Beranda blog Halaman 723

Rayakan HUT Ke-22, Ketua DPRD PPU Ingatkan Perlunya Peningkatan SDM

PPU – Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor menekankan pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Khususnya dalam usia daerah yang telah mencapai usia 22 tahun dalam menyongsong percepatan kemajuan pembangunan.

DPRD PPU bersama dengan Pemkab PPU menggelar Paripurna Istimewa HUT ke-22 PPU, Selasa (11/3/2024). Dalam usia lebih dari 2 dekade ini, Syahrudin berharap banyak kemajuan yang terjadi di Benuo Taka ke depannya.

“Semoga PPU semakin maju setiap tahunnya langkah-langkah profesi semakin nyata. Apalagi dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN), tentu tidak boleh lagi berpangku tangan, mesti mengisi
rangkaian-rangkaian semua kegiatan-kegiatan pembangunan yang ada di daerah Kita,” ungkapnya.

Salah satu upaya dalam mewujudkan itu, Pemkab PPU harus mendorong setiap program-program peningikatan SDM. Dengan memajukan sisi itu, maka menurutnya, semua yang telah direncanakan di berbagi sektor, bisa terpenuhi.

“Kita majukan SDM, hadirkan infrastruktur, olahraga pun seni budaya, semua kita galakkan, agar semua yang Kita upayakan supaya nanti, termasuk hadirnya ibu kota secara langsung ini, tidak terlalu jauh,” ucap Syahrudin.

Kemudian juga, Pemkab PPU perlu meningkatkan sinergitas antar lembaga. Pun seluruh stakeholder dan masyarakat harus saling mendukung.

“Saya kira perlu kebersamaan, jadi semua stakeholder harus solid.
Tidak ada lagi yang tertinggal. Mudah-mudahan momentum ini juga dimaknai oleh pemerintah daerah dengan bijaksana. Jangan terlalu banyak seremonial, Kita butuh langkah-langkah progresif untuk membangun negeri ini. Saya kira ini penting saya sampaikan supaya kita tidak terlena,” tutup Syahrudin. (ADV/SBK)

HUT Ke-22, Thohiron; PPU Harus Mampu Kejar Ketertinggalan dari IKN

PPU – Anggota Komisi III DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Thohiron, menyoroti kebutuhan revitalisasi pertanian di PPU yang perlu diperbaiki, terutama dalam menyongsong Kabupaten PPU sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Thohiron menyatakan bahwa kebutuhan revitalisasi pertanian dan infrastruktur di PPU harus ditingkatkan untuk mengejar ketertinggalan dari kabupaten dan kota tetangga. Menurutnya, Kabupaten PPU harus segera melakukan perbaikan guna mendukung perannya sebagai penyangga utama IKN.

“Kita harus bisa sejajar dengan kabupaten kota tetangga dalam rangka menyongsong IKN,” tegasnya.

Politisi PKS ini juga menekankan pentingnya revitalisasi pertanian di PPU. Hingga saat ini, sektor pertanian belum mendapatkan perhatian yang cukup, yang berkontradiksi dengan cita-cita PPU untuk menjadi lumbung pangan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten PPU harus memusatkan perhatian dan alokasi anggaran yang memadai untuk memperbaiki infrastruktur pertanian. Dengan infrastruktur yang baik, diharapkan PPU mampu mengejar ketertinggalan dalam sektor pangan.

“Sampai saat ini, sektor pertanian belum mendapatkan perhatian yang memadai dibandingkan dengan tujuan menjadikan PPU sebagai lumbung pangan,” tandasnya. (NAH)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Agus S

Hut Ke-22 PPU Harus Jadi Momentum Kemajuan Menyongsong IKN

PPU – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada 11 Maret 2024 INI merayakan usia 22 tahun. dengan semangat yang menggelora, Anggota Komisi III DPRD PPU Thohiron berharap menjadi momentum kesejahteraan seluruh masyarakat Benuo Taka.

Gelaran kali ini secara khusus Pemkab PPU menganggat tema ‘Menyongsong Masa Depan: Bersama Membangun Nusantara yang Madani’. Meskipun baru memasuki usia dewasa, harapan besar dipasang pada pundaknya oleh berbagai pihak

Thohiron memandang ulang tahun PPU sebagai momentum yang krusial untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

“Ulang tahun PPU ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk mengangkat kualitas hidup masyarakat PPU ke level yang lebih baik, serta meningkatkan daya beli mereka,” ujar Thohiron pada Minggu (12/3/2024).

Selain itu, Thohiron juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur yang lebih baik. Dia menekankan perlunya Pemerintah belajar dari kesalahan masa lalu untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan.

“Dengan situasi seperti ini, kita harus mampu mengevaluasi cara kita dalam mendukung sektor pertanian agar kita dapat menghindari masalah seperti kelangkaan beras di masa depan” jelasnya.

Kemudian juga ada komitmen bersama untuk memenuhi kebutuhan yang harus ditingkatkan. Hal ini untuk mengejar ketertinggalan dari kabupaten/kota tetangga.

Seperti Kabupaten Paser dan Kabupaten Kutai Kartanegara, yang telah melakukan perbaikan guna mendukung perannya sebagai daerah penyangga IKN.

“Kita harus bisa sejajar dengan kabupaten kota tetangga dalam rangka menyongsong IKN,” tutup Thohiron. (ADV/SBK)

Hamdam Persiapkan Diri Maju Kontestasi Pilkada Bupati PPU 2024

PPU – Mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam digadang-gadang akan kembali mencalonkan diri pada kontestasi politik mendatang. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang direncanakan akan digelar pada Oktober 2024.

Hamdam yang ditemui usai Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka HUT ke 22 tahun PPU, mengatakan dirinya sedang mempersiapkan diri menuju Pilkada pada Oktober 2024.

“Saya pikir kehidupan ini harus maju. Kalau Kita menginginkan sesuatu yang lebih baik harus maju. Seperti Saya, tentu juga mempersiapkan diri untuk itu (Pilkada),” jelasnya.

Disinggung terkait partai pengusungnya, Hamdam mengatakan dirinya belum dapat memastikan, namun pihaknya sangat terbuka dengan partai politik yang ingin mengusung dirinya. Tentu, sebelum mengusung dirinya perlu membangun kesepahaman dan komunikasi yang intens dengan partai-partai politik tersebut.

“Saya kira semua perahu masih punya kesempatan. Sesungguhnya semua perahu ini memungkinkan, tinggal bagaimana kesepahaman ini dibangun. Tentu juga mesti membangun komunikasi insten dengan partai-partai,” terangnya.

Terkait dengan Calon Wakil Bupati yang akan melaju dengan dirinya, Hamdam mengatakan telah ada beberapa calon yang berkomunikasi, namun perlu melewati beberapa persyaratan. Di antaranya, berkaitan dengan kemistri dengan dirinya dan harus diterima oleh masyarakat.

“Artinya kurang penolakannya dan dia memudahkan. Dari kalangannya bisa politisi bisa saja birokrasi,” tambahnya.

Hamdam juga membenarkan bahwa terdapat beberapa calon yang telah membangun komunikasi. Baik yang berada di dalam daerah PPU dan juga dari luar PPU. Termasuk pihaknya akan juga membangun komunikasi ke beberapa pihak tertentu yang memiliki kesamaan cara pandang.

Hamdam juga mengatakan tak masalah jika akan maju secara independen, sehingga pihaknya perlu banyak pertimbangan, mengingat waktu menuju ke pendaftara Pilkada masih panjang.

“Perahu itu penting, tetapi opsi independen pun itu tidak masalah kalau memang harus seperti itu. Masih panjang waktu,” tandasnya. (NAH/SBK)

HUT Ke-22 PPU, Syarifuddin HR Ingatkan Soal Pemerataan Pembangunan

PPU – Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Penajam Paser Utara (PPU) disuarakan dalam peringatan HUT ke-22. Dengan semakin tercapainya pemerataan itu, maka niat tulus dari mekarnya daerah ini bisa dirasakan secara paripurna oleh seluruh masyarakatnya.

Hal ini diungkapkan Anggota Fraksi Demokrat di DPRD PPU, Syarifuddin HR, usai Paripurna Istimewa HUT ke 22 PPU, Senin (11/3/2024). Agar memontum ini benar-benar dimanfaatkan untuk bersama-sama mendukung visi kemajuan daerah.

“Di Hari Ulang Tahun ke-22 Kabupaten Penajam Paser Utara, yang Kita harapkan pembangunan yang akan dilaksanakan tahun-tahun mendatang, itu harus merata,” ujarnya.

Anggota legislatif 2 periode ini mengingatkan, bahwa hingga saat ini pembangunan memang terus dilakukan. Namun masih ada beberapa wilayah di kelurahan/desa yang membutuhkan prioritas, karena berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur dasar.

“Karena ada beberapa kelurahan/desa yang perlu diperhatikan. Baik itu pembangunan melalui anggaran APBD, DAK (dana alokasi khusus, Red), Bankeu (bantuan keuangan, Red) atau yang lain, yang penting pembangunan itu bisa dilakukan,” jelas Syarifuddin.

Salah satunya ialah Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam. Ia banyak menemui warga setempat yang membutuhkan adanya peningkatan infrastruktur jalan yang ideal.

Hal ini dibuktikan dengan minimnya pembangunan jalan terjadi di sana. Padahal, lanjutnya, wilayah Lawe-Lawe ini berada dekat dengan kawasan pemerintahan.

“Hal ini bisa dipastikan, dibandingkan dengan kelurahan lain, jauh tertinggal. Lawe-Lawe itu cuma punya jalan, itu Jalan Negara (Jalan Provinsi). Jadi tolong, kalau bisa mulai tahun depan masuk prioritas Kelurahan lawe-lawe ini.”

Belum lagi, di wilayah dengan jumlah penduduk sebanyak 2.657 dan luas 60,08 kilometer persegi (BPS 2020) ini tidak terdapat bangunan aset pemerintah. “Saya ini atas nama warga Kelurahan Lawe-Lawe meminta ada perhatian penuh,” tegas Syarifuddin.

Ada lagi di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam. Di wilayah ini, pemerataan pembangunan yang perlu dilakukan Pemkab PPU ialah yang berkaitan dengan sektor pendukung drainase.

Sebab, di desa seluas 8,96 kilometer persegi dengan dengan 2.412 penduduk ini memiliki jalan daerah yang cukup panjang. Namun belum seluruhnya dilengkapi dengan pengairan yang ideal.

“Dibandingkan dengan desa-desa di Babulu-Waru saja, sudah rigid beton semua. Kita juga tidak boleh menutup mata atau pura-pura tidak tahu, pura-pura tidak lihat,” ungkapnya.

Dalam mewujudkan pemerataan itu, Syarifuddin memastikan akan mendedikasikan amanah yang diterimanya di parlemen untuk menyampaikan aspirasi itu. Kemudian memperjuangkannya, sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya sekarang, sebagai anggota DPRD untuk yang 3 kalinya ke depan ini, harus perjuangan betul-betul meminta pada pemerintah. Untuk pengertian penuh ke pada pemerataan pembangunan dan kelurahan/desa yang pembangunannya masih tertinggal,” terangnya.

Lebih lanjut, dalam momentum ulang tahun ini, Syarifuddin menyampaikan apresiasinya terhadap Pemkab PPU. Atas berbagai prestasi yang pernah diraih selama ini dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Pun ia merasakan benar kemajuan pemabangunan. Baik itu dari sisi infrastruktur fisik, perekonomian hingga sumber daya manusia (SDM) semenjak 2002 silam.

Tak bisa dipungkiri, hal itu berkat peranan setiap jajaran pemerintahan daerah. Mulai dari penyelenggaraan di eksekutif, legislatif maupun yudikatif.

“Sudah jauh lebih baik saat ini, yang melihat perjalanan PPU selama 22 tahun ini, Alhamdulillah. Memang terjadi pembangunan luar biasa. Saya memang lahir di sini, jadi tahu bagaimana selama ini, Alhamdulillah sekali luar biasa,” pungkasnya. (ADVSBK)

Sidang Paripurna Istimewa HUT Ke-22 PPU, Pemkab Terima Penghargaan Pencapaian Pembinaan UMKM Lokal

0

PPU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) gelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka perayaan HUT ke-22 PPU. Sidang ini dilaksanakan di Gedung Paripurna DPRD PPU, Jalan Provinsi pada Senin, (11/3/2024).

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun dalam sambutannya mengatakan seluruh pencapaian-pencapaian Pemkab PPU di masa kepemimpinannya, salah satunya terkait dengan terbebasnya dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PPU dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dapat segera dihidupkan kembali.

Selain itu, Makmur juga menyoroti kehadiran Desa Presisi sebagai salah satu pencapaian agar dapat menyajikan data yang akurat. Hal ini penting untuk Pemkab PPU dalam melaksanakan berbagai programnya agar tepat sasaran.

“Kehadiran Desa Presisi menjadi sorotan penting, karena kami dapat mengakomodir kebutuhan rakyat dengan lebih tepat sasaran,” terangnya.

Suasana sidang paripurna istimewa. (Nelly/RadarIbukota)

Turut hadir Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Anggota DPRD PPU. Dalam kesempatan ini, Pemkab PPU turut mendapatkan penghargaan atas pencapaian pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

Sementara itu, Ketua DPRD PPU, Syahrudin M Noor mengatakan dirinya berharap semoga PPU semain maju, baik infrastruktur hingga Sumber Daya Manusia (SDM). Termasuk bagaimana seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus bersinergi dan tidak fokus pada kegiatan yang bersifat seremonial saja.

Syahrudin mengatakan banyak tugas yang harus diselesaikan oleh Pemkab PPU. Salah satunya terkait dengan tata kelola wilayah yang terus tertinggal termasuk permasalahan batas wilayah yang tak kunjung selesai.

“Ini sudah ada anggarannya, Kami harap segera selesai semua,” pungkasnya.

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Nicha R

Pastikan Maju Pilkada 2024, Andi Harahap Tekad Sinergikan PPU dan IKN

PPU – Usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada Februari kemarin, partai-partai politik mulai mempersiapkan calon kepala daerahnya untuk berkontestasi di Pilkada pada November 2024 mendatang. Mantan Bupati PPU, Andi Harahap telah mengumumkan dirinya akan maju pada Pilkada mendatang. Hal ini dikemukakan pada saat ditemui di rumahnya, Jalan Provinsi KM 1, pada Minggu (10/3/2024).

Andi Harahap mengatakan bahwa dirinya telah direkomendasikan oleh DPP Partai Golkar untuk mencalonkan diri pada kontestasi Pilkada sebagai Calon Bupati PPU. Selain Golkar terdapat beberapa partai yang turut mengusung dirinya.

“Kalau masalah perahu ada banyak, cuma bagaimanapun saya dari Golkar. Surat rekomendasi dari Golkar kan sudah keluar, jadi calon tunggal untuk PPU itu saya diberikan mandat,” jelasnya.

Disinggung terkait Calon Wakil Bupati yang akan berpasangan dengan dirinya, Andi Harahap mengatakan terdapat tiga calon yang berasal dari PPU, satu orang dari Balikpapan dan satu orang dari Samarinda.

“Saya akan turun ke masyarakat dulu, untuk melihat siapa keinginan masyarakat, supaya tidak salah lagi kan, saya akan informasikan ke masyarakat,” jelasnya.

Dia pun menjelaskan visi dan misinya untuk mencalonkan diri sebagai calon Bupati. Salah satunya untuk mengembalikan PPU seperti semula. Di mana, Kabupaten PPU memberikan pendidikan gratis dan layanan kesehatan gratis.

Selain itu, pihaknya juga akan menggencarkan pemberian subsidi pupuk dan bibit gratis bagi para petani. Menurutnya, banyak ketidak jelasan dalam penyaluran subsidi dan juga dirinya menyoroti nasib tenaga honor di PPU.

“Karena kacaunya PPU ini gara-gara subsidinya tidak jelas, itu yang mau saya kembalikan dan kita tidak pernah menyentuh APBN. Nah, untuk masalah honor dan pegawainya juga akan kita perhatikan,” jelasnya.

Disinggung terkait dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), Andi Harahap mengatakan dirinya sejalan dengan IKN. Terutama pihaknya akan mengupayakan pembangunan PPU akan sejalan dengan IKN, setidaknya satu persen anggaran di IKN dapat dilimpahkan ke PPU untuk pembangunan.

“Karena kita daerah penyangga utama, parah betul kalau kita tidak dikasih. Nanti program yang kita jalankan itu ada program pertanian, perikanan, pertanian, peternakan, perkebunan, dan pariwisata,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, dia juga membeberkan bagaimana dirinya berkiprah di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur. Dirinya, melalui APBD telah mengusulkan bantuan pembangunan PPU sebesar Rp 135 miliar.

Namun untuk langkah awal, pihaknya akan melakukan stabilisasi Pemkab PPU yang akan bersinggungan dengan IKN. Terutama di bidang pertanian, perikanan, perkebunan dan perikanan untuk menyangga IKN.

“Saya pertama membantu PPU ini kan sebesar Rp 135 miliar untuk pembangunan dan kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Terkait dengan Calon Wakil Bupati, Andi Harahap mengatakan dirinya akan melakukan survei terkait dengan penentuan dari tiga calon yang telah melamar tersebut. Pendaftaran akan berlangsung di Mei 2024 mendatang, sehingga paska pendaftaran pihaknya akan segera melakukan konsolidasi politik.

“Dari nama-nama calon wakil bupati yang melamar itu nanti akan dilakukan survei, untuk menentukan dari tiga orang itu dan Harapannya jika ingin PPU maju, maka harus mendukung saya,” tandasnya.

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Nicha R

Andi Harahap Siap Tarung Kembali jadi Calon Bupati PPU Periode 2024-2029 Mendatang

PPU – Mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Periode 2008-2013, Andi Harahap diutus oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) ikut berkontestasi dalam Pilkada 2024 ini. Mengaku siap maju kembali sebagai Calon Bupati PPU periode 2024-2029 mendatang.

Ditemui di kediamannya, politisi senior ini menyampaikan pada awak media bahwa hal tersebut telah mendapatkan restu dari pimpinan pusat. “Atas surat perintah tersebutlah Saya akan maju sebagai calon tunggal dari Partai Golkar, ini merupakan suatu kepercayaan dan amanah dari partai,” ungkapnya, Minggu (10/3/2024).

Sesuai surat perintah yang ditunjukkan, bernomorkan: Sprin-948/DPP/Golkar/XI/2023 yang ditandatangani Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Lodewik F Paulus pada 20 November 2023.

“Surat perintah tersebut berisikan tentang Pencalonan Saya sebagai calon Bupati PPU 2024, dan Saya pun calon tunggal dari partai Golkar,” tegasnya.

Tak hanya itu, Anggota DPRD Kaltim 2019-2024 ini jug atelah mendapatkan dukungan dari para petinggi Partai Golkar di Kaltim. Baik dari DPW Golkar Kaltim serta DPD Golkar PPU.

“Atas dasar inilah Saya yakin untuk maju kembali sebagai calon bupati PPU, Bukan pula hanya dapat dukungan dari partai golkar saja melainkan beberapa partai siap mendukung serta berkoalisi membantu Saya pada pilkada 2024,” pungkasnya.

Puang Raha, sapaannya juga menyebutkan ada lima orang yang telah masuk dalam bursa calon wakil bupati. Namun ia masih menunggu proses kualifikasi lebih lanjut.

“Tiga orang diantaranya Tokoh Masyarakat PPU, Satu orang dari Balikpapan dan satu orang lagi dari Tokoh masyarakat Samarinda,” pungkasnya. (NRD/SBK)

Akmal Malik Minta Penangkaran Rusa Sambar Pemkab PPU Terus Dikembangkan

PPU – Sekira satu purnama dipindahkan, rusa sambar yang hidup di penangkaran milik Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) berkembang cukup baik. Berada dalam kondisi gemuk dan sehat, pun merasa nyaman saat dilihat pengunjung.

Penangkaran rusa sambar yang ada di belakang Kantor Bupati PPU, Kilometer 9 Nipah-Nipah ini telah dibuka secara resmi oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, usai pelaksanaan Upacara HUT ke22 PPU, Senin (10/3/2024) lalu. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penguntingan pita yang didampingi Pj Bupati PPU, Makmur Marbun.

Akmal mengungkapkan rasa bangganya atas peresmian ini. Ia mengatakan masyarakat PPU, bahkan luar PPU sudah bisa melihat langsung ikon Benuo Taka secara langsung dan mudah.

Sebab sebelum ini masyarakat jika melintas di PPU hanya bisa rusa batu dan besi saja. Yang dimaksud ialah yang berada di sekitar kawasan Gerbang Madani, maupun yang berada di Alun-Alun Kantor Bupati PPU.

“Makanya saya bilang tugas kita salah satunya adalah melestarikan lingkungan, dan ekosistem. Nah makanya saya tanya kepada pemerintah PPU apa yang telah dilakukan dalam pelestarian simbol-simbonya,” ucapnya.

Foto: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik saat meresmikan penangkaran rusa Pemkab PPU, Senin (10/3/2024). (Prokopim PPU for MKN)

Menurut Akmal, pelestarian rusam sambar sebagai satwa endemik di wilayah Benuo Etam ini tidak hanya menjadi tugas Pemprov Kaltim semata. Terutama PPU, yang memilki wilayah dan kawasan asli hewan bertanduk ini.

“Jangan hanya berani pelihara rusa-rusa besi saja atau patungnya, tetapi berani memelihara atau mengembangkan aslinya yang hidup karena kita ditugaskan untuk memelihara lingkungan kita. Jadi itu alasan kita minta kenapa penangkaran ini ada disini,” jelas Akmal.

Ke depan, sambungnya, penangkaran ini harus bisa lebih dikembangkan lagi. Agar rusa sambar sebanyak sepuluh ekor yang dipindahkan dari UPT Penangkaran Rusa Desa Api-Api ini bisa semakin eksis di tengah masyarakat.

“Maknanya apa, kita menjaga warisan leluhur, kita menjaga lingkungan kita,” tegas Akmal.

Foto: Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik saat meresmikan penangkaran rusa Pemkab PPU, Senin (10/3/2024). (Prokopim PPU for MKN)

Lebih lanjut, BRI Cabang Tanah Grogot dalam mewujudkan penangkaan rusa sambar ini juga turut berpartisipasi melalui program CSR/TJSL. Pimpinan BRI Cabang Tanh-Grogot, Bayu Ardhika mengatakan pihaknya memberikan bantuan ini sebagai dukungan terhadap pembangunan karakter daerah.

“Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan pembangunan dari segi lingkungan dan sosial,” katanya.

Bayu menambahkan, pihaknya juga turut memantau sejumlah pembangunan dari sisi lingkungan yang dilakukan. Hal itu merupakan suatu bentuk komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk benar-benar mewujudkan pembangunan dari segi lingkungan dan sosial.

Selain itu, sebagai perusahaan BUMN, BRI hadir dan berkomitmen untuk memperhatikan ekosistem disekitarnya. Salah satunya kepedulian terhadap lingkungan baik pada area perusahaan maupun masyarakat sekitar.

“Besar harapan kami kawasan penangkaran rusa ini ke depan dapat dikembangkan menjadi satu kawasan wisata satwa yang dapat memberikan peningkatan ekonomi untuk masyarakat sekitar,” tutupnya. (ADV/HUMAS/SBK)

Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-22 PPU, Akmal Malik Apresiasi Kemajuan PPU dan Persiapan Serambi Nusantara

PPU – Pj Gunernur Kaltim, Akmal Malik memimpin pelaksanaa upacara peringatan HUT ke-22 Penajam Paser Utara (PPU) Ke-22 bertempat di Lapangan Kantor Bupati PPU, Minggu (10/3/2024). Meski lebih cepat sehari dari jatuhnya hari lahir PPU, 11 Maret, pelaksanaan apel tetap berjalan dengan khidmat dan tak mengurangi nilai kegiatan.

Akmal saat menjadi inspektur upacara mengatakan, bahwa kini PPU sudah mendapatkan berbagai kemajuan semanjak 22 tahun silam. Telah banyak yang berubah, khususnya karena telah mendapat kepercayaan dan kehormatan menjadi lokasi lbu Kota Nusantara (IKN).

“Di usianya yang ke 22 tahun ini, PPU telah menjadi Serambinya Nusantara sebagai daerah yang menjadi sentral dan penyangga IKN,” ujarnya.

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik sat memimpin Apel HUT ke-22 PPU, Minggu (10/3/2024). (ProkopimPPU for MKN)

Oleh karena itu, ia menegaskan peringatan hari jadi PPU yang mengangkat tema Bersama Membangun Serambi Nusantara Menuju Masyarakat Madani sangat selaras dengan hadirnya agenda Nasional tersebut. “PPU telah menyatakan diri sebagai Serambi Nusantara sehingga ini suatu berkah dan tantangan ke depan. PPU harus bertransformasi, khususnya dalam pembangunan SDM,” lanjutnya.

Tentunya semangat ini harus menjadi motivasi bagi masyarakat dan pemerintahannya. Karena dengan menjadi serambinya Nusantara, maka konsukensinya menuntut untuk mendukung IKN, menjaga dan membelanya.

“Maka PPU harus segera berbenah, bekerja keras membangun dan mengubah diri agar lebih baik, maju dan sejahtera khususnya untuk masyarakat PPU,” sebut Akmal.

Selain itu, sebagai mitra IKN, sudah saatnya pemerintah dan masyarakat PPU bersama-sama memacu diri. Lalu segera menyesuaikan dengan berbagai percepatan yang ada.

“Utamanya tidak tertinggal seiring kemajuan dan perkembangan IKN Nusantara,” tegas Akmal.

Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke-22 PPU, Akmal Malik Apresiasi Kemajuan PPU dan Persiapan Serambi Nusantara

Senada, Pj Bupati PPU, Makmur Marbun mengajak seluruh elemen masyarakat PPU terus bersemangat membangun daerah hasil pemekaran Kabupaten Paser ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat PPU untuk terus bersemangat membangun daerah yang kini sudah berusia 22 tahun dan banyak mengalami kemajuan dan perkembangan.

“Mari bersama-sama untuk mendukung IKN, menjaga dan membelanya. Maka kita berkomitmen untuk terus melakukan percepatan, berbenah, bekerja keras membangun dan mengubah diri agar lebih baik, maju dan sejahtera khususnya bagi masyarakat PPU.”

“Semua pihak harus terus berusaha meningkatkan kinerja dan pengabdian untuk kemajuan dan kesejahteraan PPU di masa mendatang,” tutup Makmur. (ADV/HUMAS/SBK)