melakukan laporan saja, akan tetapi aplikasi ini dapat memberikan informasi kepemilikan kendaraan, Surat Izin Mengemudi (SIM) serta mempermudah dalam pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan urusan lainnya di kepolisian.

Salah satu sosialisator, Bripda Alif mengatakan bahwa kegiatan sosialisaisi ini dilakukan agar masyarakat dapat memahami aplikasi yang dimiliki Polri, dari segi penggunaannya serta fungsi yang di tampilannya. Dalam sosialisasi ini, pihaknya berfokus kepada pemuda-pemuda yang berada di PPU akan tetapi tidak meninggalkan pula kalangan orang tua.

“Kegiatan ini Kami laksanakan agar masyarakat paham akan kegunaan serta fungsi aplikasi tersebut, aplikasi ini dapat mempermudah segala urusan yang dilakukan masyarakat ke Polri khususnya lingkup di Polres PPU,”ungkapnya.

Aplikasi ini didesain dengan update Google Maps. Oleh karena itu segala laporan masyarakat akan terdeteksi jelas serta menghindari pula dengan laporan-laporan palsu kerap dilakukan masyarakat.

“Segala laporan yang dilakukan masyarakat dapat terdeteksi dengan mudah dikarenakan langsung berada dititik yang tepat melalui google maps,” ucapnya.

Harapannya adanya aplikasi ini, masyarakat dapat mempermudah segala urusannya di kepolisian serta dapat menggunakan aplikasi dengan baik tanpa adanya laporan-laporan palsu.

“Pastinya dengan sosialisasi ini masyarakat dapat memahami secara detail kegunaan aplikasinya serta dapat menggunakan sesuai dengan keperluannya,” tutupnya. (NRD)

Atlet Panah Muda PPU Siap Berlaga di Piala Gubernur 2023

0

PPU – Sebanyak 13 atlet panahan Penajam Paser Utara (PPU) yang tergabung dalam Club X Archery tengah fokus melakukan latihan. Persiapan ini dilakukan untuk menghadapai Kejuaraan Piala Gubernur Kaltim dan Piala Bepeka Archery dalam waktu dekat.

Dua kompetisi bergengsi tersebut bakal diselenggarakan 3 – 9 Juli 2023 di lapangan Hockey Kadrie Oening Sempaja,  Samarinda. Yang akan mempertandingkan Kelas Pemula 5 meter, Kelas 10 meter, Kelas 20 meter dan Kelas 30 meter.

Ketua Club X Archery PPU, Anwar berharap atlit panahan asal PPU khususnya yang tergabung dalam Club X Archery PPU tersebut nantinya mampu menyumbangkan prestasi bagi PPU.  “Selama ini anak-anak telah berlatih dengan giat dan sungguh-sungguh. Untuk melatih mental tanding mereka,” ujarnya, Selasa (27/6/2023).

Untuk menghadapai dua event kali ini, lanjutnya, dirinya memang tidak mentargetkan banyaknya mendali. Tetapi dengan persiapan latihan yang dilakukan atletnya lolos pada seleksi Kejurnas Junior dan seleksi Pra-PON tahap I tersebut.

“Pelaksanaan kejuaraan Piala Gubernur tersebut nantinya juga sebagai sarana untuk melatih mental tanding khususnya bagi Club X Archery PPU. Semoga atlit-atlit kita dapat memperoleh prestasi yang membanggakan untuk PPU,” ucap Anwar.

Apalagi Club X Archery PPU ini termasuk pemula dalam dunia panahan di Kaltim yang berdiri pada Desember 2019 lalu di PPU. Namun demikian, prestasi atlet yang tergabung tentunya juga dapat diperhitungkan. Di antaranya meraih medali emas pada ajang PORPROV VI dan Kejurnas Senior beberapa waktu lalu.

“Kami pada Minggu lalu juga telah menyelenggarakan pertandingan persahabatan antar club atau internal Scoring Perpani PPU, dengan hasil yang sangat memuaskan,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu atlet muda panahan Club X Archery PPU, Ariza Muhammad Faeyza Akbar mengatakan bangga bisa menjadi atlit panahan. Dengan usianya yang masih 8 tahun  “Senang bisa ikut olahraga panahan ini. Mudah-mudahan bisa menjadi juara,” ucap siswa kelas tiga SD ini.

Senada, Orangtua Ariza, Julisa mengatakan bahwa putranya memang senang dengan olahraga panahan yang diikutinya tersebut. Terbukti walaupun dengan perlengkapan yang masih seadanya, namun Ariza tetap penuh semangat dalam mengikuti setiap latihan yang dilaksanakan.

Dia berharap melalui Piala Gubernur Kaltim dan Piala Bepeka Archery Indonesia 2023 nantinya dapat menjadi motivasi dan penyemangat bagi seluruh atlet panahan asal PPU. “Mungkin Ariza memang merupakan pemula. Prestasi pun belum diperolehnya. Namun dari uji coba melalui pertandingan persahabatan yang diikutinya hasilnya cukup baik,” tutup Julisa.(SBK)

PPI Terima Insentif Rp 3 Miliar dari Emisi Karbon

0

PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) mendapatkan dana insentif sekira Rp 3 miliar dari Bank Dunia melalui Pemprov Kaltim karena berhasil menurunkan emisi karbon. Dana itu rencananya bakal digunakan untuk kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan hidup. PPU tahun ini dianggap turut mendapat bagian dari penurunan emisi karbon.

Sebelumnya, Selasa (28/2/2023), Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (LHK) Siti Nurbaya Bakar, telah menandatangani perjanjian pembayaran insentif untuk Kaltim dalam kerangka REDD+ dan program Forest Carbon Partnership Facility (FCPF)-Carbon Fund, sebesar USD 110 juta atau Rp1,7 triliun.

“Kita dapat insentif penurunan emisi karbon, jumlahnya Rp 3 miliar di tahun 2023 ini,” ungkapnya, Senin (26/6/2023).

Tohar menjelaskan dana insentif penurunan emisi karbon dimasukkan dalam Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2023. Masuknya penganggaran itu nantinya menjadi dasar bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Penajam Paser Utara, selaku pengampu pengguna anggaran dana insentif melaksanakan program dan kegiatan.

Karena berkaitan dengan lingkungan, maka angggaran tersebut nantinya akan bagi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta langsung ke beberapa desa. Mereka yang akan menggunakan anggaran tersebut, untuk program lingkungan yang dibutuhkan masyarakat.

“Anggaran dana insentif kinerja pengurangan emisi karbon Gas Rumah Kaca itu, digunakan untuk membiayai kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan,” tutup Tohar. (sbk)

DPRD PPU Masih Tunggu Usulan Raperda 2023 Eksekutif

0

PPU – DPRD Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini menargetkan pembahasan 10 rancangan peraturan daerah (Raperda) di 2023. Namun hingga pertengahan tahun ini, legislatif masih menunggu adanya usulan dari eksekutif, Pemkab PPU.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD PPU Sudirman menuturkan pihaknya bersama Pemkab PPU telah menyepakati jumlah aturan yang akan dibahas. Seperti tahun sebelumnya, targetnya ada 10 raperda, di antaranya adalah 4 raperda inisiatif DPRD PPU dan 6 raperda usulan Pemkab PPU.

Namun begitu, pihaknya masih menunggu usulan raperda dari Pemkab PPU. Hal ini diperlukan untuk dilakukan rapat koordinasi persiapan pembahasan.

“Pemerintah kabupaten belum serahkan usulan raperda. Kalau sudah disampaikan, langsung diagendakan pembahasan melalui Rapat Bapemperda,” katanya, Senin (26/6/2023).

Meski sudah masuk akhir semester pertama 2023, Sudirman mengaku optimistis pembahasan raperda rampung tepat waktu. Maka dari itu, pihaknya akan bekerja secara maraton.

“Waktunya cukup bisa dikejar dan dibentuk panitia khusus (pansus), anggota dewan yang tidak bahas anggaran bisa bahas raperda,” sebutnya.

Adapun batasan waktu pembahasan seluruh raperda adalah tiga bulan. Tapi masih ada opsi perpanjangan periode pansus dengan waktu enam bulan ke depan pada tahun ini.

“Agar selesai tepat waktu, meskipun saat ini DPRD belum dapat menggelar rapat,” imbuh Sudirman.

Lebih lanjut, ia masih belum bisa menyebutkan draf raperda yang saat ini telah masuk, khususnya yang berasal dari usulan legislatif. Namun begitu, ia memastikan raperda yang akan dibahas tahun ini masih akan berfokus pada upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Pembahasan 10 raperda itu bakal dikebut. Diupayakan sampai akhir tahun ini semua sudah selesai. Karena menyangkut kepentingan umum,” pungkasnya. (sbk)

Sandra Puspa Dewi Pimpin Partai Kebangkitan Nusantara PPU

PPU – Sandra Puspa Dewi (SPD) resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kaltim. Dia bahkan langsung dipercaya untuk menakhodai partai berlambang burung garuda merah itu di Penajam Paser Utara (PPU).

Mantan Anggota DPRD Kaltim Periode 2014-2019 ini dulunya pernah menjadi salah satu Pengurus DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim. Proses bergabungnya SPD bermula pada pertemuan dirinya bersama Ketua Pimpinan Daerah (Pimda) Rudi Prianto pada Sabtu malam (24/6/2023) lalu.

Rudi mengaku menyambut baik bergabungnya politisi perempuan sekaligus mantan legislator di Benua Etam tersebut. Hal ini diyakini akan menambah energi baru PKN Kaltim.

“Dari pertemuan ini, PKN Kaltim memercayakan kepada Sandra Puspa Dewi sebagai Pimpinan cabang (Pimcab) Penajam Paser Utara karena hadirnya ibu Sandra dapat menambahkan energi baru di PKN Kaltim,” ujarnya Rudi.

Pihaknya optimis atas hadirnya SPD mampu membawa PKN memenuhi target. Baik itu dalam perolehan kursi DPRD di PPU, DPRD Kaltim bahkan di Nasional tercapai dengan maksimal.

“Kami sangat optimis atas bergabungnya Sandra ke PKN ini target kursi di parlemen baik di PPU maupun provinsi dapat terpenuhi,” sebut Rudi.

Saat dikonfirmasi, SPD mengatakan bahwa dirinya “berganti baju” PKN Kaltim karena adanya persamaan persepsi perjuangan. Adapun dengan diberikannya kepercayaan untuk memimpin PKN di bumi Benuo Taka, dia memastikan bakal memenuhi amanah dengan sepenuhnya.

“Alhamdulillah saya dipercayakan menjadi Pimcab PKN PPU, dengan kepercayaan ini saya bisa memaksimalkan perolehan yang ingin dicapai ke depannya,” ujar dia.

Sebagai informasi, SPD dikenal sebagai pribadi yang religius dirinya kerap melakukan kegiatan keagamaan seperti pengajian dan lainnya di daerah tempat dia tinggal, PPU. Bahkan semasa aktif di legislatif, dia rutin memberangkatkan warganya umroh tiap tahunnya dengan uang pribadinya.

Dirinya juga menginginkan masyarakat PPU turut berperan aktif dalam Pemilu 2024. Tak luput partisipasi para pemuda dalam membangun PPU ke depannya.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemuda PPU untuk dapat bergabung dan berjuang bersama PKN PPU. Saya juga yakinkan bahwa PKN PPU tanpa mahar politik bagi siapapun yang ingin bergabung,” tutup Sandra. (NRD)

KPU PPU Gelar Rakor Verifikasi Dokumen, Seluruh Bacaleg Dinyatakan Belum Memenuhi Syarat

PPU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar rapat koordinasi hasil verifikasi administrasi dokumen bakal calon legislatif (bacaleg) PPU pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Sebanyak 401 bacaleg dari 18 partai yang mendaftar, seluruhnya diminta untuk melakukan perbaikan.

Ketua KPU PPU, Irwan Syahwana mengatakan dari verifikasi adiministrasi dokumen persyaratannya, hampir tidak ada partai politik yang memenuhi syarat (MS). Ada beberapa hal permasalahannya, utamanya soal kelengkapan berkas.

“Dari 18 Partai politik peserta pemilu 2024 yang ada, masih ditemukan berkas yang tidak sesuai, dalam artiannya belum memenuhi syarat (BMS),” ungkapnya. Sabtu (24/6/2023)

Oleh karena itu, partai politik (parpol) diberikan waktu masa perbaikan mulai dari tanggal 26 Juni – 9 Juli 2023 mendatang. Untuk dapat segera memenuhi syarat pada verifikasi adiministrasi dokumen persyaratan bacaleg oleh KPU PPU ini.

“KPU memberikan waktu masa perbaikan mulai dari 26 Juni – 9 Juli 2023, pemberian waktu ini agar bacaleg partai politik bisa berstatus Memenuhi syarat dalam administrasinya,” ujarnya.

Foto: Suasana verifikasi administrasi Bacaleg di Kantor KPU PPU. (Deddy/RadarMedia)

Harapannya dengan adanya masa perbaikan ini, parpol dengan bacaleg yang belum memenuhi syarat dapat melakukannya secara maksimal dengan waktu yang ditentukan oleh KPU PPU. Agar kiranya bacaleg yang ada di parpol dapat berstatus memenuhi syarat sebelum dilakukan penetapan.

“KPU PPU berharap dari beberapa yang masih tidak memenuhi syarat dapat segera melakukan perbaikan agar berstatus memenuhi syarat serta dari 401 bacaleg tidak ada berkurang satu pun nantinya,” tutup Irwan. (NRD)

Partai Demokrat PPU Ingin Ulangi Kemenangan Pemilu 2019 di 2024

PPU – Ketua Partai Demokrat Penajam Paser Utara (PPU) berkeyakinan dengan duduknya demokrat sebagai ketua DPRD PPU sekaligus sebagai partai pemenang pada saat pemilu 2019 lalu, akan kembali mendapatkan kursi serta porsi yang sama di pemilu 2024 mendatang.

“Kami yakin akan mendapatkan kursi serta porsi yang sama di pemilu 2024 mendatang, faktanya pemilu 2019 lalu kami keluar sebagai partai pemenang,” ujarnya ketua partai demokrat, Jon Kenedi. Rabu (21/6/2023)

Pada dasarnya pihaknya berkeyakinan dengan melihat hasil pemilu lalu, apalagi dengan adanya porsi generasi milenial yang cukup besar dengan jumlah besaran 40 persen.

“Dengan demikian kami yakin akan menjadi partai pemenang kembali bahkan bisa mendapatkan porsi lebih di kursi parlemen mendatang justru dengan segala strategi yang sudah disiapakan,” ungkapnya.

Harapannya kedepan partai demokrat akan lebih dicintai khususnya PPU bahkan akan menjadi partai dengan perolehan suara terbanyak pada pemilu 2024 mendatang, mengingat bahwa ketua DPP Demokrat adalah seoarang anak muda terbaik bangsa ini dalam artian demokrat akan menjadi wadah anak muda dalam berpolitik.

“Demokrat PPU khususnya berharap bisa mengukir kembali sebagai partai pemenang dengan perolehan suara terbanya baik dalam pileg maupun pilkada bahkan pilpres mendatang,” tutupnya. (NRD)

PDIP PPU Yakin Rebut 6 Kursi Parlemen di Pileg 2024

0

PPU – Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan  (PDIP) Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan 6 kursi di parlemen pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

Ketua PDIP PPU, Hartono mengatakan bahwa pengisian Bakal calon legislatif (Bacaleg) PDIP PPU terisi seratus persen dari ketentuan yang ada, untuk pengisian 30 persen keterwakilan perempuan pun terisi penuh yang terbagi di 3 Daerah pilhan (Dapil). PDIP juga tidak menutup diri bagi kaum milenial yang ingin berjuang bersama mereka, faktanya pengisian kamu milenial di PDIP sendiri mencapai 30 persen kaum milenial.

“Alhamdulillah untuk pengisian bacaleg PDIP seratus persen dan keterwakilan perempuan terisi penuh di 30 persen, sedangkan untuk kamu milenial ikut serta berjuang bersama kita berada di angka 30 persen juga,” ujarnya. Rabu (21/6/2023)

Disisi lain PDIP PPU memiliki target yang bukan main-main, PDIP PPU tersendiri menargetkan  6 kursi di parlemen pada pileg 2024 mendatang.

“PDIP PPU jelas memiliki target tersendiri pada pileg 2024 mendatang, yaitu 6 kursi di parlemen dengan terbagi di beberapa dapil. Dapil kecamatan Penajam 2 kursi, Dapil kecamatan Sepaku 2 kursi dan Waru Babulu 2 Kursi,” jelasnya

PDIP PPU berharap segala apa yang menjadi angan-angan serta target yang diinginkan dapat tercapai, PDIP juga berkeyakinan menang Pileg menang Pilkada dan menang Pilpres mendatang.

“Jelas kita berharap apa yang sudah menjadi target dapat tercapai dan berjalan lancar, serta PDIP yakin menang pileg menang pilkada dan menang pilpres pada pesta politik mendatang,” tutupnya. (NRD)

Wadah Kreatifitas dan Sarpras Olahraga Minim, Perlu Suara Milenial di Parlemen

0

PPU – Minimnya ruang kreatifitas menjadi satu masalah para anak muda di Penajam Paser Utara (PPU). Untuk menyelesaikan problematika ini, peranan milinial di parlemen dianggap sangat diperlukan.

Bakal calon legislatif (Bacaleg) Muda Demokrat Daerah Pemilihan (Dapil) Penajam Sagita Yudistira Boga menilai peningkatan sarana dan prasarana olahraga serta wadah kreatif di PPU masih minim. Hal itu menimbulkan permasalahan yang saat ini menjadi kegelisahan para pemuda PPU.

“Program sudah kami siapkan ketika nantinya akan duduk di parlemen, dengan peningkatan sarana dan prasarana olahraga serta wadah kreatif yang terkhusus untuk anak muda,” ujarnya yang akrab disapa Abong, Sabtu (24/6/2023)

Sarana dan prasaranan yang dimaksud seperti wadah untuk mengekspresikan kreatifitas, untuk melukis, berpuisi, teater serta kebudayaannya dan lain sebagainya. Kemudian juga wadah olahraga umum yang memiliki fasilitas penunjang.

“Selama berdirinya PPU sampai detik ini wadah ini sangat minim ada di PPU bahkan tidak ada,” sebutnya.

Sementara itu, lanjut Abong, keluhan ini kerap disampaikan dalam berbagai kesempatan ke pemerintah. Namun urung diimplementasikan.

Maka dari itu, uara pemuda kelak wajib didengar di parlemen khususnya di DPRD PPU. “Atas problem inilah saya meyakinkan diri maju sebagai politik muda PPU dengan perahu politik Demokrat, yang menurut saya adalah wadah yang tepat bagi para pemuda dengan pemimpin muda di DPP,” tegasnya.

Menurutnya, dengan adanya perwakilan milenial di legislatif, ke depannya bakal mampu membawa aspirasi para pemuda kreatif terealisasikan. Sebab, peran generasi muda untuk pembangunan PPU ke depannya sangat dibutuhkan.

“Jika dalam hal ini saya diberikan kesempatan untuk duduk di parlemen, program dan problem ini yang akan disuarakan agar terealisasi segera, demi kemajuan PPU. Serta pemuda bisa menumpahkan kreatifnya di suatu wadah ini,” tutup Abong. (NRD)