Beranda blog Halaman 20

UMKM PPU Lesu, KUKM Perindag Siapkan Event Akhir Pekan untuk Tarik Pengunjung

0

PENAJAM PASER UTARA – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menghadapi penurunan aktivitas transaksi seiring melemahnya daya beli masyarakat. Pemerintah daerah pun menyiapkan berbagai kegiatan untuk kembali menggerakkan kunjungan masyarakat ke pusat-pusat aktivitas ekonomi UMKM.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPERINDAG) PPU, Yusuf Basra, mengatakan penyelenggaraan event menjadi salah satu strategi yang dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kunjungan dan transaksi pelaku usaha.

Menurutnya, kegiatan yang menghadirkan masyarakat dalam jumlah besar dapat menjadi pemicu perputaran ekonomi, meskipun pemerintah tetap perlu mempertimbangkan kemampuan anggaran dalam pelaksanaannya.

“Selama ini kalau kita bikin event memang butuh pemantik atau penggerak. Di satu sisi bagus untuk UMKM, tetapi di sisi lain pemerintah juga harus mengeluarkan upaya lebih untuk menyelenggarakan kegiatan,” ujarnya.

Yusuf mengatakan, upaya menghidupkan sektor UMKM juga harus dilakukan secara merata. Hal itu mengingat jumlah pelaku UMKM yang telah terdata di Kabupaten PPU mencapai sekitar 2.000 usaha dengan berbagai jenis produk.

“Kalau bicara pemerataan dan keadilan, jangan yang diurus itu-itu saja. Semua pelaku UMKM punya jenis usaha yang sama dan perlu mendapatkan kesempatan,” katanya.

Ia mengakui kondisi ekonomi saat ini turut berdampak terhadap pendapatan pedagang. Menurutnya, perlambatan perputaran uang di masyarakat membuat kemampuan belanja ikut menurun.

“Kita juga sedang menghadapi kondisi defisit. Uang yang beredar di masyarakat sudah tidak seperti dulu. Orang sekarang cenderung menyimpan uang untuk berjaga-jaga sehingga daya belinya ikut turun,” jelasnya.

Meski belum memiliki angka pasti terkait penurunan omzet UMKM, Yusuf menyebut kondisi tersebut terlihat dari aktivitas perdagangan di lapangan. Kawasan UMKM masih ramai dikunjungi masyarakat, terutama saat akhir pekan, namun tingkat kunjungan dinilai belum kembali seperti saat terdapat kegiatan hiburan atau agenda pemerintah.

Untuk mendorong kembali aktivitas ekonomi, KUKMPERINDAG PPU saat ini tengah membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan yang mampu menarik masyarakat, termasuk kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan olahraga maupun event hiburan lainnya.

Pemerintah daerah berharap kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus membantu pelaku UMKM memperluas pasar dan meningkatkan transaksi usaha.

“Kita masih mencari partner untuk kolaborasi. Mudah-mudahan bisa terlaksana. Kemungkinan kita laksanakan saat akhir pekan supaya pengunjung lebih banyak,” pungkasnya.

Pewarta: Deddy Pz
Penyunting: Robbi Lalat

Gas Perdana Lapangan Karamba Mengalir dari PPU, Proyek Strategis Dorong Ketahanan Energi Nasional

PENAJAM PASER UTARA – Lapangan Gas Karamba di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, resmi memulai produksi gas pada 24 Juni 2026. Proyek yang dikelola PT Indo Sino Oil and Gas (ISOG) tersebut diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung peningkatan produksi migas di tengah tren penurunan produksi alamiah lapangan migas Indonesia.

Tenaga Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Eksplorasi dan Peningkatan Produksi Migas, Nanang Abdul Manaf, mengatakan beroperasinya Lapangan Karamba menjadi salah satu kontribusi nyata sektor hulu migas dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada aspek ketahanan energi.

“Dalam visi Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, salah satu fokus utamanya adalah ketahanan energi. Kemandirian energi merupakan syarat utama bagi kekuatan dan kedaulatan bangsa,” ujar Nanang saat peresmian produksi perdana Lapangan Karamba.

Menurut dia, peningkatan produksi migas tidak hanya berperan menjaga pasokan energi domestik, tetapi juga berdampak terhadap penerimaan negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang pada akhirnya berkontribusi terhadap Dana Bagi Hasil (DBH) bagi daerah penghasil.

Lapangan Karamba berada di wilayah daratan Kabupaten Penajam Paser Utara, sekitar 10 kilometer dari Kota Balikpapan. Lapangan ini memperoleh persetujuan Plan of Development (POD) pertama pada 2017, namun pengembangannya sempat terhenti selama beberapa tahun sebelum dilanjutkan kembali oleh PT Indo Sino Oil and Gas pada 2023.

Untuk mengembangkan lapangan tersebut, perusahaan menginvestasikan sekitar 25,9 juta dolar Amerika Serikat atau setara lebih dari Rp420 miliar. Dana itu digunakan untuk kegiatan studi geologi, akuisisi seismik, hingga pengeboran Sumur Karamba UD-1.

Nanang menjelaskan, produksi awal Lapangan Karamba mencapai sekitar 3,5 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Produksi tersebut ditargetkan meningkat menjadi 7,35 MMSCFD pada kuartal IV 2026.

“Gas yang diproduksi akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi Kilang Pertamina RU V Balikpapan melalui kerja sama pemanfaatan infrastruktur bersama Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Skema facility sharing ini mampu menekan biaya operasi karena infrastruktur digunakan secara bersama,” katanya.

Ia mengungkapkan pengembangan Lapangan Karamba menghadapi tantangan teknis yang tidak ringan. Salah satunya karena proyek dilakukan melalui re-entry sumur yang telah lama tidak beroperasi selama hampir satu dekade.

Meski demikian, upaya re-entry Sumur K-1 berhasil membuka lapisan produktif gas. Saat uji produksi, sumur tersebut mencatat laju alir hingga 9,5 juta kaki kubik gas per hari.

“Secara teknis hasil ini sangat baik. Namun demi menjaga reservoir management, produksi awal dibatasi pada 7,35 juta kaki kubik per hari agar keberlanjutan lapangan tetap terjaga,” jelasnya.

Selain Lapangan Karamba, SKK Migas juga melihat potensi pengembangan lapangan lain di kawasan tersebut, termasuk Lapangan Mentawir. Pengembangan lanjutan dinilai penting untuk mendukung target produksi migas nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Nanang menambahkan, proyek Karamba tidak hanya memberikan manfaat dari sisi energi, tetapi juga mendorong penggunaan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), penyerapan tenaga kerja, serta optimalisasi infrastruktur migas yang telah tersedia.

Di tingkat nasional, pemerintah menargetkan produksi minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas mencapai 6,787 miliar kaki kubik per hari pada 2026. Target tersebut dinilai masih menantang karena produksi minyak Indonesia saat ini berada di kisaran 500 ribu barel per hari.

Karena itu, kehadiran proyek-proyek baru seperti Lapangan Karamba menjadi bagian penting dalam upaya menahan laju penurunan produksi migas nasional.

Nanang juga menyoroti dinamika geopolitik global yang memengaruhi sektor energi, termasuk konflik di Timur Tengah yang sempat mendorong lonjakan harga minyak dunia.

Selama proses pengembangan, proyek Karamba menghadapi sejumlah kendala, mulai dari pembebasan right of way (ROW), perizinan, hingga tantangan teknis di lapangan. Namun seluruh hambatan tersebut dapat diselesaikan melalui koordinasi antara pemerintah, SKK Migas, kontraktor kontrak kerja sama, dan para pemangku kepentingan.

Dengan dimulainya produksi perdana Lapangan Karamba, pemerintah berharap kontribusi sektor migas terhadap ketahanan energi nasional semakin meningkat sekaligus membuka peluang pengembangan lapangan-lapangan baru di wilayah Kalimantan Timur.

“Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya ketahanan energi nasional. Indonesia tidak bisa terus bergantung pada pasokan dari luar karena situasi global sangat dinamis,” tegasnya.

Pewarta: Deddy Pz
Penyunting: Robbi lalat

Musim Kering Ancam Debit Air Sepaku, Warga Diminta Waspadai Gangguan Pipa Distribusi

Pembaca Setia Radar Ibukota!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Ibukota?

Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

https://koran.radaribukota.com

https://digital.radaribukota.com/rik30juni2026/mobile/

Radar Ibukota – Aktual & Terpercaya!

Bupati Mudyat Noor Ajak Masyarakat PPU Maknai Tahun Baru Islam sebagai Momentum Hijrah

PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat persatuan umat, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Ajakan tersebut disampaikan dalam peringatan Tahun Baru Islam yang mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” yang digelar di Aula Lantai 1 Masjid Agung Al-Ikhlas Islamic Center PPU.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati PPU H. Mudyat Noor, S.Hut., Sekretaris Daerah PPU, Wakil Ketua II DPRD PPU, Asisten III Bidang Administrasi Umum, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, ulama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Rasya Ibnu Rakha, peserta Jambore Nasional XII dari SMP ITCI. Lantunan ayat suci tersebut menjadi pembuka kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat.

Dalam sambutannya, Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan peringatan Tahun Baru Islam bukan hanya menjadi penanda pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga momentum untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri.

Menurutnya, makna hijrah harus diwujudkan melalui perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mari kita jadikan Tahun Baru Islam ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia berharap nilai-nilai Islam dapat terus menjadi landasan dalam membangun masyarakat PPU yang religius, harmonis, dan sejahtera.

Selain kegiatan keagamaan, peringatan Tahun Baru Islam tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten PPU.

Santunan diserahkan secara simbolis oleh Bupati PPU bersama unsur Forkopimda dan Ketua Baznas PPU kepada sejumlah anak yatim sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten PPU berharap semangat hijrah dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, tidak hanya sebagai perubahan waktu, tetapi juga sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta bersama-sama membangun daerah yang maju dan berdaya saing.

“Pemberian santunan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan nilai kemanfaatan dan memperkuat solidaritas sosial sesuai dengan tema peringatan Tahun Baru Islam tahun ini,” pungkasnya.

Penyunting: Robbi Lalat

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat PT STN Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Lansia

Penajam Paser Utara – Risiko gangguan kesehatan cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup para lansia. Untuk mendukung upaya tersebut, PT Sukses Tani Nusasubur (STN) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia di Posyandu Lestari, Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu.

Pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pengecekan kadar kolesterol, asam urat, dan gula darah. Melalui kegiatan tersebut, para lansia mendapatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga potensi risiko penyakit dapat segera ditangani.

Kepala Desa Labangka Barat, Sarijan, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya para lansia di desanya.

“Kegiatan pemeriksaan kesehatan lansia ini sangat kami butuhkan karena salah satu tujuannya adalah untuk mengontrol kesehatan lansia secara berkala,” ujarnya pada Sabtu (20/6/2026).

Foto: PT Sukses Tani Nusasubur (STN) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia di Posyandu Lestari, Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Menurut Sarijan, pemantauan kesehatan secara rutin menjadi kebutuhan penting bagi para lansia agar kondisi kesehatan mereka dapat terus terpantau dengan baik.Karena itu, dukungan berbagai pihak dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat sangat membantu upaya menjaga kesehatan warga.
Manajemen PT STN, Tri Putra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“PT Sukses Tani Nusasubur (STN) berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Salah satu bentuk komitmen tersebut kami wujudkan melalui kegiatan kunjungan Posyandu dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia di Posyandu Lestari, Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu,” katanya.

Tri menuturkan, lansia merupakan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam aspek kesehatan. Karena itu, perusahaan berupaya mendukung kemudahan akses layanan kesehatan sekaligus mendorong deteksi dini terhadap berbagai penyakit yang umum dialami pada usia lanjut.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para lansia sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Selain mendukung program kesehatan pemerintah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT STN, Pemerintah Desa Labangka Barat, kader Posyandu Lestari, dan tenaga kesehatan setempat. Melalui sinergi tersebut, kondisi kesehatan para lansia dapat dipantau secara berkala sehingga mereka dapat menjalani masa tua dengan lebih sehat, aktif, dan produktif.

“Ke depan, PT STN berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia melalui berbagai inisiatif yang mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” tutupnya. (*)

70 Personel Polres PPU Naik Pangkat, Kapolres Tekankan Peningkatan Profesionalisme

0

PENAJAM PASER UTARA – Sebanyak 70 personel Polres Penajam Paser Utara (PPU) menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam upacara yang digelar di Lapangan Apel Mako Polres PPU, Selasa (30/6/2026).

Upacara kenaikan pangkat dipimpin Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara dan dihadiri Wakapolres Kompol Roganda, pejabat utama Polres PPU, personel kepolisian, serta jajaran Bhayangkari Cabang PPU.

Berdasarkan data Polres PPU, personel yang menerima kenaikan pangkat terdiri atas dua anggota dari Aipda ke Aiptu, 15 anggota dari Bripka ke Aipda, satu anggota dari Brigpol ke Bripka, empat anggota dari Briptu ke Brigpol, serta 48 anggota dari Bripda ke Briptu.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara mengatakan kenaikan pangkat merupakan bagian dari pembinaan karier anggota Polri yang diberikan berdasarkan penilaian terhadap kinerja, disiplin, dan masa dinas personel.

“Kenaikan pangkat merupakan penghargaan dari institusi atas dedikasi, loyalitas, disiplin, integritas, dan pengabdian yang telah saudara tunjukkan,” ujarnya dalam amanat upacara.

Menurutnya, kenaikan pangkat juga diikuti dengan tanggung jawab yang lebih besar dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Jangan pernah merasa puas dengan capaian hari ini. Pangkat baru harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik, lebih profesional, dan lebih bertanggung jawab,” katanya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada personel yang naik pangkat, foto bersama, serta tradisi penyiraman bunga.

Polres PPU menyebut kenaikan pangkat tersebut merupakan bagian dari mekanisme pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri yang dilaksanakan secara berkala sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi,” pungkas Alek.

Penyunting: Robbi Lalat

Satlantas Bontang Lakukan Olah TKP Kecelakaan Maut di Jalan Soekarno-Hatta

0

BONTANG – Seorang pelajar berinisial AF (17) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Soekarno-Hatta, kawasan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 13.00 Wita.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam bernomor polisi KT 2774 QI saat dalam perjalanan pulang dari kawasan Pantai Panrita Lopi menuju Simpang RSUD Taman Husada Bontang.

Setibanya di lokasi yang merupakan ruas jalan menikung, korban diduga kehilangan konsentrasi sehingga sepeda motor yang dikendarainya keluar jalur dan menghantam pohon di tepi jalan.

“Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka serius. Warga bersama petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Taman Husada untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi, saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2026).

Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Selain menelan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada bagian depan sepeda motor dengan estimasi kerugian material sekitar Rp2 juta.

AKP Purwo mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban, hingga meminta keterangan sejumlah saksi.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat memastikan kondisi fisik tetap prima, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Menurutnya, keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, tetapi juga pada kewaspadaan dan konsentrasi selama berada di jalan.

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S.

Wabup Nanang Buka Rakor Reforma Agraria, Pemkab Kubar Percepat Penataan Lahan Berkeadilan

0

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026. Kegiatan tersebut dibuka Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani, di Ruang Diklat Lantai III Kantor Bupati Kubar, Senin (29/6/2026).

Rakor menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan reforma agraria yang berkeadilan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kutai Barat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKPP Kutai Barat, Florensius Steven, mengatakan Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Kutai Barat telah terbentuk sebagai tim lintas sektoral. Namun, tindak lanjut terhadap Surat Keputusan Menteri Kehutanan mengenai pelepasan sejumlah kawasan hutan yang bersinggungan dengan hak pengelolaan masyarakat masih memerlukan langkah konkret.

“Rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman seluruh anggota gugus tugas agar pelaksanaan reforma agraria dapat diwujudkan melalui aksi bersama yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Nanang Adriani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan rakor. Ia menegaskan komitmen Pemkab Kubar untuk terus mendukung pelaksanaan reforma agraria sebagai upaya mewujudkan kepastian hukum atas tanah, mengurangi ketimpangan penguasaan lahan, menyelesaikan konflik agraria, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui tata kelola pertanahan yang tertib dan berkeadilan.

Menurut Nanang, reforma agraria memiliki arti penting bagi Kutai Barat yang memiliki karakteristik wilayah berupa kawasan hutan, wilayah adat, lahan pertanian, serta kawasan yang berpotensi dikembangkan sebagai investasi.

“Karena itu diperlukan pengelolaan pertanahan yang mampu memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi hak-hak masyarakat, termasuk masyarakat hukum adat,” katanya.

Ia juga menyoroti peran Badan Bank Tanah sebagai instrumen penting dalam penyediaan lahan untuk kepentingan umum, pembangunan nasional, dan pemerataan ekonomi.

“Pelaksanaannya harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan penghormatan terhadap hak masyarakat adat,” tegasnya.

Melalui rakor tersebut, Pemkab Kutai Barat berharap tercipta kesamaan persepsi dan penguatan koordinasi antarinstansi. Selain itu, diharapkan lahir rekomendasi strategis untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan agraria, penataan aset, serta penetapan potensi tanah Hak Pengelolaan Badan Bank Tanah di Kabupaten Kutai Barat.

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S.

Jaringan Judi Online Lintas Negara Gunakan Bot untuk Sebar Promosi di Media Sosial

0

JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengungkap pola baru penyebaran promosi judi online yang kini memanfaatkan kolom komentar media sosial sebagai sarana pemasaran. Aktivitas tersebut dijalankan secara terorganisir menggunakan bot otomatis yang menyasar akun-akun dengan tingkat interaksi tinggi.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, mengatakan hasil pemantauan selama semester pertama 2026 menunjukkan peningkatan signifikan aktivitas spam bermuatan judi online pada akun media sosial milik pemerintah. Dibandingkan periode sebelumnya, jumlah komentar serupa melonjak hingga 128 persen.

“Temuan kami menunjukkan bahwa aktivitas ini bukan dilakukan secara acak. Bot otomatis memantau akun-akun yang memiliki interaksi tinggi, lalu secara cepat membanjiri kolom komentar dengan promosi dan tautan judi online,” kata Alexander dalam konferensi pers di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, pelaku memanfaatkan sistem otomatis untuk menyisipkan promosi pada unggahan yang sedang ramai diperbincangkan publik. Cara tersebut dinilai lebih efektif menjangkau pengguna sekaligus lebih sulit dideteksi dibandingkan penyebaran melalui unggahan biasa.

Kemkomdigi juga mengidentifikasi adanya keterkaitan dengan jaringan afiliasi judi online lintas negara. Beberapa di antaranya menggunakan tagar seperti #Rawitbet dan diduga melibatkan aktor dari India maupun Brasil. Momentum Piala Dunia FIFA 2026 turut dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan promosi melalui kolom komentar berbagai akun publik.

Untuk menghindari sistem moderasi platform digital, para pelaku terus mengubah pola penyebaran, mulai dari penggunaan kata kunci, tagar, hingga format komentar yang dipublikasikan secara otomatis.

Sebagai langkah penanganan, Kemkomdigi memperkuat koordinasi dengan sejumlah platform digital, termasuk Meta, serta bekerja sama dengan Kepolisian RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan PPATK guna mempercepat penindakan terhadap jaringan judi online serta pemutusan akses ke situs-situs yang terindikasi melanggar hukum.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mengakses, membagikan, maupun berinteraksi dengan promosi judi online. Kewaspadaan publik menjadi bagian penting dalam memutus rantai penyebaran kejahatan digital lintas negara ini,” tutup Alexander.

Penulis: Fajri
Editor: Agus S.

PLN Pastikan Penanganan Gangguan Terus Berjalan hingga Sistem Normal

0

BONTANG – Pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di sejumlah wilayah Kalimantan, termasuk Kota Bontang, menjadi perhatian masyarakat. Menanggapi kondisi tersebut, PLN menjelaskan gangguan terjadi akibat kendala operasional pada salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang memasok sistem kelistrikan Kalimantan.

Pelaksana Harian (Plh) Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra), Annisa Nabiha, mengatakan gangguan tersebut menyebabkan berkurangnya pasokan daya ke sistem kelistrikan. Untuk mencegah dampak yang lebih luas, PLN terpaksa melakukan manajemen beban atau pengaturan pasokan listrik secara bergilir.

“Beberapa hari ini terdapat kendala operasional pada salah satu PLTGU di sistem kelistrikan Kalimantan yang menyebabkan pasokan daya berkurang. Agar daerah yang terdampak tidak semakin meluas, kami berupaya melakukan manajemen pengaturan beban,” jelas Annisa saat dikonfirmasi, Senin (29/6/2026).

Annisa menegaskan jadwal maupun lokasi penghentian sementara aliran listrik bersifat dinamis. Rencana pemadaman dapat berubah, dipercepat, ditunda, bahkan dibatalkan sesuai perkembangan kondisi sistem kelistrikan.

“Rencana penghentian sementara, baik dari sisi waktu maupun lokasi, dapat berubah atau batal berdasarkan kondisi sistem saat ini. Tim PLN terus menyesuaikan proses manajemen beban sesuai kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.

Saat ini, fokus utama PLN adalah mempercepat pemulihan gangguan pada pembangkit agar sistem kembali normal dan dampak terhadap pelanggan dapat diminimalkan.

“Proses penanganan masih berlangsung. Setiap perkembangan akan kami informasikan secara berkala,” tambahnya.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi terkait perkembangan kondisi kelistrikan maupun jadwal pemadaman melalui kanal komunikasi resmi PLN.

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S.