Bupati Mudyat Noor Ajak Masyarakat PPU Maknai Tahun Baru Islam sebagai Momentum Hijrah

PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat persatuan umat, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Ajakan tersebut disampaikan dalam peringatan Tahun Baru Islam yang mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” yang digelar di Aula Lantai 1 Masjid Agung Al-Ikhlas Islamic Center PPU.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati PPU H. Mudyat Noor, S.Hut., Sekretaris Daerah PPU, Wakil Ketua II DPRD PPU, Asisten III Bidang Administrasi Umum, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, ulama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Rasya Ibnu Rakha, peserta Jambore Nasional XII dari SMP ITCI. Lantunan ayat suci tersebut menjadi pembuka kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat.

Dalam sambutannya, Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan peringatan Tahun Baru Islam bukan hanya menjadi penanda pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga momentum untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri.

Baca Juga:   Makmur Siap Copot Kepala Sekolah yang Siswanya Lakukan Bullying

Menurutnya, makna hijrah harus diwujudkan melalui perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mari kita jadikan Tahun Baru Islam ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia berharap nilai-nilai Islam dapat terus menjadi landasan dalam membangun masyarakat PPU yang religius, harmonis, dan sejahtera.

Selain kegiatan keagamaan, peringatan Tahun Baru Islam tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada anak yatim melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten PPU.

Santunan diserahkan secara simbolis oleh Bupati PPU bersama unsur Forkopimda dan Ketua Baznas PPU kepada sejumlah anak yatim sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten PPU berharap semangat hijrah dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, tidak hanya sebagai perubahan waktu, tetapi juga sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta bersama-sama membangun daerah yang maju dan berdaya saing.

Baca Juga:   Promosikan VLR SDGs Nusantara di Thailand, Otorita IKN Berbagi Pengalaman pada Komunitas Global

“Pemberian santunan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan nilai kemanfaatan dan memperkuat solidaritas sosial sesuai dengan tema peringatan Tahun Baru Islam tahun ini,” pungkasnya.

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.