Beranda blog Halaman 722

Safari Ramadan Pemkab PPU Perdana, Tohar; Mari Satukan Niat Tulus untuk Saling Mempererat Silaturahmi

PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) menggelar kegiatan Safari Ramadan perdana di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Sesumpu, kecamatan Penajam, Rabu, (13/3/2024). Sekkab PPU, Tohar memimpin jalannya kegiatan pada bulan puasa 1445 Hijriah ini.

Selain itu tampak hadir bersama rombongan ini, Ketua TP PKK PPU, Linda Romauli Siregar bersama anggota dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PPU.

Tohar menyapaikan terkait kegiatan safari ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun. Selalu dilaksanakan oleh unsur Pemkab PPU, kecuali beberapa tahun yang lalu ketika adanya musibah Covid-19.

“Hari pertama safari Ramadan ini, mari satukan niat yang tulus diantara kita untuk saling mengeratkan silaturahim karena itu bagian yang diajarkan kepada kita oleh baginda Rasulullah,” katanya.

Foto: Sekkab PPU Tohar saat gelaran Safari Ramadan Pemkab PPU di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Sesumpu, kecamatan Penajam, Rabu, (13/3/2024). (Prokopim PPU for MKN)

Kemudian Tohar juga mengajak untuk menyatukan niat yang tulus agar saling mengeratkan silaturahim karena itu bagian yang diajarkan kepada manusia oleh Rasulullah SAW. Ia berharap kepada jamaah agar tidak berbeda semangatnya untuk mengisi bulan Ramadhan dengan penuh amalan-amalan yang baik dan soleh lainnya.

“Oleh karena itu kami mengajak kita semua mari kita isi waktu – waktu selama bulan Ramadhan dengan lebih legah karena sesungguhnya inilah bulan yang penuh barokah. Selamat menjalankan ibadah puasa, “tutupnya.

Foto: Sekkab PPU Tohar saat gelaran Safari Ramadan Pemkab PPU di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Sesumpu, kecamatan Penajam, Rabu, (13/3/2024). (Prokopim PPU for MKN)

Dalam kesempatan ini pula, Tohar juga menyerahkan secara simbolis Pendistribusian Zakat, Infaq dan Sadakoh (ZIS) kepada Mustahik di wilayah itu. (ADV/Humas/SBK)

PN Penajam Putuskan Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Babulu Dihukum 20 Tahun Penjara

PPU – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Penajam telah memutuskan hukuman 20 tahun penjara pada Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH) J, yang merupakan tersangka pembunuhan satu keluarga di Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Putusan ini dibacakan pada saat sidang terakhir di PN Penajam, Rabu (13/3/2024).

Juru Bicara (Jubir) Pengadilan Negeri Penajam, Amjad Fauzan, mengatakan sidang dimulai pada pukul 09.30 Wita hingga 11.45 Wita. Sebelumnya, pengadilan negeri telah mengambil keterangan dari 7 orang saksi dan juga pendapat orangtua ABH J. Termasuk telah menghadirkan keluarga korban sebelum sidang putusan.

“Kami sudah mendengar tuntutan, 7 saksi, keluarga korban, dan juga pelaku sebagai bahan pertimbangan Majelis Hakim,” terangnya.

Amjad Fauzan mengatakan putusan tersebut secara normatif melebihi dari sistem peradilan anak. Termasuk melebihi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mengajukan satu tahun pembinaan di Lembaga Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial (LPKS) juga hukuman penjara 10 tahun. Pertimbangannya juga sangat alot dalam mencapai putusan tersebut.

Ia jelaskan Majelis Hakim memiliki asas res judicata pro veritate habetur, di mana keputusan Majelis Hakim dianggap benar dan memiliki pertimbangan khusus. Hal tersebut merupakan kewenangan mutlak hakim melalui prosedur penggalian nilai dan dampak yang tersebar di masyarakat.

“Jadi ada kewenangan mutlak hakim dan pertimbangan khusus, walaupun ada kekecewaan,” ungkapnya.

Disinggung terkait apakah putusan tersebut telah maksimal, Amjad Fauzan mengatakan sebenarnya jika berdasarkan sistem peradilan anak, jika diancam hukuman mati maka maksimal putusan 10 tahun penjara. Namun putusan tersebut telah melewati dan cukup alot dalam prosesnya. Sehingga pihaknya sempat beberapa kali menunda persidangan untuk mengakomodir seluruh pihak.

“Majelis Hakim berusaha untuk mengakomodir seluruh pihak jangan sampai ada yang terlewat, makanya cukup alot dalam pengambilan keputusannya,” jelasnya.

Amzad mengatakan di satu sisi kasus ini cukup menggemparkan publik, namun di sisi lainnya hukum dan peradilan telah mengatur sedemikian rupa. Menurutnya, putusan tersebut telah maksimal dan telah mengakomodir seluruh pihak.

Secara prosedur, Amzad mengatakan kepentingan korban akan diakomodir oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai perwakilan korban dari lembaga negara. Sehingga nantinya terdapat forum hearing untuk mengakomodir kebutuhan keluarga korban.

“Jadi nanti baik menerima atau tidak akan difasilitasi oleh kejaksaan dalam 7 hari ke depan,” pungkasnya. (NAH)

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Agus S

Kejari PPU Bakal Telaah Putusan PN Penajam terhadap Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Babulu

PPU – Kasus pembunuhan satu keluarga di Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah memasuki babak baru. Pasalnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Penajam telah menjatuhkan vonis 20 tahun hukuman penjara kepada pelaku pembunuhan tersebut.

Keluarga korban pasca pengumuman putusan tersebut melakukan demo di PN Penajam, untuk menuntut hukuman maksimal kepada pelaku yang menghabisi 5 nyawa tersebut. Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) telah mengajukan tuntutan kepada Tersangka J (18), yang masuk ke dalam golongan Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH) dengan hukuman penjara 10 tahun.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) PPU, Faisal Arifudin mengatakan putusan yang dibacakan Majelis Hakim berada lebih tinggi dari tuntutan. Sehingga pihaknya akan menelaah dahulu putusan lengkap secara yuridis terhadap putusan 20 tahun tersebut.

“Kami diberi waktu dulu 7 hari untuk melihat dan berpikir apakah menerima atau tidak putusan tersebut, termasuk terkait dengan upaya hukum banding,” jelasnya.

Selain itu, Faisal juga mengatakan pihaknya juga akan mempertimbangkan terkait dengan keinginan keluarga korban untuk banding. Pihaknya sampai hari ini belum dapat memastikan langkah apa yang harus diambil sebelum menilik lebih lanjut perkara ini. Terlebih, Jaksa Penuntut Umum (JPU) merupakan perwakilan korban dari lembaga negara.

“Kami pasti akan pertimbangkan juga keinginan keluarga korban,” sebut Faisal.

Disinggung terkait dengan hukuman yang paling tepat untuk ABH J, Faisal mengatakan semua pihak memiliki sudut pandangnya masing-masing. Baik Majelis Hakim dan juga JPU, pihaknya harus memperhatikan dari berbagai aspek. Artinya, Pihaknya juga tidak akan mengenyampingkan keadilan dari berbagai sudut pandang.

“Mungkin berbeda-beda sudut pandang, begitu pun dengan korban yang memandang sisi keadilan tersendiri,” pungkasnya.

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Nicha R

Bijak Ilhamdani Inginkan Pemkab PPU Lebih Perhatikan Pembangunan Infrastruktur Jalan

PPU – Infrastruktur di Penajam Paser Utara (PPU) dianggap masih minim pembangunan di tahun ini. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU Muhammad Bijak Ilhamdani.

Saat diwawancarai awak media, Bijak mengatakan bahwa Pemkab PPU dapat lebih memperhatikan pembangunan fisik di PPU. Pembangunan tersebut berupa jalan maupun pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan aksesibilitas yang dapat meingkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Majunya suatu Daerah dapat dilihat dari Pembangunan serta perbaikan beberapa infrastruktur. Seperti akses jalan dikawasan pertanian dan perkebunan, tentu hal itu dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Rabu (13/3/2024).

Tambahnya, pembangunan infrastruktur ini dapat meningkatkan mobilitas penduduk. Serta dapat maksimal dalam melakukan beberapa kegiatan ekonomi oleh masyarakat PPU.

“Jika akses jalannya bagus dan mudah dilalui, tentu saja masyarakat dapat lebih mudah untuk menjual hasil panen mereka ataupun distribusi jualan mereka,” sebutnya.

Keterkaitan antara infrastruktur dan peningkatan ekonomi merupakan saling berkaitan dalam pembangunan daerah. Maka dari itu ia berharap Pemkab PPU dapat lebih sangat memperhatikan terkait pembanguna serta peningkatan infrastruktur yang ada di wilayah PPU.

“Pastinya Kami DPRD PPU mengharapkan Pemda PPU dapat memperhatikan pembangunannya, Pembangunan yang dimaksud ialah Pembangunan infrastruktur yang dianggap berguna demi memajukan daerah dan Masyarakat itu sendiri,” pungkas Bijak. (ADV/NRD)

Ketua DPRD PPU Tekankan Peningkatan Kinerja Pegawai dalam Pelayanan Publik

PPU – Kualitas pelayanan publik menjadi salah satu acuan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Terlebih saat ini masuk dalam era teknologi digital, dengan begitu masyarakat dapat melihat dan mengawasi kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor menyampaikan para pegawai di Pemkab PPU, khususnya ayang berstatus ASN agar dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Yang mana hal itu dapat dilakukan dengan meningkatkan kinerja.

“ASN agar dapat selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, baik itu terkait transparansi, akuntabilitas dan profesionalitasnya,” ujarnya, Rabu (13/3/2024).

Kinerja para ASN saat ini, dalam penialaiannya, sudah sangat baik. Namun hal itu tetap perlu selalu ditingkatkan. Utamanya dalam transisi di era sekarang ini, di mana masyarakat dapat memantau berbagai bentuk pelayanan yang dilaksanakan.

“Pelayanan yang diberikan Pemkab PPU sudah berjalan dengan baik. Tentu kita berharap dari berbagai hal dalam pelayanan ke masyarakat itu selalu ditingkatkan,” ucapnya.

Ia juga berpesan kepada para ASN untuk selalu tingkatkan semangat dan berinovasi agar tidak hanya menggunakan cara-cara lama yang berakibat menurunnya kualitas dalam pelayanan publik. Inovasi itu ialah untuk mengembangkan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Kita sebagai pelayan masyarakat sudah menjadi kewajiban memberikan yang terbaik. Jangan kalau ada embel-embel saja baru kerja mau baik, hal seperti ini harus dihilangkan,” pungkas Syahrudin. (ADV/NRD)

DPC PAN PPU Pertimbangkan 3 Bakal Calon Bupati 2024-2029

PPU – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Amanat Nasional (DPC PAN) Penajam Paser Utara (PPU) Zainal Arifin sebut partainya belum menentukan siapa saja yang akan diusung menuju kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Zainal mengatakan menuju pendaftaran Pilkada pada Mei 2024 mendatang, pihaknya lebih mengutamakan kader PAN yang berkompeten. Nantinya pihaknya akan menyeleksi lebih lanjut kader-kader yang berkompeten untuk maju menjadi Calon Bupati PPU ke depannya.

“Sementara kami pasti akan mengutamakan kader-kader PAN dahulu dan melakukan seleksi bagi kader yang memiliki kompetensi untuk menjadi pemimpin di PPU nantinya,” terangnya.

Zainal juga menjelaskan fokusnya kader yang akan dicalonkan nantinya harus memiliki visi dan misi untuk memajukan Kabupaten PPU ke arah yang lebih baik.

Hingga hari ini, pihaknya belum dapat memastikan siapa calon yang berkompeten tersebut secara serius. Namun pihaknya telah membuka ruang komunikasi secara non-formal, hasilnya terdapat tiga orang yang mulai dipertimbangkan.

“Kalau secara formal belum ada omongan, tapi kalau secara ngobrol-ngobrol saja ada lah 3 calon yang sudah kita pertimbangkan,”pungkasnya.

Penulis: Nelly Agustina
Editor: Nicha R

Otorita Kedepankan Prinsip Kolaboratif dalam Pembangunan Kota Nusantara

NUSANTARA – Kepala Otorita IKN Bambang Susantono menjelaskan bahwa IKN akan menjadi sebuah model pengembangan kota masa depan yang mengedepankan prinsip kolaboratif. Melalui langkah ini, diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran data dan penyelenggaraan riset dan inovasi yang sejalan dengan rencana pembangunan IKN serta mendukung pencapaian key performance indicator (KPI) IKN.

Bambang mengatakan pembangunan Nusantara sebagai kota maju tidak hanya dilengkapi dengan fasilitas teknologi, namun juga sumber daya manusia yang memiliki peranan yang tak kalah pentingnya. Nusantara juga akan menjadi kota yang berperan sebagai living lab dengan terus memfasilitasi upaya transfer knowledge.

“Apresiasi kami kepada berbagai lembaga baik dunia kampus di dalam maupun, luar negeri serta lembaga riset untuk bersama-sama mengambil bagian dalam dukungan riset untuk mewujudkan semua upaya tersebut,” ujarnya, Selasa (12/3/2024).

Untuk mendukung hal tersebut, Otorita IKN melalui Kedeputian Transformasi Hijau dan Digital menginisiasi terbentuknya Nusantara Institute of Urban and Rural Development (NIURaD) yang merupakan wadah pertukaran pengetahuan dan teknologi dari berbagai institusi baik di dalam, maupun di luar negeri dalam mendukung pembangunan IKN. Area riset yang dikembangkan melalui Nusantara Institute melingkupi beberapa klaster penelitian, seperti: energi, pangan, dan transportasi; sosial dan humaniora; well-being dan konservasi lingkungan; serta teknologi dan informatika.

“Karena kerja sama ini menunjukkan keseriusan Ibu Kota Nusantara untuk memiliki milestone dari sisi pengembangan riset dan teknologi yang sedang kita upayakan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan bersama-sama”, tegas Prof. Ali Berawi, Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN.

Lembaga yang telah berpartisipasi dalam Nusantara Institute antara lain adalah Stanford-Doerr School of Sustainability, Columbia University, University of Turku Finland dan perwakilan 6 Universitas di Indonesia, yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Mulawarman, Universitas Brawijaya serta didukung oleh BRIN, Kemendikbudristek, LPDP. Segera menyusul pula beberapa universitas dari Amerika dan beberapa universitas ternama dunia lainnya.

Bahkan hingga saat ini, tercatat sebanyak 786 peneliti nasional dari berbagai multidisiplin ilmu yang tertarik untuk terlibat dalam pelaksanaan penelitian yang nantinya akan diwadahi Nusantara Institute.

Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik/Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw mengatakan bahwa, “Para alumni Stanford di Indonesia yang akan membangun pusat riset tersebut. Salah satunya adalah peneliti dari Stanford kemudian yang mengisinya dengan aktivitas riset di sana,” ujar Troy.

“Otorita IKN telah menyediakan lahan seluas 3 hektar di kawasan inti IKN, sehingga peneliti dari Indonesia serta dari berbagai universitas lainnya nanti akan berinteraksi dan melakukan penelitian di lokasi tersebut,” lanjut Troy Pantouw.

Otorita IKN telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Stanford Doerr School of Sustainability, Stanford University, California, Amerika Serikat, pada Rabu, 15 November 2023 lalu. Acara penandatanganan tersebut disaksikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Lebih lanjut Troy mengungkapkan, saat itu MoU ditandatangani oleh Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, Anindya Bakrie yang juga alumnus Stanford, dan Arun Majumdar selaku Dekan Stanford Doerr School of Sustainability yang meliputi bidang penelitian dan inovasi berkelanjutan.

Sebelumnya, terlebih dahulu diadakan pertemuan dan penyerahan surat tanda minat / LOI (Letter of Interest) dari Dekan Stanford Doers School, Arun Majumdar kepada Kepala OIKN, Bambang Susantono pada 8 September 2023 di Jakarta.

“Selain kerja sama riset dengan Stanford, Otorita Ibu Kota Nusantara juga menjalin kerja sama dengan tiga universitas dari Belanda, yaitu Universitas TU Delft, Universitas Leiden, dan Universitas Rotterdam. Sedangkan dari dalam negeri, enam universitas negeri telah berkomitmen untuk bersama-sama mengembangkan pusat riset IKN-Hub di Nusantara,” kata Troy.

Disamping bekerja sama dengan beberapa universitas, IKN juga berkolaborasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk mengembangkan Pusat Riset Energi Berkelanjutan di IKN sebagai upaya mendukung target Net Zero Emission 2060 Indonesia, melalui penelitian dan inovasi di bidang energi hijau dan teknologi rendah karbon.

Sebagai informasi, pusat riset tersebut akan bermanfaat menjadi bekal IKN dalam pengembangan kota Nusantara sebagai kota cerdas yang hijau dan berkelanjutan serta menghargai berbagai upaya yang melibatkan para pemangku kepentingan. (*Rls/SBK)

Pemkab PPU Keluarkan Pembatasan Aktivitas Masyarakat Selama Ramadan

PPU – Pemkab Penajam Paser Utra (PPU) mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan ibadah Ramadan 1445 Hijriah tahun ini. Surat tersebut ditujukan kepada masyarakat PPU, untuk menciptakan suasana Ramadan yang kondusif dan penuh berkah.

Surat edaran yang dikeluarkan itu bernomor 010/501/TU-Pimp/Kesra itu diteken Pj Bupati PPU Makmur Marbun tertanggal 9 Maret 2024. Dalam surat tersebut Pemkab PPU mengeluarkan beberapa imbauan dan sosialisasi terkait beberapa hal yang dianjurkan, dibolehkan dan dilarang untuk dilakukan.

“Diharapkan kepada umat Islam selama Bulan Suci Ramadhan untuk meningkatkan dan menggalakkan kegiatan ibadah sosial keagamaan sebanyak mungkin dan menjaga ketentraman dengan saling menghormati antar pemeluk agama,” bunyi poin pertama edaran tersebut.

Selain itu, para pedagang kuliner diminta menghormati umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara membatasi aktivitas makan dan minum (mamin) di lokasi usaha mereka. Penjualan mamin diutamakan dengan cara dibungkus atau dibawa pulang. Jika tetap menjajakan dagangan di siang hari, maka wajib menutup tempatnya dengan kain/tenda.

Kemudian juga ada imbauan berikutnya ditujukan kepada pemilik indekos, penginapan, dan hotel diminta selektif saat menerima tamu, guna mencegah merebaknya kegiatan mesum dan prostitusi terselubung.

Mungkin gambar 2 orang, kerudung dan teks yang menyatakan 'PEMERINTA KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA REBAMBLA BerAKHLAK bangga banasa SURAT EDARAN BUPATI No. 010/501/TU-Pimp/Kesra Ramadhan TENTANG KEGIATAN MASYARAKAT SELAMA BULAN SUCI RAMADHAN H/ 2024 DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Suci mungkin pemeluk agama. dimulai Sahur, Menghimbau pedagang aktifitas suara malam erah melaksanakan hiburan musik tempat 2024. pada memadai. tempatnya dan kain/tenday tempat diijinkan pada pukul: dan dibuka kembali pada pukul: cegah rebaknya kegiatan mesum dan prostitusi terselubung Buka 21.00 Wita Tutup Wita ditiadakan selama bulan membuat usaha (pe Kepolisian Republik Indonesia Nomor Drs.AKMU M.Si .Ûr Drs.H TOHAR, MM. gelap menimbulkar keselamatan masyarakat. dapat humas.setdakab.ppu setda.penajamkab.go.id humasetkabppu humasppu@gmail.com'

Tak hanya itu, Pemkab PPU tegas melakukan penutupan tempat hiburan selama Ramadan ini. Yakni tempat hiburan musik seperti karaoke dan panti pijat di area hotel, penginapan, maupun sejenisnya ditutup sementara, mulai 10 Maret 2024 dan dibuka kembali pada 13 April 2024.

Disebutkan pula berkaitan ibadah Ramadan ini pemerintah daerah juga mengimbau pembatasan aktivitas masyarakat di seputaran Alun-Alun Kantor Bupati PPU di Jalan Propinsi, Km 9, Nipahnipah, Kecamatan Penajam, PPU, pada saat pelaksanaan salat tarawih.

Selama Ramadan juga dilakukan pembatasan jam operasional pada tempat-tempat arena ketangkasan dan kebugaran seperti tempat billiard, warnet dan gym/fitness diizinkan buka pukul 11.00 Wita dan tutup pukul 17.00 Wita, dan dibuka kembali pada pukul 21.00 Wita dan tutup pukul 24.00 Wita.

Selama bulan puasa ini pelaksanaan car free day (CFD) ditiadakan.
Kemudian, melarang para pelaku usaha atau masyarakat untuk membuat, memproduksi, memperjualbelikan, menyalakan dan menggunakan bunga api (petasan dan sejenisnya) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Kepolisian Republik Indonesia 2/2008.

“Kepada seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan di sekitar tempat tinggal masing-masing serta tidak melakukan kegiatan berkumpul antara dua orang berlainan jenis yang bukan mahramnya pada lokasi tertentu atau pada tempat-tempat gelap serta balapan liar yang dapat menimbulkan gangguan ketentraman, ketertiban umum dan keselamatan masyarakat,” tutup Pj Bupati PPU Makmur Marbun dalam surat tersebut. (ADV/SBK)

Karya Bakti TNI bersama Masyarakat, Upaya Kodim 0913/PPU Dukung Pembangunan IKN

PPU – Karya Bakti TNI merupakan bentuk nyata dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN). Sekaligus untuk mempererat hubungan antara tentara dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi momen bersejarah di mana para prajurit TNI berbaur dengan warga setempat. Untuk bersama-sama mengerjakan Renovasi dan Perbaikan yang akan meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan di wilayah tersebut.

Salah satu Kegiatan yang menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Karya Bakti diwilayah terdekat Bandara VVIP adalah Renovasi Sarana tempat Ibadah, pemasangan Gorong gorong serta perbaikan jalan akses keperkampungan warga yang dilaksanakan mulai tanggal 06 Maret 2024. Kegiatan ini tentunya akan bermanfaat bagi masyarakat serta dapat menunjang  pertumbuhan ekonomi lokal.

Dandim 0913/PPU Letnan Kolonel Inf Arfam Affandi menyampaikan bahwa kegiatan Karya Bakti ini mengedepankan Sinergitas TNI–POLRI dengan Komponen Masyarakat. Juga dengan melibatkan peran kontraktor proyek bandara VVIP IKN dengan tujuan dapat mensejaterahkan masyarakat sehingga dapat mampu meningkatkan kesetaraan dengan kelurahan lainnya.

Pemilik Melati Dua ini juga menyampaikan apresiasi yang setingi tinginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam Karya Bakti TNI. Beliau juga mengingatkan pentingnya kerjasama antara TNI–POLRI dan pelaksana proyek beserta masyarakat dalam upaya memajukan bangsa.

Selain itu dalam pelaksanaan Karya Bakti TNI diharapkan untuk selalu mengedepankan faktor keselamatan sehingga nantinya dapat berjalan dengan lancar. “Terima Kasih kepada masyarakat, TNI, POLRI serta Komponen Bangsa atas semangat kegotong royongannya” pungkasnya. (SBK)

Otorita IKN Gelar Friday English Fun untuk Tingkatkan Minat Belajar Bahasa Inggris di Sekolah Sekitar IKN

Tingkatkan Minat Berbahasa Inggris di Sekolah, Otorita IKN Laksanakan FEF

NUSANTARA – Guna meningkatkan minat belajar bahasa Inggris bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Otorita IKN melaksanakan program Friday English Fun atau FEF di sejumlah SD.

Kegiatan FEF dijadwalkan secara rutin setiap hari Jumat dengan peserta seluruh murid SD yang berada di kawasan IKN digagas oleh Kedeputian Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN melalui Direktorat Pelayanan Dasar Otorita IKN.

“ Friday English Fun atau Jumat bahasa Inggris yang menyenangkan, akan dilakukan secara rutin terhadap pelajar di wilayah IKN, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim) terutama siswa SD,” kata Direktur Pelayanan Dasar, Suwito kepada awak media, Minggu (10/3/2024) di Sepaku.

Ia menerangkan, kegiatan FEF bertujuan untuk membudayakan bahasa Inggris bagi siswa Nusantara. Dimana pada kegiatan awal Jumat (8/3/2024) kemarin, dilakukan terhadap tiga SD Negeri (SDN) di Sepaku, yaitu SDN 005 di Desa Sukaraja, SDN 014 Kelurahan Pemaluan dan SDN 020 Desa Bumi Harapan.

“Kegiatan selanjutnya akan kami teruskan ke sekolah-sekolah yang lain di wilayah IKN,” ujar Suwito.

Ia menambahkan, ada berbagai kegiatan dalam FEF yang dilakukan pihaknya bekerjasama dengan pihak sekolah, antara lain latihan berhitung bahasa Inggris, latihan mengenal nama-nama anggota tubuh dalam bahasa Inggris.

“Lalu bernyanyi dalam bahasa Inggris, english market day, kuis sederhana, dan lain-lain,” tuturnya.

Menurutnya, seluruh peserta kegiatan cukup memberi respon yang baik dengan kegiatan ini. Harapannya ke depan membawa dampak positif bagi pelajar dan kelak terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam kegiatan sehari-hari.

Ia menambahkan, kegiatan FEF yang dilaksanakan pihaknya ini, untuk melatih kemampuan berkomunikasi para murid di wilayah IKN yang bernama Speaking English Now (SNOW). Titik lokasi yang digunakan untuk merealisasikan kegiatan diadakan di beberapa sekolah wilayah IKN.

Suwito mengungkapkan, tujuan dibentuknya program ini salah satunya juga untuk mempersiapkan pembinaan olimpiade bagi pelajar di IKN. Dimana implementasi kegiatan adalah dengan menyediakan sebuah wadah pembelajaran bahasa Inggris yang lebih menyenangkan bagi pelajar, sekaligus mempraktekan bahasa Inggris di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal yang berada di kawasan IKN.

“Kunci dari kegiatan ini melatih kepercayaan diri dan keberanian pelajar yang masih berusia belia untuk dapat memiliki skill public speaking. Sesuai dengan tema yang kami yaitu Build Confidence Through English,” tukasnya.

Terpisah seorang murid kelas IV SDN 50, Rido mengaku, senang karena bisa bermain sambil belajar bahasa Inggris, apalagi di sekolahnya guru pelajaran bahasa Inggris tidak ada.

“Suka banget bisa bermain sekaligus belajar berbicara menggunakan bahasa Inggris,” pungkasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin menegaskan, kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut, akan dimasifkan di seluruh sekolah yang berada di wilayah IKN, sehingga sumber daya manusia di Nusantara menjadi lebih baik lagi.

“Kegiatan ini akan kita masifkan di seluruh wilayah IKN,” tutup Alimuddin. (*Rls/SBK)