Beranda blog Halaman 732

Misi Keliling Indonesia, Skuteris Timika Mampir ke PPU

PPU – Kedatangan dua skuteris asal Provinsi Papua, tepatnya dari Kota Timika itu disambut oleh Kelurahan Petung, Penajam Paser Utara (PPU) Kamis (30/3/2023). Tak hanya mendapatkan sambutan hangat, mereka juga diajak untuk berdiskusi memperkenalkan kearifan yang ada di Benuo Taka, sebutan untuk PPU.

Salah satu Skuteris Timika, Ary mengatakan misi yang mereka bawa ialah zero to zero. Bermakna dari satu ke titi yang lainnya. Yaitu dari Titik Nol Sabang sampai ke titik lainnya termasuk Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dalam perjalanannya menuju setiap titik itu, pesinggahan-persinggahan Kami selalu memperkenalkan kebudayaan Timika,” ucapnya.

Harapannya dengan misi yang dibawa itu, mempererat tali silaturahmi bagi para skuteris di seluruh Indonesia. Melalui sarana saling memperkenalkan kebudayaan-kebudayaan daerah masing-masing,

“Alhamdulillah misi yang Kami bawa ini selalu disambut hangat para skuteris-skuteris di tiap daerah. Apalagi dengan berbagai diskusi kebudayaan yang Kami bawa,” tutur Ary.

Di lain sisi, Lurah Petung Achmad Fitriady menyambut baik kedatangan mereka, pun siapa saja yang hendak berbagi kekayaan intelektual tentang Indonesia. Maka dari itu, mereka langsung diajak untuk berbagi pengalaman kearifan di daerah masing-masing.

“Diskusi ini dikemas dengan saling memperkenalkan kebudayaan-kebudayaan masing daerah Kita,” ungkapnya yang juga merupakan skuteris.

Ia juga menyatakan kedatangan mereka ini membuktikan Bhineka Tunggal Ika sebagai dasar berbangsa ini dibuktikan. Dari sini, diharapkan dapat terbuka wawasan baru dalam mempererat persaudaraan antar suku di seluruh Nusantara.

“Justru Kami menyambut hangat skuteris yang mempunyai misi keliling Indonesia seperti ini,” pungkas Ady. (NRD)

Ketua DPRD PPU Minta Pusat Realisasikan Jembatan Tol Teluk Balikpapan

PPU – Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Syahrudin M. Noor turut mendorong realisasi rencana pembangunan Jembatan Tol Teluk Balikpapan sebagai jalur alternatif menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang akan datang.

Syahrudin turut menyayangkan ketidakjelasan kelanjutan megaproyek tersebut yang sudah di sejak 2013 silam. Menurutnya, kelanjutan akses penghubung Kota Balikpapan dan PPU perlu mulai diseriusi.

“Saya kira dari sisi PPU sangat dibutuhkan. Apalagi dengan hadirnya IKN Nusantara, menjadi jalan lingkar atau jalan alternatif yang wajib dibangun oleh pemerintah pusat,” ucapnya, Rabu (29/3/2023).

Tentu hal itu perlu menjadi isu strategis demi akselerasi pembangunan di daerah dan juga dipastikan memberikan dampak positif bagi warga Benuo Taka. Pun menjadi daerah penyangga IKN dan menyatakan diri sebagai Serambi Nusantara.

“Karena memang kami di daerah tidak mampu untuk membangun, dengan anggaran yang cukup besar,” imbuh Syahrudin.

Ia menyampaikan pemerintah pusat harus menyegerakan pembangunan landmark itu sekaligus untuk memenuhi kebutuhan fundamental PPU sebagai induk dari Kecamatan Sepaku yang kini menjadi bagian IKN.

“Kalau jembatan itu dibangun, tentu produktivitas masyarakat lebih tinggi dan perkembangan antara kabupaten dan kota semakin maju, bahkan bisa menjadi dua kota kembar, antara PPU dan Kota Balikpapan,” terangnya.

Ia meyakini dampak positif pembangunan jembatan Balikpapan-PPU akan berimbas pada peningkatan perekonomian dan investasi daerah, ketika akses mobilitas ke bandara bisa ditempuh dalam hitungan menit.

Jembatan ini diprakarsai oleh PT Tol Teluk Balikpapan merupakan konsorsium dari PT Waskita Karya Tol Road (60%), Pemprov Kaltim (20%), Pemkab PPU (15%) dan Pemkot Balikpapan (5%). Pada awalnya serius dibahas, bahkan telah diluncurkan pembangunannya pada Mei 2018 lalu.

Direncanakan sepanjang 7,6 kilometer dengan lebar alur 30 meter, serta jalan pendekat sepanjang 11,75 kilometer. Ketinggian kolong sekira 50 meter dan total 143 meter. Desain serta izin lingkungan kalau itu telah selesai.

Masa konstruksi direncanakan mulai Januari 2018 sampai dengan Desember 2020 dan mulai operasi Januari 2021, dengan masa konsesi 45 Tahun. Dalam perjalanannya, terjadi beberapa kali tarik-ulur mulai pembangunan.

Proyek ini sempat dilelang Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 2019. Namun, megaproyek senilai Rp15,53 triliun dihentikan proses lelang investasinya.

Salah satu alasannya soal ketinggian ruang bebas jembatan dari permukaan air laut tertinggi (clearance) 50 meter menjadi persoalan dari pelaku usaha bidang pelayaran. Saat ini, proyek tersebut mengambang. Kajian dilakukannya perubahan ketunggian klong menjadi 65 meter hyga urung selesai dilakukan. Lebih lanjut,

Syahrudin menilai pembangunan akses penghubung Balikpapan-PPU juga akan berdampak positif bagi perekonomian Kota Balikpapan karena keterbatasan PPU yang sampai saat ini belum dilengkapi pusat perbelanjaan dan hiburan yang representatif.

“Sementara kebiasaan masyarakat PPU cenderung berbelanja di Balikpapan. Pasti orang Penajam belanjanya ke Balikpapan. Jadi tidak perlu takut karena yang paling diuntungkan adalah Balikpapan, ketika jembatan itu dibangun,” pungkasnya. (ADV/SBK)

Warga Long Kali Ditangkap Miliki Sabu di Babulu

PPU – Dua warga Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser diringkus oleh jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU), pada Selasa (28/2/2023). Penangkapan dilakukan di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, PPU.

Meskipun saat Ramadan 1444 Hijriah, tindak pidana penyalahgunaan narkotika masih terjadi. Penangkapan dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A-14/III/2023/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES PENAJAM PASER UTARA/POLDA KALTIM, 28 Maret 2022.

Polres PPU melalui pers rilisnya mengungkapkan penangkapan kedua orang itu bermula dari laporan warga Babulu yang menginformasikan adanya dugaan transaksi narkoba di sekitar lingkungannya.

“Setelah itu, Tim Opsnal Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan di wilayah Kecamatan Babulu, tepatnya di Desa Babulu Darat,” ujar Kapolres PPU AKBP Hendrik Eka Bahalwan melalui Kasat Resnarkoba Polres PPU, Iptu Iskandar Rondonuwu, pada Rabu (29/3/2023).

Pada saat itu, malam sekira pukul 22.40 Wita, Tim Opsnal melihat seorang perempuan duduk seorang diri di atas motor di sebuah jalan di RT 004 Desa Babulu Darat. Saat diperiksa, terdapat satu paket sabu-sabu yang disimpan di sebuah kotak rokok yang diletakkan di dasbor motornya.

“Setelah ditanya, dia mengaku bernama Ar (26). Tersangka Ar ini mengaku mendapatkan barang tersebut dari orang lain, yaitu Mr (40),” terangnya.

Setelah mendapatkan informasi itu, berselang sekira 10 menit, penangkapan kedua berhasil dilakukan. Tersangka Mr diringkus tak lama berselang di lokasi berbeda, pinggir jalan di RT 026 Desa Babulu Darat.

“Keduanya bersama barang bukti sabu-sabu seberat 0,7 gram, serta dua buah handphone dan satu unit motor diamankan ke Polres PPU, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Iskandar.

Rekonstruksi hukum yang disangkakan yaitu Pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (SBK)

Ada Pejabat Ikut Bukber, Bupati PPU; Laporkan!

0

PPU – Bupati Penajam Pasr Utara (PPU) Hamdam Pongrewa mengimbau kalangan pejabat untuk tidak menggelar buka puasa bersama (bukber). Jika ada yang memaksa melakukan hal tersebut dilaporkan padanya. “Kalau ada yang tetap buka puasa bersama, laporkan saja,” ucapnya, Selasa (28/3/2023).

Hal itu sebagai sikapnya dalam mematuhi larangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak menggelar buka puasa bersama bagi kalangan pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Surat Edaran (SE) Sekretariat Kabinet Republik Indonesia Nomor : R-38/Seskab/DKK/03/2023.

Dengan perihal arahan terkait penyelenggaraan buka puasa bersama yang diterbitkan pada tanggal 21 Maret 2023. Salah satu intruksinya ialah kepala daerah harus menindaklanjutinya dengan surat edaran resmi.

“Larangan Presiden tersebut bisa dipatuhi oleh seluruh pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten PPU,” kata Hamdam.

Pemkab PPU sendiri sejatinya sudah mengeluarkan jadwal safari Ramadan tahun ini. Dijadwalkan dengan balutan bukber di 4 kecamatan. Mulai dari Penajam, Babulu, Sepaku dan Waru.

Tak lama berselang, Pemkab PPU secara resmi membatalkan kegiatan Safari Ramadan dengan surat bupati Nomor : 010/456/TU-Pimp/85/Kesra. Perihal Pembatalan Undangan Safari Ramadan dan Buka Puasa bersama pemerintah daerah bersama masyarakat yang ditandatangani Bupati PPU Hamdam tertanggal 24 Maret 2023. “Meskipun batal, namun silaturahmi dengan masyarakat tetap terjalin,” tutup Hamdam. (SBK)

Bazar Ramadan BUKBER jadi Pilihan Baru Buka Puasa Bersama di Penajam

0

PPU – Bazar Ramadan di samping Masjid Agung Al-Ikhlas Penajam, Kilometer 9 Nipah-Nipah menjadi salah satu spot berbuka puasa anak muda di Penajam. Menjadi tempat membeli takjil, sekaligus ngabuburit.

Bulan puasa adalah momen yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan pasangan dengan cara buka puasa bersama (bukber). Momen kebersamaan itu biasanya dilakukan di tempat-tempat tertentu.

Selain kafe dan warung makan, pada bulan puasa 1444 Hijriah di Penajam Paser Utara (PPU) ini ada salah satu pilihan baru lokasi berkumpul. Yaitu Bazaar Ramadan Belanja UMKM Ramadan Berkah (BUKBER) besutan 3 instansi vertikal; Polres PPU, Kodim0913 PPU dan Kejari PPU.

“Di tempat ini, bisa beli takjil sekalian ngabuburit nunggu buka puasa,” ujar salah satu pengunjung, Ryan, Rabu (29/3/2023).

Spot favorit yang jadi lokasi ialah di taman yang berada tepat di samping Bazar Ramadan BUKBER. Taman tersebut milik Pemkab PPU bagian dari landskap Kompleks Islamic Center Penajam.

“Pengumuman berbuka dari Masjid, pasti kedengaran. Terus juga di taman ini banyak tempat duduk, jadi cocok untuk tempat santai dan ngumpul,” kata pengunjung lainnya, Romi.

Selain itu pula, penyelenggara memang menyediakan alas sebagai tempat pengunjung dapat melakukan bukber. Kemudian juga dalam waktu tertentu, ada penampilang live musik dan kajiang ngabuburit yang dapat membersamai saat menunggu waktu berbuka puasa.

“Jadi Kami memang niatannya membuat agenda Bazar Ramadan yang sedikit berbeda dari biasanya. Agar masyarakat PPU, khususnya di Penajam dapat merasakan suasana yang berbeda dalam Ramadan tahun ini,” ucap satu penyelenggara kegiatan, Edy.

Lebih lanjut, Bazar Ramadan BUKBER dimulai sejak puasa pertama 22 Maret 2023 selama sebulan penuh.

Puluhan tenan menjajakan penganan dan minuman tersedia di sini. Diisi oleh pelaku UMKM lokal denga produk-produk lokalnya pula. Pengunjung juga ditemani lantunan musik riligi saat berbelanja.

Tak hanya penganan, dalam Bazar Ramadan dengan tema ‘Belanja UMKM, Berkah Ramadan (BUKBER)’ ini juga tersedia berbagai busana muslim dan usaha UMKM lainnya. Kegiatan ini memang memanfaatkan momen ibadah umat Islam sebagai sarana meningkatkan perekonomian daerah.

Dari sini, diharapkan roda ekonomi serta kreatifitas masyarakat dapat terwadahi dengan baik. Pun pemerintah daerah bisa mendapatkan keuntungan melalui pendapatan pajak yang dipergunakan dalam pembangunan daerah.

Lalu, dalam Bazar Ramadan BUKBER juga bakal tersaji berbagai kegiatan tambahan. Seperti panggun seni musik religi dan berbagai lomba berhadiah. Seperti lomba foto Instagram dan Grebek Sahur.

“Seluruh stan yang disediakan di sini gratis, tanpa pungutan biaya pada pedagang. Jadi niatannya ini murni untuk membantu pelaku UMKM dalam berusaha dan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,” tutupnya. (SBK)

Bijak Ilhamdani Sambut Baik Realisasi BLK di PPU

PPU – Komisi I DPRD Penajam Paser Utara (PPU) menyambut baik kelanjutan rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di daerahnya. Hal itu merupakan langkah nyata dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani, pada Selasa (28/3/2023). Menurutnya, upaya peningkatan SDM yang tepat dalam mengisi berbagai posisi di IKN ke depan harus dimulai dari adanya fasilitas BLK. “Tentu sangat bersyukur dengan hadirnya BLK,” ucapnya.

Pemerintah pusat saat ini juga telah merespons kebutuhan yang telah lama diusulkan tersebut. Pun, pemerintah daerah telah menyediakan lahan sebagai lokasi fasilitas dibangun.

“Kemarin juga sudah didahului dengan kehadiran Wakil Menteri Ketenagakerjaan saat gelaran HUT ke-21 PPU. Tentu ini juga pertanda baik,” jelas Bijak.

Kehadiran Wamenaker Afriansyah Noor ke PPU menjadi sinyal positif bagi pengembangan potensi putera daerah, untuk berkontribusi lebih jauh di dunia kerja dan harapannya juga demi pembangunan PPU.

“Kami sangat bersyukur atas kehadiran beliau, karena memang di PPU ini, kesiapan SDM lokal menjadi isu strategis dan prioritas kami terkait ketenagakerjaan,” katanya.

Politikus muda itu berharap sinergi dengan pemerintah pusat dapat terus ditingkatkan dan melahirkan berbagai inovasi mutakhir untuk mempertahankan SDM PPU terus eksis di IKN. Mewakili harapan anak muda PPU, juga agar memiliki sarana pengembangan keterampilan yang representatif dan dapat bersaing di dunia kerja.

“Dan ini sudah disambut baik oleh pemerintah pusat. Artinya, kami sebagai anggota DPRD mewakili masyarakat berterima kasih kepada pemerintah pusat,” pungkas Bijak. (ADV/SBK)

PPU Minta Bagian Alokasi Air Bersih Bendungan Sepaku-Semoi

0

PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih berharap agar masyarakatnya dapat merasakan manfaat langsung dari infrastruktur pendukung air bersih di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal tersebut juga merupakan langkah dari pemerintah pusat untuk membantu daerah dalam memenuhi pelayanan dasar bagi warga Benuo Taka.

Terutama yang paling membutuhkan layanan air bersih optimal adalah warga di Kecamatan Sepaku, yaitu masyarakat yang tinggal di sekitar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Plt Asisten II Setkab PPU, Nicko Herlambang menjelaskan bahwa masyarakat di sana baru mendapatkan layanan air bersih sekitar tahun 2021 lalu, seiring dengan terbangunnya Instalasi Pengolahan Air Minum (WTP) Sepaku beserta jaringannya.

Namun, hanya sebagian kecil dari kelurahan/desa yang menikmati layanan tersebut. Menurut Perumda Air Minum (PAM) Danum Taka, baru 6 dari 15 kelurahan/desa yang ada di Sepaku yang menjadi penerima manfaat.

“Ada beberapa desa dan kelurahan di Sepaku yang belum tercukupi PDAM karena belum terpenuhi oleh jaringan perpipaan, ini harus ada solusinya,” ungkapnya pada Senin (28/3/2023).

Nicko menilai bahwa perjalanan Pemkab PPU semakin sulit untuk dapat memenuhi sisa wilayah yang belum teraliri air bersih tersebut, selain karena masalah anggaran, juga karena beroperasinya Bendungan Sepaku-Semoi.

WTP Sepaku yang seharusnya dapat memproduksi air bersih dengan debit 30 liter per detik, terpaksa menurun menjadi 20 liter per detik. Tentunya hal ini menjadi tambahan kekhawatiran Pemkab PPU dalam mengembangkan pelayanan.

Oleh karena itu, Nicko meminta kebijakan terkait alokasi pendistribusian air bersih tersebut ke pemerintah pusat dan Badan Otorita IKN, baik dari Bendungan Sepaku-Semoi yang telah rampung dibangun, maupun dari Intake Sepaku yang masih dalam proses pembangunan.

“Selama ini hanya untuk masyarakat di KIPP dan kota Balikpapan, masyarakat lain yang sudah eksisting ini harus mendapatkan slot juga,” ungkapnya.

Seperti yang diketahui, Bendungan Sepaku-Semoi memiliki kapasitas penampungan sebesar 11 juta meter kubik dengan debit air mencapai 2.500 liter per detik. Dari jumlah tersebut, 2.000 liter per detik diperuntukkan bagi kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), dan 500 liter per detik untuk Balikpapan.

“Sementara itu, desa atau kelurahan lain yang tidak termasuk dalam Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan belum menikmati air bersih tidak termasuk dalam alokasi tersebut,” ujarnya.

Sebagai informasi tambahan, saat ini terdapat sekitar 2.700 sambungan rumah (SR) di Sepaku yang sudah menikmati air bersih. Mereka berasal dari Desa Tengin Baru, Bumi Harapan, Bukit Raya, Sukaraja, Kelurahan Maridan, dan Kelurahan Sepaku. Sementara yang belum menikmati air bersih terdapat di Desa Karangjinawi, Pemaluan, Binuang, Telemow, Mentawir, Wonosari, Argo Mulyo, Suko Mulyo, dan Semoi Dua.

“Kami sudah menyampaikan keinginan kami untuk meminta alokasi penerima manfaat air bersih ke masyarakat Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan dan Balai Prasarana Wilayah. Harapannya, pada tahun 2024, seluruh masyarakat di Sepaku sudah bisa menikmati air bersih,” tutup Nicko Herlambang, Plt Asisten II Setkab PPU. (SBK)

Hamdam Mutasi 12 Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintahannya

0

Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam Pongrewa, kembali melakukan mutasi jabatan pada tahun ini. Dalam rolling keduanya ini, 12 pejabat pimpinan tinggi pratama resmi mengisi posisi baru di lingkungan Pemkab PPU.

Serah terima jabatan (sertijab) dan pelantikannya digelar di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, pada Senin (27/03/2023). Keduabelas pejabat eselon II berdiri mengambil sumpah/janji jabatan disaksikan jajaran pejabat dan tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Hamdam mengajak para pejabat yang baru ini untuk menjadikan pengucapan sumpah jabatan sebagai peneguhan integritas, sebagai modal utama dalam melakukan pembangunan daerah.

“Para pejabat yang dilantik dan juga kita semua menyatakan kesediaan untuk menjadi pejabat yang bersih, bebas dari korupsi dan segala bentuk penyimpangan,” ucapnya.

 

Para pejabat yang baru dilantik adalah Tur Wahyu Sutrisno sebagai Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU; Mulyono sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) PPU; Khairudin sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU; Saidin sebagai Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) PPU; Alimuddin sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU dan Andi Singkerru sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU. Kemudian Marjani sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) PPU; Muhammad Sukadi sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU; Budi Santoso sebagai Kepala Unsur Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU; Suhardi sebagai Sekretaris DPRD PPU; dan Fatmawati sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setkab PPU serta Ahmad sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setkab PPU.

Hamdam menyebutkan, mutasi jabatan ini dilakukan untuk pembenahan dan pemantapan organisasi, dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum. Ini juga merupakan jenjang karier para aparatur sipil negara (ASN) yang disesuaikan dengan kerja dan kinerja selama menjabat di posisi sebelumnya.

“Mulailah kembali meniatkan diri untuk lebih bekerja keras dan berkarya dengan penuh inovasi untuk berbuat yang terbaik, demi mewujudkan harapan masyarakat PPU, yaitu birokrasi yang bersih, birokrasi yang memasyarakat dan birokrasi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Hamdam memastikan bahwa ini bukanlah mutasi terakhir yang akan dilakukan karena ia masih memiliki tugas untuk mengisi 11 posisi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong sebelum masa kepemimpinannya berakhir pada bulan September 2023 mendatang.

Posisi-posisi tersebut antara lain Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) PPU, Kepala Satpol-PP PPU, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) PPU, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) PPU, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU, Kepala Dinas Pertanian (Distan) PPU serta Kepala Inspektorat PPU dan Asisten II Setkab PPU.

“Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) yang kosong akan dilaporkan terlebih dahulu ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), sekaligus meminta persetujuan untuk dilakukan seleksi terbuka pengisian jabatan tersebut,” pungkas Hamdam. (SBK)

Pejabat di PPU yang baru dilantik itu

  1. Tur Wahyu Sutrisno sebagai Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU;
  2. Mulyono sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) PPU;
  3. Khairudin sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU;
  4. Saidin sebagai Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) PPU;
  5. Alimuddin sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU
  6. Andi Singkerru sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU.
  7. Marjani sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) PPU;
  8. Muhammad Sukadi sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU;
  9. Budi Santoso sebagai Kepala Unsur Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU;
  10. Suhardi sebagai Sekretaris DPRD PPU;
  11. Fatmawati sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setkab PPU
  12. Ahmad sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setkab PPU

Pemkab PPU Ikuti Arahan Pusat, Tiadakan Agenda Bukber Pemerintahan

0

PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) memastikan tak akan menggelar safari Ramadan tahun ini. Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo pada seluruh kepala daerah untuk tidak menggelar acara buka puasa bersama (bukber) masih dalam upaya mencegah kembali munculnya penularan Covid-19.

Rupanya situasi pandemi Covid-19 masih mempengaruhi aktivitas masyarakat. Dibuktikan dengan keluarnya surat edaran Sekretaris Kabinet Pramono Anung tertanggal 21 Maret 2023. Ada tiga poin penting arahan Presiden Joko Widodo terkait penyelenggaraan buka puasa bersama.

Sehubungan dengan hal tersebut, pelaksanaan kegiatan buka puasa bersama pada bulan suci Ramadan 1444 H agar ditiadakan. Kementerian Dalam Negeri juga diintruksikan agar menindaklanjuti arahan tersebut kepada para gubernur, bupati, dan wali kota.

Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab PPU, Nurbayah mengungkapkan penanganan Covid-19 memang belum usai. Saat ini nyatanya masih dalam transisi dari pandemi menuju endemi. Sehingga masih diperlukan kehati-hatian.

Agenda buka puasa bersama yang digelar Pemkab PPU tahun sebelumnya. (Dokumentasi)

“Arahan Presiden dimaksud diteruskan kepada seluruh pegawai di instansi masing-masing,” tegasnya, Sabtu (25/3/2023).

Arahan itu juga diperkuat dengan surat edaran Kementerian Dalam Negeri. Ditandatangani Sekretaris Suhajar Diantoro atas nama Menteri Dalam Negeri pada 23 Maret 2023 dengan isi yang sama.

Pemkab PPU selajur turut mengeluarkan surat edarannya Nomor: 010/456/TU-Pimp/85/Kesra/2023. Tertanggal 24 Maret 2023 memutuskan membatalkan safari Ramadan dan agenda lain yang disertai buka puasa bersama.

Nurbayah menyebutkan adanya surat ini sebagai sikap Pemkab PPU dalam mendukung arahan Presiden. Pun sejalan dengan alasannya dengan tujuan kebaikan bersama.

“Kebijakan Presiden tersebut bertujuan agar transisi dari pandemi menuju pendemi terwujud secara baik. Untuk itu perlu dilakukan pencegahan agar Covid-19 tidak kembali melonjak, salah satu upayanya adalah meniadakan Safari Ramadan di kalangan pemerintah,” ungkap dia.

Sejatinya Pemkab PPU belum lama juga mengeluarkan jadwal safari Ramadan. Maka itu surat edaran yang keluar tak lama berselang itu berjudul “pembatalan”.

Lebih lanjut, meski surat edaran itu ditujukan pada pada pemerintah daerah, masyarakat umum tetap diimbau meniadakan agenda serupa. Jika terpaksa, minimalnya ditegaskan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Mudah-mudahan saja kondisi cepat kembali normal sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan normal dan perekonomian kembali meningkat. Mari kita dukung kebijakan ini demi kebaikan bersama,” tutup Nurbayah. (SBK)

PPU Gelar Turnamen Futsal Liga Ramadan Benuo Taka 2023

0

PPU – Sebanyak 32 tim futsal ambil bagian dalam Turnamen Futsal Liga Ramadan Benuo Taka 2023. Ajang olahraga ini dijadikan salah satu wadah atlet futsal untuk menunjukkan hasil latihan dan pembinaan selama ini.

Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam Pongrewa resmi membuka kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Olahraga Dome Anden Oko PPU pada Sabtu malam, (25/03/2023). Event olahraga ini berlangsung mulai 25 Maret hingga tanggal 19 April 2023 mendatang.

Ia mengatakan gelaran ini merupakan wadah untuk menguji pemuda-pemudi PPU untuk menunjukkan kemampuan. Khususnya dalam cabang olahraga (cabor) futsal yang selama ini telah mendapatkan pelatihan dan pembinaan.

”Liga ini merupakan wadah atau event dimana Kita semua akan menguji sejauh mana dan seberapa efektif dan maksimal latihan yang kita sudah lakukan selama ini. Mulai malam ini akan kita uji sejauh mana pembinaan futsal yang kita sudah lakukan,” ucapnya.

Bupati PPU Hamdam saat membuka gelaran Turnamen Futsal Liga Ramadan 2023, Sabtu malam (25/3/2023). (Robbi/MediaKaltimGroup)

Menurutnya, untuk melahirkan atlet yang berprestasi, harus rutin disediakan ajang untuk berkompetisi. Adanya event inipun mampu untuk mengajak para tim untuk memanfaatkannya dengan menampilkan permainan yang terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas.

”Sering saya sampaikan, bahwa mustahil ada prestasi jika tidak dibarengi oleh kompetisi. Sehingga saya mengajak kepada seluruh tim untuk memanfaatkan betul kesempatan yang baik ini dengan menampilkan permainan terbaik, untuk membuktikan siapa yang terbaik nantinya, tentu harus dengan menjunjung tinggi sportivitas dan fairplay,” jelasnya.

Hamdam berharap agar event seperti ini untuk dilaksanakan sepanjang tahun. Kemudian intensitasnya diperbanyak agar peluang untuk melahirkan atlet terbaik PPU dapat lebih besar.

”Semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan sepanjang tahun, bahkan mungkin intensitasnya diperbanyak karena semakin banyak kompetisi tentu akan semakin terbuka peluang untuk mencetak atlet-atlet yang berprestasi khususnya di cabor futsal ini,” tutup Hamdam. (SBK)