Beranda blog Halaman 756

Hetifah Minta Pemkab PPU Perkuat Penerapan Muatan Lokal Bahasa Daerah di Sekolah Lewat Perda

0

PPU – Keberagaman bahasa daerah merupakan salah satu kekayaan dan kekuatan Republik Indonesia. Oleh karena itu, keberadaanya mesti dipertahankan dan dilestarikan oleh semua elemen, terkhusus pemerintah.

Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Hetifah Sjaifudin menggelar Diskusi Pendidikan Selasa (22/8/2023). Bertemakan “Implementasi Nilai-nilai karakter kebangsaan sebagai bentuk merdeka belajar”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga PPU (Disdikpora), guru penggerak serta Kepala sekolah SMA-SMK se-Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser. Hetifah dalam kesempatan ini mengatakan kegiatan ini digelar untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan kebangsaannya. Utamanya bagi para siswa maupun guru di dalam kurikulum merdeka.

“Jiwa nasionalisme ini bukan hanya saat jadi mahasiswa, baru bicara soal negara dan kebangsaan. Maka dari itu Kita mulai memupuk hal ini bukan hanya dari sekolah, melainkan di rumah juga,” ujar dia.

Selain itu, mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni juga perlu. Terlebih dalam menghadapi hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) dari segi pendidikannya.

Lanjut Hetifah, dikarenakan banyaknya juga bahasa daerah yang mulai punah. Serta tenaga pengajar bahasa kedaerahan ini yang minim bahkan hampir tidak ada.

“Kita sangat perlu memperkuatkan kependidikan bahasa daerah bagi PPU dan Paser yang sudah mulai punah. Dengan memperkuat program sekolah berupa muatan lokal bahasa daerah. Dengan menyekolahkan para pendidik agar mumpuni dalam mengajarkan bahasa daerah tersebut,” jelas Hetifah.

Dia juga berharap hal ini menjadi keterlibatan Pemerintah Daerah (Pemda) baik PPU maupun Paser. Keterlibatan ini dituangkan melalui peraturan daerah (perda) dalam program pengajaran bahasa daerah.

“Kita akan mendorong pula akan menjadi peraturan di pusat nantinya. Kita inginkan Pemda bisa menuangkan hal ini berupa Perda, kalo ini sudah bagus dari bawah maka kita akan dorong di pusat juga. Jadi daerah tidak lagi menunggu-nunggu peraturan pusat,” tutup Hetifah. (NRD)

Pewarta: Deddy PZ
Editor: Robbi Syai’an

KPU PPU Umumkan 355 Bacaleg, Masyarakat Diminta Menanggapi

PPU – Berdasarkan hasil Pleno Daftar Caleg Sementara (DCS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU), sebanyak 355 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dinyatakan memenuhi syarat. Sedangkan sisanya, yaitu 27 Bacaleg gugur lantaran tidak memenuhi syarat (TMS).

Komisioner KPU PPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Tono Sutrisno menyampaikan, sebelumnya tptal jumlah Bacaleg ada 382. Selanjutnya setelah menetapkan DCS, KPU PPU akan menerima tanggapan masyarakat untuk seluruh Bacaleg DCS ini.

“Per 19 Agustus dan sampai tanggal 23 itu masa pengumuman, sekaligus juga sampai tanggal 28 itu masa penerimaan oleh KPU terkait pemasukan dan tanggapan oleh masyarakat,” jelasnya, Senin (21/8/2023).

Adapun dari 18 partai politik (parpol) peserta Pemilu 2024, seluruhnya memiliki Bacaleg. Nantinya, bagi yang tetap memenuhi syarat akan masuk ke penetapan daftar calon tetap di bulan November 2023.

“Tanggapan masyarakat ini Kami perlukan, bila ada informasi atau temuan-temuan terkait bacaleg, misalnya ada yang mungkin masyarakat lebih tahu ada informasi yang tidak memenuhi syarat,” sambungng Tono.

KPU memberi ruang masyarakat untuk memantau dan bisa memberikan masukan atau tanggapan atas nama-nama bacaleg tersebut. Selain bisa mengecek DCS yang sudah dipublikasikan lewat media massa, masyarakat juga bisa mengecek data bacaleg tersebut lewat situs resmi kepemiluan milik KPU Kaltim di kaltim.kpu.go.id.

Melalui situs tersebut, masyarakat bisa menyampaikan tanggapan dan masukan atas DCS yang sudah ditetapkan. Selain lewat situs tersebut, KPU juga membuka helpdesk pelayanan masukan dan tanggapan masyarakat di Sekretariat KPU PPU di Kilometer 9 Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

Tono menerangkan, masukan atau tanggapan yang diajukan bisa beragam. Misal, ada masyarakat yang mengetahui jika ada yang masih berstatus pegawai negeri sipil (PNS) dan belum mengajukan cuti. Atau sempat tersandung kasus ijazah palsu atau terpidana korupsi yang sempat dicabut hak politiknya usai pencabutan hak politik tersebut dalam pemilu kali ini.

Pasca tahapan ini, KPU PPU akan melanjutkan ke tahap penyusunan hasil masukan dan tanggapan masyarakat. Perekapan akan dilakukan sesuai dengan jumlahnya yang diimpor di Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

“Kemudian kami lanjutkan dengan klarifikasi kepada partai politik atau calon yang bersangkutan, terkait dengan masukan dan tanggapan masyarakat itu,” jelas Tono.

Jika nantinya ada temuan terkait bacaleg yang dinyatakan TMS, maka akan ada tahapan penggantian bacaleg dari parpol. Tahapan penyusunan daftar calon tetap (DCT) baru akan dilakukan pada 24 September hingga pengumuman pada 4 November mendatang. (sbk)

Cendhani, Satu-Satunya Paskibraka PPU dari SMKN 3 PPU Terima Penghargaan

0

PPU – Para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Penajam Paser Utara (PPU) 2023 telah menjalani masa pendidikan dan pelatihan selama 14 hari. Serta telah tuntas menjalankan tugas pengibaran sang merah-putih dan disambut meriah di sekolah asal mereka.

Salah satunya ialah siswa-siswsi yang berasal dari SMK Negeri 3 PPU bernama Cendhani Heksa Saputri. Dia yang duduk dikelas XI Desain Komunikasi Visual (DKV).

Cendhani mengungkapkan bahwa sambutan hangat dari sekolahnya ini menambahkan semangat tersendiri bagi dirinya. Apalagi dengan adanya penghargaan dari sekolah berupa piagam.

“Suatu kebanggan sekali bagi Saya, apalagi melihat sambutan yang sangat meriah serta penghargaan diberikan kepada Saya dari sekolah. Hal ini juga menjadikan semangat tersendiri bagi Saya,” ungkapnya cendhani, Senin (21/8/2023).

Cendhani juga merupakan satu-satunya perwakilan dari sekolahnya yang terpilih sebagai Paskibraka PPU 2023 untuk mengibarkan sang merah putih di tingkat kabupaten. Suatu kebanggaan yang tak bisa ternilai bagi dirinya, bukan hanya membanggakan orang tua akan tetapi membanggakan sekolah.

“Dengan adanya Saya sebagai perwakilan satu-satunya, pastinya Saya berharap ini menjadi motivasi adik-adik yang ingin menjadi paskibraka dan mengibarkan sang merah-putih. Bukan hanya di kabupaten saja, akan tetapi bercita-cita pula mengibarkan di tingkat Nasional,” tegas dia.

Cendhani berharap di 2024 mendatang, perwakilan dari SMKN 3 PPU bisa lebih termotivasi. Serta keinginan adik-adik menjadi paskibraka semakin kuat.

“Serta bagi yang di tahun ini belum bisa terpilih ditahun selanjutnya bisa terpilih,” tutup dia. (NRD)

Pewarta: Deddy PZ

Editor: Nur Robbi Syai’an

Lomba Gerak Jalan di PPU Diikuti Ribuan Peserta

0

PPU – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam Pongrewa melepas keberangkatan sebanyak 2.496 peserta lomba gerak jalan. Gelaran ini merupakan bagian dari semarak peringatan HUT ke-78 RI 2023 ini, Senin, (21/8/2023).

Lomba gerak jalan ini dilaksanakan melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU yang terdiri dari tingkat SD,MI,SMP/MTS, SMA,MA dan organisasi perangkat daerah (OPD). Seluruh peserta berangkat dengan mengenakan berbagai atribut dan kostum menarik berangkat mulai dari Halaman Dome Pemkab PPU dan berakhir di Halaman Kantor Setkab PPU.

“Alhamdulilah lomba gerak jalan ini selain dalam rangka memeriahkan HUT RI, juga bagian dari wujud kebersamaan masyarakat PPU. Kita yang solid, kompak dan terus bersama-sama membawa berbagai perubahan dan kemajuan bagi PPU yang Kita banggakan ini,” ujar Hamdam.

Rasa syukur itu diungkapkan sebab sudah sejak lama tidak ada kegiatan serupa diadakan. Terakhir diadakan, sebelum pandemi Covid-19 dua tahun lalu.

Melalui semarak gerak jalan yang dengan antusias oleh para peserta ini, Hamdam merasakan semangat kemajuan daerah. Baginya, ini juga merupakan kado terindah menjelang akhir priode kepimpinannya.

“Kegiatan ini tentu menjadikan semangat tersendiri bagi Kabupaten PPU, terlebih menambah rasa syukur Kita. Karena Alhamdulillah, Kabupaten PPU tetap aman tanpa gangguan apapun serta beragam kemajuan dan pembangunan yang terus kita rasakan. Saya berharap masyarakat kabupaten PPU tetap kompak, solid dan terus menjaga daerahnya untuk tetap kondusif, dan ikut menjadi bagian dalam memajukan Kabupaten PPU menjadi Serambinya Nusantara,” pungkasnya. (sbk)

1 Hektare Lahan di Babuku Terbakar, DPKP dan Satpol-PP PPU Berhasil Padamkan

0

PPU – Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur dibantu Satpol Pamong Praja setempat, Senin (21/8/2023), ini berhasil memadamkan kebakaran lahan di Kecamatan Babulu.

“Luas area yang terbakar sekitar 1 hektare di RT 02, Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, PPU. Laporan adanya kebakaran lahan dilakukan oleh Pak Yuni, warga setempat,” ujar Koordinator Lapangan DPKP Kabupaten PPU Pos Babulu Taufik Rahman dalam keterangan tertulis yang diterima di Samarinda, Senin (21/8/2023).

Ia menjelaskan, laporan masuk ke pihaknya tentang kebakaran lahan tersebut dilakukan Yuni pada Senin ini, pukul 15.50, kemudian pihaknya dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung bergerak ke lokasi dan tiba pukul 16.05 WITA.

Seusai dengan prosedur, lanjut Taufik, tim gabungan kemudian langsung melakukan pemadaman, sehingga tim berhasil memadamkan api dalam waktu 35 menit, tepatnya selesai pukul 16.40 plus pendinginan di lokasi kebakaran.

“Setelah menerima laporan, petugas piket langsung meluncur ke lokasi tersebut menggunakan dua unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Babulu dan langsung melaksanakan pemadaman. Setelah kami pastikan padam, tim kemudian kembali ke posko untuk bersiaga lagi,” katanya.

Ia melanjutkan, petugas yang melakukan pemadaman di lokasi antara lain Irawan Dahlian selaku komandan ragu, kemudian Saifur Rohman, Soni S, Budi Hasmi, dan Nanang Cahyanto.

Untuk meminimalisir atau menghindari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), maka ia mengajak semua elemen masyarakat saling menjaga dan saling mengingatkan, seperti tidak sembarang melakukan bakar-bakar, kemudian tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di sembarang tempat.

“Ini musim kemarau yang banyak daun dan ranting kering yang sangat rawan terbakar, sehingga jika ada sedikit saja percikan api, maka akan mudah terbakar, maka semua harus waspada,” katanya. (Ant/MK)

Kemeriahan HUT Ke-78 RI di RT 10 Desa Girimukti, Semangat Gotong-Royong Warga

0

PPU – Dalam rangka memeriahkan perayaan Kemerdekaan ke-78 RI, sejumlah kelompok masyarakat menyambut hari kemenangan di masing-masing RT. Mulai dari mendekorasi lingkungan dan mengadakan berbagai perlombaan.

Semua itu merupakan bagian dari upaya untuk memaknai tema HUT RI  tahun ini, yaitu  “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”. Tema ini dinilai sebagai cerminan semangat dan tekat bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan masa depan.

Salah satu RT yang cukup antusias menyambutnya kali ini adalah RT 10 Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Hampir di setiap sudut lingkungan RT 10, dihiasi dengan ornamen merah putih, seperti bendera, umbul-umbul dan berbagai hiasan lainnya.

Ketua Pantia, Torro mengungkapkan semua itu merupakan hasil gotong-royong seluruh warga di RT 10. Bersama-sama bergerak untuk mengahdirkan kemeriahan 17an di jalanan dan sekitar rumah masing-masing.

“Semua dikerjakan dengan gotong-royong seluruh masyarakat RT 10. Idenya juga dari masyarakat, kepanitiaan hanya mengarahkan saja,” ujarnya, Sabtu (19/8/2023).

Lomba memasukkan paku dalam boto kategori orang tua.

Termasuk juga gelaran berbagai perlombaan. Mulai dari lomba lingkungan indah, paduan suara, jalan sehat sampai kategori lomba anak-anak dan lomba untuk kalangan orang tua.

Diantaranya mamasukkan paku dalam botol, lomba balap karung, makan krupuk dan banyak lagi. Sejumlah anak-anak riang gembira mengikuti berbagai perlombaan itu.

Pelepasan jalan sehat.
Jalan sehat warga RT 10.

Kegiatan lomba dipusatkan di sebuah tanah lapang di lingkungan RT 10. Panggung seni dan spot foto bertema klasik, lengkap dengan replika Soekarno sebagai Presiden pertama dihadirkan. Menambah suasana peringatan kemerdekaan lebih terasa.

Para orang tua saat mendukung sang anak dalam lomba balap karung.

Tepuk tangan dan pekik para orang tua saat mendukung anaknya berlomba sahut-menyahut memenuhi lapangan perlombaan. Gelaran itu diadakan sejak 17 Agustus dan puncaknya diadakan pada 19 Agustus dengan jalan sehat berhadiah pada pagi hari, dan ditutup dengan malam hiburan.

Adapun dana untuk menggelar berbagai acara itu berasal dari iuran masyarakat. Ada juga bantuan dari berbagai pihak. Termasuk juga pengerjaan dan pengadaan seluruh perlengkapanya.

Lomba makan kerupuk.

Pembagian hadiah.

“Semua yang terlibat di dalam gelaran ini warga sini, jadi semua saling membantu. Seperti yang mengerjakan instalasi, membuat kerajinan, ngecat dan lain-lain adalah warga yang kebetulan bisa,” jelas Torro.

Panitia acara.
Salah satu spot foto di pusat kegiaatan acara.

Kegiatan ini diadakan hampir di setiap momen peringatan HUT RI. Namun antusias warga dalam gelaran kali ini lebih dibandingkan tahun sebelumnya, karena pandemi Covid-19.

“Semoga ke depan warga makin antusias lagi. Dan untuk para pemuda, bisa semakin semangat untuk menggelar kegiatan lagi kedepannya,” tegasnya.

Ketua RT 10, Suhardi (kiri) dan Ketua Panitia Acara, Torro.

Senada, Ketua RT 10 Suhardi mengaku bangga dengan kekompakan warga RT-nya. Dalam mengikuti rangkaian perlombaan 17 Agustus kali ini, mulai dari anak-anak hingga para orang tua.

Ia melihat perlombaan yang melibatkan seluruh lapisan warga ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga semangat gotong-royong. Serta menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan sosial.

“Momen-momen hari kemerdekaan Republik Indonesia ini tahun 2023 ini, alhamdulillah antusias. Harapannya untuk warga RT 10 terkhusus, bisa terjalin tali silaturahmi, guyub rukun dan bisa terus bertatap muka,” tutupnya. (SBK)

Ummu Hasanah, Anak Seorang Nelayan Pembawa Baki Paskibraka PPU di HUT Ke-78 RI

0

PPU – Sosok anak nelayan berasal dari Kelurahan Janebora, Kecamatan Penajam sukses mengisi posisi sebagai pembawa baki di Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Penajam Paser Utara (PPU) 2023.

Ummu Hasanah, putri pertama dari pasangan Hamsah dan Mariani itu mengisi sejarah dalam gelaran kemerderkaan ke-78 Republik Indonesia (RI) di Benuo Taka.

Dia mengatakan sempat tidak percaya atas dirinya yang sebagai pembawa baki Paskibraka PPU 2023. Karena pada awalnya dia berada di pasukan 17.

Pun dirinya tidak mempunyai keinginan menjadi pembawa baki. Dikarenakan banyaknya sosok calon pembawa baki yang lebih mumpuni dari dirinya.

“Saya sempat tidak percaya terpilih menjadi pembawa baki. Apalagi terpilihnya saya di 2 hari sebelum pengibaran,” ungkap Ummu usai upacara penurunan bendera di Kantor Bupati PPU, Kamis (17/8/2023).

Dia bersyukur pada akhirnya menjadi yang terpilih. Ummu menerima dan memberikan yang terbaik atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya.

“Saya sudah laksanakan apa yang menjadi kepercayaan para pelatih kepada Saya,” ujar dia.

Belum lagi, Ummu sempat berkecil hati, sebab dirinya hanya anak seorang nelayan. Perasaan itu juga mampu dijawabnya dengan gerakan serta fokus di depan duplikat sang merah-putih. Baik penaikan maupun penurunan.

“Saya sempat berpikir, apakah Saya yang hanya anak seorang nelayan pantas sebagai pembawa baki. Akan tetapi alhamdulillah, dipercayakan ke Saya,” tutur dia.

Usai ini, Ummu memantapkan diri perjuangannya tidak akan terhenti hanya di titik ini. Pengalaman dan pembelajaran yang didapat selama masa karantina akan terus didedikasikan untuk penerusnya nanti.

“Ini bukan akhir akan tetapi ada tugas lainnya di kepaskibrakaan yang harus Saya hadapi ke depannya. Semoga apa yang Saya dapatkan di masa karantina, dapat bermanfaat bagi generasi selanjutnya,” demikian Ummu. (NRD)

Pewarta: Deddy PZ
Editor: Nur Robbi Syai’an

Upacara Kemerdekaan Ke-78 RI di PPU, Semangat Persatuan Dukung IKN

0

PPU – Upacara kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Penajam Paser Utara (PPU) berjalan khidmat. Dalam momentum ini, seluruh masyarakat PPU diajak untuk memperkuat persatuan dan dukungan terhadap pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Upacara Peringatan ke-78 HUT RI digelar di Halaman Kantor Bupati PPU Kilimeter 9 Nipah-Nipah. Dipimpin Komandan Upacara AKP Dian Kusnawan. Ketua DPRD PPU, Syahrudin M Noor bertindak selaku pembaca Naskah Proklamasi. Serta diiringi oleh Korsik Gita Praja Wibawa Satpol-PP PPU.

Tidak hanya para peserta upacara, seluruh masyarakat di kelurahan/desa turut menggelar kegiatan serupa. Bahkan di beberapa titik, pengendara yang melintas di PPU turut untuk sejenak berhenti dan mengambil sikap tegas pada saat pengibaran bendera merah-putih.

Bupati PPU Hamdam Pongrewa selaku inspektur upacara menyampaikan tema besar “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”. Adapun makna dari tema ini sendiri sebagai gambaran pencapaian yang sukses diraih.

Membuat posisi Indonesia menguntungkan dalam melanjutkan gerak pembangunan negara. Melalui tema tersebut, diharapkan dapat menjadi dorongan bagi bangsa Indonesia untuk terus bergerak maju.

“Kegiatan ini bukan hanya serangkaian seremoni. Tapi merupakan pengingat, bahwa untuk dapat mengibarkan bendera hari ini ada begitu banyak orang yang menghibahkan darahnya, tenaganya, dan air matanya mari kita renungkan jasa-jasa pahlawan kita,” tuturnya.

Lebih dari itu, bendera merah-putih yang berkibar harus dianggap sebagai simbol yang menyatukan. Maka dari itu, ia juga mengajak untuk terus melakukan hal positif agar bendera merah-putih dapat terus berkibar di Tanah Air.

“Mari Kita lanjutkan cita-cita perjuangan kemerdekaan para pendahulu. Dengan terus berkarya sesuai bidang masing-masing, serta turut memajukan pembangunan dan kesejahteraan bangsa, khususnya masyarakat PPU,” ungkap Hamdam.

Merawat semangat kebersamaan dan menjaga situasi daerah tetap kondusif harus menjadi bagian yang harus terus dilakukan. Apalagi memasuki tahun politik, tentu akan banyak hal yang menjadi potensi untuk memecahbelah masyarakat.

“Momentum hari kemerdekaan ini, harus terus Kita jadikan untuk semakin memantapkan dan mengokohkan persatuan. Karena menjelang tahun politik ini kepentingan negara itu harus di atas kepentingan golongan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga meminta seluruh lapisan masyarakat dapat bahu-membahu mendukung pemindahan IKN. Sebab saat ini tengah banyak isu yang mengganggu stabilitas Nasional yang menginginkan rencana ini tidak dilanjutkan.

“Saya pikir memang sebaiknya perlu mengerahkan kekuatan penuh, agar memperkuat bahwa pemindahan IKN ini bukan sekedar wacana, tapi konkret,” pungkasnya. (SBK)

Kabupaten PPU Punya Sentra Sepatu Lokal

0

PPU – Penajam Paser Utara (PPU) resmi memiliki sentra industri sepatu yang berpusat di Kecamatan Babulu. Ini merupakan sentra sepatu pertama yang ada di Benuo Taka.

Secara resmi Bupati PPU Hamdam Pongrewa melaunching sentra sepatu di Jalan Pasar Baru, Kecamatan Babulu pada Rabu (16/08/23). Ia menyampaikan apresiasi atas diluncurkannya pusat industri alas kaki ini di daerahnya.

Ia menilai, lahirnya sentra sepatu berkat kerjasama Dinas KUKM Perindag dan Dekranasda PPU ini dapat memberikan nilai ekonomi untuk masyarakat di PPU. Serta sebagai wujud perhatian pemerintah daerah.

“Kita punya komitmen yang sama untuk memberikan dukungan kepada para pengrajin sepatu di Babulu ini. Pemerintah daerah tentu akan terus memonitoring dan evaluasi. Saya yakin pasti jadi, pasarnya ada jelas,” ucapnya.

Satu yang mesti dipahami pula, langkah hingga terwujudnya sentra sepatu ini didasari dengan konsep pemberdayaan. Hal ini merupakan langkah yang saat ini difokuskan pemerintah daerah dalam menyongsong pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN).

‘’Ini merupakan salah satu bukti nyata, bahwa upaya yang telah Kami lakukan bersama menumbuhkan beragam UMKM dengan potensi yang ada. Terlebih seiring dengan dijadikanya sebagian wilayah PPU menjadi Ibu Kota Negara, sehingga secara tidak langsung Benuo Taka menjadi Serambi Nusantara,” jelas Hamdam.

Senada Ketua Dekranasda Satriyani Sirajuddin menyampaikan menyampaikan bahwa kegiatan ini berawal dari motivasi untuk memberikan lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Demi kesejahteraan masyarakat PPU seiring dengan ditetapkannya PPU sebagai IKN.

“Dekranasda berkomitmen bersama dengan pemerintah daerah akan mengembangkan sentra-sentra yang ada di PPU. Semoga ke depannya kita bisa menetapkan Kecamatan Penajam sebagai sentra pembuatan tas anak sekolah,” tutup dia. (sbk)

Dana CSR Perusahaan di PPU Diwajibkan Dukung UMKM dan SDM Lokal

0

PPU – Dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan yang ada di Penajam Paser Utara (PPU) tahun depan akan difokuskan pada dua hal. Yakni mengisi program pemerintahan di sektor pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

Hal itu terungkap usai rapat koordinasi sinergitas antara program prioritas pembangunan daerah dengan program  Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Bupati PPU Hamdam menyampaikan kegiatan ini dalam rangka mensinkronisasikan apa yang telah menjadi program pemerintah daerah di rencana APBD 2024.

“Dengan adanya Forum TJSL tentu ke depannya semua akan bisa kita transparansikan kepada masyarakat dan bisa Kita pertanggungjawabkan,” ungkapnya, Rabu (16/8/2023).

Ia menyebutkan Forum TJSL saat ini bekerja dengan sangat baik. Dilihat dari telah disusunnya rencana prioritas TJSL di 2024. Selain bantuan sosial, Hamdam menilai sangat penting jika pemerintah daerah bersama Forum TJSL fokus kepada pemberdayaan masyarakat.

“Saya cukup banyak memantau dan mendengarkan kegiatan-kegiatan sosial, kegiatan-kegiatan tanggung jawab kepada masyarakat selama ini, baik itu yang bantuan langsung, bantuan sosial. Termasuk juga dalam rangka pengembangan SDM, pengembangan UMKM dan banyak lagi yang lainnya, saya menyaksikan langsung,” jelas Hamdam.

Lebih lanjut dengan adanya rapat koordinasi ini untuk menjamin transparansi penggunaan anggaran masing-masing. Pemerintah daerah mengalokasikan melalui program-program di APBD dan tanggung jawab Forum TJSL kepada manajemen perusahaan.

“Sehingga kemungkinan untuk terjadinya overlap atau tumpang tindih pendanaan tidak terjadi, hal ini positif bagi kita semua untuk sama-sama mempertanggungjawabkan kepada masyarakat apa yang sudah kita lakukan,” pungkas Hamdam. (sbk)