spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ratusan Pesepeda Ikuti Lomba Nusantara Bersepeda PHRI PPU

PPU – BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Penajam Paser Utara (PPU) siap menggelar acara Balap Sepeda Cross Country dan Adventure Sepeda gunung (MTB). Ratusan peserta akan bersepeda menjelajahi Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam acara nasional ini.

Acara kelas Nasional ini akan digelar selama dua hari pada Sabtu (20/5/2023) dan Minggu (21/5/2023). Mereka akan bertanding dalam berbagai kelas dengan total hadiah dan hadiah kejutan senilai Rp 50 juta.

“Nusantara Bersepeda ini terbuka untuk umum dan sudah ada lebih dari 300 peserta yang mendaftar,” ujar Ketua BPC PHRI PPU yang juga panitia acara, Sandry Ernamurti, Jumat (19/5/2023).

Kegiatan ini terbagi menjadi dua kelas, yaitu kelas XC Race dengan tujuh kategori dan biaya pendaftaran Rp 150 ribu per kategori. Tujuh kategori tersebut adalah Men Elite usia 19-30 tahun, Master A usia 31-40 tahun, Master B usia 41-50 tahun, Master C usia 51-60 tahun, Junior di bawah 18 tahun, Local Open, dan kategori Women Open.

Baca Juga:   Buka Lomba Masak Serba Ikan, Ketua TP PKK PPU Kampanyekan Gemarikan untuk Atasi Stunting

Sedangkan untuk kelas Mountain Bike Adventure Nusantara terbagi menjadi dua kategori dengan biaya pendaftaran Rp 100 ribu per kategori, yaitu kategori laki-laki dan kategori perempuan.

Lokasi sirkuit berada di Kampung Inggris Sansis Children Kelurahan Lawe-Lawe, Penajam. Sandry memastikan bahwa ada berbagai hal istimewa dalam kegiatan ini.

“Balapan ini pertama kali diadakan sejak penetapan IKN di PPU. Jadi kegiatan ini juga akan memperkenalkan kearifan lokal PPU secara lebih luas lagi,” sebutnya.

Sandry menjelaskan beberapa tujuan yang ingin dicapai melalui perlombaan ini. Pertama, untuk menggairahkan para pecinta sepeda dan para atlet sepeda.

“Melalui kegiatan ini, bakat dan kemampuan mereka akan tersalurkan,” ucapnya.

Kedua, untuk memupuk bakat dan keterampilan pesepeda di Kabupaten PPU. Karena dalam lomba ini juga diikuti peserta dari luar daerah, maka para pesepeda lokal juga ikut terpacu meningkatkan kemampuan mereka, sehingga secara tidak langsung bakat mereka menjadi terasah.

Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan kunjungan wisata sekaligus meningkatkan tingkat hunian kamar hotel dan penginapan di PPU. Sebelumnya, tamu yang berkunjung ke PPU lebih banyak menginap di Kota Balikpapan, tetangga PPU.

Baca Juga:   Buron 5 Bulan, Pencuri Alat Berat di PPU Diringkus di Balikpapan

“Oleh karena itu, peserta Nusantara Bersepeda ini kami arahkan untuk menginap di Kabupaten PPU. Setidaknya ada 10 hotel dan penginapan yang secara resmi terdaftar di Kabupaten PPU. Sehingga, kami mengarahkan peserta untuk menginap di 10 hotel dan penginapan tersebut,” terang Sandry.

Kesepuluh hotel tersebut adalah sebagai berikut:

  1. The Rich Hotel
  2. Venus Hotel
  3. Istana Pantai Amal
  4. Aqila Hotel
  5. Kalimantan Hotel
  6. Bunga Nyiur Hotel
  7. Ika Hotel
  8. Royal Hotel
  9. Penginapan Nugraha
  10. Penginapan Mitra Pasundan.

Sandry juga menyatakan bahwa lomba ini diadakan sebagai persiapan menyongsong pindahnya IKN. Saat ini, wilayah IKN masih berada di wilayah PPU.

“Melalui Nusantara Bersepeda Jelajahi Ibu Kota Baru Indonesia, diharapkan Kabupaten PPU semakin dikenal luas hingga ke tingkat global. Hal ini juga mencakup pengenalan seluruh Kabupaten PPU sebagai kawasan IKN, bukan hanya di Kecamatan Sepaku,” pungkas Sandry. (SBK)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER