Beranda blog Halaman 3

Lima Guru Besar Resmi Masuk Bursa Rektor Unmul 2026–2030

0

SAMARINDA – Pemilihan Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026–2030 resmi memasuki tahapan awal. Panitia Pemilihan Rektor Unmul mengumumkan lima guru besar yang dinyatakan lolos verifikasi dan resmi masuk dalam bursa calon rektor kampus terbesar di Kalimantan Timur tersebut.

Pengumuman disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di ruang Rapat Rektorat Unmul Samarinda, Senin (1/6/2026).

Kelima bakal calon berasal dari berbagai fakultas dan dinilai memiliki pengalaman akademik maupun rekam jejak kepemimpinan di lingkungan Universitas Mulawarman.

Berikut daftar lima bakal calon Rektor Unmul periode 2026–2030:

1. Prof. Dr. H. Mukhamad Nurhadi, M.Si. dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)

2. Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si. dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)

3. Prof. Dr. Soerja Koesnarpadi, S.Si., M.Si. dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

4. Prof. Dr. Rudianto Amirta, S.Hut., M.P. dari Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis (FKLT)

5. Prof. Dr. Fahrul Agus, S.Si., M.T. dari Fakultas Teknik (FT)

 

Ketua Panitia Pilrek Unmul, Prof. Dr. Ir. Mustofa Agung Sardjono, mengatakan seluruh kandidat merupakan putra terbaik Universitas Mulawarman yang memiliki kapasitas dan pengalaman untuk memimpin perguruan tinggi tersebut.

“Panitia berkomitmen menjaga seluruh proses pemilihan rektor berjalan secara transparan, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Senat Universitas Mulawarman,” ujarnya.

Tahapan berikutnya yang akan dilaksanakan adalah penyaringan dan pemaparan visi-misi para bakal calon yang dijadwalkan berlangsung pada 10–11 Juni 2026.

Setelah proses pemaparan selesai, Senat Universitas Mulawarman akan melakukan penyaringan untuk menentukan tiga calon terbaik yang berhak melaju ke tahap pemilihan akhir.

Pilrek Unmul periode 2026–2030 diperkirakan akan menjadi perhatian publik akademik di Kalimantan Timur mengingat posisi strategis Universitas Mulawarman sebagai perguruan tinggi terbesar dan tertua di wilayah tersebut. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Program MBG Balita dan Lansia Ala Aul-Rendi Belum Jalan, Pemkab Kukar Sinkronisasi dengan Program Pusat

TENGGARONG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk balita dan lansia yang menjadi salah satu program dedikasi Kukar Idaman Terbaik di bawah kepemimpinan Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Rendi Solihin hingga kini belum terealisasi.

Sekretaris Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, mengatakan tertundanya pelaksanaan program tersebut bukan semata-mata disebabkan keterbatasan anggaran daerah, melainkan karena pemerintah daerah masih melakukan sinkronisasi data dengan program MBG pemerintah pusat yang kini juga mulai menyasar kelompok balita dan lansia.

“Sementara memang program itu coba kita internalisasi dan coba kita iris datanya dengan program pusat. Karena MBG pemerintah pusat juga sekarang ternyata menyasar ke situ, yakni balita dan lansia,” ujarnya.

Menurut Sunggono, kondisi tersebut membuat Pemkab Kukar harus melakukan pemetaan ulang terhadap calon penerima manfaat agar tidak terjadi penerima ganda antara program pusat dan daerah.

Selain itu, perluasan sasaran program Badan Gizi Nasional (BGN) juga mengharuskan pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap Peraturan Bupati (Perbup) yang menjadi pedoman teknis pelaksanaan MBG ala Kukar Idaman Terbaik.

“Ternyata sekarang kita harus koreksi Perbup itu untuk menghindarkan double account,” katanya.

Meski demikian, Sunggono menegaskan Pemkab Kukar tetap berkomitmen menjalankan program MBG untuk balita dan lansia karena pelaksanaan program dari pemerintah pusat dinilai belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah di Kukar.

“Secara jumlah realisasi pasti akan berkurang, tapi kita pastikan ini akan tetap berjalan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini layanan MBG dari pemerintah pusat baru dapat dinikmati masyarakat di wilayah-wilayah yang telah memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Karena mereka biasanya baru terlayani kalau di wilayah itu sudah ada SPPG-nya,” lanjut Sunggono.

Saat ditanya mengenai target realisasi program tersebut, ia menyebut proses pelaksanaan saat ini masih terus berjalan dan berada pada tahap penyesuaian.

“Ini sedang on the way,” pungkasnya. (MK)

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Edarkan Pil LL, Pria di Tanjung Laut Indah Diciduk Satresnarkoba Polres Bontang

BONTANG – Satresnarkoba Polres Bontang kembali mengungkap kasus peredaran obat terlarang di wilayah Kota Bontang. Seorang pria berinisial AI (38) diamankan petugas Unit II Satresnarkoba Polres Bontang di kediamannya di Jalan Lumba-Lumba, RT 27, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 07.46 Wita.

Dalam penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran obat terlarang jenis pil berlogo LL.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 234 butir pil berlogo LL, satu unit telepon genggam merek Nokia, dua bal plastik klip bening, satu lembar plastik klip bening, uang tunai sebesar Rp100 ribu, serta sebuah tas abu-abu merek MS Glow yang digunakan untuk menyimpan barang-barang tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres Bontang AKP Larto mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari hasil pengembangan informasi yang diperoleh petugas dari seorang pria berinisial Ja.

Dari keterangan yang diperoleh, pil berlogo LL tersebut diduga dibeli dari tersangka AI. Berbekal informasi tersebut, anggota Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi rumah tersangka.

“Saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar tersangka, petugas menemukan satu plastik klip bening berisi ratusan butir pil berlogo LL beserta barang bukti lainnya,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Menurut Larto, tersangka mengakui seluruh barang bukti yang ditemukan merupakan miliknya. Setelah itu, tersangka bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Bontang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan merupakan miliknya. Selanjutnya tersangka bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Bontang guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Saat ini Satresnarkoba Polres Bontang masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran obat terlarang tersebut di wilayah Kota Bontang. (MK)

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Aliansi Mahasiswa Kaltim Gelar Mimbar Bebas, Panaskan Konsolidasi Aksi Jilid III

0

BALIKPAPAN – Aliansi Mahasiswa Kalimantan Timur menggelar kegiatan mimbar bebas di Kota Balikpapan, Senin (1/6/2026), sebagai bagian dari sosialisasi dan konsolidasi menuju agenda aksi jilid III yang akan digelar dalam waktu dekat.

Kegiatan tersebut diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur dan berlangsung di ruang publik Kota Balikpapan secara tertib.

Ketua aksi, Rahman Fathurrahman, mengatakan kegiatan itu bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran publik terhadap sejumlah persoalan tata kelola pemerintahan yang menjadi perhatian mahasiswa.

Menurutnya, aksi jilid III nantinya akan menjadi kelanjutan dari berbagai tuntutan yang sebelumnya telah disuarakan mahasiswa dalam aksi-aksi terdahulu.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus membangun kesadaran publik mengenai berbagai persoalan tata kelola pemerintahan yang menjadi perhatian mahasiswa saat ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah isu utama yang akan kembali diangkat dalam aksi mendatang. Di antaranya dorongan audit terhadap sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, penguatan upaya pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta penguatan fungsi pengawasan DPRD Kalimantan Timur.

Mahasiswa juga menyoroti pentingnya penggunaan hak angket DPRD sebagai instrumen pengawasan apabila ditemukan kebijakan pemerintah daerah yang dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut.

“Selain itu, kami juga menyoroti pentingnya penggunaan hak angket oleh DPRD Kaltim sebagai instrumen pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah apabila ditemukan persoalan yang memerlukan pendalaman lebih lanjut,” katanya.

Kegiatan mimbar bebas tersebut melibatkan mahasiswa dari sejumlah kampus, di antaranya Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Universitas Mulawarman, Universitas Kutai Kartanegara, Politeknik Negeri Balikpapan, Universitas Balikpapan, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.

Balikpapan dipilih sebagai lokasi pertama dalam rangkaian sosialisasi dan konsolidasi lintas daerah. Setelah itu, aliansi mahasiswa berencana melanjutkan kegiatan serupa ke sejumlah kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur, termasuk Kutai Kartanegara.

“Kami ingin membangun gerakan yang tidak hanya terpusat di Samarinda, tetapi juga melibatkan mahasiswa dari seluruh daerah di Kalimantan Timur,” tegas Rahman.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar 50 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Selain menyampaikan orasi, mahasiswa juga membuka ruang diskusi mengenai transparansi kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga penguatan fungsi pengawasan lembaga legislatif.

Melalui kegiatan itu, Aliansi Mahasiswa Kalimantan Timur berharap partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan semakin meningkat demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan publik. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Operasi Patuh 2026 Dimulai 8 Juni, Satlantas Kubar Fokus Tertibkan Pelat Kendaraan

0

SENDAWAR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Barat akan menggelar Operasi Patuh Mahakam 2026 selama 14 hari mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi tersebut dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan fokus utama penertiban pelanggaran lalu lintas yang terlihat secara kasat mata.

Kasat Lantas Polres Kutai Barat AKP Muhammad Syafe’i mengatakan sasaran utama operasi kali ini adalah kendaraan yang tidak menggunakan pelat nomor, pelat nomor yang tidak sesuai standar spesifikasi teknis (Spektek) Korlantas Polri, hingga kombinasi huruf dan angka yang tidak sesuai dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Fokus kami pelat nomor tidak standar dan kendaraan yang tidak menggunakan pelat. Itu pelanggaran yang paling mudah dilihat dan rawan disalahgunakan,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Ia menjelaskan, pola penindakan dalam Operasi Patuh Mahakam 2026 akan mengombinasikan sistem elektronik dan penindakan langsung di lapangan. Sebanyak 60 persen penindakan dilakukan melalui ETLE atau tilang elektronik, 30 persen melalui tilang konvensional, dan 10 persen berupa teguran simpatik yang bersifat edukatif.

Menurut Syafe’i, operasi ini tidak semata-mata bertujuan melakukan penindakan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas dan mematuhi aturan yang berlaku.

Petugas nantinya akan ditempatkan di sejumlah titik rawan pelanggaran, persimpangan padat, kawasan perkantoran, serta ruas jalan yang memiliki tingkat aktivitas kendaraan tinggi di wilayah Sendawar dan sekitarnya.

“Operasi Patuh Mahakam 2026 tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, tetapi kami juga akan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan lalu lintas,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan kelengkapan kendaraan sebelum berkendara, termasuk memasang pelat nomor resmi sesuai standar yang telah ditetapkan Korlantas Polri.

“Patuhi aturan berlalu lintas. Pasang pelat nomor sesuai standar Korlantas. Jangan sampai terkena tilang hanya karena hal-hal yang sebenarnya bisa dihindari,” tegasnya.

Satlantas Polres Kutai Barat berharap melalui Operasi Patuh Mahakam 2026, tingkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah Kutai Barat. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Wabup Nanang Adriani Tegaskan Pancasila Jadi Fondasi Persatuan di Kutai Barat

0

SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani menegaskan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi persatuan bangsa dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Alun-Alun Itho, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Senin (1/6/2026) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Dalam kesempatan tersebut, Nanang Adriani bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, Nanang menegaskan bahwa peringatan 1 Juni bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap berdiri kokoh mempersatukan keberagaman dalam satu ikatan kebangsaan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa Indonesia menjadi contoh nyata bangsa besar yang mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa karena berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila.

Menurutnya, nilai gotong royong, toleransi, dan musyawarah mufakat harus terus dijaga sebagai kekuatan bangsa dalam menghadapi tantangan global, termasuk perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga dinamika geopolitik internasional.

“Perdamaian bukan hanya ketiadaan perang, tetapi hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia. Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab harus terus menjadi pedoman bangsa Indonesia,” tegasnya.

Nanang juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas moral generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat mengancam persatuan dan jati diri bangsa.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kutai Barat untuk membumikan nilai Pancasila melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari maupun pelayanan publik.

“Upacara ini bukan hanya seremonial. Saya mengajak seluruh masyarakat dan generasi muda Kubar untuk terus memelihara semangat gotong royong, toleransi, dan menciptakan kedamaian di daerah yang kita cintai,” katanya.

Menurutnya, pengamalan nilai-nilai Pancasila menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kutai Barat yang sejahtera, aman, adil, merata, dan tetap menjunjung tinggi adat istiadat.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” tutupnya.

Upacara tersebut turut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kutai Barat Kamius Junaidi, unsur Forkopimda, kepala OPD di lingkungan Pemkab Kubar, serta peserta dari unsur TNI-Polri, ASN, PPPK, dan pelajar. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Atlet Cempaka Putih Melak Harumkan Nama Kubar di Kejuaraan Silat Pelajar Kaltim

0

SENDAWAR – Kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kutai Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Open se-Kalimantan Timur 2026 yang digelar di GOR Pencak Silat Polder Air Hitam, Samarinda, pada 28–31 Mei 2026.

Salah satu atlet muda yang berhasil mencuri perhatian adalah Marselinus Au dari Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Ranting Melak. Ia sukses meraih juara dua dan membawa harum nama Kutai Barat di ajang bergengsi tingkat pelajar tersebut.

Kejuaraan ini diikuti atlet-atlet muda dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Selain menjadi ajang perebutan prestasi, kompetisi tersebut juga menjadi sarana pembinaan dan pencarian bibit atlet pencak silat potensial di daerah.

Marselinus mengaku bersyukur atas hasil yang diraih dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pertandingan berlangsung.

“Saya berterima kasih kepada IPSI Kubar, para pelatih, pendamping, rekan seperguruan, dan seluruh masyarakat Kutai Barat yang terus memberi dukungan. Itu menjadi tenaga ekstra bagi kami untuk tampil maksimal di arena,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, dukungan masyarakat dari kampung halaman menjadi motivasi penting dalam menjaga mental dan semangat bertanding selama mengikuti kejuaraan.

Ia berharap capaian tersebut menjadi awal lahirnya lebih banyak atlet muda berbakat dari Kutai Barat yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

“Harapan kami ke depan akan lahir lebih banyak bibit muda dari Kubar, khususnya di cabang pencak silat, yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.

Prestasi yang diraih kontingen IPSI Kutai Barat dinilai menjadi bukti bahwa pembinaan atlet pelajar di daerah terus berjalan dan mulai menunjukkan hasil positif.

Kutai Barat juga dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga pencak silat, terutama dengan munculnya atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat provinsi. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Ketua DPRD Mahulu Tegaskan APBD Harus Berpihak kepada Rakyat

0

UJOH BILANG – Ketua DPRD Mahakam Ulu (Mahulu), Devung Paran, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan secara nyata dalam kebijakan pemerintah daerah, termasuk melalui pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berpihak kepada rakyat.

Hal tersebut disampaikan Devung usai mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Cor Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi harus menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar rutinitas seremonial. Ini harus direalisasikan secara nyata, termasuk lewat kehadiran pemerintah daerah dalam kebijakan anggaran yang berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Devung mengingatkan bahwa seluruh anggaran daerah sejatinya berasal dari rakyat sehingga pemanfaatannya harus tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat Mahulu.

“APBD yang kita punya harus betul-betul disalurkan kepada rakyat. Itu salah satu wujud nyata Pancasila dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Mahulu untuk terus menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam setiap pengambilan keputusan politik maupun penyusunan kebijakan daerah.

Menurutnya, semangat persatuan, keadilan sosial, dan kemanusiaan harus menjadi arah utama pembangunan di Kabupaten Mahakam Ulu.

“Mari kita jadikan momentum bersejarah ini sebagai penguat tekad kita bersama. Bersatu, bergerak, dan membangun daerah kita dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Upacara Hari Lahir Pancasila tersebut berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, pejabat daerah, ASN, TNI, Polri, pelajar, serta masyarakat setempat.

Momentum tersebut diharapkan menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menjunjung nilai kemanusiaan, dan memperkuat semangat kebangsaan di Bumi Urip Kerimaan. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Semangat Pancasila Diteguhkan di Mahulu, Wabup Suhuk Ajak ASN Jaga Persatuan

0

UJOH BILANG – Suasana khidmat menyelimuti peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Senin (1/6/2026).

Upacara yang berlangsung di Lapangan Cor Ujoh Bilang itu dipimpin langsung Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, selaku inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, Suhuk menegaskan bahwa 1 Juni bukan sekadar tanggal bersejarah, melainkan momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang mempersatukan keberagaman Indonesia. Nilai gotong royong, toleransi, dan musyawarah mufakat harus terus dijaga di tengah tantangan zaman,” ujarnya.

Suhuk juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Mahulu untuk membumikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat maupun pelayanan publik.

Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat persatuan, serta menghadirkan pelayanan yang adil bagi masyarakat di Bumi Urip Kerimaan.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga kompas moral bangsa. Selama semangat kebangsaan terus dijaga, persatuan Mahulu dan Indonesia akan tetap kokoh,” katanya.

Upacara Hari Lahir Pancasila tersebut diikuti Ketua DPRD Mahulu Devung Paran, Wakil Ketua I DPRD Mahulu Nor Lili Bulan, unsur Forkopimda, Asisten III Setkab Mahulu Kristina Tening, Sekretaris Komisi I DPRD Mahulu Flesia Win, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Mahulu.

Selain itu, peserta upacara juga terdiri dari unsur TNI, Polri, ASN, PPPK, pelajar hingga masyarakat setempat yang mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh khidmat. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Midnight Band Grogot Hipnotis Pengunjung Nusantara Park di Jantung IKN

0

NUSANTARA – Hari terakhir libur panjang Iduladha dimanfaatkan masyarakat dari berbagai daerah untuk berkunjung ke kawasan Ibu Kota Nusantara, Senin (1/6/2026).

Salah satu titik yang ramai dipadati pengunjung adalah Nusantara Park, ruang terbuka publik yang berada di antara Tower Kemenko 2 dan 3 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Sejak sore hari, pengunjung menikmati berbagai hiburan yang disiapkan pengelola. Salah satunya penampilan grup musik asal Grogot, Midnight Band, yang sukses menghibur warga dengan membawakan sejumlah lagu populer.

Vokalis Midnight Band, Ryan Suryadeni, mengaku bangga dapat tampil di kawasan IKN yang kini menjadi pusat perhatian nasional.

“Terima kasih, kami diundang Creative Event Entertainment untuk tampil di Nusantara Park. Ini tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.

Ryan mengatakan tampil di Nusantara Park menjadi pengalaman baru sekaligus menambah jam terbang grup musik mereka tampil di luar daerah asal.

“Suatu kehormatan bisa main di sini. Tentunya menambah pengalaman dan wawasan kami juga untuk tampil di luar kota,” katanya.

Dalam penampilannya, Midnight Band membawakan sejumlah lagu populer, termasuk lagu Nina (Tumbuh Lebih Baik) yang dipopulerkan grup band Feast.

Selain pertunjukan musik, pengunjung juga disuguhkan penampilan baca puisi dan berbagai aktivitas komunitas yang berlangsung di area taman terbuka tersebut.

Staf produksi Creative Event Entertainment, Alfi Achfian, mengatakan sejak dibuka pada 27 Mei lalu, antusiasme masyarakat terhadap Nusantara Park terus meningkat.

“Tempat ini memang kami siapkan sebagai public space, ruang buat nongkrong, tempat kreativitas, ada panggung juga untuk komunitas yang ingin membuat acara di sini,” jelasnya.

Menurut Alfi, selama enam hari terakhir kawasan tersebut dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah yang ingin menikmati suasana baru di jantung IKN.

Sekadar diketahui, Nusantara Park merupakan kawasan ruang terbuka hijau publik yang dikelola Artha Graha Group dengan konsep ramah lingkungan atau eco-friendly menyerupai SCBD Park di Jakarta.

Kawasan tersebut secara rutin menghadirkan festival musiman, pertunjukan komunitas, bazar kuliner, hingga hiburan keluarga sebagai bagian dari pengembangan ruang publik modern di kawasan IKN. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S