Beranda blog Halaman 5

Pelajar dan Mahasiswa Diminta Lebih Waspada terhadap Penipuan Digital

0

SAMARINDA – Kemudahan akses layanan keuangan digital ternyata belum sepenuhnya diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai pengelolaan keuangan yang aman dan sehat. Kondisi tersebut membuat generasi muda masih rentan menjadi sasaran praktik judi online maupun pinjaman online ilegal yang kini semakin masif melalui berbagai platform digital.

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menilai peningkatan literasi keuangan menjadi langkah penting untuk menekan risiko tersebut, khususnya di kalangan pelajar, mahasiswa, dan komunitas muda yang aktif menggunakan teknologi digital.

Kepala Divisi Layanan Manajemen Strategis dan Koordinasi Regional OJK Kaltim Kaltara, Ali Ridwan, mengatakan perkembangan teknologi memang membuka akses lebih luas terhadap layanan keuangan. Namun di sisi lain, kondisi itu juga dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang menjalankan aktivitas keuangan ilegal.

“Fenomena ini tidak hanya berdampak pada kondisi finansial, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental, hubungan sosial, produktivitas, bahkan masa depan generasi penerus bangsa,” ujarnya beberapa hari lalu.

Menurut Ali, kemampuan masyarakat dalam memahami dan menggunakan layanan keuangan secara bijak menjadi kunci untuk menghindari berbagai bentuk penipuan dan aktivitas ilegal di sektor keuangan.

Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan berada di angka 80,51 persen.

Sementara pada kelompok pelajar dan mahasiswa, tingkat literasi keuangan tercatat sebesar 61,76 persen dengan tingkat inklusi mencapai 84,42 persen.

Angka tersebut menunjukkan generasi muda cukup aktif memanfaatkan layanan keuangan digital, namun belum seluruhnya memiliki pemahaman kuat terkait pengelolaan keuangan yang sehat dan aman.

Ketua Forum Talenta Muda Kalimantan Timur, Andi Angkasa Putra, menilai judi online menjadi salah satu ancaman terbesar yang kini dihadapi generasi muda.

Menurutnya, berbagai promosi yang menjanjikan keuntungan instan sering kali menjadi pintu masuk yang akhirnya menjerat pengguna ke dalam masalah keuangan berkepanjangan.

“Godaan mendapatkan kekayaan secara instan memang sangat besar, tetapi dampaknya bisa sangat fatal. Data pribadi dapat dieksploitasi, rekam jejak keuangan dapat bermasalah, bahkan masa depan bisa hancur karena keputusan yang salah hari ini,” katanya.

Ia mengingatkan pentingnya membangun pola pikir yang berorientasi pada kemandirian finansial melalui pendidikan, keterampilan, dan perencanaan keuangan yang matang, bukan melalui cara-cara instan yang berisiko tinggi.

OJK Kaltim Kaltara juga mendorong generasi muda untuk lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital yang memanfaatkan rendahnya literasi keuangan masyarakat.

Selain memahami produk keuangan yang legal, masyarakat juga diharapkan mampu menjaga keamanan data pribadi dan identitas digital agar tidak disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Meningkatnya literasi keuangan dinilai menjadi salah satu benteng utama dalam menghadapi maraknya judi online, pinjaman ilegal, serta berbagai bentuk penipuan digital yang kini semakin menyasar kelompok usia muda. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Pengurus PAC PTI Samarinda Resmi Dilantik untuk Masa Bakti 2026–2031

0

SAMARINDA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kota Samarinda menggelar rangkaian kegiatan Sekolah Tani Muda, pelantikan pengurus tingkat kecamatan, serta Rapat Kerja Cabang (Rakercab) sebagai upaya memperkuat organisasi dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Arutala Bakrie Samarinda, Minggu (31/5/2026), tersebut diikuti jajaran pengurus DPC, pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 10 kecamatan, akademisi, serta kader muda yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sektor pertanian.

Ketua DPC PTI Samarinda, Tommy Simanjuntak, mengatakan Sekolah Tani Muda merupakan program wajib dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Tani Indonesia yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah sebagai upaya mencetak generasi muda yang memiliki kapasitas dan keterampilan di bidang pertanian.

“Alhamdulillah, kegiatan Sekolah Tani Muda berjalan dengan baik. Narasumber dari kalangan akademisi memberikan materi yang sangat bermanfaat dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta,” ujarnya.

Menurut Tommy, program tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian sekaligus memperkenalkan konsep pertanian modern yang memiliki potensi ekonomi besar.

Selain Sekolah Tani Muda, PTI Samarinda juga melantik pengurus PAC dari 10 kecamatan di Kota Samarinda untuk masa bakti 2026–2031.

Tommy berharap seluruh pengurus yang telah dilantik mampu hadir di tengah masyarakat dan kelompok tani guna membantu menyelesaikan berbagai persoalan pertanian di wilayah masing-masing.

“Kami berharap para ketua PAC yang baru dilantik dapat melakukan pendampingan kepada petani, membantu meningkatkan produktivitas pertanian, dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Bendahara DPC PTI Samarinda yang juga Ketua Panitia kegiatan, Testia Sendi Radi Tio, menegaskan PTI harus hadir sebagai organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi petani lokal di Samarinda.

Menurutnya, organisasi tidak boleh hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi harus mampu menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani.

“PTI harus hadir sebagai solusi bagi petani. Organisasi ini harus mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Penasehat PTI Samarinda, Dr. Muh. Ichsan Haris, menekankan pentingnya peran pengurus tingkat kecamatan sebagai ujung tombak organisasi dalam membangun kemitraan dan mengembangkan sektor pertanian di wilayah masing-masing.

Ia juga memperkenalkan konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media sebagai strategi memperkuat pembangunan pertanian.

“Setiap kecamatan memiliki potensi berbeda. Tugas pengurus adalah memetakan potensi tersebut, membangun jaringan, lalu menghadirkan program sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rakercab yang membahas berbagai program kerja organisasi untuk lima tahun ke depan.

Berbagai usulan yang mengemuka dalam forum tersebut antara lain optimalisasi lahan tidur, pengembangan pertanian perkotaan melalui hidroponik dan aquaponik, pengolahan limbah organik menjadi pupuk, hingga pemanfaatan lahan eks tambang untuk sektor pertanian produktif.

PTI Samarinda berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu melahirkan kader muda pertanian yang aktif, memperkuat organisasi hingga tingkat kecamatan, serta mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di Kota Samarinda. (MK)

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

Saluran Air Terbuka di Permukiman Jadi Perhatian Serius Polisi

0

BALIKPAPAN – Seorang balita berusia dua tahun bernama Kenzio Argani Raganevan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di saluran drainase besar yang berada di depan rumahnya di Jalan Mangga V RT 54, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Minggu (31/5/2026).

Korban ditemukan warga dalam kondisi tidak sadarkan diri sekitar satu jam setelah dinyatakan hilang. Meski sempat mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Medika Manggar, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Kapolsek Balikpapan Timur, AKP M Chusen, mengatakan peristiwa bermula sekitar pukul 09.40 Wita saat ibu korban berada di dalam rumah untuk mengganti popok adik korban.

Sekitar pukul 10.00 Wita, korban diketahui masih bermain di area depan rumah. Namun beberapa saat kemudian, keluarga tidak lagi melihat keberadaan korban.

“Upaya pencarian langsung dilakukan dengan memanggil dan menyisir area sekitar rumah, tetapi korban tidak ditemukan,” ujar AKP M Chusen.

Kekhawatiran keluarga semakin besar setelah menemukan sandal milik korban berada di dekat parit besar yang berada tepat di depan rumah. Warga dan keluarga kemudian menduga korban terjatuh ke dalam saluran air tersebut.

Mendengar teriakan minta tolong dari keluarga korban, warga sekitar langsung berdatangan dan melakukan pencarian bersama di sepanjang aliran drainase.

“Penyisiran dilakukan sepanjang aliran parit yang mengarah ke wilayah lain di Balikpapan Timur,” jelasnya.

Sekitar pukul 10.40 Wita, korban akhirnya ditemukan warga di bawah sebuah jembatan di kawasan Selili RT 100 dengan jarak cukup jauh dari lokasi awal diduga terjatuh.

Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dan langsung dievakuasi ke RS Medika Manggar untuk mendapat pertolongan medis.

Dokter RS Medika Manggar, dr. Kevin, menyebut korban tiba di Instalasi Gawat Darurat dalam kondisi tidak bernapas dan tanpa denyut nadi.

Selain itu ditemukan tanda-tanda kekurangan oksigen berat seperti bibir membiru, pupil mata melebar, serta adanya busa dari hidung yang mengarah pada dugaan tenggelam.

“Tim medis telah melakukan tindakan resusitasi dan penanganan sesuai prosedur. Namun korban tidak menunjukkan respons ataupun tanda-tanda kehidupan,” tambah Kapolsek.

Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.00 Wita.

Polisi menduga kejadian tersebut merupakan kecelakaan murni. Faktor usia korban yang masih balita serta kondisi drainase terbuka dengan kedalaman cukup dalam dan arus deras diduga menjadi penyebab utama musibah tersebut.

Kepolisian juga menilai kejadian ini menjadi perhatian serius terkait aspek keselamatan lingkungan permukiman, khususnya keberadaan drainase terbuka yang berpotensi membahayakan anak-anak.

Petugas telah mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, mendata identitas korban dan keluarga, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan instansi terkait.

Polisi juga merekomendasikan adanya evaluasi terhadap titik-titik drainase rawan serta pemasangan pagar pengaman, penutup saluran, dan rambu peringatan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Kemnaker Fokus Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja Nasional

0

JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap II dengan menyediakan 24 bidang keahlian yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus memperbesar peluang memperoleh pekerjaan di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan pelatihan vokasi menjadi salah satu instrumen penting dalam mempercepat kesiapan tenaga kerja karena peserta memperoleh pembelajaran teori sekaligus praktik secara langsung.

“Pelatihan vokasi ini adalah jalur cepat bagi masyarakat untuk langsung siap kerja. Dengan waktu yang relatif singkat, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang memang dibutuhkan di lapangan,” ujar Yassierli dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, program tersebut dirancang untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat terhadap pelatihan berbasis kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

Pada tahap kedua ini, peserta dapat memilih berbagai bidang pelatihan, mulai dari teknologi informasi dan komunikasi, manufaktur, elektronika, pengelasan, kelistrikan, otomotif, konstruksi, industri kreatif, teknologi mode, bisnis dan manajemen, tata kecantikan, hingga bahasa.

Selain itu, tersedia pula pelatihan pada sektor pariwisata, pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan, pertambangan, mekanisasi pertanian, teknologi pengolahan agroindustri, pelayanan sosial dan masyarakat, teknologi pelatihan, hingga produktivitas.

Yassierli menegaskan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas kesempatan peningkatan keterampilan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Pelaksanaan pelatihan juga didukung sarana praktik yang memadai serta tenaga instruktur yang memiliki kompetensi sesuai bidang masing-masing.

Dengan sistem tersebut, peserta diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri yang terus berkembang.

Pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahap II dibuka hingga 9 Juni 2026. Masyarakat yang berminat dapat mendaftar melalui platform Skillhub Kemnaker dengan membuat akun, melengkapi data diri, dan mengikuti tahapan asesmen yang telah ditentukan.

Sebagai bentuk pengakuan kompetensi, peserta yang berhasil menyelesaikan pelatihan nantinya akan memperoleh Sertifikat Pelatihan dan Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus mendukung penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor industri nasional. (MK)

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Harga Dolar dan Minyak Dunia Jadi Pertimbangan Belanja Daerah Kukar

0

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memilih menahan pelaksanaan sejumlah proyek dan kegiatan yang melibatkan pihak ketiga meski tahun anggaran 2026 telah memasuki pertengahan tahun.

Langkah tersebut diambil sebagai strategi kehati-hatian pemerintah daerah di tengah belum optimalnya transfer dana dari pemerintah pusat dan kondisi ekonomi yang masih dinamis.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan agar pemerintah daerah tidak meninggalkan utang pada akhir tahun anggaran.

“Nah, kalau sekarang kebijakan yang kita ambil, karena kita tidak ingin menyisakan utang di akhir tahun, adalah kita memastikan uang itu masuk dulu, baru kita progres untuk pelaksanaan kegiatannya,” ujar Aulia, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, hingga memasuki Juni 2026, transfer dana dari pemerintah pusat yang diterima Kukar baru sekitar 23 persen.

Kondisi itu membuat pemerintah daerah memilih menunda percepatan pelaksanaan sejumlah kegiatan hingga dukungan pendanaan benar-benar tersedia.

Aulia menegaskan Pemkab Kukar ingin memastikan seluruh proyek yang berjalan memiliki dukungan anggaran yang cukup agar pelaksanaan kegiatan tidak terkendala di tengah jalan.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap kegiatan yang terlaksana itu dananya tersedia. Sampai sekarang, di bulan Juni ini, kita menerima transfer sekitar 23 persen dari pemerintah pusat,” katanya.

Selain persoalan transfer dana, Pemkab Kukar juga masih memantau perkembangan ekonomi global yang dinilai memengaruhi harga material konstruksi di lapangan.

Menurut Aulia, pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar dolar Amerika Serikat turut menjadi perhatian pemerintah daerah sebelum menjalankan proyek-proyek pembangunan.

“Pertama, kita masih memantau harga minyak dunia dan harga dolar untuk memastikan harga material di harga satuan kita itu sesuai dengan kondisi di lapangan. Kasihan teman-teman kontraktor kalau seandainya harga satuan itu tidak sesuai,” ujarnya.

Ia menilai ketidaksesuaian harga material berpotensi membuat kontraktor mengalami kerugian dan berdampak pada kelancaran pekerjaan proyek.

“Nanti yang ada rugi atau pekerjaan-pekerjaan akan terkendala,” lanjutnya.

Di sisi lain, Pemkab Kukar juga terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi berbagai sektor potensial.

Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pemerintah melakukan identifikasi sejumlah sumber penerimaan yang masih dapat dimaksimalkan, mulai dari pajak kendaraan bahan bakar bermotor, pajak alat berat, hingga pajak air permukaan.

Dalam APBD 2026, target PAD Kukar ditetapkan sekitar Rp1,1 triliun. Namun berdasarkan proyeksi sementara, realisasi pendapatan diperkirakan hanya berada di kisaran Rp800 miliar.

Karena itu, Pemkab Kukar berencana melakukan evaluasi menyeluruh setelah semester pertama berakhir untuk menyesuaikan belanja daerah dengan kemampuan pendapatan yang tersedia.

“Jadi nanti setelah bulan Juni, kita akan melaksanakan evaluasi satu semester. Nah, di situ kita akan bikin adjustment, kita akan bikin penyesuaian sesuai dengan proyeksi pendapatan dan dana transfer yang dimiliki oleh pemerintah daerah itu sendiri,” pungkasnya. (MK)

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Venue Sultan Hill Dibenahi Besar-besaran Sambut Kejuaraan Dunia

0

PASER – Sebanyak 60 atlet paralayang nasional serta peserta dari lima negara dipastikan ambil bagian dalam International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) Paser Series pertama yang akan digelar di Sultan Hill, Desa Lempesu, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser, pada 4–7 Juni 2026.

Lima negara yang akan turut berpartisipasi dalam event tersebut yakni Malaysia, Thailand, Singapura, Belanda, dan Ukraina.

Kejuaraan internasional perdana itu menjadi salah satu ajang olahraga dirgantara terbesar yang digelar di Kabupaten Paser.

Kepala Cabang Paralayang Pengkab Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Paser, Alfansuri Hidayat, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan sejak awal tahun demi memastikan venue memenuhi standar internasional.

“Pembenahan sudah kita lakukan sesuai hasil pertemuan dengan Sekjen FASI Pusat. Seperti di take off sudah dirapikan rumput-rumputnya, juga di landing sudah kita lebih perluas lagi,” ujar Alfan, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, area landing kini diperluas hingga sekitar 1,5 hektare agar memenuhi standar keselamatan dan kebutuhan pertandingan.

Sementara untuk area take off, sejumlah pohon yang dianggap mengganggu jalur terbang juga telah ditebang.

Dengan berbagai pembenahan tersebut, Sultan Hill yang memiliki ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut dinilai layak menjadi venue paralayang berstandar nasional hingga internasional.

Alfan menjelaskan, penunjukan Paser sebagai tuan rumah IPAC bukan hanya untuk menggelar kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai upaya memperkenalkan potensi sport tourism di Bumi Daya Taka.

“Venue paralayang sendiri itu bukan hanya menjadi tempat orang bertanding, tapi juga menjadi tempat wisata. Jadi kita menyelenggarakan pertandingan sembari memperkenalkan wisata kita,” katanya.

Ia menilai penyelenggaraan event internasional tersebut berpotensi memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha lokal di kawasan Sultan Hill.

Selain menjadi magnet wisatawan, venue Sultan Hill juga disebut telah mendapat pengakuan dari FASI Pusat sebagai salah satu lokasi paralayang standar nasional.

Karena itu, tidak menutup kemungkinan ke depan berbagai event nasional maupun internasional lainnya kembali digelar di kawasan tersebut.

Meski menghadapi tantangan seperti minimnya sponsor dan waktu persiapan yang cukup singkat, panitia memastikan seluruh persiapan terus dimaksimalkan.

“Sementara ini memang belum ada sponsor, hanya dibantu Disporapar Paser. Untuk waktu dikatakan terlalu mepet enggak juga, tapi tidak bisa diulur lagi waktunya karena prediksi cuaca di Juni itu bersahabat. Jadi dengan waktu yang ada kita berusaha maksimal,” jelasnya.

Dalam ajang IPAC Paser 2026, total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp180 juta dan disebut menjadi hadiah terbesar sepanjang penyelenggaraan event tersebut. (MK)

Pewarta: Nash
Editor: Agus S

Bulog Ancam Putus Pasokan Pedagang yang Jual di Atas HET

0

PASER – Badan Urusan Logistik Kantor Cabang Paser-Penajam Paser Utara (Bulog Kancab Paser-PPU) memastikan ketersediaan minyak goreng di wilayah Kabupaten Paser dalam kondisi aman.

Sebagai upaya menjaga stabilitas harga minyak goreng di pasaran, Bulog Kancab Paser-PPU telah melakukan pemesanan tambahan sebanyak 400 ribu liter Minyak Kita.

Asisten Manager Pengadaan dan Operasi Bulog Kancab Paser-PPU, Ade, mengatakan pasokan tersebut tidak datang sekaligus, melainkan dikirim secara bertahap mulai bulan depan.

“Kita sudah melakukan pemesanan Minyak Kita sekitar 400 ribu liter, kemungkinan datang bulan depan secara bertahap,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Menurut Ade, tambahan pasokan itu disiapkan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng tetap terpenuhi, sekaligus menjaga kestabilan harga di pasaran.

“Dengan kedatangan 400 ribu liter nanti, stok kita masuk dalam kategori aman,” katanya.

Saat ini, harga Minyak Kita yang dijual Bulog kepada pedagang berada di angka Rp14.500 per liter.

Sementara untuk harga jual kepada masyarakat atau end user mengikuti ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah, yakni Rp15.700 per liter.

Bulog juga mengingatkan para pedagang agar tidak menjual Minyak Kita di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Ade menegaskan pihaknya tidak segan memberikan sanksi tegas kepada pedagang yang melanggar ketentuan tersebut.

“Bagi pedagang yang kedapatan menjual di atas HET, kami dapat memutus pasokan kepada pedagang tersebut,” tegasnya.

Bulog berharap langkah penambahan pasokan ini dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan, khususnya minyak goreng, sekaligus mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan. (MK)

Pewarta: Nash
Editor: Agus S

Sangatta Folks dan Nasib Baik Gelar Ajang Nostalgia Lintas Generasi

0

SANGATTA – Di tengah maraknya permainan digital dan penggunaan gawai, ratusan warga Sangatta justru memilih kembali memainkan permainan tradisional yang pernah menjadi bagian dari masa kecil mereka.

Melalui kegiatan bertajuk Kumpul Seru, peserta dari berbagai generasi berkumpul untuk bernostalgia sambil menikmati kembali permainan tradisional seperti kelereng, gobak sodor, dan berbagai permainan khas kampung lainnya.

Kegiatan hasil kolaborasi Sangatta Folks dan komunitas Nasib Baik itu berlangsung penuh keakraban dan tawa peserta dari berbagai usia.

Koordinator acara, Willy Christian, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari keinginan menghadirkan kembali permainan tradisional yang kini mulai jarang ditemukan di lingkungan masyarakat.

“Kami melihat saat ini mulai banyak kegiatan yang mengangkat permainan tradisional. Dari situ muncul ide untuk menghadirkannya juga di Sangatta sebagai ruang nostalgia sekaligus hiburan bagi masyarakat,” ujar Willy kepada Media Kaltim, Minggu (31/5/2026).

Menurutnya, peserta yang hadir tidak hanya anak-anak, tetapi juga generasi Z, milenial, hingga boomer. Jumlah peserta diperkirakan mencapai 80 hingga 90 orang.

Willy menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan permainan tradisional masih memiliki daya tarik kuat meski perkembangan teknologi terus melaju.

“Teman-teman milenial dan boomer ternyata banyak yang rindu bermain permainan masa kecil. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengulang kenangan sekaligus bersosialisasi secara langsung,” katanya.

Selain terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya, panitia juga menyiapkan sejumlah hadiah menarik bagi peserta.

Salah satu hadiah utama yang paling diminati ialah paket wisata ke Pulau Kaniungan, Berau, selama dua hari dua malam serta voucher menginap di hotel.

Suasana kegiatan berlangsung meriah. Tawa dan sorak peserta terdengar di setiap permainan yang digelar. Banyak peserta dewasa terlihat larut dalam nostalgia saat kembali memainkan permainan yang pernah akrab dalam kehidupan mereka puluhan tahun lalu.

Willy berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin agar permainan tradisional tetap hidup dan dikenal generasi muda di tengah perkembangan era digital.

“Harapan kami permainan tradisional bisa terus hidup dan menjadi kegiatan positif bagi masyarakat. Mudah-mudahan ke depan bisa berkolaborasi dengan lebih banyak pihak sehingga kegiatan seperti ini dapat digelar secara berkala,” pungkasnya. (MK)

Penulis: Ramlah
Editor: Agus S

Unit Reskrim Polsek Balikpapan Timur Bongkar Dugaan Peredaran Sabu

BALIKPAPAN – Jajaran Unit Reskrim Polsek Balikpapan Timur berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang pria berinisial AT (43) di kawasan Perumahan Permata Sakinah, Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur.

Kapolsek Balikpapan Timur, AKP M Chusen, mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari penangkapan seorang pria berinisial IR pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

Saat diamankan, petugas menemukan satu paket sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok berwarna hitam.

“Dari hasil interogasi, IR mengaku memperoleh barang haram tersebut dari AT yang tinggal di RT 064, Kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur,” ujar Chusen, Sabtu (30/5/2026).

Berbekal informasi itu, Unit Lidik Polsek Balikpapan Timur langsung melakukan pengembangan dan mendatangi rumah AT.

Dalam penggeledahan yang dilakukan di rumah tersangka, petugas menemukan satu paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,90 gram yang disimpan di dalam kotak hitam di kamar tersangka.

Selain narkotika, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa satu buah kotak warna hitam dan satu unit timbangan digital yang diduga digunakan untuk aktivitas terkait narkotika.

“Selain sabu, polisi juga menyita satu buah kotak warna hitam dan satu unit timbangan digital warna hitam yang diduga digunakan dalam aktivitas terkait narkotika,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan awal, AT mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang yang dikenal dengan nama Kai Cambang. Polisi kini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang berkaitan dengan kasus tersebut.

“Tersangka beserta barang bukti telah diamankan ke Polsek Balikpapan Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tambah Chusen.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan, melakukan pemeriksaan lanjutan, serta menjalankan tes urine terhadap tersangka sebagai bagian dari proses penyidikan.

Polisi juga terus mengembangkan kasus tersebut guna menelusuri asal-usul barang haram dan jaringan peredaran narkotika yang diduga terlibat. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Terowongan Samarinda Diproyeksikan Jadi Role Model Nasional

0

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memastikan kondisi Terowongan Samarinda dalam keadaan aman di tengah beredarnya berbagai rumor negatif di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

Melalui pernyataan resminya di akun Instagram @samarinda.beradab, Andi Harun meminta masyarakat tidak mudah terpancing opini yang dinilai sengaja digiring untuk menciptakan suasana tidak kondusif di Samarinda maupun Kalimantan Timur.

“Saya sudah membaca dan sangat jelas sekali karakter media sosial itu menggiring opini negatif, menyebarkan berita bohong terhadap kondisi itu,” ujar Andi Harun, Sabtu (30/5/2026).

Ia menegaskan isu mengenai kerusakan atau kelongsoran struktur terowongan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Menurutnya, hanya terdapat dinamika teknis kecil yang lokasinya jauh dari mulut terowongan, namun kemudian dibesar-besarkan di media sosial.

“Ada berita-berita lama yang direproduksi, kemudian ada pergeseran sedikit satu dua tempat di sekitar terowongan yang jauh dari mulut terowongan, lalu dikapitalisasi, diamplifikasi seolah-olah masalah. Enggak, sama sekali tidak. Dan kita yakinkan bahwa terowongan kita, tunnel kita itu, tidak seperti yang diberitakan,” tegasnya.

Andi Harun juga mempertanyakan motif sejumlah akun media sosial yang terus memunculkan narasi provokatif terkait proyek tersebut.

“Apa coba di balik kepentingan semua itu? Kalau bukan untuk merusak suasana, kalau bukan untuk mengalihkan isu mungkin? Atau memang sengaja menciptakan polemik agar Kaltim ini, Samarinda ini tidak pernah tenang?” katanya.

Di tengah polemik yang berkembang, Andi Harun justru mengungkapkan bahwa proyek Terowongan Samarinda mendapat perhatian positif dari pemerintah pusat.

Menurutnya, berdasarkan koordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terowongan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu role model infrastruktur terowongan di Indonesia.

“Justru yang terjadi sebaliknya. Kita sudah melakukan pertemuan dengan Kementerian PUPR, ada proyeksi dari Pemerintah Nasional, khususnya dari Kementerian PUPR untuk menjadikan terowongan kita ini sebagai role model di Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas daerah dan tidak memanfaatkan media sosial untuk memicu keresahan di tengah masyarakat.

“Kalau tidak bisa berbuat baik untuk daerah ini, jangan merusak. Makanya kita ajak, ayo sama-sama berbuat baik. Kalaupun tidak bisa, mari kita jaga jangan sampai kita merusak,” ujarnya.

Saat ini, proses penyelesaian Terowongan Samarinda sendiri telah memasuki tahap pengurusan izin laik fungsi sebelum nantinya resmi dioperasikan untuk masyarakat.

Pemerintah Kota Samarinda memastikan seluruh proses pengujian dan perizinan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan dan kelayakan struktur terowongan. (MK)

Pewarta: Abdi
Editor: Agus S