Beranda blog Halaman 747

DLH PPU Tegaskan Larangan Membakar Sampah

0

PPU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Penajam Paser Utara (PPU) mengimbau seluruh warga Benua Taka untuk tidak membakar sampah. Pasalnya, hal yang kerap dianggap sederhana ini cenderung memiliki andi besar dalam pemanasa global.

Kepala DLH PPU, Tita Deritayati menyebutkan sejatinya ada kebijakan khusus yang mengatur tentang pemusnahan sampah. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah, membakar sampah salah satu yang dilarang.

“Membakar sampah dapat mengakibatkan pemanasan global, menghasilkan zat kimia yang dapat menggangu kesehatan. Bagi pihak yang melanggar bisa dikenakan sanksi administratif teguran tertulis atau denda Rp 250.000,” ujar dia, Kamis (16/2/2023).

Udara yang tercemar karena asap pembakaran sampah dapat dihirup oleh manusia dan hewan, disimpan di tanah, serta terpapar ke permukaan air dan tanaman. Residu dari pembakaran mencemari tanah dan air tanah, hingga dapat memasuki rantai makanan manusia melalui tanaman dan hewan ternak.

“Asapnya juga dapat menempuh jarak yang jauh. Asap dan bau dari pembakaran sampah juga bisa mengganggu orang. Bau asap dapat masuk ke dalam rumah atau berdampak pada apa pun di luar rumah, seperti mobil atau cucian yang menggantung. Gas yang dilepaskan oleh pembakaran sampah terbuka juga dapat menimbulkan korosi pada dinding logam dan merusak cat pada bangunan,” beber Tita.

Untuk bersama mencegah hal tersebut, dia mengajak masyarakat untuk melakukan pengawasan dan melapor ke DLH PPU. “Jika melihat pelaku melakukan pembakaran sampah, pasalnya selain itu ada beberapa dampak sampah terhadap lingkungan,” sebut dia.

Untuk mengelola sampah, Tita mengarahkan untuk dapat berkoordinasi Melalui Bank Sampah. Sebagai program yang telah memiliki layanan Sahabat Lama (Sejahterah Berkat Layanan Sampah Mobile Amanah) yang merupakan layanan penjemputan sampah terpilah yang bernilai ekonomis tanpa dipungut biaya. Bank Sampah di no WA 0895382512100.

“Membakar sampah rumah tangga, plastik, dan kayu yang dicat berbahaya bagi lingkungan, karena bahan-bahan tersebut melepaskan bahan kimia beracun yang mencemari udara. Mari sama-sama kita menjaga lingkungan hidup kita,” pungkas Tita. (SBK)

Kegiatan Festival Buat Babulu Laut Layak Jadi Desa Wisata

0

PPU – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Andi Israwati Latief mendukung dan mengapresiasi digelarnya Festival Seafood Ketiga. Adanya event ini juga sebagai bukti bahwa Desa Babulu Laut memadai untuk diusulkan menjadi desa wisata.

Dia megungkapkan event ini semakin menegaskan bahwa PPU memiliki beragam destinasi. Kali ini, daerah berjuluk Benuo Taka ini terbukti menunjukkan kekayaan pariwisata pesisirnya.

“Dengan adanya Festival Seafood otomatis mengangkat pariwisata di Kecamatan Babulu. Kegiatan ini harus ditingkatkan kerena sudah masuk dalam agenda event Provinsi Kaltim,” katanya, Kamis (16/2/2023).

Event tahunan bertajuk Festival Seafood akan digelar 15-18 Februari 2023. Menariknya, dalam kegiatan bertajuk ‘back to the past’ itu, panitia memberi kesempatan warga pengunjung untuk makan gratis sea food sebanyak 200 kilogram.

Kepala Disbudpar PPU, Andi Israwati Latief saat pembukaan Festival Seafood Ketiga di Babulu Laut. (Robbi/MediaKaltimGroup)

Dalam kegiatan ini juga memperkenalkan UMKM Babulu Laut dan sekitarnya. Kemudian berbagai penggiat seni dan budaya juga menampilkan sepanjang gelaran hingga selesai.

“Salah satu tujuan Festival Seafood ini sebagai upaya untuk membudidayakan makan ikan. Ini merupakan dukungan terhadap pemerintah dalam program pencegahan stunting,” ungkap dia.

Andi mengungkapkan dalam satu ajang ini, pengunjung bisa menyaksikan berbagai objek yang ada di Desa Babulu Laut. Mulai dari hamparan mangrove, hamparan tambak, kehidupan sosial masyarakat perikianan pesisir hingga melihat hasil laut dengan kualitas baik.

“Bahkan festival ini sudah masuk event festival di Provinsi Kaltim, dari 166 festival yang ada, Babulu adalah salah satunya,” sebut dia.

Karena potensinya, desa ini juga dinilai telah memadai untuk diusulkan menjadi desa wisata. Tentu pihaknya juga akan memberikan dukungan atas hal tersebut.

“Tapi tetap perlu beberapa hal yang perlu diperhatikan dan diperbaiki untuk dapat menjadi desa wisata,” ujar Israwati.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan beberapa kajian terhadap potensi wisata yang ada. Kemudian, akan ada program pengembangan yang dilakukan khususnya untuk Sumber Daya Manusia (SDM).

Mereka akan dibekali pengetahuan untuk membuat paket-paket wisata, yang sekiranya dapat menarik pengunjung. “Di sini nantinya juga perlu ada rambu, minimalnya penunjuk arah. Karena itu salah satu item untuk menjadi desa wisata,” tutupnya. (SBK)

Makan Boga Bahari Sepuasnya di Pembukaan Festival Seafood 3 Babulu Laut

0

PPU – Tak kurang dari 2 kuintal hasil laut (boga bahari) masyarakat Babulu Laut disajikan gratis pada Pembukaan Festival Seafood ketiga, Rabu (15/2/2023). Semarak para undangan dan pengunjung langsung menyerbu meja berisi hidangan olahan kepiting, kerang dan udang tersebut tak kurang dari 30 menit.

Event yang diinisiasi pemuda dan masyarakat Desa Babulu Laut ini menyambung gelaran tahunan sejak 2018 lalu. Acara akan digelar selama 4 hari atau hingga 18 Februari mendatang.

“Setelah pembukaan secara resmi festival seafood kali ini, Kami menyapkan hidangan seafood yang bisa dinikmati sepuasnya, dengan gratis,” ujar Kepala Desa Babulu Laut Ismail Subli.

Momen ini dijadikan sebagai satu pembuktian bahwa ini memang pantas disebut sebagai daerah penghasil utama perikanan di Penajam Paser Utara (PPU). Pun, ini sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat setempat terhadap berkah yang diberikan pada desanya. “Inisiator kegiatan menyiapkan sebanyak dua kuintal seafood, itu diperkirakan cukup untuk 400 orang yang hadir,” sambungnya.

Meski dimulai pertama kali pada 5 tahun lalu, adanya festival ini sempat tertunda 2 tahun berturut. Penyebabnya lantaran adanya situasi pandemi Covid-19.

Subli memastikan kedepannya jika memungkinkan pihaknya akan terus menyelenggarakan event ini di setiap tahunnya. Untuk mempertegasnya, Pemdes beserta Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Babulu Laut juga tengah berprogres menerbitkan peraturan desa (perdes).

“Jadi ke depan, kegiatan ini menjadi event resmi. Nanti dalam perdes yang masih digodok ini juga terdapat kepastian tanggal, agar masuk menjadi kalender pariwisata PPU bahkan Kaltim,” jelasnya.

Setidaknya, lebih 35 UMKM terlibat untuk menjajakan produknya dalam acara yang bertempat di Lapangan Sepakbola Babulu Laut ini. Juga puluhan penggiat seni dan sekolah turt ambil bagian dalam mengisi panggung pertunjukkan sepanjang acara nanti.

“Kami juga berharap kegiatan ini bisa menjadi ajang untuk mempromosikan desa dan produk masyarakat. Semoga acara ini dapat terus membawa manfaat bukan hanya untuk desa, tapi juga untuk Kabupaten PPU,” tutup Subli. (SBK)

Aset Masuk Lahan IKN, Pemkab PPU Bangun Koordinasi dengan Pusat

PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) saat ini masih proses pendataan aset di wilayah Kecamatan Sepaku. Hal ini untuk memastikan jumlah aset yang bakal masuk ke wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kepala Bidang Pengelolaan Aset di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Denny Handayansah menjelaskan sejak tahun lalu proses pembangunan pusat negara yang baru itu berjalan. Selain itu, proses pengadaan lahannya juga terus berjalan.

“Ada beberapa aset daerah dalam bentuk bangunan ada di lahan yang bakal menjadi IKN,” ujarnya, Rabu (15/2/2023).

Dari perhitungan kasar, Pemkab PPU memang mempunyai beberapa aset di sana. Salah satunya ialah RS Sepaku dan Guest House Bupati dengan luas lahan 43 hektare. Pihaknya juga telah membangun koordinasi intens dengan Baddan Otorita untuk mendapatkan kejelasannya.

“Aset bangunan berupa fasilitas pendidikan, dan kesehatan, serta gedung pemerintahan. Agar jelas aset itu menjadi milik Badan Otorita IKN, atau tetap menjadi aset PPU,” ungkap Denny.

Guest House Pemkab PPU yang berada di wilayah Trunen Sepaku. (Robbi/MediaKaltimGroup)

Sejatinya Pemkab PPU bersedia untuk melepaskan aset tersebut jika memang dibutuhkan dan menjadi aset milik Badan Otorita IKN. Namun begitu, Pemkab PPU tetap berharap tidak terjadi.

Sekalipun itu terjadi, Pemkab PPU tentu akan meminta kompensasi atau ganti untung terhadap aset daerah yang terambil. “Aset tanah dan bangunan milik pemerintah daerah di kawasan IKN itu hingga kini belum diketahui status kepemilikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) saat ini masih melakukan pendataan terhadap aset milik PPU. Sejalan dengan itu, ia juga membangun komunkasi intens dengan Badan Otorita IKN dan pemerintah pusat.

“Jika sudah jelas aset yang masuk ke wilayah IKN, yang perlu ditunggu ialah status ke depannya berubah atau tidak,” pungkas Denny. (SBK)

Tengin Baru dah Babulu Darat Masuk Nominasi Desa Anti Korupsi

PPU – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam Pongrewa mengapresiasi dan dukungan terhadap penatakelolaan keuangan desa bebas tindak korupsi. Tim Observasi Desa Anti Korupsi KPK RI baru saja berkunjung dalam penilaian nominasi anti korupsi di PPU. Mereka tengah melakukan penilaian terhadap Desa Tengin baru di Kecamatan Sepaku dan Desa Babulu Darat di Kecamatan Babulu yang masuk sebagai calon desa yang dicangkan sebagai wilayah bebas rasuah.

“Kami mendukung pembinaan pencegahan anti korupsi pemerintahan desa di Kabupaten PPU. Kemarin audiensi kunjungan tim observasi peran serta masyarakat dalam pencegahan korupsi,” ucapnya, Rabu (15/2/2023).

Hadirnya tim obeservasi penilai desa anti korupsi ini, sambungnya, dalam kategori pencanangan desa anti korupsi merupakan suatu semangat dan kebanggaan. Mengingat upaya meningkatkan sistem pemerintahan yang akuntabel dan transparan juga terus dilakukan oleh Pemkab PPU termasuk juga lingkup desa.

“Dengan adanya desa anti korupsi, diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam meningkatkan pemerintahan desa yang akuntabel, transparan, sehingga mendukung pencegahan korupsi di lingkup desa, mengingat besarnya anggaran desa yang diberikan oleh pemerintah pusat hingga pemerintah daerah,” sebut Hamdam.

Melalui Inspektorat dan Dinas Pemberdasaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) terus melakukan pendampingan dan monitoring dalam penyelenggaraan pemerintah desa. Khususnya terkait kegiatan dengan anggaran desa karena desa memiliki peranan penting dalam mendukung terwujudnya program pembangunan di Kabupaten PPU maupun dalam mendukung nawacita hadirnya peran desa oleh pemerintah pusat.

Adapun hasil penilaian dan observasi ini nantinya disampaikan oleh KPK RI. Kemudian akan dicanangkan secara nasional untuk selanjutnya ditetapkan.

Deputi Pembinaan Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan Korupsi (KPK) RI Haris mengungkapkan pencanangan dan penilaian desa anti korupsi yang dilakukan oleh KPK RI merupakan bagian dalam upaya pencegahan tindak korupsi di lingkup pemerintahan desa.

Termasuk memberikan dukungan kepada desa dalam mewujudkan desa yang akuntabel, transparan, dan bebas korupsi.
“Kami mencari desa yang menjadi desa percontohan desa anti korupsi, kalau misalnya nanti desa ini terpilih, maka desa ini akan menjadi bahan belajar bagi desa-desa yang lain,” pungkasnya. (ADV/SBK)

Dishub Paser Target Pasang PJU di Kawasan Rawan sebelum Ramadan

0

PASER – Meningkatkan pelayanan pada masyarakat berlalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Paser memperbaiki Penerangan Jalan Umum (PJU) dan mengusulkan penambahan rambu-rambu untuk area yang rawan kecelakaan. Seperti PJU di Jalan Sudirman, yang mati sudah hampir dua minggu.

Kepala Seksi (Kasi) Perlengkapan Jalan Umum Dishub Kabupaten Paser, Suep Ponidi menjelaskan, perbaikan dilakukan untuk menciptakan kenyamanan pada masyarakat di jalan khususnya malam hari.

“Mulai hari ini kita sudah mulai gerak, karena tidak mungkin kita melakukan perbaikan sementara tidak ada anggarannya karena sebelumnya masih melakukan penyesuian anggaran,” kata Suep.

Ia menargetkan, pada Maret 2023 mendatang akan menuntaskan perbaikan PJU yang mengalami kerusakan sesuai dengan amanat yang disampaikan Bupati Paser bahwa jangan sampai ada PJU yang tidak tertangani.

“Kita targetkan Maret melakukan perbaikan sehingga bulan Ramadan sudah terang,” tuturnya.

Untuk pengadaan lampu saat ini Dishub Kabupaten Paser sudah siap melakukan pemasangan, juga jika ada jaringan yang belum terpasang oleh tiag lampu nanti akan dipasang demi kenyamanan masyarakat.

“Menekan angka kecelakaan yang diakibatkan oleh PJU atau rambu, kita akan usulkan rambu rambu tersebut ke Balai Jalan Nasional Balikpapan karena ini juga merupakan ranah tugas pokok kami,” terangnya.

Semakin banyaknya masyarakat saat ini berkendaraan maka penting adanya rambu rambu agar tertib lalu lintas, ia menuturkan bahwa dengan masyarakat mentaati peraturan yang sudah dibuat maka masyarakat tidak akan terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Jadi tahun ini kita fokus perbaikan PJU dan penambahan rambu rambu lalu lintas dan jika masyarakat taat secara otomatis masyarakat tidak akan ada kecelakaan,” terangnya.

Ia juga mengimbau pada kontraktor kontraktor yang berkerja yang kebetulan terkena dengan kabal jaringan maka diminta agar dilakukan koordinasi secepatnya. Seperti yang terjadi di daerah tapis karena adanya pengerukan area jalan sehingga terputus jaringan PJU saat ini.

“Kita berharap kontraktor yang kebetulan perkerjaan mengenai jaringan PJU itu berkoordinasi cepat, jangan sampai masyarakat komplain dengan kami,” pungkasnya. (bs)

Satu Unit Mobil Avanza Terbakar, Jalan Poros Sangatta-Bontang Macet

0

SANGATTA – Mobil merek Avanza berwarna terbakar di Jalan Poros Bontang-Sangatta tepat depan Polsek Teluk Pandan, Selasa (14/2/2023). Saat ini api sudah berhasil dipadamkan. Belum diketahui siapa pemilik mobil yang terbakar itu.

Warga berkerumun melihat kejadian tersebut bahkan antrean kendaraan pun terjadi sehingga menyebabkan sepanjang jalan macet.

Salah satu sopir Travel Ana sempat merekam kejadian tersebut dan menceritakan jika kondisi mobil yang terbakar itu disinyalir karena adanya konsleting.

“Saya tidak tahu pemiliknya siapa, tahu-tahu mobil itu terbakar tetapi yang di dalam mobil ada 4 orang, kemungkinan karena adanya konslet,” sebut Ana yang dikonfirmasi via WhatsApp.

Dalam insiden itu, tidak ada korban jiwa. Saat ini sebut Ana petugas sudah berada dilokasi kebakaran. Kondisi mobil saat ini sudah dipadamkan dan masih belum diketahui siapa pemiliknya.

Saat ini masih belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. “Petugas masih di lokasi olah TKP penyebabnya apa. Supir dan penumpangnya selamat, hanya kerugian mobil itu,” tandasnya. (ref)

Polres Berau Bongkar Prostitusi Online Anak Dibawah Umur via MiChat

0

TANJUNG REDEB – Seorang perempuan berinisal RAA (20) terpaksa mendekam di dalam dinginnya jeruji besi. Sebab, ia melakukan praktik perdagangan manusia secara online melalui aplikasi MiChat. Nahas, korban yang dijajakan kepada para pria hidung belang berstatus dibawah umur.

Dalam Press Release yang digelar Selasa (14/2/2023), Kabagops Polres Berau, Kompol Febriadi Silvano Muabuay mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang melapor ke hotline Polres Berau dan Whatsapp Kapolres Berau, AKBP Sindhu Brahmarya.

Setelah mendapat laporan pada Minggu (12/2/2023) lalu sekitar pukul 01.30 Wita, pihaknya mengamankan RAA karena diduga melakukan tindak pidana eksploitasi terhadap seorang anak dibawah umur berinisial FZ (16). “Pelaku menawarkan korban FZ melalui aplikasi dengan harga Rp 400 ribu sebanyak dua kali. Dari hasil penawaran yang dilakukan RAA, dirinya mendapat fee sebesar Rp 100 ribu,” jelas Kompol Febriadi.

Dia memaparkan, selain FZ ada empat korban lainnya. Yakni MA (21), ST (18), FA (16) dan UF (19). Agar kasus ini tidak terus terjadi, RAA diamankan di rumah orang tuanya. “Setelah itu kami cek ponsel pelaku. Benar saja adanya transaksi penawaran yang dilakukan. Lalu ada barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 500 ribu hasil eksploitasi,” bebernya.

RAA mengaku telah melakukan praktik haram ini sejak delapan bulan lalu. Dari keterangannya juga, para korban tersebut tidak ada yang berstatus pelajar. “Atas apa yang telah diperbuat, pelaku terancam pidana paling lama 10 tahun dan denda paling banyak dua ratus juta rupiah,” tutup Kompol Febriadi. (dez)

Perbaikan Jalan MT Haryono Molor, Penutupan Diperpanjang

BALIKPAPAN – Warga Kota Balikpapan terpaksa harus bersabar menghadapi kemacetan arus lalu lintas di kawasan Jalan MT Haryono. Pasalnya, penutupan ruas jalan MT Haryono tepatnya depan Global Sport diperpanjang hingga Jumat (17/2/2023) mendatang.

Penutupan jalan karena proyek peninggian badan jalan ini telah berlangsung sejak 28 Januari lalu dan rencana awal dibuka 11 Februari kemarin. Namun hingga Selasa (14/2/2023), jalan itu belum dibuka.

Dari informasi yang dihimpun, Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan dan dinas terkait menggelar rapat membahas hal tersebut. Ketika dikonfirmasi, Asisten 1 Sekretariat Daerah Kota Balikpapan Zulkifli mengatakan, kontraktor diminta untuk membuka akses kendaraan roda dua, pada 17 Februari nanti. Selanjutnya jalan akan dibuka satu arah pada 20 Februari.

“Kami minta kesanggupan kontraktor. Kami minta untuk menyanggupi 20 Februari nanti bisa dibuka satu jalur dulu dan 17 Februari sudah bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujarnya, Selasa (14/2/2023).

Adapun alasan perpanjangan penutupan jalan karena pekerjaan yang termasuk proyek Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal itu belum rampung. Berdasarkan paparan Dinas PU, ada tiga hal yang menjadi kendala dalam pengerjaan proyek tersebut seperti teknis operasional, pemasangan Box Culvert di luar perencanaan dan mobilisasi tanah timbunan yang terhalang faktor cuaca.

“Itu persoalan yang ada di lapangan, sehingga tidak bisa dibuka pada 11 Februari lalu,” jelasnya.

Seperti diketahui, kemacetan arus lalu lintas di ruas Jalan MT Haryono menjadi perhatian Pemkot Balikpapan. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Balikpapan Elvin Junaidi mengatakan Dishub telah melakukan sosialisasi dan antisipasi, guna menghindari kemacetan panjang pascapenutupan jalan.

Dishub juga mengusulkan beberapa sekolah di kawasan tersebut untuk belajar daring atau online, selama penutupan jalan. Mengatasi kemacetan, Dishub melibatkan kekuatan penuh bersama dengan anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan guna mengatur arus lalu lintas di kawasan tersebut. (Bom)

Menuju 1 Tahun Pemilu 2024, KPU Gelar Kirab Keliling Indonesia Bawa Bendara Parpol

0

BONTANG – Setahun menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan aksi Kirab Pemilu 2024 di 7 titik di Indonesia yakni Aceh, Batam, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, NTT, Maluku. dan Papua, Selasa (14/2).

Di Kota Taman, KPU Kota Bontang bersama jajaran Forkopimda Bontang ikut menyaksikan live streaming Kirab Pemilu 2024 ini melalui chanel youtube resmi KPU RI di Kantor KPU Bontang.

Ketua KPU Bontang, Erwin menjelaskan kirab dilaksanakan di tujuh titik dikarenakan ada 7 komisioner KPU yang nantinya kirab berakhir di KPU RI. “Kirab dilepas di masing-masing daerah dengan disaksikan komisioner KPU RI,” kata Erwin kepada Mediakaltim.com, Selasa (14/2/2023).

Nantinya peserta kirab di masing-masing daerah, lanjut Erwin akan mengelilingi daerah di Indonesia dan finish di Kantor KPU RI.

“Nanti untuk kirab ini akan melewati Kaltara, ke Berau dan Kutim, kemduain masuk ke Bontang. Jadi masing-masing Kabupaten/Kota di Kaltim akan menyambut di perbatasan dan dilepas di perbatasan. Saat ini masih belum tahu jadwal di Bontang karena masih akan melihat jadwalnya,” beber Erwin.

Erwin menambahkan dalam kirab tersebut akan membawa bendera partai politik peserta pemilu. Tujuan kirab dimaksudkan sebagai sosialisasi dalam tahapan Pemilu hingga membangun integritas bangsa.

“Kirab kan’ untuk sosialisasi juga kepada masyarakat bahwa KPU sudah siap melaksanakan tahapan Pemilu dan kesiapan penyelenggara yang disampaikan ke masyarakat,” jelas Erwin.

Sementara, Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari saat membacakan pakta integritas yang diikuti seluruh KPU Kabupaten/kota se-Indonesia melalui live streaming dan disaksikan dan diikuti Forkopimda Bontang.

“Dan seluruh pemangku kepentingan Pemilu menyatakan akan berkomitmen untuk, mewujudkan Pemilu tahun 2024 sebagai sarana integrasi bangsa. Melaksanakan pemilu tahun 2024 secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Melaksanakan Pemilu 2024 yang berintegritas dan bertanggung jawab terhadap proses dan hasil,” jelasnya. (yah)