Beranda blog Halaman 726

Banjir di Desa Api-Api Ganggu Arus Lalulintas Jalan Raya

0

PPU – Hujan deras pada Selasa (25/4/2023) membuat warga kembali menjadi korban banjir. Gerah dengan keadaan tersebut, warga yang kerap menjadi korban bencana yang terjadi sejak lama tersebut meminta perhatian Pemkab PPU.

Tak hanya merendam rumah, air juga menggenangi ruas Jalan Provinsi. Akibatnya, kejadian ini cukup mengganggu arus lalu lintas yang memang cukup padat karena terkait dengan momentum arus balik Idulfitri 1444 Hijriah.

Pada hari itu, air mulai menggenang dan berangsur-angsur meningkat sekitar pukul 6.30 WITA, dan sekira pukul 09.00 WITA air baru menyurut. Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, bencana ini terjadi akibat hujan dengan intensitas yang cukup tinggi mengakibatkan meluapnya air di salah satu sungai di sana.

Setidaknya dua RT, yakni RT 01 dan RT 07 menerima dampak tersebut. Jumlah korban terdampak, ada 2 rumah di RT 01 yang didiami 4 kepala keluarga (KK) dengan 11 jiwa. Lalu di RT 07 ada 4 rumah dengan 5 KK atau 21 jiwa.

Wilayah RT 01 menerima dampak paling parah dengan kedalaman genangan mencapai 40 sampai 50 sentimeter di halaman rumah dan sekitar 5 sampai 10 sentimeter di dalam rumah. Untuk di RT 07, kedalaman air mencapai sekitar 10 sampai 15 sentimeter di halaman dan sekitar 3 sampai 5 sentimeter di dalam rumah.

“Kondisi TMA saat ini secara keseluruhan air sudah surut dan normal. Upaya penanganan yang dilakukan BPBD PPU, personel gabungan langsung menuju ke lokasi dan berkoordinasi dengan semua unsur terkait. Tim melakukan pendataan dan melakukan pemantauan di lokasi kejadian serta membantu warga memindahkan gabah yang terendam air,” jelas Kepala Pelaksana BPBD PPU, Budi Santoso, Rabu (26/4/2023).

Karena juga menggenangi ruas jalan lintas Provinsi Kaltim-Kalimantan Selatan (Kalses), bersama warga tim juga turut membantu kendaraan yang melintas. Sekitar 100 meter jalan tersebut tenggelam, dengan kisaran genangan yang terdalam mencapai 30 sentimeter dengan arus yang cukup deras.

“Kami juga membantu mengatur arus lalu lintas di jalan raya yang terendam air, mengingat arus air yang cukup deras di lokasi tersebut dan kendaraan roda dua dan roda empat yang cukup padat,” jelas Budi.

Terpisah, salah satu warga yang menjadi korban terdampak di RT 01, Aldi Ramadhani, mengungkapkan kejadian ini sudah sering terjadi. Namun belakangan bencana ini semakin parah.

“Seingat saya ini sudah lama. Mulai saya kecil, mungkin 15 tahunan sudah pernah terjadi. Cuman memang yang kali ini paling parah,” sebutnya.

Dulunya banjir ini tidak setinggi saat ini. Hanya terjadi di halaman rumah tanpa masuk ke dalam. Pun demikian yang berada di jalan raya, hanya terlihat aliran air saja.

Menurut penilaiannya, ada jalur drainase di wilayah tersebut yang sudah tidak lagi berfungsi normal. Adapun jalur air tersebut, meneruskan jalur air di bawah jalan dari sungai kecil selebar sekira 4 meter.

“Iya sungai meluap, karena gorong-gorong yang menyebrang jalan sudah tidak sanggup,” ucap Aldi.

Atas kejadian itu, ia bersama warga lainnya berharap ada perhatian pemerintah untuk perbaikan infrastruktur tersebut. Selain merugikan masyarakat dan berbahaya untuk pengguna jalan, tentunya hal ini jika dibiarkan terus menerus akan menjadi semakin parah.

“Kalau kami perhatikan, itu yang harus diperbaiki gorong-gorongnya, karena kemungkinan di bawah jalan itu ada penyempitan. Jadi itu yang membuat air meluap kemarin, itu memang lebih kencang arusnya dari yang sebelumnya,” tutupnya. (SBK)

Pelabuhan Klotok di PPU Dipadati Calon Penumpang

0

PPU – Pelabuhan Penyeberangan Kapal Kayu (Klotok) Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Senin atau satu hari setelah Lebaran 2023/Idul Fitri 1444 Hijriah masih dipadati penumpang yang hendak menyeberang ke Kota Balikpapan.

“Sejak mulai libur panjang lebaran sampai hari ini penumpang sangat banyak,” ujar penjaga loket pembelian tiket Pelabuhan Klotok Kabupaten Penajam Paser Utara, Jamaluddin di Penajam.
Lonjakan penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan kapal kayu terjadi setiap tahun saat masuk libur panjang sampai sesudah lebaran. Menurut dia, penumpang memilih menggunakan klotok karena lebih cepat sampai dibanding menggunakan kapal feri.
Seorang penumpang klotok yang menggunakan kendaraan roda dua, Adit Nugraha mengatakan lebih memilih menggunakan jasa penyeberangan kapal klotok dibanding kapal feri, karena waktu perjalanan lebih singkat.
“Memang banyak yang menyeberang gunakan klotok, jadi harus antre. Tapi lebih baik naik klotok cepat sampai, daripada kapal feri,” katanya.
Salah satu motoris klotok Idris mengaku memperoleh pendapatan tiga kali lipat dibanding hari biasa. Rata-rata trayek dalam sehari Penajam Kampung Baru-Balikpapan mencapai 15 hingga 20 kali.
“Kalau mulai masuk libur sampai sesudah lebaran, kami bisa dapat Rp2 juta lebih karena bisa 15 sampai 20 kali pulang-pergi dalam sehari sementara pada hari biasa hanya dapat lima sampai enam kali,” jelasnya.
Berbeda dengan di pelabuhan “speedboat”, penjaga loket tiket pelabuhan “speedboat” atau kapal cepat Darwis mengatakan, dari memasuki libur panjang lebaran sampai saat ini tidak ada lonjakan jumlah penumpang. “Jumlah penumpang ‘speedboat’ normal dan tidak ada lonjakan mulai jelang lebaran sampai hari ini,” ujarnya.
Demikian pula di Pelabuhan Feri Penajam. Supervisi PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan atau ASDP Indonesia Ferry, Pelabuhan Penajam Cabang Balikpapan, Radmiadi mengatakan antrean penumpang kapal feri tidak terjadi mulai libur panjang lebaran hingga sekarang, dan masih berjalan lancar.

“Kami jamin tidak bakal terjadi antrean panjang, seperti tahun sebelumnya karena ASDP siapkan 19 kapal feri untuk antisipasi lonjakan penumpang, yang dioperasikan 13 kapal feri karena masih berjalan lancar,” jelasnya. (ant/mk)

Kepala Otorita IKN Sambut City Branding PPU Serambi Nusantara

0

PPU – Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menerima gagasan city branding Serambi Nusantara yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Jargon ini dinilai cocok untuk menggambarkan daerah penyangga IKN dan sebagai daerah induk pusat IKN.

Hal tersebut disampaikan saat bersilaturahmi dengan jajaran Pemkab PPU, Selasa (25/4/2023) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sekaligus untuk memperkuat kerjasama.

Menurutnya, pada prinsipnya IKN dan daerah di sekitarnya sudah termasuk dalam rencana daerah penyangga ibu kota. Oleh karena itu, kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Timur harus mempersiapkan diri sejalan dengan pembangunan IKN.

“Khususnya Kabupaten PPU dapat menjadi serambi IKN. Kita ingin maju bersama untuk menjadi generator pembangunan ekonomi Indonesia di tahun 2045. Dan itu tentunya akan dicapai bila kita saling mendukung dan juga saling mengisi. Saya kira itu,” jelasnya.

Melalui pertemuan tersebut, Bambang menambahkan bahwa paling tidak jajaran Otorita IKN maupun Pemkab PPU dapat saling mengenal dan memantapkan tekad bersama setelah Ramadan dan Idulfitri, karena tahun 2023 ini merupakan tahun tersibuk bagi Otorita IKN.

“Yang jelas nanti akan banyak komunikasi, koordinasi, kolaborasi, dan konsolidasi semua program yang ada bersama pemda PPU,” ucap Bambang.

Silaturahmi Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono dan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam Pongrewa, Selasa (25/4/2023). (Humas PPU for MediaKaltimGroup)

Menurutnya, pembangunan IKN tersebut membutuhkan waktu hingga 2045 mendatang sehingga waktu yang ada masih sangat panjang.

“Terima kasih kami sampaikan. Melalui kegiatan ini pastilah banyak harapan-harapan dari masyarakat PPU. Namanya juga serambi Nusantara. Ada Serambi Mekah, kalau ini serambi Nusantara luar biasa sekali. Saya menyambut baik ini,” terangnya.

Di sisi lain, Bupati PPU Hamdam Pingrewa mengatakan bahwa dirinya bersyukur dapat bertatap muka secara langsung bersama jajaran Otorita IKN di Kabupaten PPU. Ia berharap melalui pertemuan tersebut dapat menjadi ajang silaturahmi sekaligus perkenalan dengan jajaran dan tokoh masyarakat yang telah mendeklarasikan Kabupaten PPU sebagai serambinya IKN.

“Kedatangan jajaran Otorita pada hari ini memberikan keyakinan bahwa apa yang menjadi keinginan PPU untuk menjadi serambinya IKN benar-benar direspon positif oleh jajaran Otorita IKN. Jadi, masyarakat PPU tidak perlu ragu lagi, karena memang kami tidak ingin hanya menjadi penyangganya saja, tetapi yang kami inginkan adalah sebagai serambinya IKN,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi inisiatif kunjungan kepala Otorita dan jajarannya tersebut. “Ini merupakan momentum yang sangat berharga. Kami menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus ucapan minal aidzin walfaidzin. Mohon maaf lahir dan batin karena masih dalam suasana Idul Fitri,” ungkapnya.

Pertemuan semacam ini juga tentu dijadikan momen ajang diskusi bersama jajaran Otorita IKN. Karena masyarakat sebenarnya ingin memahami posisi otorita IKN saat ini dan hal lainnya terkait pembangunan IKN di Kabupaten PPU.

“Ya, jika diberi kesempatan, masyarakat PPU sebenarnya ingin berdiskusi dengan jajaran Otorita IKN ini,” pungkasnya. (SBK)

Satpol-PP PPU Sinergi Jaga Keamanan Lebaran dalam Operasi Ketupat Mahakam 2023

0

PPU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Penajam Paser Utara (PPU) turut bersinergi dalam menjaga keamanan wilayah selama Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah tahun ini. Dengan bekerja sama dan bergabung dalam personel gabungan Operasi Ketupat Mahakam 2023, Polri dan pemangku kepentingan terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan yang lebih optimal selama 14 hari melalui operasi intensif mulai tanggal 18 April sampai dengan 1 Mei 2023.

Kepala Seksi Pengawalan dan Penjagaan Satpol-PP PPU, Nasrullah menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel dalam operasi ini. Operasi ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama masa lebaran, termasuk kerawanan lalu lintas yang berkaitan dengan kecelakaan dan kemacetan, kerawanan tindak pidana, dan bencana alam.

“Terkait pengamanan lebaran tahun ini, kami mendukung kerjasama dan terlibat dalam pengamanan terpadu,” ujarnya, Kamis (20/4/2023).

Operasi ini diawali dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pada tanggal 10-16 April 2023 dan dilanjutkan dengan operasi pada tanggal 2-9 Mei 2023. Terdapat 12 pos pengamanan (pospam) terpadu dinas, dua di antaranya adalah posko operasi pelayanan di Tunan dan posko terpadu di Pelabuhan Penajam, Kecamatan Penajam.

“Kami juga memberikan pelayanan terhadap masyarakat terkait ketertiban umum. Ada beberapa titik pos Polres PPU. Mulai di pelabuhan feri, petung, Kami juga terlibat di sana dalam 24 jam bersama TNI Polri, dinas perhubungan, BPBD, dan lainnya,” sebut Nasrullah.

Di sisi lain, ada 10 posko pengamanan yang diberlakukan selama jam kerja pada H+1 Lebaran. Yakni, Pospam Pantai Nipanipah, Pospam Pantai Amal, Pospam Pantai Tanjung Jumlai, Pospam Simpang III Tanjung Jumlai-Kompi B, Pospam Simpang III Pantai Corong, Pospam Jembatan Pulau Balang, Kecamatan Penajam, Pospam Api-Api, Kecamatan Waru, Pospam Wisata Kolam Renang Babulu Darat, Kecamatan Babulu, dan Pospam Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku. Mulai dari Istana Amal, Pantai Sipakario Nipah-Nipah, Pantai, Tanjung, Pantai Corong dan beberapa lagi. Totalnya ada 8 pos.

“Di samping itu, Kami juga bersama dengan UNI Polri di pos pengamanan tempat wisata. Itu masih dalam operasi ketupat ini, Kami bersama personel gabungan,” katanya.

Dalam Ops Ketupat Mahakam 2023, keterlibatan personel operasi gabungan berjumlah 259 orang, terbagi antara 164 polisi dan 95 instansi terkait. Adapun dari jumlah itu, sekira 30 personel yang disiagakan berasal dari 8 regu yang ada dalam Satpol-PP PPU.

“Harapannya, momen lebaran ini dapat dinikmati dengan aman dan nyaman. Jauh dari gangguan ketertiban. Semoga ini dapat membawa dampak untuk situasi di PPU,” tutup Nasrullah. (ADV/SBK)

Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 21 April, Ada 8 Titik Lokasi Salat Ied 1444 H di PPU

0

PPU – Sesuai penetapan awal Pengurus Pusat (PP), warga Muhammadiyah lebih dulu merayakan Idulfitri 1444 H, hari ini, Jumat 21 April 2023. Lokasi salat Ied tersebar di semua sentra Muhammadiyah yang ada di Penajam Paser Utara (PPU).

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan hari Idulfitri 1444 H jatuh pada Jumat 21 April 2023. Hal ini sesuai dengan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/1.0E/2023 tentang Penetaan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1444 H.

“Tanggal 1 Syawal 1444 H jatuh pada hari Jumat Pahing, 21 April 2023 M,” bunyi maklumat tersebut.

Untuk pelaksanaan salat Ied di PPU, tersebar di beberapa titik baik cabang, ranting, maupun sekolah di 5 kecamatan yang ada. Terdapat total 8 titik terpusat pelaksanaan yang dirilis resmi Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) PPU melalui akun media sosial.

“Pimpinan Daerah Muhammadiyah Penajam Paser Utara telah mempersiapkan 8 titik lokasi penyelenggaraan salat Idulfitri yang tersebar di 4 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM),” tulis edaran tersebut.

Delapan titik yang akan digunakan sebagai lokasi penyelenggaraan salat Idulfitri yakni;

PCM Penajam di Pusat Dakwah Muhammadiyah di Kilometer 2 Kelurahan Penajam. Kemudian di PCM Waru berlokasi di Lapangan SDN 001 Waru.

Untuk di PCM Babulu bertempat di Lapangan Muhammadiyah Gang Mentari RT 005 Desa Babulu Darat dan Halaman Masjid Baiturrahim Desa Gunung Mulia. Serta di PCM Sepaku menyelenggarakan di Masjid Fastabikul Khoirot Desa Argo Mulyo, Masjid An Nur Desa Semoi Dua, Masjid Al Kauthar Desa Suko Mulyo dan Masjid Al Falah Desa Bukit Raya. “Mari datangi lokasi terdekat anda,” tutupnya. (SBK)

RMCL Sukses Digelar, ESI PPU Dukung Kemajuan Atlet Esports

0

PPU – Rangkaian kompetisi Ramadan Mobile Legends (RMCL) di Penajam Paser Utara (PPU) telah berakhir. Gelaran kompetisi session I ini berlangsung meriah.

Kompetisi ini diikuti oleh 42 tim, setelah melewati beberapa tahapan kualifikasi terbuka mulai dari 1-17 April 2023. Tibalah saatnya di puncak gelaran event yang digelar pada Rabu malam (18/4/2023) mempertemukan VF Prime dan SS Esport.

Pertandingan puncak ini digelar di Café Denjavas Girimukti pukul 21.00 Wita. Puluhan pendukung hadir memberikan dukungan kepada masing-masing tim.

Keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 adalah VF Prime, sementara SS Esport menduduki posisi dua sedangkan MOR pada posisi tiga.

Ketua Esports PPU, Abd Rahman Wahid turut hadir menyaksikan pertandingan puncak tersebut. Ia mengatakan akan memberikan dukungan kepada setiap kompetisi esports PPU.

“Saya sangat mendukung event seperti ini. Ini salah satu wujud dari pembinaan esports itu sendiri,” ucapnya usai acara.

Menurutnya, event seperti ini harus rutin diadakan. Pertama, untuk mencari atlet yang memiliki potensi di esports, karena tim esports PPU tahun lalu mentok dan gugur di 16 besar.

“Jadi kita juga sangat membutuhkan kegiatan-kegiatan positif seperti ini, agar mendapatkan atlet-atlet esports yang siap berkompetisi di luar PPU,” jelasnya.

Harapannya ke depan event seperti ini dapat dilaksanakan per empat bulan sekali, dengan game-game yang berbeda sehingga PPU akan menghasilkan atlet-atlet yang siap bertanding di ajang nasional. (NRD)

Muhajir Optimis Pembangunan Kantor BKAD dan Bapenda PPU Terealisasi Tahun Ini

0

PPU – Proyek gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) di Penajam Paser Utara (PPU) telah memasuki proses pembangunan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKAD PPU, Muhajir optimis proyek bisa selesai tahun ini.

Diketahui sejak dipisahnya Bagian Keuangan dari Seketariat Daerah hingga saat ini masih belum memiliki bangunan yang permanen. Namun pada tahun 2023 ini, angin segar pembangunan gedung tersebut dapat dirasakan.

Muhajir menjelaskan bahwa BKAD PPU maupun Bapenda PPU sejak berdiri secara mandiri masih belum memiliki gedung untuk berkantor secara permanen. Meski demikian saat ini pengajuan bangunan tersebut sudah mulai diproses.

Adapun anggaran yang digelontorkan Pemkab PPU tidak main-main. Bangunan itu rencananya akan menghabiskan dana sekitar Rp 32 miliar yang diambil dari APBD Tahun Anggaran 2023.

“Selama ini gedung kantor kita hanya berstatus peminjaman saja. Ditahun ini insyallah kita sudah memiliki gedung permanen,” ujarnya saat dikonfirmasi pada (19/4/2024).

Gedung perkantoran BKAD tersebut rencananya akan berdiri megah di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) PPU. Lokasi ini dirasa strategis dengan lokasi perkantoran Organisasi Perangkat daerah (OPD) yang lain.

Plt BKAD PPU, Muhajir saat diwawancarai. (RadarMedia)

Usut punya usut, pembangunan gedung perkantoran ini rupanya tak hanya menjadi lokasi perkantoran BKAD PPU semata. Melainkan berbagi ruang dengan Bapenda PPU.

Muhajir menjelaskan bahwa konsep gedung perkantoran yang dibangun ini pada lantai satunya direncanakan sebagai kantor Bapenda dan di lantai dua diisi oleh BKAD PPU. Proses pembanguan tersebut dicanangkan akan rampung kurang lebih selama sembilan bulan. Saat ini tahapan tersebut sudah masuk dalam masa kontrak berjalan dan dalam proses pengerjaan konstruksi dasar.

“Harapannya di tahun ini atau paling lambatnya di awal tahun kami sudah bisa menempati gedung permanen tersebut,” tutupnya. (NRD)

Humas Setkab PPU Santuni Anak Yatim saat Momentum Ramadan

0

PPU – Di penghujung Ramadan 1444 Hijriah, jajaran pegawai di Bagian Humas dan Protokol Setkab Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan berbagi kebaikan. Bertajuk Ramadan Berkah dengan memberikan santunan pada anak-anak Panti Asuhan Uswatun Khasanah, Yayasan Al-A’laa, yang berada di Kecamatan Penajam.

Hal ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Ramadan. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian sosial yang digalang dari hasil sumbangan bagian ini secara suka rela.

“Alhamdulillah bantuan ini merupakan sumbangan dari rekan-rekan Humas dan Protokol Sekretariat Kabupaten PPU. Walapun jumlah yang diberikan nilainya tidak besar, namun kami berharap bantuan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang ada di Panti Asuhan ini,” kata Kepala Sub Bagian Data dan Dokumentasi, Humas dan Protokol Setkab PPU, Amin Selasa (17/4/2023).

Bantuan yang diberikan tersebut berupa kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, gula, minyak makan dan sebagainya. Diserahkan langsung ke Ketua Panti Asuhan Uswatun Khasanah Penajam, Putri bersama puluhan anak panti dan para pengasuh yayasan ini.

“Melalui bantuan ini kami menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Humas dan Protokol pemkab PPU. Semoga perbuatan baik ini mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT,” ucap Putri.

Dalam kesempatan ini dia turut menjelaskan bahwa Panti Asuhan Uswatun Khasanah saat ini menampung dan mengasuh anak yatim-piatu serta anak kurang mampu. Dalam yayasan ini tercatat sebanyak 29 anak dengan berbagai latar belakang, serta ada 5 orang pengasuh yayasan.

Di tempat itu tambah Putri, anak-anak panti mendapat bimbingan. Kebanyakan dari mereka juga sedang mengenyam pendidikan mulai dari jenjang SD, SLTP hingga SLTA.

“Di sini saya meneruskan perjuangan Ibu Saya sebagai ketua yayasan ini, karena tahun kemarin beliau telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Disebutkan bahwa ada tugas untuk meneruskan tanggung jawab. Salah satunya untuk penyelesaian bangunan gedung yayasan yang kini dalam tahap pembangunan.

“Memang kondisi tempat Kami saat ini perlu adanya penambahan bangunan tersebut, melihat jumlah anak-anak panti yang semakin bertambah. Kami berharap ada donasi atau bantuan dari pemerintah daerah maupun pihak lainnya sehingga bangunan tersebut bisa segera diselesaikan dan difungsikan,” pungkasnya. (SBK)

Besaran Zakat Fitrah 1444 H di PPU Ditetapkan dalam 3 Jenis

0

PPU – Besaran zakat fitrah 1444 Hijriah untuk Penajam Paser Utara (PPU) telah ditetapkan. Besaran zakat fitrah tersebut didasarkan pada perhitungan harga makanan pokok beras yang diuangkan dan terdiri dari tiga jenis harga beras.

Hal tersebut sesuai dengan hasil penetapan yang dilakukan melalui Musyawarah Kementerian Agama (Kemenag) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta Organisasi Kemasyarakatan Islam dan Pemkab PPU.

Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag PPU, Agus Sukamto mengatakan bahwa masyarakat diberikan dua pilihan untuk membayar zakat fitrah, yaitu menggunakan beras atau uang dengan nilai setara beras seberat 2,5 kilogram.

“Jika membayar zakat fitrah dengan uang dan setara dengan beras seberat 2,5 kilogram, maka ditetapkan sebesar Rp32.000, Rp35.000, dan Rp40.000 per jiwa disesuaikan dengan beras yang dikonsumsi,” ujarnya, Selasa (18/4/2023).

Pertimbangan harga beras yang dikonsumsi masyarakat meliputi harga terendah sekitar Rp12.000, Rp14.000, hingga tertinggi Rp16.000 per kilogram.

Sementara zakat fidyah makanan pokok atau beras pada tahun ini ditetapkan sebesar Rp45.000 per jiwa per hari. Penetapan zakat tersebut, jelas dia, mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 54 Tahun 2014 pasal 30 ayat (3).

Agus menuturkan bahwa umat Muslim di PPU diminta segera membayar zakat fitrah. Karena biasanya masyarakat membayarkan zakat fitrah sepuluh hari menjelang Idul Fitri melalui panitia amil zakat.

Tentu hal ini dapat menjadi kendala karena pembayaran zakat pada hari terakhir akan membuat kerepotan bagi panitia amil zakat.

“Zakat fitrah sudah bisa dibayarkan mulai awal Ramadan, namun biasanya pembayaran zakat fitrah meningkat sepuluh hari terakhir Ramadan,” pungkasnya. (SBK)

Disnakertrans PPU Tegaskan Perusahaan tak Mencicil THR Karyawan

0

PPU – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Penajam Paser Utara (PPU) memastikan perusahaan menuntaskan pembayaran tunjangan hari raya (THR) tahun ini. Diberikan ke pada untuk para karyawan perusahaan yang beroperasi di wilayah Benuo Taka.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan (HIP) di Disnakertrans PPU, Yosep mengatakan pihaknya telah mengimbau sejak awal terkait kewajiban pemberian THR sesuai aturan yang berlaku. Ditegaskan pula ada sanksi yang bakal dikenakan jika ada perusahaan yang mangkir.

Diketahui sebelumnya, ada salah satu karyawan perusahaan yang mengadu tentang pembayaran, yaitu Waskita. Namun segera setelahnya, laporan tersebut ditindaklanjuti dengan berkomunikasi dengan HRD perusahaan tersebut. Untuk mendapatkan titik terang terkait pembayaran THR.

“Memang sempat ada aduan, akan tetapi kami langsung cek ke lapangan dan menghubungi pihak perusahaan tersebut. Alhamdulillah semuanya sudah jelas dan saat ini sudah terbayarkan,” ujarnya Selasa (18/4/2023).

Dari komunikasi tersebut, proses pembayaran mendapatkan kepastian dengan beberapa catatan. Bahwa pembayaran harus dilakukan secara keseluruhan, atau tidak ada cicilan pembayaran THR.

Jika terdapat perusahaan yang membayar THR dengan mencicil, maka Disnakertrans PPU akan memberikan sanksi kepada perusahaan tersebut. Ia berharap bahwa dengan hasil laporan yang sudah ada ini, tidak akan ada lagi laporan karyawan yang tidak dibayarkan THR. Bahkan tidak ada laporan pembayaran THR secara cicil.

“Kami tegaskan kepada perusahaan di PPU agar tidak membayar THR secara cicil. Jika kami menemukan hal tersebut, maka kami akan memberikan sanksi,” tutup Yosep. (NRD)