Beranda blog Halaman 727

Warga PPU Dimiinta Tingkatkan Kewaspadaan saat Lebaran

0

PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengeluarkan imbauan penting bagi para pemudik agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi rumah saat ditinggal.

Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tohar meminta pemudik untuk mewaspadai risiko kebakaran saat meninggalkan rumah, mengingat beberapa kejadian yang sering terjadi di Benuo Taka.

“Kami meminta warga untuk waspada terhadap ancaman kebakaran saat rumah kosong ditinggalkan,” ujarnya, Selasa (18/4/2023).

Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan semua aliran listrik aman dan tidak ada perangkat elektronik yang menyala sebelum meninggalkan rumah. Kemudian juga untuk memastikan kondisi dalam keadaan aman.

“Jangan lupa mencabut semua kabel peralatan elektronik seperti AC, televisi, komputer, kulkas, kipas angin, dispenser, dan sebagainya untuk menghindari arus pendek yang dapat mengakibatkan kebakaran,” katanya.

Disarankan untuk mengecek instalasi listrik guna memastikan semua dalam kondisi baik. Tohar mengingatkan, salah satu penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Potensi tersebut bisa saja terjadi dengan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi kosong. Pihaknya juga meminta kantor-kantor untuk tidak ditinggalkan dalam kondisi kosong. Harus ada petugas yang menjaganya untuk mencegah terjadinya kebakaran.

“Peralatan elektronik yang dibiarkan terus menyala dalam waktu lama berisiko menimbulkan korsleting atau arus pendek yang dapat menyebabkan kebakaran,” pungkasnya. (SBK)

Ratusan Pekerja Rentan Terjamin BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkab PPU

0

PPU – Sebagian dari masyarakat pekerja rentan di Penajam Paser Utara (PPU) kini telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dengan jumlah mencapai 981 orang yang telah menerima jaminan sosial dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU.

Bupati PPU Hamdam mengatakan bahwa pemerintah terus memberikan perhatian khusus bagi seluruh masyarakat di daerah dalam hal jaminan kesehatan, salah satunya melalui Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan. Tujuannya adalah untuk meringankan beban masyarakat terutama ketika mereka mengalami musibah dalam pekerjaannya.

“BPJS Ketenagakerjaan ini dikhususkan untuk masyarakat pekerja non-formal, yaitu pekerja yang tidak tergantung pada satu perusahaan atau upah tetap,” ungkapnya pada Selasa (18/4/2023).

Hamdam menambahkan bahwa jika terjadi musibah pada seorang pekerja non-formal, seperti seorang nelayan yang mengalami kecelakaan saat melaut, maka BPJS Ketenagakerjaan akan menjamin pengobatannya dan memberikan jaminan kepada ahli waris atau keluarga yang bersangkutan.

Meskipun beberapa masyarakat di PPU telah terdaftar sebagai peserta BPJS sebelumnya, namun ketika terjadi kecelakaan, masih ada kasus di mana rumah sakit menolak untuk menangani mereka karena mereka tidak termasuk dalam tanggungan BPJS.

“Ini menunjukkan bahwa pemerintah selalu memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan dan minimal memberikan perhatian terhadap keluarga yang ditinggalkan sehingga mereka bisa mendapatkan bantuan yang benar-benar mereka butuhkan. Meskipun kami tidak mengharapkan terjadinya kecelakaan, ini adalah bentuk kesiagaan pemerintah daerah dalam menangani hal tersebut dan menunjukkan kepedulian kami terhadap masyarakat,” jelas Hamdam.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan wilayah Balikpapan, PPU, dan Paser, Harry Sujana, menyebutkan bahwa jumlah total peserta BPJS Ketenagakerjaan di PPU mencapai 981 orang, dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Penajam sebanyak 463 peserta.

“BPJS Ketenagakerjaan berbeda dengan BPJS Kesehatan pada umumnya dan dikhususkan untuk pekerja non-formal dengan anggaran dari pemerintah daerah,” kata Sujana.

Dengan menjadi peserta, saat dalam aktifitas pekerjaannya mengalami musibah kecelakaan, maka yang menanggung risiko pengobatannya adalah BPJS Ketenagakerjaan. Melalui rumah sakit yang bekerjasama dengan menunjukkan kartu BPJS ketenagakerjaan yang telah diberikan.

“Pengobatannya pun tidak terbatas berapa jumlahnya unlimited sampai pengobatannya selesai. Bahkan jika pengobatannya membutuhkan biaya dalam jumlah besar, ” pungkasnya. (SBK)

Ramadan Berkah, Humas dan Protokol Setkab PPU Santuni Anak Yatim

0

PPU – Di penghujung Ramadan 1444 Hijriah, jajaran pegawai di Bagian Humas dan Protokol Setkab Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan berbagi kebaikan. Bertajuk Ramadan Berkah dengan memberikan santunan pada anak-anak Panti Asuhan Uswatun Khasanah, Yayasan Al-A’laa, yang berada di Kecamatan Penajam.

Hal ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Ramadan. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian sosial yang digalang dari hasil sumbangan bagian ini secara suka rela.

“Alhamdulillah bantuan ini merupakan sumbangan dari rekan-rekan Humas dan Protokol Sekretariat Kabupaten PPU. Walapun jumlah yang diberikan nilainya tidak besar, namun kami berharap bantuan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang ada di Panti Asuhan ini,” kata Kepala Sub Bagian Data dan Dokumentasi, Humas dan Protokol Setkab PPU, Amin Selasa (17/4/2023).

Bantuan yang diberikan tersebut berupa kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, gula, minyak makan dan sebagainya. Diserahkan langsung ke Ketua Panti Asuhan Uswatun Khasanah Penajam, Putri bersama puluhan anak panti dan para pengasuh yayasan ini.

“Melalui bantuan ini kami menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Humas dan Protokol pemkab PPU. Semoga perbuatan baik ini mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT,” ucap Putri.

Dalam kesempatan ini dia turut menjelaskan bahwa Panti Asuhan Uswatun Khasanah saat ini menampung dan mengasuh anak yatim-piatu serta anak kurang mampu. Dalam yayasan ini tercatat sebanyak 29 anak dengan berbagai latar belakang, serta ada 5 orang pengasuh yayasan.

Di tempat itu tambah Putri, anak-anak panti mendapat bimbingan. Kebanyakan dari mereka juga sedang mengenyam pendidikan mulai dari jenjang SD, SLTP hingga SLTA.

“Di sini saya meneruskan perjuangan Ibu Saya sebagai ketua yayasan ini, karena tahun kemarin beliau telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Pembangunan gedung panti yang tertunda.

Disebutkan bahwa ada tugas untuk meneruskan tanggung jawab. Salah satunya untuk penyelesaian bangunan gedung yayasan yang kini dalam tahap pembangunan.

“Memang kondisi tempat Kami saat ini perlu adanya penambahan bangunan tersebut, melihat jumlah anak-anak panti yang semakin bertambah. Kami berharap ada donasi atau bantuan dari pemerintah daerah maupun pihak lainnya sehingga bangunan tersebut bisa segera diselesaikan dan difungsikan,” pungkasnya. (SBK)

Miras dan Petasan Sitaan Selama Ramadan di PPU Dimusnahkan Polres PPU

0

PPU – Polres Penajam Paser Utara (PPU) memusnahkan ratusan barang bukti hasil giat cipta kondisi 2023. Barang bukti tersebut dalam bentuk petasan dan minuman keras (miras) ilegal.

Kegiatan itu dilakukan usai Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Mahakam yang dilaksanakan di Mako Polres PPU, Senin (17/4/2023). Pemusnahan yang dilakukan dengan merusak kemasan untuk miras dan memasukkan dalam air untuk petasan.

Kapolres PPU AKBP Hendrik EKa Bahalwan menuturkan barang bukti tersebut dihimpun dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) selama Ramadan. Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyaraat (kamtibmas) di wliayah PPU.

“Kegiatan pemusnahan barang Bukti hasil giat cipta kondisi kegiatan rutin yang ditingkatkan menjelang Ops Ketupat Mahakam 2023 Polres PPU,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan tersebut terdiri dari beberapa jenis petasan berbagai merk jual. Pun begitu dengan miras yang disita.

Dalam pengrusakan kemasan ribuan barang dbukti ini, dilakukan bersama dengan Bupati PPU Hamdam, Dandim 0913/PPU Letkol Inf Arfan Affandi dan beberapa pejabat lainnya.

“Total keseluruhan petasan yang disita sebanyak 7.037 biji dari berbagai macam jenis. Dan miras sebanyak 50 botol, terdiri dari bir, anggur dan vodka,” sebut Hendrik.

Lebih lanjut, dari kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan situasi kondusi di PPU selama lebaran 2023. Kemudian juga untuk masyarakat diharapkan dapat turut bersinergi dalam menjaga situasi tetap aman.

“Kami juga telah menggelar gelar apel pasukan yang akan bersiaga di titik-titik di seluruh PPU,” pungkasnya. (SBK)

Warga PPU Mudik Bisa Titip Kendaraan di Polres dan Kodim

PPU – Polres dan Kodim PPU membuka jasa penitipan kendaraan buat warga yang mau mudik. Hal ini sebagai dukungan untuk menghindari adanya tindak kriminal pencurian.

Kapolres PPU, AKBP Hendrik Eka Bahalwan menuturkan layanan ini bertujuan agar warga PPU mudik dengan nyaman. Suapya mereka dalam merayakan momentum lebaran tanpa was-was, kepikiran kendaraan yang ditinggal di rumah.

“Polres dan Kodim PPU memberikan solusinya. Kami siap menerima penitipan kendaraan, baik roda 2 maupun roda 4. Tanpa perlu membayar sepeser pun,” ujarnyanya, Senin (17/42023).

Lanjutnya, penitipannya juga tidak harus dimarkas  Polres PPU yang terletak di Nipah-Nipah. Karena dapat juga dititipkan di Polsek yang berada di tiap kecamatan.

“Masyarakat boleh menitipkan di halaman markas kepolisian terdekat dengan rumah warga ketika mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah,” jelasnya Hendrik.

Ditegaskan, jasa layanan penitipan kendaraan tersebut bertujuan mengantisipasi maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah PPU. Pun, bagi kepolisian, banyaknya warga yang menitip kendaraannya di halaman kantor mereka juga bisa meringankan tugas.

Pasalnya selama masa arus mudik dan balik Lebaran. Polri juga terlibat dalam pengamanan dan pelayanan di jalan-jalan. “Layanan penitipan kendaraan itu diharapkan bisa menekan tindak kejahatan dengan memanfaatkan rumah-rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya,” terangnya.

Lebih lanjut, jasa penitipan ini juga dibuka oleh Kodim PPU. Jadi selain di kantor polisi, warga juga bisa menitipkan kendaraannya di halaman Kodim 0913 PPU.

“Kami persilakan warga yang ingin mudik parkirkan kendaraan di halaman Markas Kodim,” ujar Dandim 0913/PPU Letkol Infantri Arfan Affandi.

Bagi warga yang berminat menitipkan kendaraan roda dua maupun roda empatnya. Syaratnya cukup memberikan data identitas kendaraan dan dokumen kendaraan. Seperti salinan STNK (surat tanda nomor kendaraan) dan BPKB (buku pemilik kendaraan bermotor), serta identitas pemilik kendaraan.

“Penitipan kendaraan markas TNI AD dan kepolisian lebih aman daripada menitipkan kepada tetangga. Apalagi disimpan di halaman rumah karena dapat memancing niat jahat pelaku pencurian untuk bertindak kriminal,” tutupnya. (SBK)

Pemudik Diminta Waspadai Jalan di PPU

0

PPU – Para pemudik yang melintas di Penajam Paser Utara (PPU) diminta untuk waspada terhadapcuaca yang tidak menentu. Pasalnya, hujan disertai angin yang melanda itu memengaruhi kondisi jalan.

Beberapa waktu terakhir ini diketahui, kondisi cuaca kerap kali berubah, bahkan tidak jarang terjadi cuaca buruk. Karena itu, belakangan juga tak jarang ditemui kendaraan yang tergelincir karena kondisi licin.

“Untuk itu para pemudik diharapkan berhati-hati atau berhenti untuk beristirahat sejenak apabila menemui kondisi tersebut dalam perjalanan,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Budi Santoso Senin (17/4/2023).

Selain kondisi yang membuat jalur tidak kondusif, arus mudik yang melintas di PPU juga semakin menigkat. Tentu jika tidak meningkatkan kewaspadaan, akan berbahaya bagi pengendara, terutama roda dua.

“Bahkan, tidak jarang menyebabkan kecelakaan lalulintas. Para pemudik untuk berhati-hati dengan kondisi cuaca ini,” lanjutnya.

Di samping itu pula, kondisi cuaca ini kerap kali juga menimbulkan longsor dan banjir di beberapa wilayah rawan. Maka itu, selain kewaspadaan pengendara, masyarakat juga diminta untuk meningkatkan perhatian.

“BPDB juga akan bersiaga di titik rawan, selama 24 jam. Pihak kami akan standby untuk berjaga,” pungkas Budi. (SBK)

Marak Isu PHK Massal, Polres PPU Sinergi dengan Serikat Pekerja Kahutindo PT BFI

PPU – Dalam upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersinergi dengan serikat pekerja.

Beberapa waktu terakhir, ramai isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di perusahaan yang bergerak pada industri kayu lapis atau plywood. Salah satunya ialah PT Balikpapan Forest Industri (BFI) atau sering disebut Korindo Group.

Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Kahutindo PT BFI, Agus Salim menjelaskan berbagai isu-isu tidak sedap yang beredar. Khususnya terkait para pekerja di pabrik yang bertempat di Kelurahan Jenebora tersebut.

“Terkait isu rencana PHK massal adalah menjadi hal yang biasa bagi Kami sebagai pekerja, dan Kami menganggap isu-isu sudah sering terjadi. Sehingga Kami sudah terbiasa apabila mendegar isu-isu yang berkaitan dengan PHK,” terangnya, Minggu (16/4/2023).

Agus memaparkan kodisi saat ini pada industri perkayuan memang sedang kurang baik. Bahwa saat ini tengah menurunnya ekspor dan permintaan pasar kayu lapis.

Tentu hal itu membuat produksi pabrik PT BFI terhenti sebagian. Hal itu juga menurutnya wajar, apabila pihak perusahaan merumahkan pekerja atau melakukan PHK.

“Asalkan dalam hal PHK, pihak perusahaan dapat memenuhi hak-hak para pekerja sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Kendati demikian, Agus berharap semoga pasar internasional dalam hal kayu lapis dapat meningkat. Sehingga tidak ada lagi berhembus isu PHK maupun isu-isu tidak jelas, yang dapat mengganggu konsentrasi dan kinerja para pekerja di lapangan.

Sementara itu, sebagai instansi yudikatif, Polres PPU turut mengambil peran terhadap munculnya isu PHK massal ini. Dengan turut memberikan perhatian terhadap para pekerja di Bulan Ramadan ini.

Dalam hal tersebut, Kapolres PPU AKBP Hendrik Eka Bahalwan melalui Kasat Intelkam Polres PPU AKP Juwadi yang diwakilkan oleh Kanit 2 Sat Intelkam Polres PPU IPTU Hartono telah memberikan bantuan sembako. Penyerahan dilakukan secara simbolis pada Agus Salim selaku Ketua PUK SP Kahutindo PT BFI.

“Kami berharap pada serikat pekerja beserta jajarannya untuk dapat bersinergi dengan pihak kepolisian khususnya Polres PPU dalam memelihara situasi kamtibmas. Agar tercipta situasi yang aman dan kondusif di wilayah PPU, serta mendukung penuh pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kecamatan Sepaku,” pungkasnya. (*/SBK)

Pemudik Lintas di PPU Berpotensi Meningkat

0

PPU – Arus mudik yang melintasi Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini diprediksi meningkat. Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) PPU meningkatkan pengawasan di jalanan.

Kepala Dishub PPU, Andi Singkerru, menuturkan pihaknya mulai melakukan pantauan pergerakan arus mudik Lebaran 2023. Tujuannya untuk menjaga kelancaran lalu lintas di sepanjang jalan yang ada di Benuo Taka.

“Kabupaten Penajam Paser Utara bagian jalan lintas Kalimantan yang selalu dilewati saat arus mudik maupun balik Lebaran oleh pengguna jalan dari berbagai daerah,” tambahnya.

Menurut penilaiannya, pada momentum Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah akan ramai kendaraan dari 2 tahun belakangan. Peningkatan mobilitas pengguna jalan itu berkaitan dengan tidak ada lagi aturan pengetatan dari pemerintah pusat menyangkut Covid-19.

“Tahun ini diperkirakan ada peningkatan pergerakan masyarakat dibandingkan sebelumnya, karena sudah tidak ada pandemi,” kata Singkerru.

Untuk mengantisipasi kecelakaan, Dishub PPU telah memetakan beberapa daerah rawan. Serta memasang spanduk dan papan peringatan di titik rawan, termasuk di titik jalan yang berisiko tinggi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Untuk menunjang kegiatan pemantauan pergerakan arus mudik, turut didirikan posko dengan menempatkan sejumlah personel selama 24 jam. Adapun sejumlah ruas jalan yang dipantau petugas di antaranya jalan jalur dua Petung dan Sotek, serta simpang Silkar Petung hingga Kecamatan Sepaku.

“Kami juga mengerahkan petugas di lokasi rawan kecelakaan dan di pos pantau arus lalu lintas bersama personel Satlantas Polres PPU. Kami juga memasang peringatan pada jalur transportasi darat agar para pengendara bisa lebih berhati-hati dan waspada,” ujar Singkerru.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan untuk tetap waspada. Semua pengendara roda dua maupun roda empat, wajib memeriksa kondisi kesehatan dan melakukan pengecekan kondisi kendaraan serta kelengkapan surat-surat sebelum melakukan perjalanan mudik.

“Ketika akan mudik, pemudik harus memeriksa kondisi kesehatannya serta melakukan pengecekan terhadap kendaraan dan kelengkapan surat-suratnya,” tutupnya. (SBK)

Lomba Musik Sahur 2023 Semarakkan Ramadan di PPU

0

PPU – Lomba Musik Sahur 2023 turut menyemarakkan momentum bulan puasa di Penajam Paser Utara (PPU) tahun ini. Gelaran ini juga sebagai upaya dalam mempertahankan budaya gotongroyong masyarakat dalam membangunkan sahur.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh kolaborasi antara Polres PPU, Kodim 0913/PPU dan Kejari PPU bersama komunitas pemuda Sepupu Naga, Minggu (16/4/2023). Bertempat di Bazar Ramadan BUKBER, Samping Masjid Agung Al-Ikhlas, Kilometer 9 Nipah-Nipah.

Koordinator acara, Aldi Ramadani mengatakan lomba ini sudah sering digelar di berbagai tempat di PPU. Sejatinya, adanya kompetisi ini sudah banyak ditunggu oleh masyarakat dan peserta lomba.

“Kegiatan ini setiap Ramadan selalu ada digelar di tingkat kelurahan dan desa di PPU,” ujarnya.

Dalam perlombaan ini, sambungnya, peserta tergabung dalam satu grup musik. Mereka membuat aransemen lagu yang diiringin dengan berbagai peralatan, seperti kentongan, ember dan lain sebagainya.

“Jadi peserta memainkan hasil kreatifitasnya dalam membangunkan sahur,” kata Aldi.

Adapun dalam lomba kali ini, grup Putra Best Friend Milenial berhasil menyabut juara pertama. Kemudian grup Putri Santri Milenial meraih juara II dan grup Ahlaqul Kharimah menjadi juara ketiga.

“Terimakasih pada seluruh peserta yang terlibat. Semoga ke depan acara in dapat terus ada dan lebih meriah lagi,” tutup Aldi. (SBK)

Komunitas Honda Beat PPU Bagi Takjil ke Pengendara dan Masjid di Petung

0

PPU – Klub penggemar motor di Penajam Paser Utara (PPU) yang tergabung dalam Beat Owner Club (BOC) berbagi kebahagian dengan masyarakat pada H-6 lebaran ini. Dengan cara berbagi makanan pembuka puasa (takjil) bagi pengendara yang melintas di Kelurahan Petung, Penajam.

Koordinator kegiatan, Aris mengatakan hal yang biasa dilakukan tiap tahunnya sebagai bentuk kebersamaan. Tidak hanya pada pengguna jala, kali ini anggota klub juga memberikan takjil ke masjid.

“Bukan hanya untuk pengguna jalan saja kami bagikan, akan tetapi untuk masjid-masjid wilayah Petung juga Kita bagikan,” ujarnya, Minggu (16/4/2023).

Selain itu sebagai wujud menjaga persatuan dan kerukunan antar umat beragama di PPU. Dalam aksi kali ini, dilakukan bersama dengan Astra Honda Motor PPU.

“Terima kasih atas support serta kerjasama dalam segala hal kegiatan BOC kepada Honda Astra PPU. Alhamdulillah kegiatan yang kita lakukan berjalan dengan lancar, tanpa ada kendala sedikitpun,” ucapnya.

Ia berharap, kegiatan-kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan ke depannya, bukan hanya pada bulan suci Ramadan saja. “Justru harapan Kita kegiatan-kegiatan lainnya akan terus berjalan. Bukan hanya di bulan Ramadan ini saja, akan ada kegiatan sosial lainnya yang dilakukan BOC bersama Astra,” tutupnya. (NRD)