Beranda blog Halaman 92

Peragaan Busana Anak Warnai Peringatan Hari Kartini di Kubar

0

SENDAWAR — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Pokja Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menggelar lomba peragaan busana tingkat anak PAUD dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026.

Kegiatan yang diikuti peserta dari 16 kecamatan se-Kutai Barat itu berlangsung di Gedung PKK Kubar, Jalan Sendawar Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (20/4/2026).

Lomba secara resmi dibuka Bunda PAUD Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin pada pagi hari, dan ditutup oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin pada siang harinya.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan semangat perjuangan emansipasi perempuan kepada generasi muda sejak usia dini dengan meneladani nilai-nilai R.A. Kartini.

Bunda PAUD Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perjuangan Kartini serta peran perempuan dalam pembangunan.

“Melalui momentum ini, kita diingatkan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, termasuk dalam pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah untuk memberikan dukungan penuh terhadap program PAUD, baik dari sisi program maupun penganggaran.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat agar layanan pendidikan anak usia dini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai perjuangan Kartini sejak dini.

“Peringatan Hari Kartini bukan sekadar mengenakan busana adat, tetapi menjadi momentum meneladani semangat emansipasi dan pendidikan,” tegasnya.

Menurutnya, kegiatan peragaan busana juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk melatih kepercayaan diri serta mengenal kekayaan budaya bangsa melalui busana tradisional.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru PAUD yang dinilai sebagai “Kartini modern” dalam membentuk generasi masa depan.

Bupati turut menekankan pentingnya layanan PAUD yang holistik dan integratif, mencakup aspek pendidikan, kesehatan, gizi, perlindungan, hingga pencegahan stunting.

“Keberhasilan pendidikan anak usia dini sangat bergantung pada sinergi antara Bunda PAUD kabupaten dan kecamatan,” ujarnya.

Pemkab Kutai Barat berharap semangat Kartini terus menjadi inspirasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membangun daerah yang lebih sejahtera, adil, dan beradat.

Penulis: Ichal
Editor: Agus S

Pemkab Kubar Matangkan Perencanaan ASN Melalui Bimtek

0

SENDAWAR — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang secara resmi dibuka Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, Senin (20/4/2026).

Kegiatan bertema “Mewujudkan Penataan SDM Aparatur yang Efektif, Efisien dan Profesional” itu berlangsung di Gedung Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), kompleks perkantoran Pemkab Kutai Barat.

Bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola kepegawaian dalam melakukan analisis dan perencanaan sumber daya manusia, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemerintahan daerah.

Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setkab Kutai Barat, Agung Sugara, menegaskan bahwa perencanaan kebutuhan ASN harus disesuaikan dengan keahlian dan beban kerja, baik untuk jabatan struktural, pelaksana, maupun fungsional.

“Hal ini penting untuk memastikan setiap satuan organisasi memiliki jumlah dan mutu ASN yang memadai, kompeten, dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 1 Tahun 2020 yang mewajibkan setiap instansi pemerintah menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan ASN berdasarkan Anjab dan ABK.

Sementara itu, Bupati Frederick Edwin menegaskan bahwa penataan organisasi dan pemetaan kebutuhan ASN merupakan langkah strategis, bukan sekadar rutinitas administratif.

“Analisis yang akurat menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang responsif terhadap tuntutan pelayanan publik,” tegasnya.

Menurutnya, pelaksanaan Anjab dan ABK yang valid sangat diperlukan untuk menjamin kejelasan tugas dan tanggung jawab, sekaligus memastikan kesesuaian antara jumlah SDM dan beban kerja riil di lapangan.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan teknis dalam penyusunan Anjab dan ABK, seperti perbedaan pemahaman metodologi dan keterbatasan data kepegawaian yang akurat.

Melalui Bimtek ini, pemerintah menargetkan adanya penyamaan metodologi penyusunan, keseragaman format dokumen hingga tingkat kecamatan, serta peningkatan kapasitas pengelola kepegawaian berbasis data.

“Hasil analisis ini nantinya akan menjadi dasar dalam berbagai kebijakan strategis kepegawaian, mulai dari formasi CASN, mutasi, rotasi, hingga perencanaan anggaran,” ujarnya.

Pemkab Kutai Barat berharap kegiatan ini mampu menghasilkan uraian jabatan dan perhitungan beban kerja yang objektif serta dapat dipertanggungjawabkan, guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

Penulis: Ichal
Editor: Agus S

Respons Cepat Jadi Fokus, Polres PPU Evaluasi Layanan Masyarakat

0

PENAJAM PASER UTARA – Polres Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan pentingnya respons cepat dan sinergi antar fungsi dalam pelayanan masyarakat melalui kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) rutin Bagian Operasi, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Command Center Polres PPU ini dipimpin Kasubbag Dalops Bag Ops AKP Hartono dan dihadiri personel Bag Ops, Paur Subbag Dalops IPTU Mappaimang, Ka SPKT IPTU Antaruda, serta personel siaga Command Center 110.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara melalui Kabag Ops AKP Aan Suharmanto menegaskan bahwa kecepatan dan ketepatan dalam merespons laporan masyarakat menjadi kunci menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Anev ini menjadi wadah untuk memastikan setiap personel memahami peran dan tanggung jawabnya. Respons cepat bukan hanya tuntutan tugas, tetapi juga bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Aan.

Dalam forum tersebut, pimpinan memberikan apresiasi atas keberhasilan personel dalam menangani laporan masyarakat pada pagi hari, di mana pelaku berhasil diamankan dengan cepat. Keberhasilan ini dinilai sebagai hasil sinergi antara fungsi Samapta, piket fungsi, dan Command Center 110.

Namun, evaluasi juga menyoroti sejumlah hal yang perlu ditingkatkan, salah satunya terkait kehadiran piket fungsi saat penanganan kejadian malam sebelumnya yang dinilai belum optimal.

Selain itu, penyempurnaan format laporan dari Command Center 110 menjadi perhatian. Laporan yang disampaikan kepada pimpinan diharapkan memuat hasil tindakan dan tindak lanjut secara lengkap guna mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

Untuk menunjang kinerja, Polres PPU juga mengusulkan penambahan sarana dan prasarana, seperti perangkat command center, borgol, serta perlengkapan keamanan bagi personel.

Aspek publikasi turut menjadi perhatian, dengan penekanan pada dokumentasi kegiatan yang menampilkan kesiapsiagaan personel, termasuk visual kendaraan dinas seperti mobil layanan 110 dan kendaraan Samapta.

“Melalui evaluasi berkelanjutan ini, Polres PPU berupaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan yang cepat, tepat, serta humanis guna menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Penyunting: Robbi Lalat

Kompol Djoko Paparkan Hasil Pengungkapan Narkotika di Mahulu

0

UJOH BILANG — Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) Polres Mahakam Ulu mengungkap hasil penindakan kasus narkotika sepanjang Februari hingga Maret 2026 dengan mengamankan enam tersangka dan menyita 24 paket sabu.

Hal tersebut disampaikan Wakapolres Mahakam Ulu, Kompol Djoko Purwanto, dalam press release di Mapolres Mahulu, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, pengungkapan pertama dilakukan pada 6 Februari 2026 dengan mengamankan satu tersangka berinisial PH. Selanjutnya, pada 21 Februari 2026, petugas kembali mengamankan empat tersangka masing-masing berinisial GAH, WA, E, dan FAF. Kemudian, pada 10 Maret 2026, satu tersangka lainnya berinisial MAS turut diamankan.

“Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 24 paket, terdiri dari 7 paket dengan berat bruto 1,28 gram, 9 paket seberat 1,14 gram, 6 paket seberat 5,06 gram, serta 2 paket seberat 0,43 gram,” ujarnya.

Kompol Djoko menyebutkan, barang bukti tersebut diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah Mahakam Ulu.

Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Mahakam Ulu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

“Para tersangka akan dijerat dengan Undang-Undang Narkotika yang berlaku. Kami akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

Pengungkapan ini sekaligus menegaskan komitmen Polres Mahakam Ulu dalam memberantas peredaran narkotika secara berkelanjutan di wilayah hukumnya.

Penulis: Ichal
Editor: Agus S

Penggunaan Kekuatan Berlebih Aparat Jadi Sorotan

0

JAKARTA — Lembaga Nasional Hak Asasi Manusia (LNHAM) mengungkap temuan penting terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam penanganan gelombang demonstrasi pada Agustus hingga September 2025.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/4/2026), Wakil Ketua Komnas HAM Putu Elvina menyatakan bahwa respons aparat dinilai melampaui batas hukum dan tidak sejalan dengan standar internasional.

“Kami menemukan adanya penggunaan kekuatan berlebih oleh aparat tanpa adanya ancaman nyata yang membahayakan jiwa. Tindakan ini melanggar prinsip proporsionalitas,” ujarnya.

Selain itu, LNHAM juga menyoroti kegagalan aparat dalam membedakan antara massa aksi damai dan pihak yang melakukan kekerasan. Kondisi tersebut berdampak pada munculnya kriminalisasi serta stigmatisasi terhadap peserta aksi.

Akibatnya, situasi di lapangan berkembang menjadi lebih kompleks dan memicu siklus kekerasan yang berujung pada jatuhnya korban dari berbagai pihak.

LNHAM memberikan perhatian khusus terhadap kasus meninggalnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Dalam kesimpulannya, lembaga tersebut menilai kematian korban merupakan bentuk kegagalan negara dalam melindungi hak atas hidup warga negara.

“Ada indikasi kuat kelalaian aparat dalam melindungi hak hidup masyarakat selama peristiwa berlangsung,” tegas Putu.

LNHAM mendesak adanya akuntabilitas hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab, serta evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pengendalian massa.

Penuntasan kasus ini dinilai penting untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya, sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap komitmen negara dalam menjamin demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia.

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Danau Urukan Kembali Makan Korban, Bocah Hilang Tenggelam

0

SAMARINDA — Insiden memilukan terjadi di kawasan Jalan Sultan Sulaiman, Pelita III, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Sambutan, Senin (20/4/2026) sore. Seorang bocah bernama Azka Ardendra Pratama (9) dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di danau bekas galian.

Hingga petang, proses pencarian masih terus dilakukan oleh relawan di lokasi kejadian. Danau tersebut diketahui merupakan area urukan tanah yang sebenarnya tidak diperuntukkan bagi aktivitas masyarakat.

Anggota TRC BPBD Kota Samarinda, Muhlidin, menjelaskan korban datang ke lokasi sekitar pukul 15.00 WITA bersama lima rekannya. Meski dilarang, mereka tetap masuk ke kawasan tersebut untuk berenang.

“Awalnya mereka berenang di pinggiran. Korban kemudian bergerak ke tengah menggunakan gabus sebagai pelampung yang dijepit di ketiak,” ujarnya.

Teman-teman korban sempat memperingatkan agar tidak terlalu ke tengah karena kedalaman danau cukup berbahaya. Namun, korban tetap melanjutkan hingga akhirnya pelampung yang digunakan terlepas.

Diduga tidak mahir berenang, korban langsung tenggelam dan hilang dari permukaan air. Kedalaman danau di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 3 hingga 4 meter.

“Korban sempat mencoba menggunakan ban bekas juga, tapi akhirnya tenggelam setelah alat bantu renangnya terlepas,” tambah Muhlidin.

Pantauan di lapangan, sejumlah relawan melakukan penyisiran manual sambil menunggu tim SAR dengan peralatan lengkap. Suasana haru menyelimuti lokasi kejadian.

Petugas kembali mengingatkan bahwa area tersebut berbahaya dan bukan tempat untuk aktivitas berenang. Orang tua juga diimbau untuk lebih mengawasi anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang.

Hingga pukul 18.00 WITA, pencarian masih terus berlangsung.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Penemuan Energi Baru, Indonesia Kurangi Ketergantungan Impor

0

JAKARTA — Pemerintah mengumumkan temuan cadangan gas dalam jumlah besar di wilayah lepas pantai Kalimantan Timur. Penemuan ini dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan dalam negeri.

Cadangan tersebut ditemukan di sumur Geliga-1, Blok Ganal, yang berada di Cekungan Kutai. Selain gas, lokasi ini juga mengandung cadangan kondensat dalam jumlah signifikan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa potensi gas yang ditemukan mencapai sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf), dengan tambahan kondensat sekitar 300 juta barel setara minyak.

“Eni baru mendapatkan satu wilayah kerja baru yang besar dari sumur Geliga yang menghasilkan 5 triliun kaki kubik gas, serta kondensat sekitar 300 juta barel minyak ekuivalen,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Wilayah kerja tersebut dioperasikan oleh perusahaan energi asal Italia, Eni, yang sebelumnya juga mencatat sejumlah penemuan besar di kawasan yang sama.

Pemerintah memproyeksikan peningkatan produksi gas secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Produksi diperkirakan mencapai 2.000 MMSCFD pada 2028, meningkat dari posisi saat ini sekitar 600–700 MMSCFD, dan ditargetkan menembus 3.000 MMSCFD pada 2030.

Selain itu, produksi kondensat diperkirakan mencapai 90.000 barel per hari pada 2028, dan meningkat hingga 150.000 barel per hari pada 2029–2030.

Bahlil menegaskan bahwa temuan ini akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan domestik serta mendukung program hilirisasi industri, sehingga dapat mengurangi ketergantungan impor energi.

“Ini strategi agar kita tidak impor gas dari negara lain. Kita dorong untuk kebutuhan dalam negeri dan hilirisasi industri,” katanya.

Secara teknis, sumur Geliga dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter dengan kedalaman laut mencapai 2.000 meter. Penemuan ini melanjutkan rangkaian keberhasilan eksplorasi di Cekungan Kutai, setelah sebelumnya ditemukan cadangan di Geng North pada 2023 dan sumur Konta-1 pada 2025.

Pengembangan ke depan direncanakan menggunakan fasilitas produksi terapung (FPSO) serta didukung infrastruktur yang telah tersedia, termasuk Kilang LNG Bontang.

Pemerintah berharap percepatan produksi dapat segera memberikan dampak ekonomi, mulai dari peningkatan investasi, pembukaan lapangan kerja, hingga penerimaan negara.

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Halalbihalal di IKN Perkuat Sinergi Guru dan Masyarakat

0

NUSANTARA — Sekitar 3.000 jemaah dari berbagai daerah memadati Masjid Negara IKN dalam kegiatan halalbihalal dan silaturahmi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Sepaku yang digelar bersama Otorita Ibu Kota Nusantara, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian Wisuda Santri ke-XXII se-Kecamatan Sepaku yang sebelumnya telah dilaksanakan.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, mengajak seluruh peserta menjadikan momentum halalbihalal sebagai sarana mempererat kebersamaan.

“Selamat datang di Ibu Kota Nusantara untuk Kyai dan seluruh jemaah, termasuk para guru. Mari kita jadikan momentum ini sebagai wadah untuk saling menguatkan kebersamaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, pendakwah kondang Kyai Anwar Zahid turut menyampaikan tausiah mengenai pentingnya menjaga semangat Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ramadan itu bulan pelatihan, bulan pendidikan. Apa yang kita dapatkan harus kita lanjutkan pada bulan-bulan berikutnya,” pesannya di hadapan jemaah.

Turut hadir Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Waris Muin, yang menekankan pentingnya peran guru dalam memperkuat kualitas pendidikan.

“Nilai-nilai Ramadan harus diwujudkan dalam dunia pendidikan. PGRI harus menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan persatuan guru demi mencerdaskan anak bangsa,” katanya.

Selain silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi dari Sekretariat Kerja Bersama Bank Indonesia IKN terkait pemahaman uang rupiah serta pengenalan digitalisasi keuangan melalui penggunaan QRIS kepada para jemaah.

Penulis: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Evakuasi Dramatis Bocah Tenggelam di Danau Bekas Galian

0

SAMARINDA — Upaya pencarian terhadap Azka Ardendra Pratama (9), bocah yang tenggelam di danau bekas galian di Jalan Sultan Sulaiman, Kecamatan Sambutan, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.

Jasad korban ditemukan di dasar danau oleh warga yang juga merupakan anggota BPBD Kota Samarinda, Dede Jumadi. Ia mengungkapkan momen saat menemukan tubuh korban di tengah proses penyisiran manual.

“Awalnya saya menginjak sesuatu yang padat. Saya belum yakin itu korban karena mirip batang pisang. Tapi setelah saya pegang dan sisir perlahan, saya pastikan itu korban,” ujarnya di lokasi kejadian.

Dede menjelaskan, pencarian dilakukan dengan cara menyelam dan menyisir dasar danau menggunakan alat sederhana. Kondisi air yang mulai surut membantu proses pencarian, meski kedalaman danau masih cukup menyulitkan.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak mengenakan pakaian, sesuai dengan keterangan awal saat dilaporkan tenggelam.

Anggota Tim SAR Gabungan Samarinda, Munaji, menambahkan bahwa posisi korban berada sekitar 50 meter dari titik awal saat terakhir terlihat berenang.

“Korban ditemukan di dasar danau dengan jarak cukup jauh dari lokasi awal. Saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Setelah berhasil diangkat ke daratan, jasad korban langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.

Penemuan ini sekaligus menutup operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan. Suasana duka menyelimuti lokasi saat keluarga menyambut kedatangan jenazah, mengakhiri peristiwa tragis yang bermula dari aktivitas mandi di danau bekas galian.

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

BKO dari Kutim Siap Jaga Stabilitas Kamtibmas Samarinda

0

SANGATTA — Sebanyak 73 personel Dalmas dari Polres Kutai Timur diberangkatkan ke Samarinda, Senin (20/4/2026), untuk memperkuat pengamanan dan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Personel yang tergabung dalam dua pleton tersebut dilepas melalui apel di halaman Mapolres Kutim sebelum menjalankan tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) di wilayah hukum Polresta Samarinda.

Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menyampaikan bahwa penugasan ini merupakan bagian dari penguatan pengamanan wilayah sekaligus bentuk sinergi antar satuan kepolisian.

“Penugasan ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Saya minta seluruh personel menjaga nama baik institusi, bertindak profesional, dan mengedepankan sikap humanis,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kondisi fisik, kekompakan, serta disiplin dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Jaga kesehatan, kekompakan, dan bangun sinergi dengan personel di Polresta Samarinda,” tambahnya.

Pengiriman personel ini dilakukan menjelang aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, di depan Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Kaltim di Samarinda.

Dukungan dari Polres Kutai Timur diharapkan dapat membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat selama berlangsungnya kegiatan tersebut.

Penulis: Ramlah
Editor: Agus S