Beranda blog Halaman 774

Pelatihan Berbasis Kompetensi Kemnaker Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Sekitar IKN

0

PENAJAM – Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan (Binalavogan) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Muhammad Ali, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau pelatihan batik tulis di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (23/11/2022). Dalam kunjungan itu, ia mengapresiasi adanya upaya peningkatan kompetensi masyarakat dalam mempersiapkan pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN), karena berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat.

Salah satunya ialah pelatihan batik tulis yang masuk dalam program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Mobile Training Unit (MTU) dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda. Menurut Ali, ini merupakan dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan bagi masyarakat sekitar titik nol IKN agar bisa menjadi bagian penting dalam pembangunan IKN.

“Momentum pembangunan Ibu Kota Nusantara harus dimanfaatkan sebaik mungkin bagi masyarakat. Jangan sampai hanya menjadi penonton karena dipastikan dengan adanya pembangunan IKN akan banyak warga yang datang ke Kaltim. Terutama di wilayah IKN, baik itu pekerja atau wisatawan yang ingin melihat langsung perkembangan pembangunan IKN,” kata Ali.
Mantan Kepala BPVP Medan ini menambahkan, program pelatihan yang dihadirkan Kemnaker di wilayah PPU diharapkan terus dilakukan agar semakin berkembang. “Jangan sampai masyarakat PPU jadi penonton saja dengan adanya IKN. Tetapi mereka juga harus mengambil peluang bisnis dari rutinitas tersebut,” bebernya.

Tak hanya pelatihan membatik, pelbagai pelatihan juga diprogramkan Kemnaker melalui Direktorat Binalavogan Bersama BPVP Samarinda, baik secara boarding maupun non-boarding. Mulai dari pelatihan operator alat berat, budi daya ikan air tawar, hidroponik, hingga pelatihan mekanik. Tak hanya itu, juga ada pelatihan pengelolaan air bersih, membatik, barber shop, barista dan lainnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, Suhardi mengungkapkan, hingga saat ini, tercatat sebanyak 332 warga lokal yang telah mendapat pelatihan keterampilan dari Kemnaker. Dan masih ada puluhan warga lokal akan mengikuti pelatihan lainnya.

“Diharapkan pelatihan dari kemnaker bisa mengurangi sekira 3.000 warga yang masih belum mendapat pekerjaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaraja Riski Maulana menyambut baik adanya program pelatihan ini. Karena warganya mendapat beberapa paket pelatihan dari Kemnaker melalui BPVP Samarinda.

“Saat ini dari desa kami sudah memproduksi batik dengan motif asli IKN. Yaitu motif gentong tumpah, yang menjadi ikon peresmian di titik nol IKN yang dilakukan Presiden Joko Widodo bersama 34 gubernur dari seluruh provinsi beberapa waktu lalu,” katanya.
Riski melanjutkan, hasil produksi kain batik dengan motif gentong tumpah yang mengeksplorasi lingkungan sekitar telah dibeli sejumlah pejabat dari ibu kota Jakarta dan telah diikutkan dalam lomba di provinsi dan mendapat juara harapan.

“Alhamdulillah sangat bermanfaat bagi mansyarakat kami. Setelah mendapat pelatihan, dari satu kelompok mampu membuat beberapa motif batik dalam seminggu. Kain tersebut dijual mulai Rp 250.000-Rp 660.000 kepada wisawatan.
Otomatis kegiatan ini akan meningkatkan perekonomian karena pendapatan kami jadi bertambah,” tuntasnya. (sbk/rls)

Cabor Sepak Bola Samarinda Siap Berprestasi di Porprov Kaltim

SAMARINDA – Cabang olahraga (cabor) sepak bola menjadi salah satu yang akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VII di Kabupaten Berau. Sebab itu, Wali Kota Samarinda Andi Harun telah melepas Kontingen Samarinda dari Cabor Sepak Bola agar dapat bertanding di Porprov Kaltim, pada Senin (21/11/2022).

Pelatih Cabor Sepak Bola Kontingen Samarinda, Rully Padengke mengatakan para atlet binaannya sudah siap bertanding.

“Persiapan kami telah matang. Semoga kami bisa mendapatkan hasil terbaik di pertandingan nanti,” ucap Rully saat diwawancarai awak media, Rabu (23/11/2022) sore.

Dirinya juga menyebutkan, untuk bertanding ke Porprov Kaltim pihaknya mengandalkan 24 pemain yang telah berlatih keras selama dua bulan setengah. Rully optimistis dengan kondisi para atlet yang diturunkannya.

“Kualitas pemain sangat baik sekali, seluruh pemain dalam kondisi fit. Semoga apa yang kami ingin tercapai,” ungkapnya.

Meski optimistis, Rully tak memungkiri saingan terbesar cabor sepak bola adalah Kutai Kartanegara (Kukar). Sebab, Kontingen Kukar lebih dulu melakukan training camp (TC) dari pada Samarinda, seehingga persiapannya lebih matang.

Walaupun demikian, ia tetap memberikan motivasi dan semangat para atlet yang akan berjuang di Porprov Kaltim agar dapar menjadi juara.

“Kalau tidak salah mereka sekitar dua bulan lebih dulu melakukan TC. Cuma itu yang kami tahu, karena mereka pernah uji coba dengan kami,” pungkasnya. (Vic)

Bangun PLTN di IKN?

KELOMPOK Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) menggelar kuliah umum dan seminar nasional membahas kesiapan Kaltim dalam ketersediaan pangan, khususnya menyambut Ibukota Negara (IKN), Rabu (23/11) di gedung rektorat Universitas Mulawarman.
Salah satu narasumber yang dihadirkan adalah Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Herman Danrel Ibrahim, yang memaparkan soal ketahanan energi.
Namun ada hal menarik yang disampaikannya, yakni mengenai ketidaksetujuannya jika di wilayah IKN akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Menurutnya, nuklir selain investasinya mahal, juga memiliki risiko bagi penduduk sekitar. Padahal menurutnya kita punya energi yang cukup.
Jika sampai otorita atau kebijakan dari pusat untuk rencana tersebut di IKN, membangun PLTN. Ini bisa menjadi ancaman untuk masyarakat sekitar IKN. Masyarakat sekitar yang sebagian besar menggantungkan hidupnya pada sumber daya alam menurutnya harus paham dulu , pelajari dulu yang benar.
PLTN punya implikasi lain, pertanian sekitarnya bisa terkena dampak.
“Saya kurang setuju dengan nuklir. Dalam pemaparan tadi saya memperlihatkan bahwa tanpa nuklir, kita tetap bisa penuhi. Nuklir ini menurut saya investasinya mahal, dan harga energinya juga mahal. Jadi Kaltim ini berhati-hati ya kalau di IKN nanti mau buat karbo netral tapi yang mau dibuat PLTN. Masyarakat harus paham dulu , pelajari dulu yang benar. PLTN punya implikasi lain, PLTN itu berisiko, pertanian itu habis semua. Makanya KTNA tidak mendukung nuklir, karena nuklir itu kalau aman saja tetap berisiko,” terangnya.
Dijelaskannya, jika dibangun PLTN, butuh lahan luas untuk safety dan security. Karena nuklir itu 10 mill atau 16 kilometer saja dari pusatnya, itu daerah yang tidak akan aman untuk tinggal dan bertanam. Karena itu posisi nuklir memang harus wilayah yang terisolasi dan jauh dari pemukiman dengan lahan yang harus sangat luas.
Senada dengan itu, Ketua Umum KTNA, Yadi Sofyan Noor juga mengatakan, Kaltim memiliki banyak sumber energi yang bisa dipakai. Masih banyak lahan produktif seperti eks tambang, eks HPH yang bisa digunakan, tanpa harus ada PLTN.
“Mendengar soal PLTN tentu membuat kita resah dengan segala resikonya, apalagi kalau kita bicara masalah pembangunan pertanian, kita mendengar soal itu, ya cukup tidak nyaman. Karena kita di Kaltim sudah menyiapkan program pangan kita kedepan. Kita ingin Kaltim menjadi sumber hortikultura dan buah-buahan di Indonesia. Lahan masih luas dan potesinya masih luas untuk menjadi tempat produksi pangan,” ucap Ketua KTNA.
Tentu saja keresahan itu ada, karena KTNA sudah membuat konsep untuk persiapan IKN. Tujuh kabupaten/kota mulai dari Paser, PPU, Balikpapan, Samarinda, Kukar, Bontang hingga Mahulu disiapkan untuk mengambangkan hortikultura dan tanaman buah-buahan. (me)

Kompolnas Ikut Supervisi Pengakuan Ismail Bolong

BALIKPAPAN– Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto mengatakan, proses pemeriksaan terhadap bekas anggota Satuan Intelijen Polresta Samarinda, Ismail Bolong hingga kini masih berlangsung.
Menurut Benny, pihaknya telah melakukan supervisi terkait pernyataan lewat video dari Ismail Bolong bahwa dia sempat menyetor uang miliaran ke sejumlah pejabat Polri dari hasil akivitas tambang ilegal di Kaltim.
“Kami dari Kompolnas juga melakukan supervisi. Kembali dari sini (Balikpapan), juga ada agenda untuk membahas itu,” ujar Benny Mamoto, ditemui di Makopolda Kaltim, Selasa (22/11/2022).

Dalam video yang sempat viral, Ismail Bolong sempat menyebut sejumlah nama petinggi Polri dan Polda Kaltim. Mengenai hal tersebut, menurut Benny, pihaknya bisa saja memanggil nama-nama yang disebutkan.

“Tentunya dalam konteks penyelidikan atau pendalaman informasi, itu akan dilakukan pemanggilan terhadap pejabat yang diduga menerima aliran dana,” jelas Benny.
Benny menambahkan, jika ditemukan adanya indikasi pelanggaran dan keterlibatan oknum Polri, Kompolnas bisa mengeluarkan rekomendasi sesuai kode etik Polri.

“Nah, hasilnya nanti akan ada langkah internal, ini masuk ranah apa. Ranah etik atau ranah pidana,” tambahnya.

Benny menegaskan, terkait nama-nama jenderal yang terkuak di media, masih perlu penyelidikan lebih lanjut, dan masih dalam rangkaian pemeriksaan di Mabes Polri.

“Jadi nama-nama yang beredar di media, apakah itu lewat dokumen dan sebagainya,untuk kebenaran isinya masih dilakukan proses oleh Mabes Polri. Kami pun supervisi, tapi tentunya ada hal-hal yang bisa diutarakan ke publik, ada hal yang masih berjalan,” tutupnya. (Bom)

Jaga Keselamatan Penyeberangan PPU – Balikpapan, Pemerintah Perlu Sosialisasi Alur Distribusi Material IKN

PENAJAM – Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor meminta pemerintah untuk menyosialisasikan alur distribusi material pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal itu sebagai bentuk perhatian atas keselamatan masyarakat yang lalu-lalang PPU-Balikpapan.

Seiring dimulainya pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, material pembangunan sudah mulai didistribusikan ke sebagian lokasi megaproyek tersebut pada pertengahan tahun ini.

Distribusi yang menggunakan tol laut dan melintasi Teluk Balikpapan, tahun depan dipastikan akan semakin masif. Seiring tahap awal pembangunan yang ditargetkan rampung 2024.

“Saya juga melihat, kelihatannya juga sudah mau mulai (pembangunan IKN). Jangan sampai dengan padatnya arus lalu lintas di sana, pemerintah juga tidak memberikan rambu-rambu,” ujarnya, Selasa (22/11/2022).

Hal yang perlu diantisipasi ialah adanya potensi kelalaian, baik yang dilakukan oleh masyarakat maupun oleh nakhoda kapal pengangkut material. Yang pada akhirnya muncul kejadian, seperti kecelakaan.

“Karena kadang masyarakat kita ini, ada saja yang bergerak saat malam. Tidak ada lampu atau keamanan yang lain, kan hal seperti ini perlu diantisipasi,” tandasnya.

Menurut Syahrudin, hal inilah yang harusnya menjadi konsentrasi utama pemerintah dalam kesiapan awal pembangunan IKN. Yakni dengan memberikan sosialisasi langsung ke masyarakat, ke pelaku armada transportasi komersial.
Pasalnya, saat pendistribusian material akan bersinggungan langsung dengan jalur perlintasan penyeberangan umum.

“Tentunya pertama perlu disosialisasikan ke masyarakat, karena di situ ada jalur transportasi masyarakat. Seperti klotok dan speed boat. Pemerintah perlu menginformasikan, kapan itu mulai dilaksanakan,” ujarnya.

Untuk diketahui perkiraan volume material dan logistik IKN mencapai 5 juta meter kubik. Besarnya volume material ini membuat pengangkutan diusulkan menggunakan tol laut.

Selain jumlahnya sangat besar, material kebanyakan didatangkan dari luar Kaltim. Terutama batu, pasir, dan material sejenisnya dari Sulawesi. Selain memudahkan, ongkos pengangkutan material via jalur laut dinilai pemerintah lebih murah.

“Itu wilayahnya Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, karena bersentuhan dengan dua kabupaten/kota. Mestinya KSOP yang punya otoritas untuk menyosialisasikan. Kalau perlu dikumpulkan para pihak, duduk bersama untuk menentukan pola dalam rangka mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Syahrudin. (sbk)

Tahun Depan DPRD Balikpapan Luncurkan Perda Revisi IMTN

BALIKPAPAN – Anggota Komisi I DPRD Balikpapan, Iwan Wahyudi menyebut Perda Izin Membuka Tanah Negara (IMTN) masih dalam tahap revisi, dan diharapkan segera tuntas sehingga bisa
diluncurkan pada tahun 2023.

“Untuk saat ini masih terus dikawal, rencananya tahun depan akan diluncurkan DPRD Balikpapan,” ujar Iwan saat ditemui di ruang kerjanya,  Selasa (22/11/2022).

Politisi Partai PPP ini menyampaikan,
tujuan revisi Perda untuk mempermudah masyarakat agar bisa memproses legalitas atas hak lahan yang dimiliki, sejak dalam proses hingga menjadi sertifikat.

“Ini poin paling krusial bagi kita. Bagaimana proses itu tidak berulang-ulang dan menyita waktu masyarakat. Kita coba untuk mengefektifkan dan mengefisienkan dari segi waktu dan biaya, sehingga melalui revisi Perda itu, nanti konektivitas antara Pemkot dengan Badan Pertanahan yang ada di Balikpapan bisa link and match,” jelasnya.

Untuk saat ini, lanjut dia, DPRD Balikpapan sedang melakukan sosialisasi perda revisi IMTN, sehingga memudahkan masyarakat yang memiliki segel bisa langsung mengurus sertifikat, tidak mengunakan IMTN lagi.

“Di Badan Pertanahan Nasional (BPN) sudah menerima pengurusan sertifikat dengan mengunakan segel dengan mekanisme dan prosedur yang absah,” tambahnya.

Iwan menjelaskan, proses IMTN akan dibuat sesederhana mungkin dan harapannya bisa berkesinambungan antara Pemkot Balikpapan dan masyarakat.

“Perda revisi IMTN masih dibahas, dan secepatnya di tahun 2023 akan diluncurkan. Kita tidak mau terburu-buru sehingga nantinya bisa mendapatkan hasil yang optimal,” tutupnya. (Bom/Adv/DprdBalikpapan)

Dramatis, Bridge Sumbang Medali Pertama Bagi Kaltim

0

BATU – Medali pertama bagi kontingen Kaltim di ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIII/2022 di Malang, Jawa Timur, berhasil disumbangkan Tim Bridge dari nomor beregu. Kolaborasi Tim Kaltim yang terdiri dari senior dan junior, unggul tipis dari Riau yang meraih peringkat 4. Kaltim pun memastikan medali perunggu dengan nilai 58,05, sementara Riau 58,00.

Pertandingan cabor Bridge digelar di Spencer Green Hotel, Kota Batu, Selasa (22/11). Perjuangan Tim Kaltim cukup berat. Pertandingan digelar selama hampir 8 jam. Diawali kemenangan melawan Tim Yogyakarta, kemudian Nusa Tenggara Barat, kalah melawan Riau, kembali menang lawan Kalimantan Tengah, dan kembali bertemu Tim Riau dengan kemenangan tipis. Tim beregu Bridge Kaltim terdiri dari Nugroho Pandu Cahyo, Hamdan, Muhammad Rizki, Heldianur, Wardi, dan Ismail.

Porwanas XIII/2022 Jatim, merupakan ajang perdana bagi Pandu, Hamdan, dan Rizki. “Karena itu kami tidak menargetkan medali di ajang ini. Karena kami tahu kekuatan tim. Tiga pemain baru pertama berpartisipasi di ajang nasional. Jadi cukup tidak di posisi juru kunci. Tapi ternyata medali. Alhamdulillah. Apalagi ini medali pertama bagi kontingen Kaltim, Selamat kepada para pemain. Medali ini kami persembahkan untuk keluarga, wartawan Kaltim, pelatih, dan sponsor yang mendukung kami, kata Kapten Tim Brigde Kaltim, Abi Hasan.

Para Rabu (23/11), perjuangan Tim Bridge Kaltim kembali berlanjut di nomor pasangan. Terdiri dari Pandu-Hamdan, Rizki-Abi Hasan, Heldianur-Ismail. Hasil positif di nomor beregu tak membuat kapten Tim Bridge Kaltim jemawa. “Medali hanya bonus. Yang penting tidak berada di posisi buncit. Karena kekuatan tim lain juga bagus-bagus, mayoritas sudah pernah bermain di ajang ini. Main lepas tanpa beban,” ungkapnya. Abi berharap, medali yang diraih Tim Bridge membuka pundi-pundi medali Kaltim di cabor lain. Seperti futsal, tenis meja, atletik, dan e-sport. (rls)

KPU Perlu Partisipasi Masyarakat dalam Perekrutan Ad Hoc Pemilu 2024

0

PENAJAM – Komisi Pemilihan Umum Penajam Paser Utara (KPU PPU) meminta seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam perekrutan tenaga ad hoc Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024. Hal ini menyusul perekrutan calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Ketua KPU PPU Irwan Sahwana mengatakan, partisipasi masyarakat dalam menentukan petugas ad hoc sangat dibutuhkan. Karena salah satu syarat calon petugas ad hoc adalah tidak terdaftar sebagai anggota partai politik atau pernah menjadi tim sukses pemilihan kepala daerah.

“Saat ini sedang dalam tahap pendaftaran calon anggota PPK. Bagi peserta harus memastikan NIK (Nomor Induk Kependudukan) tidak terdaftar di sistem informasi KPU sebagai anggota parpol. Karena ada warga tidak merasa sebagai pengurus parpol, tetapi namanya tercatat sebagai anggota parpol,” jelasnya, saat sosialisasi regulasi KPU tentang pembentukan dan tata kerja badan ad hoc Pemilu 2024 di Hotel Suite PPU, Selasa (22/11/2022).

Dalam perekrutan calon anggota ad hoc baik itu PPK, PPS dan KPPS diperlukan tanggapan masyarakat, untuk mengantisipasi peserta tersebut terdaftar sebagai anggota partai politik.

“Daya jangkau KPU sangat terbatas, karena itu diperlukan tanggapan masyarakat terhadap calon anggota ad hoc,” sebutnya.

Pada Pemilu 2024, PPU membutuhkan 20 orang untuk PPK dan 162 orang untuk PPS. Pendaftaran PPK dimulai pada 20 hingga 29 November 2022, sementara pengumuman pada 20 sampai 24 November, pendaftaran juga 20 sampai 29 November 2022.

“Pendaftaran PPK akan lebih dahulu dibuka. Menyusul pendaftaran PPS yang baru akan dilakukan pada Desember mendatang. Tidak berbarengan. Masa kerjanya juga berbeda,” terang Irwan.

Masa kerja PPK akan dimulai pada 4 Januari 2022, sedangkan PPS baru mulai pada 17 Januari 2022. Mereka akan membantu KPU dalam melaksanakan persiapan Pemilu di 2024 nanti.

Setiap kecamatan membutuhkan satu PPK yang beranggotakan lima orang. Terdiri dari sekretaris, bendahara dan anggota.

“PPK butuh 20 orang, ada empat kecamatan di PPU, satu kecamatan satu PPK,” sambungnya

Sedangkan untuk PPS, setiap desa atau kelurahan membutuhkan 3 PPS, sedangkan jumlah desa dan kelurahan di PPU sebanyak 54.

Mengenai persyaratan, para pendaftar badan ad hoc tidak terdaftar sebagai anggota parpol dan tidak pernah terlibat sebagai tim sukses pada pemilu sebelumnya. Pendaftaran juga akan mengalami perbedaan pada pemilu kali ini, karena dilakukan melalui aplikasi.

“Nanti berkas akan di-upload menggunakan aplikasi dari KPU RI, Siakba namanya,” tutup Irawan. (SBK)

Sah!! APBD Samarinda Tahun 2023 Sebesar Rp 3 Triliun

SAMARINDA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda tahun anggaran 2023 disahkan sebesar Rp 3 triliun, pada rapat paripurna DPRD Samarinda, Senin (21/11/2022).

Angka tersebut sudah mencakup bantuan keuangan dari pemerintah pusat maupun Pemprov Kaltim. Angka ini lebih besar dibanding pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) sebelumnya yakni hanya sekitar Rp 2,8 triliun.

Atas disahkannya APBD 2023, Ketua DPRD Samarinda, Sugiyono bersyukur dan berharap anggaran sebesar itu tetap memprioritaskan penanganan banjir di Kota Tepian.

Sebab, Pemkot Samarinda dan DPRD telah sepakat agar penanggulangan banjir tetap menjadi perhatian khusus.

“Kami sudah sepakat untuk terus konsisten alokasikan anggaran penanggulangan banjir. Masyarakat perlu juga ikut terlibat pada program banjir seperti menjaga lingkungan,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media di kantornya, Selasa (22/11/2022).

Sugiyono mengakui, APBD 2023 lebih baik dari sebelumnya. Sehingga dalam melakukan program akan mudah tercapai.

“Jumlah itu sangat besar. Harapannya semoga program yang diberikan pemerintah baik secara langsung ataupun melalui Pro-Bebaya dapat terealisasi,” pungkasnya. (Vic)

Samarinda Tempati Posisi Pertama, Perolehan Sementara Medali Porprov Kaltim

0

SAMARINDA– Kontingen Samarinda masih menempati posisi pertama perolehan medali Pekan Olahraga Provinsi VII Kalimantan Timur (Porprov Kaltim) di Berau.

Hingga Selasa (22/11/2022), atlet dari Kota Tepian berhasil meraih 21 medali emas, 18 medali perak, dan 21 medali perunggu.

Posisi kedua, ditempati kontingen asal Kota Raja, Kutai Kartanegara dengan meraih 9 medali emas, 18 medali perak, dan 16 medali perunggu.

Disusul kemudian, kontingen Kutai Timur dengan 7 medali emas, 7 medali perak, dan 16 medali perunggu.

Balikpapan menempati posisi keempat dengan 6 medali emas, 4 medali perak, dan 9 medali perunggu.

Kontingen asal Kutai Barat di posisi lima dengan raihan 6 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu.

Kontingen asal Bontang menduduki posisi keenam dengan memperoleh 5 medali emas, 4 medali perak, dan 13 medali perunggu.

Sedangkan sang tuan rumah Kabupaten Berau, menempati posisi ketujuh dengan memperoleh 4 medali emas, 1 medali perak, dan 9 medali perunggu.

Kontingen asal Paser menduduki posisi kedelapan dengan memperoleh 2 medali emas, 0 medali perak, dan 6 medali perunggu.

Kontingen asal Mahakam Ulu menduduki posisi kesembilan dengan memperoleh 1 medali emas, 7 medali perak, dan 10 medali perunggu.

Di posisi terakhir diisi oleh Kontingen asal Penajam Paser Utara di posisi kesepuluh dengan perolehan 0 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu. (Vic)