Beranda blog Halaman 17

Polres PPU Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kolaborasi dengan Badan Bank Tanah

PENAJAM PASER UTARA – Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama Badan Bank Tanah resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam rangka mendukung program strategis nasional di sektor ketahanan pangan, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Lounge Presisi Polres PPU sejak pukul 08.20 Wita tersebut menjadi langkah awal penguatan sinergi antarinstansi untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Penandatanganan kerja sama dilakukan langsung Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara bersama Wakil Project Team Leader Badan Bank Tanah Project PPU, Andriyansa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres PPU Kompol Awan Kurniant, para pejabat utama Polres PPU, serta jajaran perwakilan Badan Bank Tanah.

Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan kolaborasi dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan sekaligus optimalisasi pemanfaatan lahan produktif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan penandatanganan nota kesepahaman sebagai simbol komitmen bersama kedua institusi. Suasana akrab tampak dalam sesi penyerahan penghargaan dan foto bersama yang menjadi penutup kegiatan.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari langkah strategis mendukung program pemerintah sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah.

“Kerja sama ini bukan hanya bentuk sinergitas antarinstansi, tetapi juga wujud nyata kepedulian bersama terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Andreas, ketahanan pangan menjadi salah satu sektor penting yang perlu diperkuat melalui kerja sama lintas lembaga agar manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, Polres PPU dan Badan Bank Tanah diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi dan langkah konkret dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor pangan.

“Kami berharap kolaborasi ini mampu memberikan dampak positif dan mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan,” tutupnya.

Penyunting: Robbi Lalat

OJK dan KSSK Perkuat Koordinasi Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

0

JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi industri perbankan nasional masih berada dalam kondisi stabil meski pasar keuangan global tengah dibayangi ketidakpastian geopolitik, lonjakan harga minyak dunia, serta penguatan dolar Amerika Serikat.

OJK menilai ketahanan ekonomi domestik masih cukup kuat dengan dukungan inflasi yang terkendali serta pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap positif di tengah tekanan eksternal.

Berdasarkan pemantauan OJK, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) per April 2026 tercatat mencapai 11,39 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut masih didominasi simpanan berdenominasi rupiah yang meningkat 11,49 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan peningkatan simpanan valuta asing sejak awal tahun masih berada dalam batas yang dinilai wajar.

“Sejak awal 2026, kami melihat bahwa memang terdapat peningkatan porsi DPK Valas terhadap DPK total. Namun demikian, peningkatan DPK Valas masih tergolong wajar sehingga porsi DPK Valas terhadap DPK total sampai saat ini relatif stabil dan bergerak pada kisaran 15 persen-16 persen,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Menurut Dian, kenaikan simpanan valas terutama terjadi pada produk deposito karena sejumlah bank menawarkan bunga kompetitif untuk menarik dana eksportir agar tetap ditempatkan di dalam negeri.

Selain itu, kondisi likuiditas perbankan juga dinilai masih memadai. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar 86,88 persen, sedangkan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga dan non-core deposit masih jauh di atas ambang batas minimum regulator.

OJK juga memastikan eksposur risiko nilai tukar perbankan nasional masih terkendali. Hal tersebut tercermin dari rasio Posisi Devisa Neto (PDN) yang konsisten berada jauh di bawah batas maksimum 20 persen dari modal bank.

Meski demikian, OJK tetap mewaspadai potensi dampak lanjutan akibat imported inflation dan kenaikan biaya produksi seiring lonjakan harga energi global yang dapat memengaruhi sektor riil maupun daya beli masyarakat.

Untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, OJK menyatakan terus memperkuat koordinasi bersama Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Kementerian Keuangan melalui kerangka Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Promo Iduladha Whiz Prime Berlaku Hingga 1 Juni 2026

0

BALIKPAPAN — Menyambut momen libur panjang dan Hari Raya Iduladha 2026, Whiz Prime Hotel Balikpapan menghadirkan promo spesial bertajuk “Qurban Festive Stay” dengan penawaran harga menginap yang lebih terjangkau bagi masyarakat maupun wisatawan.

Melalui promo tersebut, tamu dapat menikmati kamar Superior mulai Rp480 ribu nett per malam yang sudah termasuk sarapan untuk dua orang.

Sales & Marketing Manager Whiz Prime Hotel Balikpapan, Toni Setiawan mengatakan promo tersebut berlaku mulai 24 Mei hingga 1 Juni 2026 dan diharapkan menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana liburan dengan nyaman di Kota Balikpapan.

“Penawaran spesial ini berlaku mulai 24 Mei hingga 1 Juni 2026 dan menjadi pilihan ideal bagi wisatawan maupun masyarakat yang ingin menikmati suasana liburan dengan kenyamanan maksimal,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Menurut Toni, pihak hotel berupaya menghadirkan pengalaman menginap yang praktis, nyaman, dan memberikan suasana hangat layaknya di rumah sendiri.

Selain menawarkan kamar modern, hotel juga memiliki lokasi strategis yang memudahkan tamu menjangkau pusat bisnis, kawasan kuliner, hingga sejumlah destinasi favorit di Balikpapan.

“Melalui promo Qurban Festive Stay, kami ingin memberikan kesempatan bagi para tamu untuk menikmati momen liburan dengan suasana yang hangat, nyaman, dan penuh ketenangan bersama keluarga maupun orang terdekat,” jelasnya.

Whiz Prime Hotel Balikpapan juga menghadirkan pelayanan khas Intiwhiz Hospitality Management yang mengedepankan kenyamanan dan pengalaman menginap berkualitas dengan harga yang tetap terjangkau.

Promo “Qurban Festive Stay” tersedia dalam periode terbatas dan dapat dipesan langsung melalui hotel maupun kanal reservasi resmi.

Informasi dan pemesanan dapat dilakukan melalui layanan telepon 0542 880 0880, WhatsApp 0878 6287 3939, Instagram @whizprimebpn, maupun situs resmi Intiwhiz Hospitality Management. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Polres Mahulu Cek Kesiapan Personel dan Sarana Pengamanan Pilkakam

0

UJOH BILANG — Wakapolres Mahakam Ulu, Kompol Djoko Purwanto memimpin langsung upacara gelar pasukan pengamanan Pemilihan Petinggi Kampung Tahun 2026 di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu yang berlangsung di halaman Mako Polres Mahulu, Jumat (22/5/2026).

Upacara tersebut digelar sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan pengamanan tahapan pemilihan berlangsung.

Peserta upacara terdiri dari unsur TNI-Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Kompol Djoko Purwanto menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi guna menjaga stabilitas keamanan selama proses demokrasi tingkat kampung berlangsung.

Ia juga meminta seluruh personel pengamanan mengedepankan sikap profesional, humanis, serta menjaga netralitas dalam menjalankan tugas pengamanan.

“Pengamanan dilakukan secara maksimal mulai dari tahapan kampanye, pemungutan suara hingga penetapan hasil pemilihan guna menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Mahakam Ulu,” ujarnya.

Selain itu, seluruh personel juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dapat menghambat jalannya pemilihan.

Menurutnya, kesiapan personel dan koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian pemilihan Petinggi Kampung berjalan tertib dan lancar.

Dengan dilaksanakannya gelar pasukan tersebut, diharapkan seluruh tahapan Pemilihan Petinggi Kampung Tahun 2026 di Kabupaten Mahakam Ulu dapat berlangsung aman, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat demi terciptanya demokrasi yang sehat dan berkualitas. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Penguatan Numerasi Masuk Prioritas Pendidikan Nasional

0

SENDAWAR — Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan penguatan numerasi dengan konsep Matematika Gembira untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Kutai Barat selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Mei 2026.

Peserta terdiri dari 30 guru dan kepala sekolah TK serta PAUD negeri, serta 30 guru kelas 1 dan kelas 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kutai Barat, Yuli Permata Mora, di Hotel Sidodadi Barong Tongkok.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Barat, Nancy Paskadalius mengatakan penguatan numerasi merupakan program prioritas nasional yang membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah maupun tenaga pendidik sebagai pelaksana utama di lapangan.

“Garda terdepan yang mengimplementasikan program ini secara nyata adalah kita semua di tingkat daerah. Kebijakan nasional tidak akan berdampak tanpa adanya komitmen lokal untuk bergerak bersama,” ujarnya.

Nancy menegaskan kolaborasi antara guru PAUD dan guru kelas awal SD menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan transisi pendidikan anak usia dini menuju pendidikan dasar.

Menurutnya, peran guru sangat menentukan capaian numerasi daerah yang nantinya tercermin dalam Raport Pendidikan.

Sementara itu, Bunda PAUD Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini sekaligus mengubah stigma bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit dan menakutkan.

“Melalui pendekatan Matematika Gembira, pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga guru matematika dapat menjadi sosok yang dirindukan peserta didik,” ungkapnya.

Maria menjelaskan metode Matematika Gembira terdiri atas beberapa tahapan, mulai dari menggali potensi, eksplorasi, memuat konten, membuat aktivitas, mengikuti pola pikir siswa, merasakan proses belajar, hingga memberikan apresiasi kepada peserta didik.

Ia berharap seluruh peserta mampu memahami materi pelatihan dan menerapkannya di sekolah masing-masing.

Saat membacakan sambutan Bupati Kutai Barat, Yuli Permata Mora menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah nyata meningkatkan mutu pendidikan di Kutai Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pelatihan ini. Ini adalah langkah nyata kita bersama dalam menyiapkan generasi emas Kutai Barat yang cerdas, bernalar kritis, dan berdaya saing,” katanya.

Menurutnya, melalui metode Matematika Gembira, Pemkab Kutai Barat ingin menghadirkan pembelajaran matematika yang lebih interaktif, kontekstual, dan menyenangkan sejak jenjang PAUD hingga SD.

“Kami berharap ruang-ruang kelas di Kutai Barat dipenuhi tawa, semangat belajar, dan rasa ingin tahu anak-anak yang terus tumbuh demi kemajuan pendidikan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan numerasi bukan hanya kemampuan berhitung, tetapi kemampuan memahami dan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari untuk mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah.

Karena itu, para guru diharapkan terus berinovasi menciptakan suasana belajar yang kreatif dan menyenangkan agar mampu melahirkan peserta didik yang aktif dan memiliki rasa ingin tahu tinggi. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Konflik Mertua dan Tekanan Ekonomi Jadi Tema Utama Film Baru

BALIKPAPAN — Sutradara Anggy Umbara bersama artis Fairuz A Rafiq menyapa langsung penonton film Keluarga Suami Adalah Hama di XXI E-Walk Balikpapan, Jumat (22/5/2026), bertepatan dengan penayangan perdana film tersebut secara serentak di seluruh Indonesia.

Film produksi Umbara Brothers Film dan VMS Studio itu mengangkat persoalan rumah tangga yang dipicu campur tangan keluarga besar dan tekanan ekonomi generasi sandwich yang banyak dialami pasangan muda di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Anggy Umbara mengatakan film tersebut mengikuti kehidupan Intan yang diperankan Raihaanun, seorang istri yang harus tinggal bersama keluarga suaminya, Damar, yang dimainkan Omar Daniel.

Sebagai anak pertama setelah ayahnya meninggal dunia, Damar harus memikul tanggung jawab membiayai ibu dan kedua adiknya, di samping memenuhi kebutuhan rumah tangganya bersama Intan.

Situasi itu membuat Intan harus beradaptasi dengan lingkungan keluarga baru yang penuh tekanan. Konflik semakin memanas ketika ia tinggal bersama ibu mertuanya yang dominan, diperankan Meriam Bellina, serta dua adik Damar, Bella yang diperankan Sitha Marino dan Danan yang dimainkan Jeremie Moeremans.

“Yang paling penting dari keluarga supaya harmonis adalah semua punya fungsi dan batas masing-masing. Jangan sampai pasangan muda terus ditekan untuk menanggung semuanya,” ujar Anggy.

Menurutnya, kisah dalam film tersebut lahir dari fenomena yang banyak terjadi di tengah masyarakat Indonesia saat ini, khususnya pasangan muda yang harus menopang kebutuhan keluarga besar di tengah perjuangan membangun rumah tangga sendiri.

“Ini relate banget dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Banyak milenial yang harus menopang kehidupan keluarga besar sambil tetap menghidupi keluarga kecil mereka,” jelasnya.

Meski mengangkat tema yang cukup berat, Anggy menilai respons penonton sejauh ini sangat positif. Ia bahkan membuka peluang menghadirkan sekuel apabila film tersebut mendapat sambutan besar di bioskop.

“Reaksi penonton bagus dan banyak yang merasa relate. Kalau sampai satu juta penonton, mungkin bisa dibuat lanjutannya,” tambahnya sambil tertawa.

Sementara itu, Fairuz A Rafiq yang berperan sebagai Sisi, sahabat dekat Intan, mengaku langsung tersentuh saat pertama kali membaca skenario film tersebut.

Ia menilai kekuatan utama film itu terletak pada kedekatannya dengan kehidupan sehari-hari pasangan suami istri di Indonesia.

“Baru baca skenario saja emosinya sudah campur aduk. Waktu menonton filmnya pertama kali, meskipun sudah tahu ceritanya, tetap terbawa emosi,” ujarnya.

Fairuz menambahkan keberanian Anggy mengangkat isu keluarga menjadi salah satu kekuatan utama film tersebut. Film ini juga dinilai tidak memihak siapa pun.

“Kita bisa belajar memahami istri, memahami suami, bahkan belajar bagaimana menjadi mertua dan ipar yang ideal. Banyak orang mengalami hal seperti ini, tetapi tidak semua berani membahasnya. Film ini memberi pelajaran bahwa semua pihak sebenarnya sama-sama butuh dipahami,” tutupnya. (MK)

Pewarta: Aprianto
Editor: Agus S

Stadion Segiri Jadi Panggung Penentuan Borneo FC

SAMARINDA — Borneo FC Samarinda menolak menyerah dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Pesut Etam itu bertekad menutup kompetisi dengan hasil maksimal saat menjamu Malut United di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5/2026) pukul 17.00 WITA.

Meski peluang meraih gelar terbilang tipis, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes menegaskan anak asuhnya akan bertarung habis-habisan hingga akhir musim.

“Kita harus bersyukur karena di akhir kompetisi kita berada dalam kondisi yang bagus, dengan masih adanya peluang. Pemain dalam performa terbaik dan berlatih dengan sangat baik,” ujar Fabio dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (22/5/2026).

Bagi Fabio, laga pamungkas tersebut bukan sekadar perebutan poin, tetapi juga momentum memberikan penghormatan kepada suporter yang selama ini setia mendukung Pesut Etam di Stadion Segiri.

“Ini pertandingan terakhir di musim ini, pertandingan terakhir di Samarinda. Jadi, kami ingin memberikan kado terbaik untuk semua suporter yang akan hadir langsung ke stadion,” katanya.

Pelatih asal Brasil itu juga mengaku bangga dengan konsistensi Stefano Lilipaly dan kolega sepanjang musim. Menurutnya, banyak pihak sebelumnya meragukan kemampuan Borneo FC bersaing di papan atas hingga akhir kompetisi.

“Begitu kompetisi dimulai, tidak ada yang percaya kami di akhir musim masih bisa berjuang untuk jadi juara. Itu adalah pencapaian yang sangat bagus,” tambahnya.

Fabio menilai persaingan ketat hingga pekan terakhir menjadi gambaran positif bagi perkembangan kompetisi sepak bola nasional.

“Besok pertandingan terakhir liga, tapi masih ada dua tim yang berpeluang juara. Skenario seperti ini sangat bagus untuk kompetisi,” jelasnya.

Untuk menjaga asa juara tetap hidup, Borneo FC wajib meraih kemenangan atas Malut United sambil berharap Persib Bandung gagal meraih kemenangan saat menghadapi Persijap Jepara di waktu bersamaan.

“Kalau besok kami bisa mendapat rezeki (juara) dari Tuhan, ya kami harus bersyukur. Tapi sebenarnya, saya sudah sangat bahagia dengan kerja keras dan semua hal yang telah kami lakukan sampai sekarang,” ungkap Fabio.

Optimisme serupa juga disampaikan winger asing Borneo FC, Mariano Peralta. Ia memastikan seluruh pemain akan tampil maksimal demi menjaga peluang juara tetap terbuka.

“Target kami seperti yang dikatakan Coach Fabio tadi. Kami masih memiliki peluang walaupun kecil. Namun, sekecil apa pun peluang itu, akan kami perjuangkan hingga kompetisi benar-benar selesai,” tegas Peralta. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Pegadaian Klaim Transformasi Digital Dorong Pertumbuhan Bisnis

0

JAKARTA — PT Pegadaian kembali mencatatkan kinerja gemilang pada awal tahun 2026. Hingga periode 30 April 2026, perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,38 triliun atau tumbuh 87,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,34 triliun.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan total aset perusahaan yang kini mencapai Rp183,8 triliun atau naik 56 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp117,8 triliun.

Kinerja positif ini turut didorong oleh Outstanding Loan (OSL) gross yang meningkat signifikan menjadi Rp153,6 triliun atau tumbuh 58,8 persen dari sebelumnya Rp96,7 triliun.

Tidak hanya mencatat pertumbuhan bisnis, Pegadaian juga berhasil menjaga kualitas pembiayaan tetap sehat dan pruden. Hal itu terlihat dari penurunan rasio Non-Performing Loan (NPL) dari 0,82 persen pada April 2025 menjadi 0,51 persen pada periode yang sama tahun ini.

Selain itu, rasio profitabilitas perusahaan juga mengalami peningkatan. Return on Asset (ROA) tercatat sebesar 7,49 persen, sementara Return on Equity (ROE) mencapai 29,72 persen. Dari sisi efisiensi, Pegadaian mampu menekan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) menjadi 59,71 persen, level terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut, terlebih momentum ini bertepatan dengan usia Pegadaian yang kini memasuki 125 tahun.

“Tidak mudah untuk menjaga konsistensi pertumbuhan selama satu seperempat abad tanpa adanya loyalitas dan kepercayaan yang besar dari nasabah. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia yang terus menjadikan Pegadaian sebagai mitra finansial utama. Pencapaian ini juga merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh Insan Pegadaian,” ujarnya.

Ia menambahkan Pegadaian akan terus bertransformasi dengan menggabungkan layanan digital dan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, kehadiran layanan Bulion dan aplikasi Tring! diharapkan menjadi motor baru dalam mempermudah masyarakat lintas generasi untuk berinvestasi emas secara aman.

Komitmen Pegadaian dalam memperkuat ekosistem emas nasional juga diwujudkan melalui layanan Bulion. Pegadaian tercatat sebagai perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh izin operasional kegiatan usaha bulion atau Bank Emas dari Otoritas Jasa Keuangan melalui surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion Nomor S-325/PL.02/2024.

Melalui legalitas tersebut, Pegadaian kini menghadirkan berbagai layanan Bulion Services, mulai dari Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas. Perusahaan juga dinilai memiliki kesiapan infrastruktur yang kuat, termasuk jaringan ruang penyimpanan emas dengan standar keamanan internasional terbesar di Indonesia.

“Emas terbukti menjadi aset aman atau safe haven yang paling diminati masyarakat. Dengan hadirnya layanan Bulion terintegrasi ini, kami optimistis dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap roda perekonomian nasional sekaligus mewujudkan misi jangka panjang untuk MengEMASkan Indonesia,” tutup Damar.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis turut menyampaikan apresiasi atas pertumbuhan positif perusahaan di awal tahun ini.

Menurutnya, transformasi digital, penguatan ekosistem emas, serta hadirnya layanan Bulion menjadi langkah strategis perusahaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap investasi yang aman dan terpercaya.

“Capaian positif Pegadaian di awal tahun 2026 menjadi motivasi bagi seluruh Insan Pegadaian untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Transformasi digital, penguatan ekosistem emas, serta hadirnya layanan Bulion menjadi langkah strategis perusahaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan investasi yang aman dan terpercaya,” ujar Rinaldi.

Ia menambahkan Kanwil IV Balikpapan akan terus mendukung penguatan bisnis perusahaan melalui peningkatan kualitas layanan, literasi investasi emas, serta optimalisasi layanan digital Tring! agar manfaat Pegadaian dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di wilayah Kalimantan. (MK)

Pewarta: Hanafi
Editor: Agus S

KPP Pratama Tenggarong Bangun Sinergi Baru dengan Pemkab Kubar

0

SENDAWAR — Bupati Frederick Edwin secara resmi menerima kunjungan kerja sekaligus silaturahmi Kepala KPP Pratama Tenggarong beserta jajaran di ruang kerja Bupati Kutai Barat, Kamis (21/5/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala KP2KP Sendawar, Nur Hakim, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah Kutai Barat, Novelistina, serta Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan dan Sistem Informasi Pendapatan Daerah, Heni Ekawati.

Silaturahmi itu menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dengan instansi vertikal perpajakan dalam upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah maupun pusat.

Kepala KPP Pratama Tenggarong, Awan Lovely mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama yang lebih erat bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

“Sebagai pejabat baru tentu saya ingin mengawali sinergi ini dengan sebaik-baiknya bersama pimpinan daerah,” ujarnya.

Menurut Awan, Kabupaten Kutai Barat memiliki potensi penerimaan pajak yang cukup besar. Namun, masih terdapat sejumlah potensi yang dinilai belum tergali secara optimal.

Karena itu, integrasi dan pertukaran data antara pemerintah pusat dan daerah dianggap menjadi langkah penting dalam meningkatkan optimalisasi penerimaan pajak.

“Karena itu, integrasi dan pertukaran data antara pemerintah pusat dan daerah dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan optimalisasi penerimaan pajak,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Frederick Edwin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala KPP Pratama Tenggarong beserta jajarannya. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dengan instansi perpajakan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

“Terima kasih atas kunjungan dan silaturahmi dari Kepala KPP beserta jajaran. Sinergi dan komunikasi yang baik ini sangat penting guna mendukung optimalisasi penerimaan pajak, yang pada akhirnya menjadi modal utama bagi pembangunan daerah,” katanya.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berkomitmen mendukung peningkatan kepatuhan pajak melalui penguatan koordinasi, pertukaran data, hingga peningkatan kapasitas aparatur pengelola pajak daerah.

“Melalui penguatan sinergi ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap potensi pendapatan daerah dapat digali lebih maksimal guna mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga menyepakati sejumlah poin kerja sama konkret, di antaranya pertukaran data perpajakan secara berkala dan terintegrasi, pengawasan bersama terhadap kepatuhan wajib pajak, kolaborasi sosialisasi peraturan perpajakan kepada masyarakat dan pelaku usaha, serta dukungan peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur pengelola pajak daerah. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Investor Disebut Cermati Rencana PT Danantara Sumberdaya Indonesia

0

JAKARTA — Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Jumat (22/5/2026). Mata uang Garuda turun sekitar 50 poin atau 0,28 persen hingga berada di posisi Rp17.717 per dolar AS.

Analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai tekanan terhadap rupiah dipengaruhi kombinasi faktor global dan domestik yang masih membebani sentimen pasar.

Dari sisi dalam negeri, pasar disebut menyoroti pidato Presiden Prabowo Subianto saat penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di DPR RI beberapa waktu lalu.

Menurut Ibrahim, perhatian investor internasional mengarah pada rencana pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia yang disebut akan mengatur ekspor sejumlah komoditas strategis seperti batu bara, crude palm oil (CPO), dan ferro alloy melalui mekanisme terpusat.

Kebijakan tersebut dinilai memunculkan kekhawatiran terkait potensi penurunan volume ekspor serta risiko terhadap penerimaan negara dan defisit fiskal.

“Nah secara internal pidato Presiden kemarin di DPR ini pun juga direview oleh pemeringkat internasional, salah satunya S&P Global yang kemungkinan besar akan menurunkan peringkat rating Indonesia,” ujar Ibrahim dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Ia juga menilai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,8 hingga 6 persen masih cukup berat dicapai di tengah ketidakpastian ekonomi global yang diperkirakan berlanjut hingga 2027.

“Nah di sisi lain dalam pidato presiden juga disampaikan pertumbuhan ekonomi 5,8 persen sampai 6 persen. Ini mengindikasikan optimisme yang terlalu tinggi di tengah kondisi global yang tidak baik-baik saja dan kemungkinan masih berlanjut sampai 2027,” katanya.

Meski ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 tercatat tumbuh positif, Ibrahim menilai berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan pemerintah dan Bank Indonesia belum mampu mengangkat nilai tukar rupiah secara signifikan.

“Segala cara dilakukan oleh Bank Indonesia sudah dilakukan. Tujuh jurus juga sudah dilakukan. Pemerintah melalui Menteri Keuangan juga sudah melakukan operasi pasar dengan menjual surat utang negara Rp2 triliun sampai Rp4 triliun, tetapi ini masih belum bisa membuat rupiah menguat,” ucapnya.

Sementara dari faktor eksternal, pasar global masih dibayangi ketidakpastian perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang dimediasi Pakistan. Investor dinilai belum melihat adanya peluang kesepakatan konkret terkait isu nuklir dan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

“Investor meragukan prospek terobosan dalam perundingan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang diprakarsai Pakistan. Sampai saat ini belum ada kesepakatan yang tercapai dengan Amerika Serikat,” tutur Ibrahim.

Ketegangan tersebut turut mendorong kenaikan harga minyak dunia dan meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global. Kondisi itu berpotensi membuat bank sentral Amerika Serikat, The Fed, mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama. (MK)

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S