Beranda blog Halaman 761

Kampung Inggris PPU Gelar Ajang Pencarian Bakat, Pemenangnya Bakal Tampil Indonesia Got Talent 2023

0

PENAJAM – Kampung Inggris Penajam Paser Utara (PPU) menggelar ajang pencarian bakat bertajuk “SanSis Got Talent 2023” khusus untuk warga lokal. Tak hanya mendapatkan hadiah, pemenangnya juga berkesempatan untuk tampil di Indonesia Got Talent 2023 di Jakarta.

Pengurus Yayasan Sansis Children Sandry Ernamurti mengungkapkan pihaknya meyakini bahwa pemuda-pemudi PPU ini memiliki bakat yang tidak kalah dengan orang yang ada di kota/kabupaten lainnya di indonesia. Namun karena belum adanya ajang pencari bakat secara spesifik sebagai wadahnya, membuat hal itu belum bisa terekspose ke luar.

“Sebab yang baru ada di kabupaten kita ini, hanya ajang bakat dangdut saja. Jadi kita belum tau sampai dimana warga PPU ini dalam berkarya melalui bakatnya,” ujarnya, Minggu, (8/1/2023).

Maka itu dia berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat menggali bakat-bakat terpendam warga PPU. Lalu memperkenalkan bakat-bakat tersebut ke Indonesia secara luas.

Ajang pendaftaran lomba ini dibuka secara gratis hingga 15 Januari. Dengan nominal total hadiah Rp 12 juta persembahan PT Pertamina Kilang Internasional RU V Balikpapan dan The Rich Hotel. Serta pendampingan ke ajang Nasional yaitu Indonesia’s Got Talent 2023 di Jakarta.

“Seperti melalui ajang tingkat nasional, yaitu Indonesia’s Got Talent 2023,” kata Sandry.

Adapun kategori bakat yang dicari ialah menyanyi, menari, musik, komedi, sulap dan atraksi. Semua itu dikompetisikan dalam 1 ajang lomba. Syarat untuk dapat mengikuti ajang ini ialah warga PPU dibuktikan dengan kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu pelajar. Kemudian memiliki usia antara 12-50 tahun.

Meski diselenggrakan oleh Sansis Chidren Kampung Inggris PPU, ajang ini tidak mengharuskan setiap peserta menggunakan bahasa Inggris. Karena ajang lomba ini adalah pencarian bakat secara umum.

“Kami berharap agar apapun bakat yang dimiliki oleh seseorang maupun grup di PPU, melalui ajang inilah mereka bisa menampilkannya. Dengan harapan Kabupaten PPU bisa dilihat oleh masyarakat luas lewat ajang lomba Indonesia’s Got Talent 2023 di Jakarta,” pungkas Sandry. (SBK)

Siap-siap! Jaringan 3G di PPU Bakal Dimatikan Secara Permanen

0

PENAJAM – Jaringan 3G di Penajam Paser Utara (PPU) dalam waktu dekat akan dimatikan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan layanan internet wilayah setempat dan sekitarnya beralih sepenuhnya ke jaringan 4G.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU, Budi Santoso menuturkan Jaringan internet di Benuo Taka, seluruhnya akan migrasi menggunakan jaringan yang lebih cepat. Hal itu dipastikan usai pihaknya menerima kunjungan perwakilan PT Telkomsel Kalimantan pada Kamis (5/1/2023) kemarin.

“Nantinya untuk layanan 3G tidak diaktifkan lagi, dan memperkuat jaringan 4G di wilayah Kabupaten PPU,” ungkapnya, Jumat (6/1/2023).

Selain itu tujuannya untuk mengembangkan kualitas layanan internet agar lebih cepat dan stabil. Dalam kunjungan itu pula, PT Telkomsel memastikan akan mengupgrade layanan 3G ke 4G khusus zona PPU, efektif berlaku mulai 18 Januari 2022 mendatang.

“Perwakilan PT Telkomsel bersilaturahmi dengan Kami, dalam rangka memberikan informasi akan mengupgrade layanan jaringan 3G ke 4G itu,” sebutnya.

Maka dari itu, di saat yang sama untuk jaringan 3G secara permanen sudah tidak lagi tersedia. Budi mengharapkan agar masyarakat PPU yang belum upgrade kartu SIM 3G maka segera beralih ke SIM 4G di GraPARI yang tersedia.

Seperti diketahui, beberapa wilayah khususnya di Kecamatan Waru, Babulu dan Sepaku, memang hingga saat ini masih dibawah layanan 3G. Pun jaringan internet yang baru masuk ke wilyah tersebut ialah provider Telkomsel. Sehingga terkadang kondisi jaringan internet di daerah itu, berjalan lambat.

“Ini juga merupakan bagian dari kemajuan teknologi informasi yang mana untuk layanan 3G ini sudah mulai ditinggalkan. Jadi untuk saat ini masyarakat terutama di PPU sudah banyak memanfaatkan layanan jaringan 4G,” pungkasnya. (sbk)

Hamdam Buka Sinyal Maju Pilkada 2024

0

PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam Pongrewa membuka sinyal bahwa dirinya bakal kembali berkontestasi pada Pemilu 2024 mendatang. Baginya, masih ada beberapa hal yang mesti diperjuangkan untuk dapat membangun daerah yang masih dipimpin ini.

“Namanya juara bertahan, kan harus maju lagi toh. Masa meletakkan begitu saja. Ya, harus maju,” ucapnya belum lama ini.

Kendati begitu, ia menyebutkan masih ada beberapa hal penting yang harus dilakukannya dalam waktu dekat. Menjalani sisa periode kepemimpinan 2018-2023, ia mengaku akan melakukan berbagai program percepatan pembangunan di Benuo Taka.

Tidak hanya menyelesaikan visi dan misi kepemimpinan, namun juga menyinergikan daerah dengan rencana pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke sebagian wilayahnya. Hal itulah yang membuat dirinya tidak terlalu fokus pada urusan pemilihan kepala daerah (pilkada) dulu.

“Tapi itu tergantung nanti respons masyarakat. Saya mungkin akan menguji itu, pasca 6 bulan tidak lagi menjabat,” sebutnya.

Untuk diingat, Hamdam yang sebelumnya menjadi Wakil Bupati PPU mendampingi Abdul Gafur Mas’ud (AGM). Ia resmi menjabat sebagai kepala daerah difinitif pada 28 Desember 2022 lalu. Setelah sebelumnya hampir setahun menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt), mengisi kekosongan AGM yang tersandung kasus rasuah.

Dalam perhitungan, sisa masa jabatannya memimpin penuh Pemkab PPU hanya tersisa waktu sekira 9 bulan. Masa jabatannya akan berakhir sekira Oktober 2023 ini. Setelah itu kepemimpinan diisi oleh penjabat (Pj) bupati. Hingga hasil pilkada ke depan dijadwalkan November 2024 ditetapkan.

“Sisa waktu itu, memberikan waktu yang cukup banyak untuk saya bertemu kembali dengan konstituen. Yang saya rasakan saat menjadi Plt, dan setahun ke depan menjadi pejabat definitif, akan sangat sulit waktu saya untuk bertemu langsung dengan konstituen,” jelas Hamdam.

Dengan beberapa pertimbangan itu, Hamdam menegaskan berkaitan dengan arah politiknya ke depan belum masuk dalam urusan prioritas. Ia berharap sinergitas dari masyarakat agar tugas dan tanggungjawabnya bisa diselesaikan dengan sisa waktu yang terhitung tidak lama lagi itu.

“Jadi, setelah berakhir jabatan saya, 6 bulan ke depan baru saya putuskan maju atau tidak,” tutupnya. (sbk)

Pemkab PPU Masih Tunggu PT Pertamina, Soal Pinjam Pakai Lahan Waduk Lawe-Lawe

0

PENAJAM– Kelanjutan pembangunan Waduk Lawe-Lawe masih menunggu surat persetujuan pinjam pakai aset PT Pertamina. Surat persetujuan  pinjam pakai lahan seluas 250 hektare itu diharapkan segera turun, agar pembangunan dapat segera dilakukan.

Kepala Bagian Pembangunan Setkab PPU, Nicko Herlambang mengatakan secara lisan PT Pertamina telah menyetujui pinjam pakai lahan. Namun secara  tertulis belum ada.

“Dari Pertamina, direksi dan jajaran sudah dipersentasikan. Intinya menyetujui, cuma legal tertulisnya, dia akan siapkan dulu untuk kita,” katanya, Jumat (6/1/2023).

Surat pinjam pakai tersebut, lanjutnya, bisa menjadi dasar pembangunan Waduk Lawe-Lawe yang ditargetkan berkapastias 400 liter per detik.

“Surat itu sudah keluar, kita lebih mudah untuk minta pendanaan Bankeu dan lain lain. Karena kita ini sudah punya dasar dipinjampakaikan,” jelasnya.

Nicko menjelaskan, masa pinjam-pakai selama 5 tahun dan bisa diperbaharui periode berikutnya. Adapun pembangunan bendungan memerlukan anggaran sekitar Rp 150 miliar.

“Jangka 5 tahun diperpanjang. Pada saat kita mau kerjakan sudah ada dasarnya. Kebutuhan sekitar Rp 150 miliar untuk hampir seluas 250 hektare,” sebut Nicko.

Diharapkan kondisi keuangan pemerintah daerah semakin baik, sehingga tahun 2024 mendatang bisa kembali dialokasikan dengan kontrak kerja tahun jamak (multiyears contract).

“Kalau kondisi anggaran kita bagus seperti ini kita bisa multiyears mulai tahun 2024. Tahun 2023 belum ada karena kita belum dapat kepastian. Kita tidak mau bermasalah belum ada bukti pinjam pakai,” ucapnya.

Pihaknya akan berupaya untuk mendapatkan kepastian secara tertulis dari Pertamina. Meski disebutkan oleh Nicko Herlambang, Pertamina telah menyetujui pinjam pakai lahan tersebut. “Legal tertulis belum tapi pada prinsipnya sudah menyetujui. Kita kejar yang tertulisnya,” pungkasnya. (sbk)

Isran Janji Beri Dana Pensiun Anggota DPRD Kaltim

0

SAMARINDA– Agak kurang rasanya, bila sambutan atau pidato Gubernur Kaltim Isran Noor hanya sebatas membaca naskah saja. Dalam pidatonya saat rapat paripurna HUT Pemprov Kaltim ke-66, ia menjanjikan dana pensiun untuk para legislator DPRD Kaltim.

Ia menilai para legislator ‘Karang Paci’ sudah semestinya mendapat penghargaan berupa dana pensiun. Isran pun mengatakan, tengah menyiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk memberikan dana pensiun tersebut. “Tahun 2023 saya akan membuat sebuah peraturan gubernur untuk memberikan penghargaan dan tanda sayang Pemerintah Provinsi Kaltim kepada anggota DPRD Kaltim,” ucapnya.

Bukan tanpa alasan, Isran menilai selama ini yang mendapatkan dana pensiun hanya anggota DPR RI dan DPD RI. Padahal, menurutnya, tugas dan peran anggota DPRD Kaltim tak berbeda dari DPR RI.

“Karena anggota DPRD Kaltim ini tidak dapat pensiun, yang dapat itu DPR RI dan DPD RI.  Sekarang sudah saya siapkan (pergubnya), jelas Isran.

“Bagaimana ceritanya tugasnya sama dengan DPR perannya sama, tapi tidak mendapat sebuah penghargaan yang memadai dari pemerintah pusat dan daerah. Ok setuju? Yang tidak setuju DPRD-nya angkat tangan,” ucapnya diikuti tepuk tangan ratusan legislator Kaltim.

Sebagai informasi, salah satu aturan yang mengatur tentang dana pensiun adalah UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Undang-undang ini menyebutkan, ketua, wakil ketua, dan anggota DPR berhak mendapatkan dana pensiun karena termasuk pejabat negara.

Namun, belum ada ketentuan yang mengatur tentang dana pensiun bagi anggota DPRD. Alasannya, anggota DPRD adalah penyelenggara pemerintah daerah, sehingga tidak termasuk pejabat negara dan tidak termasuk yang dapat menerima pensiun.

Oleh karena itu, bila Isran Noor melahirkan pergub tentang pensiun anggota DPRD Kaltim,  kemungkinan Kaltim adalah satu-satunya daerah yang memberikan payung hukum untuk pemberian pensiun anggota DPRD-nya.(eky)

Hamdam Sebut Ada Investor Siap Bantu Penyediaan Listrik IKN

0

PENAJAM – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) tak hanya  memberikan dukungan penyediaan listrik di Ibu Kota Nusantara (IKN). Malahan siap berkontribusi dalam menyokong investor dalam percepatannya.

Bupati PPU Hamdam Pongrewa serta beberapa perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PPU mengikuti rapat koordinasi (rakor) secara virtual Sekretariat IKN, Kamis (5/1/2023). Hal yang dibahas berkaitan dengan upaya penyediaan listrik di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN mendatang.

“Pemkab PPU pada prinsipnya bersedia mendampingi PLN untuk mempercepat proses perizinan yang memang menjadi kewenangan kami yang berada di wilayah Kabupaten PPU. Pemkab PPU juga siap untuk memperlancar, mendukung bahkan membantu percepatan proyek penyediaan listrik di Kawasan KIPP IKN Nusantara,” ujarnya.

Dalam rakor tersebut, selain diikuti PT PLN (Persero) juga dihadiri perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badam Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Perhuhungan serta Pemprov Kaltim dan PT Pertamina Gas Negara.

Seperti diketahui, PT PLN (Persero) membangun sejumlah infrastruktur untuk menunjang penyediaan pasokan listrik di Kalimantan, seiring dengan pembangunan IKN. Saat ini, PLN membangun infrastruktur ketenagalistrikan berupa 4 Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV), yakni Maloy-Kobexindo, Bukuan-Kalimantan Ferro Industry (KFI), Batulicin-ITP, dan Selaru-Sebuku untuk mengakomodasi kebutuhan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT).

Hamdam menyebutkan, Pemkab PPU juga bersedia memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan lahan, pada penetapan lokasi (penlok) kewenangan Pemkab PPU seluas sekira 5 hektare.

“Kewenangan kami hanya segitu, jika yang dibutuhkan melebihi batasan oleh Pemkab PPU, maka sepenuhnya menjadi kewenangan Pemprov Kaltim,” katanya.

Selain itu, pasokan listrik untuk IKN rencananya disalurkan dari pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT). Sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk pasokan listrik EBT di IKN, PLN menyiapkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 50 megawatt (MW) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) atau tenaga angin 70 MW di tanah laut pada tahap awal. Dalam jangka panjang, PLN akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sekitar 1.000 MW yang juga nantinya siap mendukung kawasan IKN.

Berkaitan dengan itu, Hamdam mengungkapkan pihaknya beberapa kali justru didatangi calon investor. Baginya keberadaan investasi ini bagian dalam mendukung percepatan dalam pemenuhan listrik di IKN.

“Sudah beberapa kali didatangi  pengusaha maupun investor untuk berinvestasi membangun listrik tenaga surya di wilayah PPU. Bila ini memungkinkan kami memohon dipermudah perizinannya,” tutupnya. (sbk)

Lantik 20 PPK, KPU Minta Turut Andil Tingkatkan Partisipasi Pemilih

0

PENAJAM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU) melantik 20 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2024 mendatang. Selain dituntut untuk berintegritas dalam bekerja, mereka juga diminta turut berperan dalam menekan angka golongan putih (golput).

Ketua KPU PPU, Irwan Sahwana menuturkan tiap anggota PPK yang dilantik bertugas pada Pemilu 2024, dengan fungsi dan tugas membantu KPU dalam penyelenggaraan kepemiluan. PPK yang dilantik tersebut merupakan peserta terpilih dalam proses perekrutan yang dilakukan pada November-Desember 2022 lalu. “Kami minta anggota PPK jalankan tugas dan fungsi sesuai tanggung jawab yang telah diberikan,” katanya, Kamis (5/1/2023).

Penyelenggara adhoc pemilu tingkat kecamatan ini bakal bertugas lebih kurang 15 bulan. Dimulai pada 4 Januari 2023 hingga 4 April 2024.

Adapun anggota PPK terpilih dilantik masing-masing lima pada 4 kecamatan. Yakni Kecamatan Penajam, Waru dan Babulu serta Sepaku.

Terkait honorarium bagi penyelenggara adhoc Pemilu 2024, dikatakannya mengalami peningkatan atau lebih besar dari Pemilu sebelumnya. Honor Ketua PPK naik menjadi Rp2,5 juta yang sebelumnya Rp1,5 juta, dan anggota PPK menjadi Rp2,3 juta yang sebelumnya Rp1,3 juta. “PPK harus bekerja dengan baik, taat aturan dan jaga solidaritas, serta menjaga netralitas dan integritas sebagai penyelenggara pemilu,” jelasnya.

Lanjut Irwan, anggota PPK juga diminta untuk memperbanyak membaca dan memahami regulasi dan aturan sebagai pedoman dalam bekerja. Sebab, dalam penyelenggaraan pemilu serentak tahun depan, terdapat beberapa perubahan aturan yang spesifik.

“Setiap tahapan pemilihan umum baik Peraturan KPU dan Keputusan KPU yg menjadi payung hukum penyelenggara selalu diperbarui dengan revisi terhadap juknis aturan menyesuaikan perkembangan sistem Pemilu, pertambahan jumlah penduduk dan potensi perubahan daerah pemilihan ataupun alokasi kursi,” bebernya.

Yang tak kalah pentingnya selain melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, PPK di masing-masing wilayah juga dituntut untuk meningkatkan partispasi pemilih. “Perhatian lebih paling terkait menekan angka golput, peningkatan partisipasi pemilih,” tegas Irwan.

Untuk diketahui, tingkat partisipasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) PPU 2018 hanya mencapai 71,2 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) berjumlah 118.579 pemilih. Sementara pada Pemilu 2019, partisipasi mencapai 79,63 pesen. (sbk)

Stok Blangko e-KTP Kosong, Sebulan Dukcapil PPU Hanya Terbitkan KTP Sementara

0

PENAJAM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Penajam Paser Utara (PPU) kekurangan blangko e-KTP di awal 2023. Akibatnya, Disdukcapil hanya menerbitkan surat keterangan perekaman atau KTP sementara dengan masa berlaku singkat.

Plt Kepala Dinas Dukcapil PPU Mawar mengatakan, pihaknya telah mengusulkan kebutuhan blanko sebanyak 5.000 keping ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Jumlah itu berdasarkan kebutuhan masyarakat yang sudah melakukan perekaman. “Kami sudah mengajukan permintaan blangko, lima ribu diusulkan,” ujarnya, Kamis (5/1/2023).

Dia meminta hal ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Pasalnya, dalam beberapa kali usulan, yang dipenuhi hanya setenganya saja. Jika jumlah yang diusulkan dipenuhi, nantinya hanya cukup sampai 2 bulan ke depan.

“Dari lima ribu yang diusulkan, biasanya pusat hanya memberi separuh dari jumlah usulan. Kadang dapat cuma tiga ribu,” ungkap dia.

Adapun kekosongan blangko e-KTP ini telah terjadi sejak Desember 2022 lalu. Pihaknya terpaksa hanya menerbitkan surat keterangan perekaman atau KTP sementara yang berlaku hanya sebulan.

“Betul-betul habis dan sudah beberapa minggu tidak cetak hanya menerbitkan surat keterangan yang masa berlakunya sampai tanggal 5 Januari 2023 ini,” ujar Mawar.

Meski begitu, Mawar menyebut penyebab kekosongan karena blangko di pusat juga kosong pada akhir tahun. Setelah itu, dia memastikan kondisi ini tidak  terjadi sepanjang tahun. “Kemarin itu karena akhir tahun, memang biasa begitu, blangko habis kalau akhir tahun,” pungkas dia. (sbk)

Tingkatkan Minat Pendaftar Polisi, Polres Paser Terus Lakukan Terobosan

0

PASER– Seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelayanan kepada masyarakat, Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta berencana menambah jumlah personel kepolisian pada tahun ini. “Supaya setiap pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana,” ucap AKBP Kade Budiyarta, Kamis (5/1/2023).

Penambahan personel, sebut perwira menengah yang akrab dipanggil Budi ini, bertujuan memperkuat institusi serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kendati begitu, Budi memastikan, setiap tahun penambahan personel Polres Paser dilakukan.

Budi menyebut pada tahun 2022, pihaknya menerima 70 personel tambahan. Penambahan personel juga terjadi di tahun 2021 yakni sebanyak 61 personel. Selain itu, terdapat penambahan penerimaan bintara, semula di 2021 sebanyak 415 bintara, di 2022 sebanyak 435 personel.

Meski kebutuhan kian meningkat,  pada tahap perekrutan terjadi penurunan sebanyak 48 orang. Namun jika dibandingkan dengan indikator penerimaan mengalami kenaikan sebanyak 19 orang. “Terjadi penurunan pada indikator minat pendaftar, tapi untuk penerimaan mengalami kenaikan,” jelasnya.

Terkait turunnya minat pendaftar, Budi menyebut, Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Paser, telah melakukan beberapa terobosan. Salah satunya melalui pelatihan terhadap putra-putri daerah.

“Terobosan dari Bagian SDM melakukan pelatihan khusus bagi putra-putri daerah yang berminat untuk menjadi anggota Polri dari Tamtama, Bintara, dan Taruna Akpol,” jelasnya.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat pendaftar calon anggota Polri di Paser. Terlebih, Paser juga sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. “Semoga di tahun 2023 terjadi peningkatan minat pendaftar di Polres Paser,” harapnya. (bs)

Isran Sebut IKN Kebahagiaan Masyarakat Kaltim, Hadiri Rapat Paripurna HUT Kaltim ke-66

SAMARINDA– DPRD Kaltim menggelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Kaltim ke-66, Kamis (5/1/2023). Dalam kesempatan tersebut Gubernur Kaltim Isran Noor, menyampaikan sejumlah pencapaian yang telah diraih Kaltim.

Dalam sambutannya, Isran Noor mengatakan, umur 66 tahun adalah usia yang sangat matang bagi Bumi Etam. Sudah banyak, sebutnya, pembangunan dan prestasi yang membanggakan.

Selama tahun 2022, Kaltim telah mampu bertahan dari badai pandemi Covid-19. Dalam perjalanannya, Kaltim berhasil meningkatkan Index Pembangunan Manusia (IPM) ke 77,44 pada tahun 2022, naik 56 poin dari tahun 2021 yakni 76,88.

“Kita berada di papan atas secara nasional, setelah DKI Jakarta dan DIY Yogyakarta,” sebutnya diselingi gemuruh tepuk tangan tamu undangan yang hadir.

Selain itu, Isran menjelaskan,  Kaltim juga telah mampu bertahan dan menaikan pertumbuhan ekonomi menjadi 3,11%. Meskipun angka tersebut masih di bawah pertumbuhan ekonomi nasional yang pada triwulan ketiga 2022 mencapai 5,72%.

Namun, ekspor dan investasi serta pendapatan daerah mengalami kenaikan yang siginifikan hingga berdampak pada besaran APBD Kaltim yang lebih dari Rp 17 triliun. “Bahkan bisa mencapai Rp 20 triliun (APBD Kaltim 2023). Ekspor sebagai penyangga devisa perlu kita bahas mengenai peran Kaltim dalam pengumpulan devisa negara,” terang Isran

“Tahun 2022 mencapai puncak, peran Kaltim sangat besar. Secara nasional paling tinggi nilai ekspornya Jabar dan Kaltim,” lanjutnya.

Rapat Paripurna DPRD Kaltim peringatan HUT Kaltim ke-66.

Ia juga menyinggung terkait laporan pemeriksaan keuangan, yang dilakukan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), yang mana Kaltim berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 9 tahun berturut turut.

Yang terpenting, lanjut Isran,  penetapan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim adalah hal yang patut disyukuri dan dibanggan oleh masyarakat Kaltim. Untuk itu Isran meminta kerja sama dan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat dalam menyukseskan pembangunan IKN di Bumi Mulawarman.

“Penetapan oleh Presiden Jokowi dan telah dikuatkan dengan Undang-undang No 3 Tahun 2022. Jadi itu (IKN) kebahagiaan bagi masyarakat Kaltim,” pungkasnya.(eky)