Beranda blog Halaman 736

Apresiasi Pemberian Bonus Petugas Kebersihan, Komisi I DPRD PPU Kawal Proses Pencairan

0

PPU – Anggota Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Bijak Ilhamdani mengapresiasi langkah Pemkab PPU atas pemberian bonus pada petugas kebersihan. DPRD PPU juga dipastikan akan terus mengawal proses pencairan tersebut agar dapat segera terealisasi.

Seperti diketahui, Pemkab PPU memberikan penghargaan dalam bentuk uang senilai Rp 2 juta untuk petugas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU. Mereka dianggap menjadi peran utama atas raihan prestasi Piala Adipura 2023 kategori Kota Kecil.

“Tentunya kita berterimakasih, kita sangat berterima kasih kepada petugas kebersihan, pemerintah daerah yang sudah memberikan perhatiannya,” ucap Bijak, Rabu (15/3/2023).

 

Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemkab PPU tepat sasaran. Selain penghargaan lebih, hal ini juga dianggap dapat memberikan motivasi lebih terhadap mereka dalam memperbaiki kinerjanya ke depan.

“Ini profesi yang mulia. Alhamdulillah bisa mewujudkan harapan para petugas kebersihan,” sebutnya.

Untuk itu, Pemkab PPU melalui dinas terkait dapat segera merealisasikan hal tersebut. Agar sekira 160 tenaga lapangan di DLH dapat segera pula merasakan jerih payah mereka.

Bijak berkomitmen akan terus mengawal proses pencairan itu dapat segera dilaksanakan. “Kita di DPRD akan terus kawal pemberian insentif kepada petugas kebersihan. Sampai benar-benar pemberian itu masuk ke rekening masing-masing petugas,” tukasnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong hasil ini dapat terus dipertahankan atau malah ditingkatkan. Itu juga sebagai bukti bahwa yang dilakukan Pemkab PPU efektif.

 

“Harapan bisa mempertahankan dan tentunya harus bisa ditingkatkan. Dan juga kesejahteraan bisa jauh ditingkatkan,” harapnya,.

Selain itu, masyarakat secara umum juga diminta untuk turut sadar dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekitarnya. Pun menghargai peran petugas kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Dan juga masyarakat tentunya bisa mendukung pemerintah dan para petugas kebersihan Kita,” pungkasnya. (ADV/NRD/SBK)

Prioritaskan Peningkatan SDM Dalam Momentum HUT Ke-21

PPU – Dalam momentum peringatan HUT Ke-21 Penajam Paser Utara (PPU), Pemkab PPU diminta untuk melakukan beberapa peningkatan. Salah satu yang harus menjadi prioritas ialah peningkatan sumber daya manusia (SDM) sebagai persiapan untuk menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ketua Fraksi Gabungan Amanat Bulan Bintang, Zainal Arifin memberikan apresiasi atas raihan prestasi hingga di usia ke-21 ini. Ia berharap, dari sini langkah pembangunan di Benuo Taka dapat berjalan dengan baik.

“Selamat HUT yang ke-21, dengan momentum ini Kami berharap PPU dapat semakin maju,” ucapnya, Rabu (15/3/2023).

Selain doa terhadap pemerintah daerah, ia juga mengharapkan masyarakat PPU dapat turut merasakan kemajuan ini. Hal itu sebagai ungkapan semangat dalam mendukung upaya dan program kesejahteraan warga.

“SDM dan masyarakat PPU semakin meningkat. Sehingga berimbas pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” sambungnya.

Tidak sampai di situ, Zainal mengingatkan pada Pemkab PPU untuk tetap berfokus pada peningkatan pembangunan daerah ke depan. Selain infrastruktur yang harus dikejar, ia juga meminta untuk orientasi pembangunan fokus pada pengembangan SDM.

“Catatannya tentu tetap harus melakukan peningkatan SDM dalam menyambut IKN, perlu dilakukan,” ujarnya.

Hal in perlu dilakukan sebagai salah satu persiapan dalam menyambut IKN. Tentunya itu juga menjadi salah satu upaya agar masyarakat dapat berkontribusi daerah dalam mendukung rencana pusat tersebut.

“Sehingga masyarakat PPU tidak hanya menjadi penonton. Namun terlibat di dalamnnya,” pungkas Zainal. (ADV)

Komisi I DPRD PPU Harap Pemberian Bonus Tenaga Kebersihan Segera Direalisasikan

PPU – Anggota Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Bijak Ilhamdani mengapresiasi langkah Pemkab PPU atas pemberian bonus pada petugas kebersihan. DPRD PPU juga dipastikan akan terus mengawal proses pencairan tersebut agar dapat segera terealisasi.

Seperti diketahui, Pemkab PPU memberikan penghargaan dalam bentuk uang senilai Rp 2 juta untuk petugas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU. Mereka dianggap menjadi peran utama atas raihan prestasi Piala Adipura 2023 kategori Kota Kecil.

“Tentunya kita berterimakasih, kita sangat berterima kasih kepada petugas kebersihan, pemerintah daerah yang sudah memberikan perhatiannya,” ucap Bijak, Rabu (15/3/2023).

Menurutnya, langkah yang dilakukan Pemkab PPU tepat sasaran. Selain penghargaan lebih, hal ini juga dianggap dapat memberikan motivasi lebih terhadap mereka dalam memperbaiki kinerjanya ke depan.

“Ini profesi yang mulia. Alhamdulillah bisa mewujudkan harapan para petugas kebersihan,” sebutnya.

Untuk itu, Pemkab PPU melalui dinas terkait dapat segera merealisasikan hal tersebut. Agar sekira 160 tenaga lapangan di DLH dapat segera pula merasakan jerih payah mereka.

Bijak berkomitmen akan terus mengawal proses pencairan itu dapat segera dilaksanakan. “Kita di DPRD akan terus kawal pemberian insentif kepada petugas kebersihan. Sampai benar-benar pemberian itu masuk ke rekening masing-masing petugas,” tukasnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong hasil ini dapat terus dipertahankan atau malah ditingkatkan. Itu juga sebagai bukti bahwa yang dilakukan Pemkab PPU efektif.

“Harapan bisa mempertahankan dan tentunya harus bisa ditingkatkan. Dan juga kesejahteraan bisa jauh ditingkatkan,” harapnya,.

Selain itu, masyarakat secara umum juga diminta untuk turut sadar dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekitarnya. Pun menghargai peran petugas kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Dan juga masyarakat tentunya bisa mendukung pemerintah dan para petugas kebersihan Kita,” pungkasnya. (ADV/NRD/SBK)

Hamdam Rencana 2 Periode, PKB PPU Siap Dukung

0

PPU – Walau Pemilu masih tahun depan, dukungan politik terhadap Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam Pongrewa sudah didapatkan. Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Irawan Herus Suryanto menyatakan akan mendukung kepala daerah Benuo Taka periode 2018-2023 tersebut agar terpilih lagi.

Hal itu diungkapkannya usai Hamdam membuka sinyal akan kembali bertarung pada kontestasi 2024 mendatang. Secara blak-blakan, Irawan dan partainya bakal mendukung penuh rencana tersebut.

“Kalau memang beliau mau maju lagi, jelas kami dukung penuh beliau untuk maju 2 periode ini,” ucapnya diwawancarai usai Rapat Paripurna Istimewa, Sabtu (11/3/2023)

Bukan tanpa alasan. Wakil Ketua Komisi I DPRD PPU ini mengungkapkan dukungan tersebut diberikan berkat kerja dan kinerja Hamdam saat memimpin Pemkab PPU. Terlebih sepeninggal eks Bupati PPU, Abdul Gafur Mas’ud (AGM) yang tersandung kasus rasuah.

“Kami mendoakan. Karena hari ini kinerja dan hasil-hasil kerja Pak Hamdam cukup memuaskan, cukup bisa menyelamtakan PPU di sisa masa jabatan periode ini,” sebutnya.

Namun, hal yang diungkapkan ini sejatinya hanya sebatas lisan saja. DPC PKB PPU dan Hamdam secara personal belumlah berkonsolodasi lebih lanjut. Irawan menyebutkan jika keseriusan itu nyata, maka akan ada mekanismenya.

“Jika memang serius untuk maju, terserah Pak Hamdam mau maju sebagai bupati atau wakil bupati. Pasangannya juga diserahkan ke Pak Hamdam. Tapi nanti tetap ada proses dan mekanisme di internal partai. Tapi hari ini, kalau Pak Hamdam ingin melanjutkan kepemimpinan, PKB mendukung,” ungkapnya.

Irawan berharap rencana Hamdam untuk melanjutkan kepemimpinan Pemkab PPU bisa direalisasikan. Pun diharapkan komunikasi untuk itu juga dapat terus berjalan dengan baik.

“Semoga komunikasi ini tetap bisa berjalan dengan baik. Dan semoga PKB ke depan bisa mengusung Pak Hamdam,” pungkasnya. (NRD/SBK)

 

DLH PPU Gelar Bimtek, Ajak Kalangan Muda Manfaatkan Sampah

0

PPU – Dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Penajam Paser Utara (PPU) mengajak kalanga muda untuk terlibat aktif dalam menjaga lingkungan. Salah satu yang bisa dilakukan ialah dengan memanfaatkan sampah bernilai ekonomis.

Bersama dengan DLH Kaltim, DLH PPU menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Fasilitasi Dalam Pengelolaan Sampah dan Penyampaian Informasi Teknologi Pengelolaan Sampah di Joglo Pantai Istana Amal Kabupaten PPU, Selasa (14/03/2023). Kegiatan ini melibatkan 16 kelompok pengelola bank sampah di PPU.

Kepala DLH PPU, Tita Deritayati, mengatakan kegatan ini bertujuan agar pemanfaat pengelolaan sampah di PPU tetap terarah. Yang mana hal ini perlu peran serta anak muda dalam menjalankan pengelolaannya.

“Peluang usaha banyak di bidang pengelolaan sampah ini. Makanya Kami butuh anak-anak muda untuk dapat ikut mengelolanya. Peluang di bidang ini sangatlah bisa bernilai ekonomi,” ujar dia.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Provinsi Kaltim Rina Juliati. Kemudian selaku narasumber dari Banana & Partners, Herry Wijaya dan Ciro Waste, Dianisa Ester Bassay.

Lewat kegiatan ini pula, anak muda diajak agar terus ikut berperan terhadap pengeolaan bank sampah. Baik yang ada di kelurahan/desa, maupun di pusat bank sampah.

“Pada bimtek ini, narasumber yang didatangkan ialah anak muda yang peduli dengan lingkungan. Mereka saat ini rata-rata mereka memiliki aplikasi terkait pengambilan sampah, makanya baik untuk mendorong anak-anak muda di PPU untuk melakukan ini,” jelas Tita.

Lebih lanjut, Pemprov Kaltim dan Pemkab PPU telah Menyusun Kebijakan Dan Strategi Daerah (Jakstrada) Yang Dijabarkan Dalam Peraturan Gubernur Nomor 75 tahun 2020. Dukungannya tertuan dalam Perbub nomor 5 tahun 2020 tentang kebijakan dan strategis  dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Di dalam Jakstrada, telah dicanangkan target pengurangan sampah sebesar 30 persen dan peningkatan penanganan sebesar 70 persen di tahun 2025. Adapun timbulan sampah di PPU 34.478 ton dengan pengurangan sebesar 22,93 persen dan penanganan 61,83 persen dengan sampah terkelola 84,76 persen.

Tita menekankan kegiatan bimtek ini diharapakan dapat langsung diterima oleh anak-anak muda. Selain pada anak muda, dia menekankan pada semua elemen untuk fokus bersama jadikan HPSN tahun 2023 sebagai milestone untuk bergerak dan bekerja.

“Kita juga perlu upaya Kerjasama dengan inovasi melalui fasilitasi Kerjasama pemerintah daerah dengan Bank Sampah dengan mengurangi, memilah, memamfaatkan, mendaur ulang dan menabung,” pungkas dia. (NRD)

Pemdes Sebakung Jaya Siap Beri Sanksi Tegas pada Staf yang Terlibat Kasus Narkoba

0

PPU – Pemerintah Desa (Pemdes) Sebakung Jaya akan mengambil sikap tegas pada salah satu stafnya yang terlibat kasus penyalahgunaan narkotika. Sanksi terberat yakni diberhentikan menanti jikan benar yang bersangkutan terbukti bersalah.

Seperti diketahui, Polres Penajam Paser Utara (PPU) berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika d wilayah Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Kamis (9/3/2023) lalu. Kepala Desa Sebakung Jaya, Sajidin ta membenarkan bahwa salah satu dari dua tersangka diduga pemakai narkotika jenis sabu-sabu tersebut merupakan pegawai honor di pemdesnya.

“Saat ini kasus itu sudah ditangani oleh pihak kepolisian,” ucapnya, Selasa (14/3/2023).

Diungkapkan salah satu tersangka tersebut bergabung menjadi pegawai honorer sejak 2019 lalu pada masa kepemimpinan kepala desa periode sebelumnya, Muharis. Posisi pekerjaannya ialah sebagai staff caraka.

Yaitu jabatan fungsional yang memiliki tugas untuk mencatat, mengirimkan, hingga mengadministrasi bukti pengiriman dokumen ataupun surat. “Dia bekerja dari tahun 2019 periode Bapak Muharis. Dia staff caraka,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, melalui Saresnarkoba Polres PPU mengamankan dua orang yaitu Yaitu Sy (27) dan AH (20) di sebuah rumah kosong di RT 007 Desa Sebakung Jaya. Di tangan mereka didapati satu paket sabu-sabu seberat 0,41 gram.

Melalui pemeriksaan lebih lanjut, keduanya sementara ini hanya diduga sebagai pengguna. Pihaknya juga masih menelusuri lebih lanjut asal kedua tersangka mendapatkan narkotika tersebut. Keduanya disangkakan dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf “a” UU RI No. 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

Lebih lanjut, Sajidin menuturkan hingga saat ini pihaknya belum mengambil langkah atas pada yang bersangkutan. Dirinya masih menunggu hasil putusan terhadap pegawai honor tersebut. Jika terbukti bersalah.

“Kami masih menunggu proses peradilan dan praduka tidak bersalah. Jika terbukti bersalah maka bisa di berhentikan,” tutupnya. (SBK)

BKPSDM PPU Umumkan Jadwan SKD 275 Calon PPPK Tenaga Teknis

0

PPU – Sebanyak 358 orang mendaftar sebagao calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Penajam Paser Utara (PPU). Namun hanya 275 peserta saja yang lolos seleksi administrasi dan masuk ketahap selanjutnya.

Seleksi PPPK ini telah dibuka akhir tahun lalu. Namun hanya formasi untuk tenaga teknis saja, dengan kuota 90 orang.

“Ada ratusan peserta calon P3K yang lolos administrasi akan bersaing untuk isi 90 tenaga teknis,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Khairudin, Selasa (14/3/2023).

Adapun dari jumlah pendaftar tersebut hanya 275 calon saja yang lolos. Sememtara 83 orang sisanya dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan berkas.

Selanjutnya, calon PPPK berhak mengikuti tahapan seleksi kompetensi dasar (SKD). Ujian seleksi kompetensi dasar yang bakal diikuti peserta calon P3K tersebut ​​​dilakukan secara online atau daring dengan sistem CAT (computer assisted test).

“Pelaksanaan Ujian Kompetensi PPPK tenaga teknis dilaksanakan tetap dengan protokol kesehatan secara ketat. Antara lain, sudah melakukan vaksin lengkap, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer,” jelasnya.

Tesnya akan dilaksanakan dalam beberapa sesi mulai 23 -25 maret 2023. Bertempat di Kantor Unit Pelaksana Teknis Badan Kepegawaian Negara atau UPT BKN Kota Balikpapan.

Lebih lanjut, Khairudin meminta para calon untuk terus memantau informasi dan perkembangan seleksi PPPK tenaga teknis ini melalui laman https://bkd.penajamkab.go.id dan https://sscasn.bkn.go.id. “Kelalaian peserta dalam membaca dan memahami pengumuman ini menjadi tanggung jawab peserta,” pungkasnya, (SBK)

Pemkab PPU Harap Pelaku Usaha Mampu Jadi Penyangga Ekonomi PPU

0

PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) berharap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal mampu menjadi penyangga ekonomi daerah. Hal itu disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab PPU, Ahmad Usman membuka secara resmi seminar UMKM yang diselenggarakan oleh PT Indomarco Prismatama (Indomaret).

Seminar kali ini mengangkat tema “Strategi Peningkatan Kualitas Produk Menuju UMKM Naik Kelas”. Kegiatan yang digelar di Aula Kantir Bupati PPU, Selasa (14/3/2023) ini diikuti sekira 80 pelaku UMKM lokal.

Dalam sambutannya, Usman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para penyelenggara kegiatan. Yaitu panitia, stakeholder yang terlibat, serta seluruh peserta yang tergabung dalam acara ini.

“Saya berharap terselenggaranya acara ini dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya melalui UMKM yang dinilai mampu menjadi penyangga ekonomi nasional, termasuk di kabupaten PPU,” katanya.

Dirinya berharap bagi kabupaten PPU sebagai Serambi Ibu Kota Nusantara (IKN), keberadaan UMKM mampu mengurangi angka pengangguran dan mampu menekan angka kemiskinan. Terutama di masa pemulihan ekonomi seperti saat ini.

Selain itu, tambahnya, dengan dilaksanakannya kegiatan seminar ini, sepatutnya juga mampu menggugah para pelaku UMKM untuk terus meng-upgrade diri dengan berbagai terobosan. Apalagi dihadapkan pada tuntutan kemajuan zaman, kemajuan teknologi informasi dan perkembangan trend menjadi salah satu prioritas yang patut diperhitungkan, seperti strategi marketing digital serta pengemasan produk yang lebih kreatif dan juga menarik.

“Dan saya juga berharap pelaksanaan kegiatan ini nantinya mampu mendorong para pelaku UMKM, untuk terus mengembangkan diri melalui cara-cara yang lebih kreatif,” ucapnya.

Usman yang hadir mewakili bupati PPU ini juga berpesan kepada seluruh peserta, untuk menyadari potensi yang di miliki serta tingkatkan kompetensi dengan lebih baik. Sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

“Ambil manfaat semaksimal mungkin dari acara ini, sehingga UMKM PPU semakin banyak yang tampil, bersaing dengan kompetitor daerah lain dengan tetap mengedepankan keunggulan kompetitif berdasarkan potensi lokal. Tidak lupa, setelah acara ini selesai pun, hendaknya para pelaku UMKM mampu terus menemukan dan mengenali potensi-potensi baru yang dapat dikembangkan,” pungkasnya. (SBK)

Pemkab PPU Raih Penghargaan UHC Award

0

PPU – Pemkab PPU Penajam Paser Utara (PPU) suskes menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2023. Apresiasi itu diberikan atas keberhasilan cakupan di PPU yang telah mencapai 96,77 persen.

Penghargaan ini diberikan di Balai Sudirman Jakarta, Selasa (14/3/2023), bersama 22 Provinsi, 334 kabupaten/kota lainnya se-Indonesia. Sebagai daerah yang mendukung Program JKN-KIS sebagai program strategis nasional dengan mendorong terwujudnya Cakupan Kesehatan Semesta atau UHC di Indonesia.

Penghargaan UHC Award diterima langsung oleh Sekkab PPU Tohar, yang diawali dengan penyerahan secara simbolis oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin. Ia menyebutkan dengan tercapainya UHC di setiap daerah, membuktikan komitmen pemerintahan daerah khususnya dalam melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program JKN.

“Dalam Inpres Nomor 1 tahun 2022, salah satu instruksi Presiden kepada Gubernur dan Bupati/Walikota adalah mendorong target RPJMN. Target tersebut yaitu 98 persen penduduk Indonesia terlindungi kesehatannya melalui Program JKN-KIS pada tahun 2024. Dengan mengalokasikan anggaran dan pembayaran iuran serta bantuan iuran penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah daerah. Sampai dengan 1 Maret 2023 jumlah penduduk Indonesia yang sudah dijamin akses layanan kesehatan melalui Program JKN-KIS sebanyak 252,1 juta jiwa atau lebih dari 90 persen dari seluruh penduduk Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, usai acara Tohar mengungkapkan penghargaan dan prestasi ini merupakan simbol komitmen pemerintah daerah untuk kepentingan masyarakat. Yakni terkait kebutuhan dasar masyarakat pada sektor Kesehatan.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, stake holder pendukung dan BPJS menyampaikan terimakasih dan apresiasi karena terhitung sejak Maret 2023, cakupan di PPU telah mencapai 96,77 persen,” ungkapnya.

Dari total jumlah penduduk 188.923 jiwa, ada sebanyak 180.943 jiwa penduduk PPU telah terdaftar sebagai peserta Program JKN. Hal itu menurutnya sama dengan hampir seluruh warga masyarakat di PPU telah memiliki payung perlindungan untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan.

Ia menerangkan adanya penghargaan ini merupakan wujud keberpihakan dan komitmen pemerintah untuk kepentingan masyarakat dalam layanan kesehatan. Artinya uang rakyat dikembalikan ke rakyat dengan cara yang lain, melalui kewenangan yang ada di pemerintah daerah dalam program kesehatan kepada masyarakat.

“Saya berharap untuk tahun-tahun depan, Kita masih mempertahankan presentase yang ada saat ini dalam jaminan kesehatan Nasional. Bahkan pemerintah daerah terus berkomitmen untuk mencapai hingga 100 persen masyarakat yang telah terintegrasi dengan JKN-KIS dengan BPJS,” pungkasnya. (SBK)

Anak Muda Kunci Pembangunan PPU Songsong IKN

PPU – Pembangun sumber daya manusia (SDM) generasi muda harus tetap menjadi fokus utama di usia ke-21 Penajam Paser Utara (PPU). Hal ini sebagai salah satu persiapan dalam menjawab tantangan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim.

Risya S Datu Adam sebagai salah satu tokoh muda di Benuo Taka ini memberikan apresiasi tinggi terhadap pemerintahan daerah atas segala pencapaian dan raihan prestasinya. Hal ini juga merupakan jawaban dari harapan para tokoh pemekaran daerah termuda kedua di Kaltim ini 2002 silam.

“Umur yang sudah tidak muda untuk kabupaten Kita ini. Semoga dengan umur sekarang, PPU bisa semakin maju lagi,” ucap anak pertama Wakil Bupati Penajam Paser Utara periode 2003–2008, Ihwan Datu Adam, ini, Senin (13/3/2023).

Tentunya harapan untuk daerah yang terus maju dan berkembang ini juga menjadi keingingan para generasi muda PPU termasuk dirinya. Berperan di daerah penyangga IKN, pastilah menjadi cita-cita luhur yang sepatutnya didapatan.

Namun begitu, tentunya para pemuda-pemudi ini memerlukan bantuan serta dorongan. Risya menyebutkan, berbagai penghargaan yang telah didapatkan ini tidak boleh membuat masyarakat dan khususnya pemerintah terlena.

“Jangan sampai lupa akan pembangunan daerah kita sendiri. Justru Kita harus lebih meninggkatkannya,” ujar dia.

Dalam hal ini, yang dimaksud ialah pembangunan infrastruktur dan SDM di bidang pendidikan. Sebab, kekuatan untuk bersaing saat ini ialah dengan mengandalkan kualitas pendidikan.

“Bukan hanya dari pembangunan yang ditingkatkan. Tapi mulai dari pendidikan serta daya saing yang unggul, itu harus Kita persiapkan juga,” tegas Risya.

Lebih dari itu, dia optimis terhadap para generasi muda PPU. Karena faktanya tak sedikit jumlah anak muda PPU yang justru memiliki prestasi cemerlang di berbagai bidang.

Jadi semangat ini harusnya juga dimiliki seluruh masyarakat untuk dapat bersama melakukan pembangunan daerah. “Terutama untuk anak muda Kita, harus sama-sama berjuang dengan bangga menjadi anak muda IKN. Tingga Kita harus mampu membuktikan, kalau anak muda di PPU ini sangat layak untuk diperhitungkan,” tutup dia. (NRD)