Beranda blog Halaman 735

Program Seragam Gratis PPU Kembali Berjalan 2024, Penerima Manfaat Tak Lagi Seluruh Siswa Baru

0

PPU – Akhirnya, program seragam sekolah gratis Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) akan berlanjut di 2024. Program bantuan untuk para siswa baru di Benuo Taka itu bakal berjalan, tapi dengan perubahan ketentuan khusus penerima.

Seperti diketahui, program yang bersentuhan langsung dengan masyrakat ini mulai berjalan pada 2019 lalu, dan berlanjut hingga 2022 dengan anggaran tiap tahunnya berkisar antara Rp 9 miliar sampai Rp 14 miliar. Namun pada 2023 ini, program dievaluasi dan diputuskan tidak dilanjutkan.

Beberapa isu terangkat seiring tidak berjalannya program yang digagas oleh eks Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) itu. Mulai dari terjeratnya bupati PPU periode 2018-2023 itu pada awal 2022 lalu, hingga terungkapnya kasus dugaan korupsi pengadaan seragam baru-baru ini oleh Polda Kaltim. Yang telah merugikan keuangan negara mencapai sekira Rp 2,9 miliar dengan 3 orang tersangka.

Soal itu, Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) PPU memastikan tidak ada kaitannya. Program itu tidak berjalan tahun ini dikarenakan pihaknya tengah fokus pada perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) infrastruktur sekolah.

“Terkait dengan seragam, tahun ini kita tidak bisa laksanakan dengan beberapa alasan. Sementara untuk tahun depan, program dipastikan kembali diadakan,” ujar Kepala Bidang Sarana dan Prasaran di Disdikpora PPU, Syamsul Adha.

Program ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam rangka memajukan mutu pendidikan di daerah setempat. Terlebih, tidak berjalannya program itu juga memicu berbagai respons masyarakat yang merasa membutuhkan adanya bantuan.

Kepala Disdikpora PPU, Alimuddin menjelaskan alokasi pengadaan seragam gratis ini masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) PPU 2024. Seperti niatan awalnya, seragam sekolah gratis tersebut akan diberikan khusus pada peserta didik baru yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp 9 miliar,” ucapnya.

Untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran, Disdikpora PPU juga bakal menyelaraskan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dengan data penerimaan peserta didik baru di tiap sekolah. Hal ini juga yang menjadi penyebab program tidak dilaksanakan pada 2023 ini.

Sebab, terdapat perbedaan jumlah penerima antara jumlah penerima dan jumlah kelurga miskin sesuai DTKS. Tak berhenti di situ, data dari setiap sekolah itu nantinya juga akan diverifikasi secara langsung di lapangan.

“Dikombain datanya dengan data dari sekolah karena yang tahu wali kelasnya, untuk menentukan peserta didik yang berhak sebagai penerima seragam sekolah gratis itu. Agar program tepat sasaran atau penerima seragam gratis benar-benar peserta didik baru yang berasal dari keluarga kurang mampu,” jelas Alimuddin.

Perubahan lainnya, program ini tidak menyasar ke seluruh peserta didik baru dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA)/sederajat seperti sejak berjalannya mulai 2019 lalu. Jadi, pada 2024 hanya akan ada sebagian saja peserta didik, yang terdata sebagai anak dari keluarga miskin berdasarkan DTKS dan data sekolah saja yang menerima.

“Pada 2024, seragam sekolah gratis hanya diberikan kepada peserta didik SD dan sekolah menengah pertama (SMP) saja. Tidak lagi sampai SMA,” tegasnya.

Kemudian, paket item yang akan diberikan juga hanya seragam wajib. Yakni merah-putih untuk SD dan biru-putih untuk SMP ditambah tas, sepatu dan kelengkapan lainnya.

Berbeda dengan sebelumnya, yang juga diberikan seragam olahraga dan batik. Alasannya ialah dua pakaian tersebut berbeda setiap sekolah.

Lebih lanjut, Alimuddin menegaskan bagi-bagi seragam sekolah gratis masih merupakan program prioritas Pemkab PPU. Maka itu ia berharap program dapat berjalan sukses, baik dalam membantu mengejar target pendidikan dasar, maupun dalam upaya penanggulangan kemiskinan di daerah.

“Makanya datanya harus valid, harus ada yang turun lapangan, dan dipastikan anak yang tidak mampu yang menerima,” pungkasnya. (SBK)

Pemkab PPU Terima DBH Sawit Rp 11,6 Miliar Tahun Ini

0

PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini mendapatkan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit. Besaran yang akan diterima daerah berjuluk Benuo Taka ini ialah sebesar Rp 11,6 miliar dan akan digunakan untuk pengembangan sektor perkebunan di 2024.

Hal itu sejalan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) 38/2023 tentang DBH Perkebunan Sawit. Yang ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 91/2023 tentang Pengelolaan DBH Perkebunan Sawit dan Kaltim menerima alokasi sebesar Rp 205, 5 miliar.

“PPU untuk tahun 2023 ini menerima sekitar Rp 11 miliar,” ucap Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU Muhajir belum lama ini.

Penyaluran DBH sawit memperhatikan aspek luas lahan, batas wilayah, produksi CPO, serta Rencana Aksi Daerah dalam upaya produksi kelapa sawit yang berkelanjutan yang dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang disusun oleh daerah,

Ia mengungkapkan DBH itu seluruhnya akan digunakan untuk tahun depan. Sebab jika dilaksanakan pada tahun ini maka tidak memungkinkan pekerjaan bisa selesai sebelum akhir tahun.

“Karena kalau dikerjakan di perubahan, yakin tidak akan selesai. Makanya Kami geser uangnya masuk menjadi silpa,” sebut Muhajir.

Pekerjaan yang akan dilakukan menggunakan DBH kelapa sawit, lanjutnya, sudah ditentukan oleh pemerintah pusat. Semuanya bersifat untuk pemenuhan infrastruktur kawasan perkebunan sawit, dan masyarakat yang bekerja di bidang tersebut.

“Peruntukannya untuk wilayah yang delineasi sawitnya besar,” ucap Muhajir.

Yakni mulai dari pembangunan jalan, jembatan, serta yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas perkebunan sawit. Hingga pengadaan bantuan BPJS Kesenagakerjaan untuk para pekerja perkebunan sawit.

Lebih lanjut, Muhajir menjelaskan kini pihaknya tengah menyusun RKP yang berhubungan dengan hal tersebut. Untuk selanjutnya di sampaikan ke pemerintah pusat.

“Kita mengusulkan rencana kegiatan (RKP), itu nantinya yang akan menjadi dasar penyaluran dari kas umum negara ke kas daerah,” tutupnya. (SBK)

Nakhoda Baru KONI PPU, Pembinaan Wajib Mulai Usia Dini

0

PPU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) 2023 dalam penjaringan Ketua KONI Periode 2023-2027 mendatang, adapun suasana muskab sempat terjadi perselisihan pendapat pada saat penetapan tata tertib. Akan tetapi dapat terselesaikan secara musyawarah mufakat dengan persaamaan persepsi.

Muskab Koni 2023 menjaring 2 calon ketua, yang pertama Ketua Demisioner Salehudin dan Wakil Ketua Demisioner Arpan, dengan jumlah suara total pemilih sebanyak 40 cabang olahraga (Cabor) PPU.

Pada proses pemilhan terjadi saling kejar mengejar antar suara pemilih, dan pada akhir perhitungan dimenangkan oleh Arpan dengan jumlah perolehan 21 suara, sedangkan Salehudin mendapatkan 19 suara. Dengan selisih 2 suara tersebut membuat menetapkan Arpan menjadi Ketua KONI PPU periode 2023-2024.

Saat ditemui setelah berakhirnya Musda Arpan, mengatakan terpilihnya Ia atas kepercayaan Cabor terhadapnya untuk membawa olahraga PPU maju kedepan bukan untuk mundur kebelakang.

“Alhamdulillah atas kepercayaan yang diberikan oleh cabor-cabor PPU, Kami akan membawa maju kedepan terhadap atlet PPU khususnya. Agar dapat bermain bukan hanya di lokal saja tapi bisa bermain pula di nasional bahkan Internasional,” Tegasnya, Kamis (21/12/2023).

Lanjut Arpan, Ia menambahkan dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyusun kepengurusan sesegara mungkin, agar langkah-langkah yang ingin Ia ambil dapat berjalan secara cepat dan tepat.
“Kami akan segera mungkin menyusun struktur kepengurusan ini agar jalannya Visi dan Misi yang Saya sampaikan tadi, apalagi saya rasa tim formatur yang kita pilih mumpuni dibidangnya masing-masing,” ungkapnya.

Harapannya dengan kepengurusan dan nakhoda baru ini, dapat membawa KONI PPU lebih maju dan berkembang kedepannya dalam penyaluran minat dan kemampuan atlet PPU khususnya, mulai dari tingkat usia sekolah dasar sampai dengan tingkatan senior. (NRD)

Tenaga Pendidik Merupakan Tulang Punggung Pelaksana Pendidikan Bagi Anak Bangsa

PPU – Dalam rangka meningkatkan kinerja tenaga pendidik di Wilayah Penajam Paser Utara (PPU), Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun hadiri apel akbar di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, yang diadakan di Stadion Panglima Sentik Kegiatan ini dihadiri kepala sekolah dan guru dari TK/PAUD, SD, SMP, serta SMA sederajat se-Kabupaten PPU.

Dalam sambutannya Makmur Marbun mengatakan Tenaga Kependidikan merupakan tulang punggung dari pelaksanaan Pemerintah dari lidingsektor Pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal.

“Tenaga kependidikan adalah tulang punggung dari pelaksanaan pemerintahan di daerah pada sektor dunia pendidikan,” ujarnya, Selasa (14/11/2023).

Lanjut Makmur Ia mengatakan tenaga pendidik adalah garda terdepan dalam memberikan pendidikan kepada seluruh siswa dan siswi di PPU. Peran dan tanggung jawabnya tidak hanya penting, tetapi juga sangat berarti dalam memastikan kemajuan daerah dalam lingkup dunia pendidikan kedepannya.

“Tenaga pendidik pada era digital seperti ini, diawasi langsung dan berhadapan dengan masyarakat. Melalui sosial media, masyarakat memantau kinerja para abdi negara termasuk para tenaga pendidik,” ungkapnya.

Makmur meminta para pengajar agar bisa bekerja cepat dan tanggap dalam menjawab setiap situasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Para pendidikan agar terus menerus mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

“Tenaga pendidik harus bisa keluar dari zona nyaman dan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan lapangan serta aturan yang terbaru terkait sistem kependidikan yang ada,” ujarnya.

Pj Bupati Makmur Marbun juga mengingatkan kembali agar aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga pendidik di lingkungan Pemerintah PPU senantiasa menjaga netralitasnya dan dilarang untuk terlibat dalam kegiatan politik praktis atau memperlihatkan pemihakannya kepada pasangan calon tertentu.

“Kami mengingatkan kembali, kepada ASN dilingkungan Kerja PPu agar tidak melakukan poltik peraktis terhadap calon manapun,” tutupnya. (ADV/H14/H17/*DiskominfoPPU/NRD)

Turnamen Voli Karang Taruna Lawe-Lawe Resmi Dibuka, 32 Tim Siap Berlaga

0

PPU – Sebanyak 32 tim siap berlaga pada Turnamen VoliKarang Taruna Lawe-Lawe se-Penajam Paser Utara (PPU) 2023, Kamis (14/12/2023). Seluruh peserta diajak untuk menjunjung dan menjaga sportivitas dalam pertandingan.

Turnamen terbuka dalam daerah ini digelar dalam rangka hari ulang tahun (HUT) Karang Taruna Karya Muda Lawe-Lawe yang pertama. Bertempat di Lapangan Voli Pertamina Lawe-Lawe, turnamen secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Alimuddin.

“Selamat bertanding, dan jaga selalu sprotivitas untuk menciptakan atlet- atlet berprestasi dari PPU,” katanya.

Turnamen dibuka secara langsung yang ditandai dengan passing bola voli. Pada kesempatan itu Alimddin turut menyampaikan pesan, untuk bersama menjaga kesatuan dan persatuan dan mendukung pembangunan PPU.

“Atas nama Pemkab PPU, mengapresiasi adanya kegiatan ini. Melalui turnamen ini, khususnya bagi anak-anak muda berusia di bawah 23 tahun yang turut berpartisipasi. Semoga ke depannya dapat turut mengahrumkan daerah di ajan yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Turnamen ini sendiri diikuti sebanyak 32 tim, yang terdiri dari 16 tim voli putra dan 16 tim voli putri yang berasal dari 4 kecamatan yang ada di Benuo Taka. Turnamen ini dimulai pada 14 Desember ini dan finalnya digelar pada tahun depan, dengan total hadiah sebesar Rp 18 juta.

“Ini jadi ajang silaturahmi antar masyarakat dan penggiat olahraga voli di PPU, khususnya di Kelurahan Lawe-Lawe. Harapan Kami, dari kegiatan ini akan muncul bibit berbakat dalam olahraga voli,” ujar Ketua Panitia Turnamen Voli, Kasmin.

Dalam kegiatan ini pula, Karang Taruna Karya Muda Lawe-Lawe juga melibatkan para pelaku UMKM. Dalam hal ini, menjadi satu wadah hiburan masyarakat, sekaligus meningkatkan perekonomian daerah.

“Semoga acara ini berjalan lancar, dan seluruh peserta dapat menjaga sportivitas,” tutupnya. (SBK)

Tari Nusantara Semarakkan Peringatan HUT Ke-19 SMALA PPU

0

PPU – Berbagai penampilan seni dan budaya yang dibawakan oleh para pelajar SMAN 5 Penajam Paser Utara (PPU) semarakkan pembukaan peringatan HUT ke -19 SMAN 5 PPU yang bertemakan “This Is Smala”.

Mulai dari penampilan tari nusantara, bahkan penampilan Band Lokal Monalisa October Phobia (MOP) yang merupakan alumni angkatan kedua SMAN 5 PPU.

Kepala SMAN 5 PPU Waryono, mengatakan semua penampilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh panitia dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Sekolah ke-19.

“Penampilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh panitia dalam memeriahkan kegiatan tersebut, serta bentuk dukungan kami terhadap IKN dengan menampilkan tarian nusantara dari sabang sampai marueke,” jelasnya, Senin (11/12/2023).

Lanjut Waryono, Ia membeberkan bahwa rangkaian kegiatan ini berjalan selama 4 hari dimulai dari 11-14 Desember 2023, dengan setiap harinya mengangkat tema pakaian yang berbeda-beda.

“Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari, Kami memang mengangkay temanya disetiap hari berbeda, tujuannya agar kreativitas anak-anak berjalan,” ungkapnya.

Harapannya dengan adanya kegiatan ini, menjadi suatu tumbuh kembang kreativitas para siswa. Karna kemasan HUT ke-19 SMALA ini berbeda dari sebelum-sebelumnya yang mengangkat dengan tema berbeda-beda, tutupnya. (NRD)

HUT Perdana, Karang Taruna Lawe-Lawe Gelar Turnamen Voli Se-PPU

0

PPU – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang pertama, Karang Taruna Karya Muda menggelar Turnamen Bola Voli Se-Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Lewat ajang ini, para pemuda kelurahan ini Kelurahan Lawe-Lawe ini turut berkontribusi dalam memajukan sektor olahraga daerah.

Ketua Karang Taruna Karya Muda Lawe-Lawe, Muhammad Aftu menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan sosial di bidang olahraga.

“Untuk ajang silahturahmi antar peserta, memberikan kesempatan untuk pemain-pemain muda PPU, agar bisa lebih aktif di kegiatan olahraga,” ujarnya, Minggu (10/11/2023).

Lewat ajang ini pula, pihaknya berkeinginan untuk memberikan kontribusi positif untuk wilayahnya. Sekaligus mengajak anak muda lokal untuk berperan aktif dalam pembangunan itu.

“Semoga pertama ini bisa jadi pembelajaran untuk tahun-tahun selanjutnya, dan bermanfaat di masyarakat khususnya Lawe-Lawe melalui kegiatan sosial bermasyarakat,” sebut Aftu.

Turnamen ini diadakan mulai 14 Desember 2023. Mempertandingkan 32 tim yang terdiri dari 16 tim putra dan 16 tim putri yang seleuruhnya berasal dari Benuo Taka. (lihat grafis)

Ketua Panitia Turnamen Bola Voli, Kasmin menjelaskan seluruh tim itu berasal dari setiap kecamatan yang ada di PPU. Adapun di ajang yang digelar di Lapangan Voli Pertamina Lawe-Lawe ini, pihaknya menyediakan hadiah dengan total Rp 18 juta.

“Kegiatan ini juga melibatkan pelaku UMKM lokal. Harapannya, dari kegiatan ini selain memajukan olahraga daerah, juga membantu dalam perekonomian masyarakat,” tutup Jon, sapaanya. (SBK)

Grand Opening Sky Resto The Rich Hotel, Tawarkan Suasana dan Sajian Baru di PPU

0

Foto: Pj Bupati PPU Makmur Marbun saat menandatangai batu prasarti peresmian Sky Resto The Rich Hotel, Sabtu (9/11/2023). (Robbi/MediaKaltimGroup)

PPU – Suasana baru tersaji di dunia perhotelan Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu (9/11/2023). Sky Resto The Rich Hotel hadir sebagai bentuk kesiapan industri perhotelan di Benuo Taka dalam menyongsong hadirnya Ibu Kota Nusnatara (IKN).

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) PPU, Sandry Ernamurti menuturkan ini merupakan salah satu jawaban hotel yang ada di PPU dalam memajukan usahanya. Dengan kemajuan ini, diharapkan dapat mendukung upaya Pemkab PPU dalam mewujudkan industri perhotelan dan restoran untuk menangkap peluang pendapatan asli daerah (PAD) yang optimal.

“Jadi, ke depan setiap ada kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), tidak lagi harus dilakukan di luar daerah. Tapi bisa daerah sendiri,” ujarnya.

Sky Resto ini berada di lantai 4 The Rich Hotel. Dengan penawaran sajian makanan western food dan khas Indonesia.

“Selain makan dan minuman, pengunjung juga ditawarkan suasana baru yang belum pernah ada di PPU,” kata Sandry, yang juga salah satu pemilik hotel di Lawe-Lawe ini.

Dalam grand opening itu, Pj Bupati PPU Makmur Marbun hadir langsung. Menandai peresmian dengan penandatangan batu prasati. Kehadirannya merupakan salah satu bentuk dukungan Pemkab PPU yang saat ini tengah mendorong sektor perhotelan PPU untuk lebih maju dan berkembang.

“Selamat untuk The Rich Hotel. Menjadi salah satu tempat yang memang layak untuk dikunjungi dengan sarana dan prasarana pendukungnya,” ucapnya.

Pada kesempatan itu pula, ia menyampaikan Pemkab PPU telah mengeluarkan kebijakan tegas untuk menyelenggarakan kegiatan pemerintahan di dalam wilayah PPU saja. Hal ini dilakukan untuk mendorong perputaran perekonomian di wilayah PPU, khususnya melalui sektor perhotelan.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan pemilik hotel dapat menyesuaikan dengan mengembangkan fasilitasnya. Sesuai dengan standar yang diperlukan untuk penyelenggaraan kegiatan pemerintah maupun kebutuhan konsumen lainnya.

“Saya mengajak kepada para pelaku perhotelan yang ada di PPU untuk mengembangkan sektor perhotelan yang ada agar lebih profesional, memiliki standar yang layak bagi para pengunjung serta menjadi bagian dari sarana promosi daerah dengan berbagai potensi baik pariwisata, budaya, dan kearifan lokal yang ada,” ungkapnya.

Dengan begitu, para tamu-tamu daerah maupun wisatawan dapat memperoleh sarana dan prasarana yang memadai. Selaras dengan hal tersebut, melalui Dinas Kebudayaan dan pariwisata (Disbudpar) PPU akan bersinergi dengan pihak penyedia jasa penginapan/perhotelan untuk pengembangan pariwisata dan promosi.

Dengan kebijakan ini pula, diharapkan tingkat hunian (okupansi) hotel di PPU dapat emningkat secara merata. Pun pendapatan daerah khususnya dari sektor paja perhotelan dapat dioptimalkan.

“Mari kita bersama-sama memajukan daerah kita ini dengan berbagai potensinya, tentunya sudah saatnya Kabupaten PPU untuk melakukan berbagai terobosan kemajuan. Mengingat Kabupaten PPU kini sudah menjadi daerah yang tidak hanya dikenal di tingkat nasional tetapi internasional, karena wilayahnya yang ditetapkan menjadi IKN,” pungkasnya. (SBK)

Ketua DPRD PPU Apresiasi Hadirnya Sky Resto di PPU, Dorong Hotel Lain Berbenah

0

PPU – Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor mengapresiasi diresmikannya Sky Resto The Rich Hotel. Ia berharap setiap hotel yang ada di PPU dapat mengikuti jejak ini untuk terus berbenah dan menangkap peluang seiring hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Syahrudin turut hadir dalam grand launching salah satu restoran hotel yang ada di Kelurahan Lawe-Lawe ini, Sabtu (9/11/2023). Kehadirannya di Benuo Taka dinilai sebagai terobosan baru yang akal mewarnai industri restoran dan perhotelan yang ada di daerah penyangga IKN ini.

“Selamat atas di launchingnya, Sky Resto The Rich Hotel. Saya kira ini sebuah terobosan baru buat hotel yang ada di sini. Untuk hotel yang lain, silahkan berkiprah sesuai dengan talentanya masing-masing,” ujarnya.

Peresmian restoran yang berada di lantai 4 The Rich Hotel ini dilakukan oleh Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. Ditandai dengan ditandatanganinya batu prasasti yang disaksikan langsung manajemen hotel dan beberapa pejabata di lingkungan Pemkab PPU.

“Tentu Kami berharap semua hotel maupun restoran berkembang pesat sesuai dan seiring dengan hadirnya IKN. Tentu juga mereka perlu menghadirkan destinasi-destinasi hiburan wisata, ya salah satunya adalah The Rich Hotel ini. Yang menyiapkan selain kamar hotel juga menyiapkan hiburan ini,” jelas Syahrudin.

Lebih lanjut, ia juga mendukung upaya Pemkab PPU belakangan ini dalam upayanya meningkatkan industri perhotelan lokal PPU. Salah satunya yakni dengan menekan pelaksanaan agenda meeting, incentive, convention, exhibition (MICE) di dalam daerah.

Syahrudin juga mendorong para pengusaha hotel dan restoran untuk bergabung dalam Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) PPU. Sebagai wadah komunikasi dan sinergi antar pengusaha dan Pemkab PPU.

“Silahkan kalian masuk dalam wadah PHRI, supaya ada komunikasi ada updating terkait dengan masalah pelayanan dan teknologi. Seperti pemasaran melalui sistem digital, agar mudah diakses oleh calon pengunjung, yang nantinya juga meningkatkan okupansi,” pungkasnya. (SBK)

Hadirkan 3 Artis Dangdut, Ribuan Pengunjung Ramaikan Malam Pentas Seni dan UMKM PPU

0

PPU – Tumpah ruah pengunjung di Alun-Alun Kantor Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu malam (2/12/2023). Malam Pentas Seni dan UMKM ‘Serambi Nusantara’ yang mengundang beberapa artis ternama sukses tergelar.

Artis dangdut Benigno, Erie Suzan dan Salma Majid hadir langsung menghibur masyarakat Benuo Taka. Kehadiran mereka ini diundang khusus untuk menyemarakkan kegiatan yang rutin digelar tiap akhir pekan.

“Semua ini Kami hadirkan demi membahagiakan hati masyarakat PPU. Dan hal ini juga merupakan sumbangsih dari beberapa pihak yang mencintai Kabupaten PPU,” ujar Pj Bupati PPU, Makmur Marbun.

Gelaran yang ada sejak kehadiran Makmur di PPU ini memang terus dibenahi. Termasuk pelaku UMKM yang dilibatkan, semakin hari juga semakin banyak. Saat ini, sekira 200 pelaku UMKM dilibatkan dalam kegiatan ini.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, berbagai talenta unggul anak-anak muda PPU, pekerja seni dan secara umum ekonomi masyarakat di PPU semakin baik,” tuturnya.

Foto: Pj Bupati PPU Makmur Marbun bersama 3 artis ternama di Indonesia saat menghibur pengunjung yang datang, Sabtu malam (2/12/2023). (Diskominfo PPU for MediaKaltimGroup)

Makmur juga menyampaikan apresiasinya pada seluruh panitia yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan kegiatan rutin ini. Bahwa kegiatan ini berhasil menggali potensi dari para UMKM sekaligus memberikan wadah bagi bakat-bakat anak muda melalui kegiatan yang positif.

“Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan potensi lokal dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” kata Makmur.

Dalam kesempatan itu pula, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam kemajuan daerah. Dengan terus mengasah kreativitas dan mengembangkan diri dalam menyongsong pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Jangan hanya menjadi penonton di daerah sendiri, sebaliknya kita harus berperan aktif dengan potensi yang kita miliki agar terus tumbuh dan berkembang,” tegasnya.

Foto: Pj Gubernur Kaltim Akaml Malik saat ikut memeriahkan kegiatan Malam Pentas Seni dan UMKM PPU, Sabtu malam (2/12/2023). (Diskominfo PPU for MediaKaltimGroup)

Dalam kegiatan ini, turut pula hadir menyaksikan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik. Ia hadir bersama ditengah masyarakat PPU dan menegaskan komitmen Pemprov Kaltim dalam mendukung dan mengembangkan UMKM serta seni budaya lokal.

”Untuk itu Kami mengajak masyarakat PPU untuk ikut berpartisipasi. Apa yang bisa Kita lakukan untuk daerah Kita ini. Khususnya dalam mendukung pemindahan IKN (Ibu Kota Nusantara ),” tutup Akmal. (SBK)