Beranda blog Halaman 749

Sinergitas Media Kaltim dan Dandim 0913/PPU: Penguatan Informasi dan Keamanan di Tengah Pembangunan IKN

PPU – Dalam suasana penuh keakraban, meskipun padatnya aktivitas, Dandim 0913/Penajam Paser Utara (PPU) Letkol Inf. Arfan Affandi tak melewatkan kesempatan berdiskusi dengan pemimpin Media Kaltim Grup, dalam kegiatan ‘Roadshow Partnership Trip Media Kaltim Grup’ di Benuo Taka, Jumat (15/9/2023).

Kunjungan ini dipimpin langsung CEO Media Kaltim Grup, Agus Susanto, bersama Direktur Media Kaltim, Rini Ernawati, Kepala Biro Media Kaltim PPU, Robbi Syai’an, dan Jurnalis Radar Ibukota, Deddy Pz. Rombongan diterima di ruang kerja Dandim.

“Terima kasih, Pak Dandim yang sudah meluangkan waktu menerima rombongan Media Kaltim Grup. Kunjungan ini tak lain untuk mempererat silaturahmi dengan Kodim 0913/PPU,” kata Agus mengawali percakapannya.

Dalam pertemuan tersebut, banyak hal yang dibahas. Termasuk peran media dalam menyampaikan informasi ke masyarakat.

“Peran media sangat krusial. Bagi kami, informasi dari masyarakat menjadi rujukan dalam mendeteksi potensi konflik,” ujar Dandim.

Dengan demikian, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kemitraan dan sinergitas. Karena itulah, Dandim menekankan pentingnya penyebaran informasi terkait Ibu Kota Nusantara (IKN) kepada masyarakat dengan akurat.

“Terlebih dengan progres pembangunan IKN yang begitu pesat, tentunya tugas utama TNI, khususnya Kodim 0913/PPU, adalah menjamin perlindungan dan keamanannya,” tambahnya.

Meskipun berlangsung formal, suasana pertemuan tetap santai. Pada kesempatan ini, Manajemen Media Kaltim Grup memberikan apresiasi berupa cinderamata poster eksklusif dengan tulisan “Tangguh Humanis”, melambangkan karakter Letkol Inf. Arfan Affandi yang tegas namun tetap humanis dalam menjaga wilayah. (SBK)

Pewarta: Robbi Syai’an
Editor : Agus Susanto

Sosok Pj Bupati PPU Dipastikan, Hamdam Bertemu Makmur Marbun

0

PPU – Sosok calon penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) nampaknya sudah dapat dipastikan. Lewat pertemuan langsung Bupati PPU, Hamdam Pongrewa dengan Makmur Marbun di Jakarta, Jumat malam (15/9/2023).

Kepastian itu seperti yang dikabarkan Asisten II Setkab PPU, Nicko Herlambang melalui melalui cerita Whatsapp. Ia membagikan momentum pertemuan antar keduanya.

“Setiap pemimpin ada masanya, setiap masa ada pemimpinnya. Tidak ada yang abadai kecuali perubahan,” tulisnya tersemat dalam tangkapan foto bersama.

Seperti diketahui, masa kepemimpinan Hamdam efektif berakhir pada 19 September 2023. Adapun penggantinya, seperti dikabarkan sebelumnya ialah Direktur Produk Hukum Daerah di Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), Makmur Marbun.

Ia ditunjuk oleh Mendagri untuk mengisi kekosongan kepala daerah PPU lebih setahun ke depan. Hingga terpilihnya bupati baru hasil Pilkada 2024 mendatang.

Pilihan itu sejatinya di luar dari nama-nama yang diajukan. Baik dari DPRD PPU, pun Pemprov Kaltim. Penunjukkan ini mengacu pada Permendagri 4/2023.

Lebih lanjut, dalam pertemuan itu, nampak Hamdam mengenakan kemeja lengan pendek berwarna abu-abu. Sementara Makmur mengenakan batik warna ungu. Keduanya bahkan sempat saling menggenggam tangan, tanda semangat kebersamaan.


Nampak pula pertemuan itu turut didampingi Nicko Herlambang dan Anggota Komisi III DPRD PPU, Bijak Ilhamdani.

“Bertemunya di Jakarta. Semoga dimudahkan semua,” kata Nicko saat dikonfirmasi Media Kaltim melalui pesan singkat.

Sekadar informasi, berakhirnya masa kepemimpinan Hamdam sebagai bupati telah diumumkan oleh DPRD PPU pada 6 September lalu. Adapun serah terima jabatan (sertijab) ke Makmur, dijadwalkan dilakukan pada 19 September di Kantor Gubernur Kaltim. (SBK)

DP3AP2KB PPU Terus Sosialisasikan Penerapan Perda PUG dalam Pembangunan Daerah

PPU – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Penajam Paser Utara (PPU) terus menyosialisasikan Perda Pengarusutamaan Gender (PUG). Sebagai upaya untuk memberikan pemahaman hukum terhadap masyarakat luas.

Peraturan Daerah (Perda) 2/2023 tentang PUG dalam Pembangunan Daerah telah disahkan pada awal 2023 ini. Sebelum diimplementasikan secara penuh, dinas teknis, yakni DP3AP2KB PPU terus menyosialisasikan regulasi ini di banyak kesempatan.

Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (KGPP) di DP3AP2KB PPU, Yayuk Ekapratiwi mengatakan pasca ditetapkan pihaknya langsung mulai mempersiapkan sosialisasi peraturan tersebut. “Setelah adanya peraturan daerah itu, kita akan sosialisasi dulu,” kata Yayuk Ekapratiwi, Jumat (15/9/2023).

Diketahui Peraturan Daerah yang ini diusulkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten PPU pada 2022 lalu. Selanjutkan akan ditindaklanjuti dengan sosialisasi mulai dari tingkat desa kelurahan hingga Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).

“Sosialisasi perda tersebut akan dilakukan kepada semua OPD dan desa dan Kelurahan,” ujarnya

Selain hingga tingkat OPD, Yayuk berharap kepada perusahaan bisa membangun fasilitas yang berbasis gender. Dalam sosialisasi tersebut, DP3AP2KB PPU, melalui Bidang KGPP akan menitikberatkan sosialisasi tentang, bagaimana kewajiban lembaga dalam merealisasikan pembangunan yang mengutamakan gender.

“Kewajiban lembaga pemerintah dan dunia usaha serta partisipasi masyarakat untuk implementasi pembangunan yang responsif gender,” ucap Yayuk.

Lebih lanjut, perda ini dilahirkan untuk mewujudkan sistem perlindungan dan pemberdayaan masyarakat yang baik dan tanpa diskriminasi. Yang menempatkan keadilan dan pemerataan serta keberlanjutan pembangunan secara proporsional perlu melandaskan pengarusutamaan gender dalam pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Melalui program kegiatan serta sarana prasarana yang responsif gender,” tutupnya. (ADV/RM)

Partai Gelora PPU Beri Catatan Kepemimpinan Hamdam Selama Menjabat Bupati

0

PPU – Masa periode kepemimpinan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam pasca depinitif tinggal menghitung hari, tepatnya berakhir di Selasa (19/9/2023) mendatang.

Beberapa kritik bermunculan dari berbagai pihak selama 1 tahun menjabat, salah satunya kritikan datang dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) PPU Mujahid.

Mujahid mengatakan bahwa ada beberapa kebijakan yang masih dirasa kurang efisien terhadap pemanfaatan anggaran yang ada, banyaknya proyek megah yang dirasa masih kurang menyentuh kemasyarakat.

“Kurangnya pemanfaat anggaran yang ada, yang Kami rasa masih kurang menyentuh masyarakat serta masih banyaknya pul proyek-proyek megah miliaran rupiah,” ungkapnya, Kamis (14/9/2023).

Akan tetapi di sisi lain Kita juga apresiasi terhadap kepemimpinan periode Hamdam ini, dengan adanya kenaikan APBD yang signifikan. Faktanya diperiode Hamdam ini dapat melunasi beberapa tunggakan yang ada.

“Kenaikan APBD ini patut juga Kita apresiasi, seperti yang kita ketahui masa jabatan Hamdam ini sejak ditinggalkan Bupati non aktif ada beberapa tunggakan yang harus diselesaikan. Faktanya Pada kepemimpinan Hamdam dapat diselesaikan dengan adanya kenaikan yang Kami rasa juga sangat signifikan,” jelasnya.

Seharusnya jika Hamdam ingin melanjutkan kembali kepemimpinannya, Hamdam dapat melakukan pemanfaatan anggaran secara bijaksana. Yang pada dasarnya kegiatan-kegiatan serta proyek yang dapat langsung menyentuh hati masyarakat PPU khususnya.

“Jika memang ingin melanjutkan kepemimpinannya, Hamdam dapat melakukan proyek yang langsung menyentuk hati masyarakat seperti perbaikan-perbaikan jalan dan lain sebagainya. Mungkin yang sudah berjalan saat ini ialah kegiatan renovasi rumah, patut Kita apresiasi pula. Kegiatan seperti inilah yang diinginkan masyarakat bukan mega proyek yang tidak menyentuh hati masyarakat,” pungkasnya. (NRD)

Media Kaltim Grup Sambangi Diskominfo PPU: Bahas Pengembangan Informasi Publik hingga Pemberitaan Berkualitas

PPU

– Sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kerja dengan pemerintahan Benuo Taka, Media Kaltim Grup berkunjung ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (14/9).

Melalui program “roadshow partnership trip” ini, mempertemukan manajemen Media Kaltim Grup dengan Kepala Diskominfo PPU, Khairudin Nisse. Kunjungan dipimpin CEO Media Kaltim Agus Susanto, Direktur Media Kaltim Rini Ernawat, bersama Kepala Biro MediaKaltim PPU, Robbi Syai’an serta Jurnalis Radar Ibukota, Deddy Pz.

Sebagai tanda penghargaan dan apresiasi, Media Kaltim Grup menyerahkan cinderamata berupa poster eksklusif dengan tema “Ramah Bersahaja” kepada Khairudin. Poster tersebut menggambarkan sosok Khairudin, seorang pemimpin yang dikenal ramah dan bersahaja di Diskominfo PPU.

Mengawali pertemuan, Agus Susanto, menyampaikan ucapan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini. “Meskipun Media Kaltim Grup baru berusia tiga tahun, kami berkomitmen menjadi jembatan informasi antara program dan kebijakan pemerintah dengan warga PPU,” ungkapnya.

Berbagai hal dibahas dalam pertemuan ini, salah satunya mengenai pengembangan informasi publik di daerah yang dikenal dengan sebutan Benuo Taka. Meskipun topik pembahasan cenderung serius, suasana pertemuan tetap santai dan penuh keakraban.

Sementara Khairudin Nisse menekankan pentingnya kerjasama dengan media dalam pembangunan daerah. “Pemberitaan yang objektif, transparan, dan sesuai regulasi sangat kami harapkan. Jika ada kritik untuk pemerintah, kami siap menerimanya sebagai bentuk kontrol dari masyarakat,” jelasnya.

Khairudin juga berharap agar para jurnalis senantiasa mengedepankan kode etik jurnalistik. “Kami selalu terbuka menerima masukan dan saran dari rekan-rekan media, terutama dari Media Kaltim Grup, untuk menciptakan sinergi dan kerja sama yang lebih efektif,” pungkasnya. (SBK)

Pewarta: Robbi Syai’an
Editor: Agus Susanto

Kunjungan Media Kaltim Grup ke Hamdam Pongrewa; Apresiasi Bupati PPU dengan Gaya ‘Santun Merakyat’

PPU – Media Kaltim Grup berkesempatan menyampaikan langsung salam perpisahan kepada Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam Pongrewa, pada Jumat (15/9/2023). Jelang berakhirnya jabatannya sebagai kepala daerah di Benuo Taka, 18 September mendatang.

Manajemen Media Kaltim Grup, dipimpin CEO Media Kaltim Grup Agus Susanto, bersama Direktur Media Kaltim Rini Ernawati, berkunjung langsung ke Pemkab PPU. Bersama Kepala Biro PPU Media Kaltim Robbi Syai’an, dan Jurnalis Radar Ibukota Deddy Pz.

Kunjungan ini memiliki makna khusus. Manajemen Media Kaltim Grup ingin menyampaikan langsung apresiasi kepada Hamdam atas keberhasilannya menjalankan amanah sebagai bupati hingga akhir periode-nya.

“Kami ingin memberikan kenang-kenangan untuk Bapak Bupati,” kata Agus, sembari menyerahkan sebuah poster eksklusif Media Kaltim yang bertuliskan “Santun Merakyat”.

Dua kata itu sengaja dipilih sebagai perlambangan gaya Hamdam dalam mengakselerasikan program pembangunan dari pemerintahan. Semasa ia menjabat, sejak dilantiknya pada 28 Desember 2022, menggantikan pasangannya, Abdul Gafur Mas’ud (AGM), yang tersandung kasus rasuah.

Menerima penghargaan itu, Hamdam dengan lugas mengucapkan terima kasih. Seolah tak menyangka penghargaan tersebut bisa ia dapatkan. “Wah, ‘Santun Merakyat’, penilaian luar biasa ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan singkat tersebut, Hamdam menitipkan pesan kepada Media Kaltim Grup untuk terus berupaya memajukan daerah. Tentunya, dalam hal ini adalah memberikan informasi yang berkualitas bagi masyarakat PPU.

Dengan begitu, perjuangan yang telah ia lakukan di Pemkab PPU tidak akan berhenti di sana. “Semoga Media Kaltim juga terus maju, bersama dengan kemajuan PPU sebagai Serambi Nusantara,” pungkasnya. (SBK)

Pewarta: Robbi Syai’an
Editor: Agus Susanto

Pertemuan Media Kaltim Grup dan Kapolres PPU: Bahas Sinergitas Media, Penegakkan Hukum hingga Peran UMKM

PPU – Suasana hangat menyelimuti pertemuan antara Kapolres Penajam Paser Utara (PPU), AKBP Hendrik Eka Bahalwan, dengan Manajeman Media Kaltim Grup, Kamis (14/9/2023).

Meski berlangsung di ruang kerja yang formal, pertemuan tersebut dipenuhi canda tawa dan humor. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari “Roadshow Partnership Trip” Media Kaltim Grup.

Kunjungan dipimpin CEO Media Kaltim Agus Susanto dan Direktur Media Kaltim Rini Ernawati. Ikut mendampingi Kepala Biro MediaKaltim PPU, Robbi Syai’an dan Jurnalis Radar Ibukota, Deddy Pz.

Mereka berdiskusi mengenai berbagai isu krusial, termasuk perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sedang dalam tahap pembangunan.

Pembahasan utama bagaimana membangun sinergitas antara media massa dengan penegakan hukum, yang juga menjadi salah satu prioritas kerja Polres PPU dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami selalu berupaya membangun komunikasi dan bahkan kolaborasi dengan awak media. Ini sangat membantu dalam pelaksanaan tugas kamtibmas,” ujar perwira dengan tanda pangkat melati dua tersebut.

Selain itu, ditekankannya, bahwa fokus kerja saat ini pada pengawalan pembangunan IKN, khususnya dalam mempersiapkan masyarakat lokal PPU agar dapat berperan aktif, terutama dalam sektor peningkatan perekonomian masyarakat.

“Salah satu kendala yang dihadapi oleh pelaku UMKM di PPU adalah keberadaan wadah yang memadai. Karena itu, kami berupaya memberikan tempat dan kesempatan bagi mereka untuk bersaing,” ungkap Hendrik.

Hal tersebut juga menjadi pesan khusus kepada Manajemen Media Kaltim Grup agar turut membantu dalam mewujudkannya, khususnya dalam memberikan wadah bagi pelaku UMKM lokal untuk mempromosikan produk mereka.

“Saya yakin, jika diberikan wadah yang memadai, pelaku UMKM di PPU dapat bersaing dengan produk-produk dari luar daerah yang akan hadir di IKN,” tegasnya.

Isu tersebut hanya salah satu dari banyak hal yang dibahas dalam pertemuan. Hendrik juga mengapresiasi konsistensi Media Kaltim Grup dalam menyampaikan informasi kepada pembaca, khususnya di PPU.

Sebagai balasan, Media Kaltim Grup memberikan cinderamata berupa poster eksklusif dengan tulisan “Semangat Mengayomi”, yang menggambarkan sosok Hendrik dalam menjalankan tugasnya. (SBK)

Pewarta: Robbi Syai’an
Editor: Agus Susanto

Media Kaltim Grup dan BPC PHRI PPU Kolaborasi Gali Potensi Pariwisata Jelang Pemindahan IKN

PPU -Penajam Paser Utara (PPU) dikenal dengan potensi pariwisatanya yang menarik. Meski demikian, sepertinya masih kurang keseriusan dalam pengembangannya, terutama menjelang pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Hal tersebut diungkapkan Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) PPU, Sandry Ernamurti, dalam pertemuan dengan Media Kaltim Grup. Ikuti mendampingi Siska, Owner The Rich Hotel, yang juga anggota PHRI.

Sementara dari Media Kaltim Grup, rombongan dipimpin CEO Media Kaltim Grup Agus Susanto dan Direktur Media Kaltim Rini Ernawati bersama Kepala Biro PPU Media Kaltim Robbi Syai’an, dan Redaktur Radar Ibukota Deddy Pz.

Pada pertemuan yang berlangsung dalam rangka “Roadshow Partnership Trip” di Benuo Taka, Kamis (14/9/2023) di The Rich Hotel, Lawe-Lawe, kedua pihak menekankan pentingnya peran aktif media dalam pengembangan serta promosi pariwisata di PPU.

Sandry Ernamurti mengungkapkan harapannya agar PPU dapat memanfaatkan potensi wisata yang dimilikinya dengan lebih maksimal, khususnya menjelang pemindahan IKN. “PPU memiliki beragam potensi wisata yang menarik dan perlu strategi khusus untuk mempromosikannya,” kata Sandry.

Salah satu isu yang ditekankan adalah pentingnya kebijakan dari pemerintah daerah guna mendorong perkembangan industri pariwisata.

“Pembangunan IKN di Sepaku telah dimulai. Ini adalah peluang yang harus kita manfaatkan. PPU memiliki nilai jual yang sangat menjanjikan, apabila disiapkan dengan matang,” tuturnya.

Menurut Sandry, apabila pariwisata disiapkan dengan benar, investasi di bidang ini akan sangat signifikan mengingat potensi besar di PPU.

Penguatan industri pariwisata di PPU tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat, namun juga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Karena itu, pertemuan dengan manajemen Media Kaltim dianggap sebagai solusi penting. Peran media dalam menyebarkan informasi menjadi kunci dalam hal ini.

Selain memfokuskan isu-isu pariwisata lokal, media juga harus mengidentifikasi berbagai hambatan serta memberikan dukungan dalam promosi.

“Mengambil peran dalam memajukan daerah merupakan komitmen Media Kaltim Grup di PPU. Melalui pertemuan ini, kami berkomitmen bersama untuk mengawal isu-isu pariwisata, sejalan dengan pembangunan IKN,” pungkas Agus Susanto. (SBK)

Pewarta: Robbi Syai’an
Editor: Agus Susanto

Diperiksa Polda Kaltim, Warga Desa Telemow Dituding Serobot Lahan Perusahaan

0

PPU – Warga Desa Telemow, Sepaku, Penajam Paser Utara saat ini tengah menghadapi konflik agraria dengan PT ITCI Kartika Utama, dan berujung pada dilaporkannya sejumlah warga Desa Telemow ke Polda Kaltim atas tuduhan penyerobotan lahan.

Pada Kamis (14/9/2023) sekitar pukul 13.00 wita, tiga orang warga Desa Telemow di antaranya Sakius Sape, Marthen Sulo dan Titus Tomangke pun memenuhi panggilan penyidik Ditkrimum Polda Kaltim. Ketiga warga tersebut pun didampingi oleh LBH Tanah Untuk Rakyat dan Walhi Kaltim.

Salah satu tim advokasi warga, Fathul Huda mengatakan, permasalahan ini sebenarnya sudah pernah terjadi di Polres PPU pada tahun 2019. Namun karena tidak ada kejelasan, Polda Kaltim pun menarik kasus ini. Dan baru saat ini warga kembali dimintai keterangan penyidik.

“Hari ini harusnya yang diperiksa itu ada 5 warga Desa Telemow. Tapi karena satu sakit dan satu sedang kerja di luar pulau, maka yang bisa hadir cuma 3 orang aja,” ujarnya, Kamis (14/9/2023).

Lebih lanjut Fathul menjelaskan, tuduhan yang disematkan kepada warga Desa Telemow diyakininnya sangat tidak mendasar dan diduga ada upaya perampasan lahan milik warga untuk kepentingan investasi perusahaan PT ITCI Kartika Utama.

“Masyarakat di sana itu lebih dulu ada dari pada perusahaan itu. Jadi dari mana ceritanya jika masyarakat ini yang mengambil lahan PT ITCI Kartika Utama,” jelasnya.

Ditambahkan Ardiansah, yang juga tim advokasi warga mengaku, saat ini warga memegang legalitas tanahnya berupa segel dan surat keterangan penguasaan tanah (SKT). Bahkan banyak saksi hidup yang mengetahui riwayat tanah dan warga pribumi di sana.

“Sempat dikatakan juga oleh pihak perusahaan bahwa di sana ada mafia tanah yang menjual belikan lahan Desa Telemow kepada para pendatang. Ini nggak benar,” tegasnya.

Ardiansah menjelaskan, masyarakat setemoat akan tetap bertahan dan tidak akan pergi meski ada iming-iming dari pemerintah dan perusahaan.

Untuk itu tim advokasi warga berharap ada klarifikasi dari warga setempat, bahwasannya warga tidak pernah merebut atau mengambil bahkan masuk dalam kawasan lahan milik PT ITCI Kartika Utama.

“Kami mewakili warga dan masyarakat di sana memiliki hak yang sama sebagai warga negara juga. Berhak untuk mendapat kehidupan yang layak dan mencari ekonomi juga,” tutupnya.

Penulis: Aprianto
Editor: Nicha Ratnasari

DP3AP2KB PPU Usulkan Adanya Tenaga Klinis untuk Tangani Korban Kekerasan

PPU – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Penajam Paser Utara (PPU) tengan mengupayakan penambahan tenaga psikolog klinis. Sebagai tenaga ahli yang dapat menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Diketahui PPU tengah mulai tumbuh kasus kekerasan perempuan dan anak. Tercatat pada 2022 lalu ada 50 kasus yang terjadi di Kabupaten PPU, didominasi di Kecamatan Penajam.

“Sedangkan DP3AP2KB PPU diketahui hingga kini tidak memiliki tenaga psikolog klinis. Dimana tenaga kerja psilogi klini dianggap sangat penting dalam beberapa hal,” kata Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak dan Perempuan (PPHAP) di DP3AP2KB PPU, Nurkaidah Kamis (14/9/2023).

Kehadiran psikologis klinis, lanjutnya, berguna untuk melakukan pendampingan kepada korban kekerangan yang terjadi di PPU. “Tujuan tenaga psikologis adalah sebagai tenaga pendamping untuk konsultasi/ konseling pada korban,” imbuh Nurkaidah.

Pendampingan terhadap korban kekerasan ini perlu penangganan khusus. Dimana selama beberapa kasus yang terjadi selalu bekeja sama dengan tenaga dari Kota Balikpapan dan daerah lainnya.

Kekerasan yang perlu penanganan baik dari korban perempuan, anak hingga masyarakat umum yang memiliki permasalah dalam keluarga. “Kekerasan terhadap perempuan dan anak dan masyarakat yang mengalami permasalahan keluarga,” jelasnya.

DP3AP2KB PPU sendiri, menurutnya telah berupaya melalukan proses untuk mendapatkan tenaga psikologis klinis tersebut. Diakui dirinya usulan telah disampaikan kepada kepala daerah PPU.

Usulan yang terakhir pihaknya mengajukan pada 12 Januari 2023. Dirinya sangat berharap adanya tenaga tambahan untuk penanganan korban kekerasan perempuan dan anak. “Sudah mengusulkan ke Pak Bupati namun belum terakomodir. Kami mengusulkan ke Pak Bupati terkait adanya mutasi namun tidak ada penggantinya sehingga diusulkan psikologis, jurusan hukum dan jurusan IT utk dibidang saya yaitu PPHAP,” pungkas Nurkaidah. (ADV/RM)