Pemkab PPU Terima 336 Mahasiswa KKN Kolaborasi untuk Dukung Pembangunan Desa

PENAJAM PASER UTARA – Sebanyak 336 mahasiswa resmi diterjunkan ke desa dan kelurahan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Tahun 2026. Selama kurang lebih dua bulan, para mahasiswa akan menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat untuk mendukung peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM) dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar penyambutan sekaligus serah terima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati PPU, Senin (13/7/2026).

Sebanyak 336 mahasiswa secara resmi diserahterimakan kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan pengabdian di sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten PPU hingga 22 Agustus 2026.

Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati, mengatakan pelaksanaan KKN Kolaborasi merupakan tindak lanjut surat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Mulawarman mengenai pelaksanaan KKN Tahun 2026.

Program tersebut mengusung tema “Sinergitas Kampus Berdampak dalam Meningkatkan Indeks Desa, Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Kabupaten Penajam Paser Utara.”

Baca Juga:   Inovasi Mall Pelayanan Terpadu, Upaya UPTD PPA PPU Lindungi Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

Menurut Tita, mahasiswa akan ditempatkan di empat kecamatan, 17 kelurahan, dan sejumlah desa dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Fokus kegiatan meliputi penguatan literasi digital dan pelayanan desa, pemetaan potensi serta pemberdayaan ekonomi lokal, edukasi kesehatan dan percepatan penanganan stunting, pelestarian lingkungan, hingga sinkronisasi data profil desa sebagai upaya mendukung peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM).

Mewakili Universitas Mulawarman, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, I Gedhe Sudharma, berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa untuk melaksanakan program-program KKN dengan sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, disiplin, dan tetap menjaga etika serta sopan santun dalam berinteraksi dengan seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para camat, lurah, kepala desa se-Kabupaten PPU, pimpinan Bank Kaltimtara Cabang Penajam Paser Utara, serta perwakilan LP2M Universitas Mulawarman.

Melalui program KKN Kolaborasi 2026, Pemerintah Kabupaten PPU berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat mempercepat pembangunan desa, meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, serta mendukung pencapaian target Indeks Desa Membangun dan Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat desa.

Baca Juga:   Kantor Pertanahan PPU Serahkan Sertipikat PTSL Warga Desa Binuang Periode 2018–2024

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab PPU, Nicko Herlambang, yang mewakili Bupati PPU, secara resmi membuka kegiatan sekaligus melepas mahasiswa ke lokasi pengabdian masing-masing.

Dalam arahannya, Nicko mengingatkan mahasiswa agar menjaga solidaritas, menghormati budaya lokal, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, desa, dan masyarakat.

Ia juga menekankan agar mahasiswa mampu menunjukkan kontribusi nyata selama berada di lokasi KKN, bukan hanya menjalankan aktivitas di posko.

“Saya minta semua jaga solidaritasnya, jangan biarkan temannya susah sendirian, dan tolong hargai nilai-nilai lokal yang ada di sini,” tegasnya.

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.