Beranda blog Halaman 746

Anggaran Pilkada PPU 2024 Dipangkas jadi Rp 22,9 Miliar

PPU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU) berharap alokasi dana untuk Pemilu 2024 mendatang tidak dipangkas lagi. Pasalnya anggaran yang bakal diberikan Pemkab PPU saat ini saja sudah lebih rendah dibandingkan Pemilu 2018.

Pemkab PPU melakukan asistensi menjadi Rp 22,9 miliar dari usulan sebesar Rp 31,3 miliar. Turun sekira Rp 8,4 miliar, membuat KPU PPU memangkas berbagai kebutuhan anggaran tiap program.

“Kami ajukan usulan anggaran Pilkada Rp 31,3 miliar pada Maret 2022 lalu, ada beberapa kali asistensi, dan saat ini diasistensi,” kata Ketua KPU PPU, Irwan Syahwana, Minggu (19/2/2023).

Pada Juni lalu Pemkab PPU melakukan asistensi anggaran Pilkada dan berkurang menjadi Rp 30,1 miliar. Lalu kembali melakukan pencermatan yang kedua ini dan hasilnya turun lagi menjadi Rp 22,9 miliar.

Irwan berharap tidak ada lagi pengurangan anggaran pada asistensi dan pencermatan berikutnya. Sebab dana tersebut sudah jauh di bawah anggaran Pilkada 2018 yang sebesar Rp 26 miliar.

“Pemerintah daerah mengurangi anggaran Pilkada dengan harapan ada dukungan anggaran dari pemerintah provinsi. KPU ajukan usulan anggaran Pilkada kepada pemerintah provinsi Rp 7,3 miliar,” jelasnya.

Anggaran tersebut dipergunakan untuk membiayai 27 kegiatan penyelenggaraan Pilkada yang bakal berlangsung pada 27 November 2024. Dia mengatakan pencairan anggaran yang diajukan akan dibagi menjadi dua tahun anggaran yang disalurkan pada 2023 sebanyak 40 persen dan 60 persen pada 2024 karena tahapan Pilkada 2024 dimulai pada Oktober 2023.

“Anggaran yang dicairkan pada 2023 digunakan untuk tahapan pelaksanaan persiapan seperti peluncuran tahapan, sosialisasi dan perekrutan adhoc,” jelas Irwan.

Pencairan anggaran pada 2024 untuk kegiatan pengadaan logistik, pembayaran honor adhoc, dan perekrutan panitia pemungutan suara (PPS) dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Anggaran tersebut dipergunakan untuk membiayai 27 kegiatan penyelenggaraan Pilkada yang bakal berlangsung pada 27 November 2024. Mulai dari tahapan perencanaan, penganggaran, pembentukan kelompok kerja, sosialisasi, tahapan pencalonan, pelaksanaan kegiatan kampanye,  hingga proses pemungutan dan penghitungan suara. (SBK)

Festival Seafood 3 Babulu Laut Selesai, Bupati PPU: Sampai Jumpa Tahun Depan

0

PPU – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam Pongrewa secara resmi menutup kemeriahan Festival Seafood 3 Desa Babulu Laut, Sabtu, (18/2/2023) malam. Ia mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi pada seluruh warga yang terlibat dalam penyelenggarakan acara.

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, saya menyambut baik pelaksanaan Festival Seafood, Sekaligus mengucapkan terima kasih kepada  seluruh pihak yang telah berpartisipasi untuk menyukseskan kegiatan ini, semoga rangkaian kegiatan mendapatkan keberkahan,” paparnya di hadapan seluruh warga yang hadir.

Gelaran yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Babulu Laut ini diramaikan berbagai kegiatan. Mulai  senam zumba, pertunjukkan seni musik, tari dan sebagainya. Digelar selam 4 hari, sekira 50 pelaku UMKM terlibat di dalamnya.

Meski pada saat penutupan diwarnai hujan, tak menyurutkan pengunjung untuk tetap datang. Kondisi lapangan yang becek berair juga tak membuat euphoria pada puncak acara mengendur.

Satu per satu pertunjukkan disajikan sejak pukul 21.00 Wita, hingga hampir tengah malam. Hingga ke acara puncak, band lokal Paser Marakamanta dan band lokal PPU, Labrank tampil. Hamdam bahkan ikut naik ke atas panggung dan ikut bernyanyi bersama mereka.

Ia sangat berharap kegiatan dengan tema ‘Back to the Past’ dapat dilaksanakan secara rutin tiap tahunnya. Ungkapan itu sebagai rasa syukur terhadap atas apa yang telah diberikan kepada masyarakat Babulu Laut, baik dari hasil tani, usaha produksi, dan hasil laut mereka.

“Semua kegiatan ini dapat terlaksana berkat kebersamaan, kekompakan dan kerja sama kita semua” ucapnya.

Hamdam berharap, dengan kegiatan ini bukan hanya untuk hiburan masyarakat saja, namun juga bertujuan meningkatkan perekonomian UKM dan mengedukasi masyarakat luas tentang budaya makan ikan.

“Semoga kita semua dapat lagi kembali di acara Festival Seafood yang keempat tahun depan,” tutupnya. (SBK)

Bupati PPU Apresiasi Tinggi Gelaran Festival Ungan Berayak Sesulu

0

PPU – Festival Ungan Berayak Desa Sesulu resmi dibuka sebagai wujud menjaga dan melestarikan budaya lokal khususnya budaya Suku Paser di Penajam Paser Utara (PPU). Tema yang diangkat ialah ‘Milenial Cinta Budaya Untuk Kejayaan Bhineka Tunggal Ika’.

Gelaran bertempat di Halaman Kantor Desa Sesulu. Acara ini digelar para pemuda Desa Sesulu berlangsung selama 14 hari mulai 18 Februari hingga 4 Maret 2023.

Kepala Desa Sesulu, Rahman mengatakan, kegiatan ini merupakan yang pertama diadakan. Selain sebagai upaya pelestarian budaya, juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. “Ini kegiatan festival budaya yang pertama yang digelar,” katanya Minggu (19/2/2023).

Ada berbagai pertunjukkan yang disajikan selama 2 pekan digelar. Di antaranya, pertunjukan tari dan musik tradisional, hingga gelaran karnaval budaya.

Dalam sepanjang acara juga, akan diisi oleh bazar UMKM. Rahman menyebut bahwa pelaksanaan acara ini secara swadaya tanpa bantuan dari APBDes.

“Untuk itu, saya sangat mengapresiasi semangat dari masyarakatnya, yang mendukung suksesnya festival budaya pertama ini,” kata Rahman.

Bupati PPU, Hamdam Pongrewa turut mengapresiasi tinggi atas kegiatan yang digelar. Dengan terlibatnya kaum milenial yang mengembangan UMKM akan dapat menggairahkan kembali iklim usaha di PPU, khususnya bagi para pelaku UMKM.

“Bagi semua pelaku UMKM , harus bisa memanfaatkan kegiatan seperti ini sebaik-baiknya. Saya berharap semua pelaku UMKM di PPU bisa semakin tumbuh dan berkembang lebih baik lagi,” katanya.

Kemudian juga terkait mengangkatnya eksistensi budaya lokal. Pelestarian budaya lokal cukup penting saat ini, terlebih karena adanya Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Saya berharap Festival Ungan Berayak  bisa dijadikan event tahunan di Desa Sesulu dan menjadi agenda resmi yang dilaksanakan setiap tahunnya. Sedapat mungkin dapat ditetapkan dalam peraturan desa untuk dianggarkan di ADD,” tutup Hamdam. (SBK)

Pembangunan Istana Presiden Sudah Mulai

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengunjungi lokasi Istana Kepresidenan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Basuki menyebut pembangunan istana presiden sudah berproses.

“Sore ini saya Basuki Hadimuljono menteri PUPR bersama para mitra, para dirjen berada di tapak Istana Nusantara kita. Sekarang sudah berposes, keren,” katanya, dikutip dari Instagram Kementerian PUPR, Sabtu (18/2/2023).

Menurut Basuki, pemerintah tetap memegang pedoman untuk membangun IKN Nusantara dengan konsep smart forest city. Ia yakin hal tersebut akan terwujud. “Kita tetap memegang pedoman kita akan membangun Nusantara sebagai smart forest city. Insyaallah akan dapat kita wujudkan tahun-tahun yang akan datang,”tuturnya.

Di akhir video, Basuki menyebut rencana Indonesia memiliki ibu kota baru akan segera terwujud.”Bismillah, mudah-mudahan niat kita mempunyai ibu kota baru akan terwujud segera,” ujar Basuki yang diamini orang-orang di sekitarnya.

Sebagai informasi, Istana negara di IKN itu terletak di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim. Berdasarkan pantauan detikcom, Jumat (13/1/2023) kawasan yang akan dibangun di istana negara baru sampai tahapan pembentukan lahan.

Sementara itu, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan luas dari kawasan istana presiden sendiri sebesar 50 hektare. Nantinya akan ada lokasi embung air, lapangan upacara, botanical garden, kantor presiden, hingga Istana Negara.

“Luasnya ini hampir 50 hektare kawasan istana presiden, di balik sana botanical garden 50 meter di belakang setpres, nyambung dengan ini 100 ha ke utara sana,” ungkap Danis, di kawasan Istana Negara IKN, Kalimantan Timur.

Danis mengatakan untuk pembangunan lapangan upacara ditargetkan bisa cepat selesai pada 2024. Dengan begitu upacara negara saat 17 Agustus 2024 juga bisa dilaksanakan di kawasan istana negara di IKN.

Pemerintah menganggarkan Rp 3,4 triliun untuk membangun gedung Istana Negara dan gedung Kantor Presiden di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Gedung itu akan dibangun di Kawasan Istana Kepresidenan IKN. (hns/hns/dtc)

Otorita IKN Buka Lowongan 9 Posisi untuk Pegawai Non PNS Februari, Cek Persyaratannya

JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di lingkungan Otorita IKN.
Lowongan kerja terbaru di lingkungan IKN ini berdasarkan Pengumuman Nomor P.005/Otorita IKN/II/2023.

Dikutip dalam laman resminya, bahwa dalam rangka penerimaan PPNPN, maka otorita IKN melaksanakan seleksi terbuka dan memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi bagian dalam sejarah pembangunan IKN.

Pendaftaran lowongan kerja IKN ini dilakukan secara online melalui tautan www.ikn.go.id/RekPPNPNOIKN mulai tanggal 20 Februari 2023 dan sampai dengan tanggal 24 Februari 2023 jam 16.00 WIB.

DOWNLOAD SYARAT PENDAFTARAN

Ada 9 Posisi yang sedang dibuka:

  1. Sekretariat;
  2. Unit Kerja Hukum dan Kepatuhan;
  3. Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan;
  4. Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan;
  5. Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat;
  6. Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital;
  7. Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam;
  8. Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi;
  9. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana.

Adapun persyaratan umum adalah:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI);
  2. Memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah Sarjana (Strata 1) dari Perguruan Tinggi yang terakreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan persyaratan IPK minimal 3,0 (tiga koma nol) pada skala 4 dan Perguruan Tinggi yang terakreditasi Sangat Baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan persyaratan IPK minimal 3,2 (tiga koma dua) pada skala 4;
  3. Berusia paling kurang 21 (dua puluh satu) tahun dan berusia maksimal 33 (tiga puluh tiga) tahun pada saat melamar;
  4. Sehat jasmani dan rohani;
  5. Berkelakuan baik;
  6. Mempunyai pendidikan formal, kecakapan, keahlian, dan keterampilan sesuai dengan syarat lain yang diperlukan dalam jabatan;
  7. Mampu mengoperasikan media teknologi informasi dan berbahasa Inggris secara lisan maupun tulisan yang dapat dibuktikan dengan sertifikasi dari institusi terakreditasi nasional;
  8. Disiplin dan berintegritas;
  9. Bersedia ditempatkan pada wilayah penyelenggaraan organisasi Otorita Ibu Kota Nusantara.

Kelengkapan dokumen:

  1. Daftar Riwayat Hidup sebagaimana format dalam Lampiran 1;
  2. Pindai berwarna Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  3. Pindai berwarna Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  4. Pindai ijazah terakhir yang dilegalisir;
  5. Pas foto berwarna latar belakang merah dengan kapasitas berkas 10 MB;
  6. Pindai Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku;
  7. Pindai Sertifikat TOEFL dengan minimal skor 500 atau IELTS 6.0 yang dikeluarkan oleh institusi terakreditasi nasional yang berlaku paling lama sejak 6 (enam) bulan sebelum tanggal pendaftaran;
  8. Pindai Surat Pernyataan bersedia ditempatkan di wilayah penyelenggaraan organisasi Otorita Ibu Kota Nusantara yang ditandatangani di atas materai Rp.10.000, sebagaimana format dalam Lampiran 2;
  9. Pindai Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen yang ditandatangani di atas materai Rp.10.000,- sebagaimana format dalam Lampiran 3;

Waktu dan cara pendaftaran:

  1. Pendaftaran dilakukan secara online melalui tautan www.ikn.go.id/RekPPNPNOIKN mulai tanggal 20 Februari 2023 dan sampai dengan tanggal 24 Februari 2023 jam 16.00 WIB;
  2. Seluruh berkas lamaran dikirim dalam format PDF dan hasil pindai berkas tersebut berkapasitas maksimal 10 MB untuk keseluruhan berkas;
  3. Surat lamaran dilengkapi dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
    a. Daftar Riwayat Hidup sebagaimana format dalam Lampiran 1;
    b. Pindai berwarna Kartu Tanda Penduduk (KTP);
    c. Pindai berwarna Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
    d. Pindai ijazah terakhir yang dilegalisir;
    e. Pas foto berwarna latar belakang merah dengan kapasitas berkas 500 Kb;
    f. Pindai Sertifikat TOEFL dengan minimal skor 500 atau IELTS 6.0 yang dikeluarkan oleh institusi terakreditasi nasional yang berlaku paling lama 6 (enam) bulan sebelum tanggal pendaftaran;
    g. Mengunggah Surat Pernyataan bersedia ditempatkan di wilayah penyelenggaraan organisasi Otorita Ibu Kota Nusantara yang ditandatangani di atas materai Rp.10.000,- sebagaimana format dalam Lampiran 2;
    h. Mengunggah Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen yang ditandatangani di atas materai Rp.10.000,- sebagaimana format dalam Lampiran 3;
    i. Seluruh pengumuman dan perkembangan tahapan seleksi terbuka akan disampaikan melalui www.ikn.go.id untuk itu pelamar seleksi terbuka diharapkan aktif mengakses situs dimaksud;
    j. Berkas yang masuk akan diperiksa dan diseleksi oleh Panitia Seleksi, dan keputusan tidak dapat diganggu gugat.

Keterangan umum:

  1. Pendaftaran hanya dilakukan dengan mengunggah dokumen sebagaimana di atas. Panitia seleksi tidak menerima lamaran melalui pos atau media lainnya;
  2. Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan hanya kepada peserta yang lolos melalui surat elektronik;
  3. Dalam setiap tahapan seleksi, hanya pelamar yang dinyatakan lulus yang akan dihubungi untuk mengikuti tahapan selanjutnya melalui surat elektronik;
  4. Segala jenis pertanyaan yang berkaitan dengan seleksi penerimaan PPNPN di lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara dapat disampaikan melalui alamat email [email protected];
  5. Kegiatan seleksi tidak dipungut biaya, adapun biaya akomodasi dan transportasi ditanggung pelamar;
  6. Keputusan panitia seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. (RIK)

Alimuddin Jabat Deputi Sosbud dan Pemberdayaan Masyarakat di Otorita IKN

JAKARTA – Satu lagi tokoh Kaltim yang terpilih menjabat di struktur Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Adalah Alimuddin mengawali kariernya di Kaltim sebagai Praja Korem pada Korem 071 tahun 1993 silam, hingga menduduki berbagai jabatan di Kodim dan Koramil beberapa daerah di Kaltim.

Pada 1996, ia diamanahkan menjadi Lurah di Kelurahan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sampai terakhir menjabat Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) sejak 2020.

Kini pria kelahiran Soppeng, 11 November 1968 ini dipercaya menjadi Deputi Bidang Sosial Budaya (Sosbud) dan Pemberdayaan Masyarakat dalam struktur Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia dilantik bersama 3 deputi lainnya dalam struktur Otorita IKN pada Kamis (16/2/2023) di aula Serba Guna, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

“Alhamdulillah, tentu kesempatan ini tidak akan saya sia-siakan,” ucapnya.

Alimuddin menambah daftar perwakilan tokoh Kaltim yang masuk dalam struktur Otorita IKN. Bahkan ia bisa disebut sebagai tokoh perwakilan dari PPU, sebagai salah satu daerah asal IKN.

Menduduki jabatan ini, ia menyebutkan akan mengemban tugasnya dengan baik. Mengawali dengan melakukan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Menurutnya pemindahan IKN bukan hanya persoalan membangun gedung baru, tetapi juga meningkatkan kualitas atau kemampuan masyarakat di dalamnya. “Tujuannya juga adalah agar masyarakat, khususnya yang ada di Kaltim, dapat terlibat dan mendukung pembangunan ibu kota negara,” katanya.

Adapun 3 pengisi struktur deputi ialah Agung Wicaksono sebagai Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi, yang sebelumnya menjabat sebagai Managing Director PT Jababeka Infrastruktur; Mia Amalia, sebagai Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pembangunan Daerah, Kementerian PPN/Bappenas; kemudian Silvia Halim, sebagai Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta.

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono melalui siaran pers mengungkapkan, bahwa pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 31/TPA Tahun 2023 dan Nomor 32/TPA Tahun 2023. Tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara, yang ditetapkan di Jakarta pada 13 Februari 2023.

“Pejabat yang terpilih adalah yang terbaik dari sekian banyak kandidat yang mengikuti seleksi,” ungkapnya.

Bambang menegaskan tugas yang akan mereka emban tidak akan mudah. Terlebih dalam mewujudkan cita-cita pembangunan ibu kota baru. Mereka juga diminta untuk segera bersiap, mengingat pada 17 Agustus 2024, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melangsungkan upacara kemerdekaan di titik nol ibu kota.

“Di titik itu, Kita semua harus mewujudkan keinginan Bapak Presiden yang ingin upacara bendera hari ulang tahun kemerdekaan kita berjalan dengan baik,” tutur Bambang.

Jabatan ini akan diberikan selama periode 5 tahun ke depan. Selama itu pula, para pejabat otorita wajib memastikan perkembangan kota, seperti yang selama ini diharapkan.

Bambang juga menitikberatkan beberapa hal kepada para deputi yang dilantik hari ini. Pertama, para pejabat harus memperkuat koordinasi, komunikasi, konsolidasi, dan kolaborasi dengan semua elemen masyarakat di dalam maupun di luar negeri.

“Hal ini merupakan dasar, yang dapat menentukan arah perkembangan dari pembangunan ibu kota,” katanya.

Kedua, Bambang memastikan bahwa tidak akan menolerir terhadap pejabat yang melakukan korupsi. Tindakan tegas akan diambil saat mengetahui ada pejabatnya yang terlibat dalam kasus rasuah.

“Selanjutnya, pejabat Otorita IKN juga harus menjaga good governance agar dapat menerapkan “ESG” yakni environment, social, dan governance,” katanya.

Terakhir, ia menekankan agar para deputi segera membangun tim yang kompak untuk selanjutnya dapat bekerja dengan maksimal. “Selamat kepada yang dilantik pada hari ini. Tentunya Presiden memilih yang terbaik dari sekian banyak kandidat, karena beliau tahu bahwa tugas yang diemban bukan tugas yang kaleng-kaleng Ini tugas sangat berat tetapi tugas yang history in the making,” katanya. (SBK)

BPBD PPU Minta Warga Pesisir Waspada Potensi Kenaikan Pasang Air Laut Akhir Februari

0

PPU – Penajam Paser Utara (PPU) berpotensi dilanda pasang tinggi dalam waktu dekat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan. Kondisi ini diprakirakan terjadi mulai pekan depan. Berdasarkan informasi yang diterima dari BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan

“Akan terjadi pasang laut setinggi 2,8 meter pada Senin, 20 Februari 2023, pukul 19.00 Wita,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU Marjani, Jumat (17/2/2023).

Kawasan pesisir yang diminta waspada terhadap pasang laut, yakni Kecamatan Penajam yang meliputi Kelurahan Kampung Baru dan Tanjung Jumlai. Lalu, Kecamatan Babulu, terutama di Desa Babulu Laut.

“Tiga lokasi tersebut harus waspada karena kawasannya paling rendah, bahkan Selasa malam, air laut di Babulu Laut sudah masuk ke lapangan setempat sekitar 15 centimeter,” jelasnya.

Rumah warga di kawasan pesisir sangat berpotensi terendam air laut. Maka dari itu, masyarakat diminta untuk mengamankan harta bendanya untuk diantisipasi.

“Kejadian lalu itu belum pasang puncak, sehingga ketika pasang puncak pada 20 Februari mendatang, tentu kenaikan air bisa lebih tinggi lagi,” sambung Marjani.

Kemudian tambak ikan, tambak udang, dan tambak kepiting bisa terendam, serta aktivitas warga menjadi terganggu. Hal ini ditegaskan bagi warga Desa Babulu Laut yang memiliki jumlah tambak terbanyak di PPU.

Sehingga ia mengimbau pemilik tambak segera memanen jika sudah laku dijual, ketimbang raib terkena pasang laut. “Imbauan untuk memanen ikan, udang, dan kepiting di tambak ini tentu bukan hanya di Babulu Laut. Tapi juga di kawasan pesisir lain di PPU, karena di sepanjang garis pantai Kabupaten PPU banyak tersebar tambak ikan, kepiting, maupun udang,” bebernya.

Untuk kawasan Kampung Baru, Tanjung Laut, dan sekitarnya, jika pasang laut mencapai 2,8 meter, maka hal itu bisa merendam lantai rumah warga. Ia mengimbau pemilik rumah untuk memindahkan barang berharga dari lantai ke tempat yang lebih tinggi.

“Hasil komunikasi kami dengan warga beberapa kali, rata-rata warga pesisir sudah mengetahui siklus pasang surut laut, sehingga warga pun sudah siap. Meski begitu, kami terus melakukan koordinasi dan mengimbau warga selalu waspada terhadap dampaknya,” pungkasnya. (SBK)

BPC PHRI PPU Gelar Balap Sepeda Jelajah IKN Mei Mendatang

PPU – BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar acara Balap Sepeda Cross Country dan Adventure Sepeda gunung (MTB). Lomba ini menawarkan penjelajahan di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan total hadiah puluhan juta.

Ketua BPC PHRI PPU, Sandry Ernamurti menuturkan ini merupakan program kerja awal setelah PHRI terbentuk. Tujuannya untuk memperkenalkan potensi kepariwsataan yang ada di daerah berjuluk Benuo Taka ini.

“Selain membudayakan bersepeda dan menjadi sehat tanpa perlu biaya mahal, juga untuk meningkatkan perekonomian melalui UMKM yg akan dibuka selama lomba berlangsung yaitu 2 hari,” ujar dia, Jumat (17/2/2023).

Agenda ini digelar pada 6-7 Mei 2023 mendatang. Adapun pendaftaran terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia, dan ditutup hingga 4 Mei 2023.

Lokasi sirkuit berada di Kampung Inggris Sansis Children Kelurahan Lawe-Lawe, Penajam. Sandry memastikan ada berbagai hal istemewa dalam kegiatan ini.

“Balapan ini pertama kali diadakan sejak penetapan IKN di PPU. Jadi kegiatan ini juga akan memperkenalkan kearifan lokal PPU lebih luas lagi,” jelas Sandry.

Tak main-main, total hadiah yang ditawarkan bagi para juara mencapai Rp 40 juta ditambha berbagai doorprize menarika lainnya. Kegiatan ini didukung berbagai komunitas di PPU, termasuk perkumpulan pesepeda PPU. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi sekretariat BPC PHRI PPU; 0811-5830-546/0811-549-7679.

Dia berharap, acara yang digagas oleh kepengurusan baru BPC PHRI PPU ini juga bisa membawa warna baru dan manfaat besar. Baik itu dalam hal kualitas dan kuantitas hunian serta restoran serta rumah makan di PPU.

Kemudian dapat berdampak luas baik bagi perekonomian segala sektor usaha termasuk pariwisata. “Meningkatkan jumlah tamu hunian hotel, penginapan dan restoran, dengan kedatangan para peserta sepeda dr seluruh Indonesia,” tegas Sandry.

Sekadar Informasi untuk para peserta lomba, diarahkan untuk menggunakan penginapan dan hotel yang terdaftar resmi di PPU, yaitu :
1. The Rich Hotel
2. Venus Hotel
3. Istana Pantai Amal
4. Aqila Hotel
5. Kalimantan Hotel
6. Bunga Nyiur Hotel
7. Ika Hotel
8. Royal Hotel
9. Penginapan Nugraha
10. Penginapan Mitra Pasundan. (SBK)

Dinas Ketahanan Pangan Uji Mutu 13 Sayuran di PPU

0

PPU – Dinas Ketahanan Pangan Penajam Paser Utara (PPU) melakukan uji mutu bahan pangan segar. Sebanyak 13 sampel dari delapan komoditas sayuran untuk mengetahui kandungan didalamnya masih diambang batas aman.

Hal ini dilakukan dalam rangka menjamin keamanan mutu pangan segar yang beredar di masyarakat. Pengujian Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di wilayah sentra produksi sayuran di PPU yang dihasilkan dari proses pasca panen harus benar-benar layak konsumsi.

“Ini untuk memastikan pangan asal tumbuhan yang dihasilkan dari proses pasca panen itu layak konsumsi,” kata Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan di Dinas Ketahanan Pangan PPU Gunawan, Jumat, (12/2/2023).

Dijelaskan PSAT merupakan pangan yang berisiko tinggi terhadap cemaran kimia. Seperti esidu pestisida, mikotoksin, logam berat yang ada pada saat proses budidaya, panen, pasca panen dan pengangkutan.

Jika jumlahnya cukup, maka dapat berdampak pada gangguan kesehatan manusia bagi manusia. Jadi perlu dilakukan pengawasan, terhadap pemasukan pangan segar asal tumbuhan tersebut.

Adapun pengujian pangan dilakukan mulai dari tempat produksi, hingga pasar atau pedagang. Sementara untuk pengambilan sampel PSAT, terdiri dari sayur-sayuran yang dominan dibudidayakan, dan banyak dikonsumsi masyarakat di PPU.

“Ini karena biasanya banyak tanaman yang masih terkontaminasi zat kimia pasca budidaya dan lainnya,” sebut Gunawan.

Lokasi pengambilan sampel berada di Kecamatan Babulu dan Penajam yang merupakan sentra produksi sayuran. Sebanyak 13 sampel dari delapan komoditas sayuran dilakukan pengujian.Yakni sawi hijau, cabe rawit, tomat, jagung manis, bayam, kangkung dan sawi daging.

Metode yang digunakan yakni dengan rapid test, agar hasilnya cepat terdeteksi dan dinilai cukup akurat. Dari belasan sampel yang diuji, Gunawan menyebutkan, semuanya aman dari bahan kimia dan layak konsumsi. “Bisa dipastikan bahwa seluruh komoditas yang diuji aman dikonsumsi,” tutupnya. (SBK)

Penghasilan Perikanan PPU Capai 14 Ribu, 30 Persen Disuplai Babulu Laut

0

PPU – Memenuhi sekira 30 persen total perikanan di Penajam Paser Utara (PPU), Desa Babulu Laut diusulkan menjadi Kampung Nelayan Maju ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. Dinas Perikanan PPU optimistis ini akan membantu daerah dalam meningkatkan sektor perikanan.

Hasil perikanan di PPU pada 2022 untuk perikanan tangkap mencapai 6.400 ton, dan untuk perikanan budidaya mencapai 14.000 ton. Jumlah ini dianggap masih perlu ditingkatkan lagi, agar dapat memenuhi kebutuhan pangan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Harapan Kami, ketercukupan pangan melalui peningkatan produksi nelayan bisa terpenuhi. Sebagai Serambi Nusantara, kita harus menjadi penyuplai pangan utama di IKN,” ujarnya, Kamis (16/2/2023).

Pihaknya terus mendorong para nelayan untuk meningkatkan produksinya dengan bekerjasama dengan pihak ketiga baik itu dengan PT Pertamina Kalimantan Timur (PHKT) maupun pihak lainnya. Pun, menjadikan Babulu Laut menjadi Kampung Nelayan Maju yang bertujuan untuk mendorong kesejahteraan para nelayan dalam meningkatkan produksi terutama sea food. “Tahun ini kita sudah usulkan untuk di SK kan menteri KKP sebagai kampung nelayan maju,” kata Traso.

Ia menambahkan, adanya kegiatan Festival Seafood Ketiga yang digelar tahun ini juga selaras dengan program Dinas Perikanan PPU. Khususnya dalam mengampanyekan gerakan masyarakat makan ikan yang bertujuan untuk menekan angka stunting di Indonesia.

“Adanya festival ini luar biasa. Maka kami mendorong produksi dan produktivitas para nelayan untukmendukung menyiapkan bahan bakunya,” sambungnya.

Pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU untuk mengembangkan destinasi wisata. Utamanya untuk mempromosikan desa dengan berbagai potensi hasil lautnya seperti berbagai jenis ikan, kepiting, cumi dan kerang-kerangan.

“Babulu laut sangat berpotensi untuk menjadi salah satu sentra perikanan dan destinasi penghasil seafood. Kami berkomitmen untuk terus menggenjot melalui program kampung perikanan budidaya,” tutup Traso. (SBK)