Beranda blog Halaman 94

Donasi Membeludak, Target Hak Angket Jadi Fokus Aksi

SAMARINDA — Persiapan aksi besar yang dimotori Aliansi Rakyat Kaltim mencapai puncaknya. H-1 menjelang aksi pada Selasa (21/4/2026), posko di Jalan S Parman dipenuhi dukungan dari berbagai lapisan masyarakat.

Humas Aliansi Rakyat Kaltim, Bela Monika, menyebut dukungan tidak hanya bersifat moril, tetapi juga materiil. Hingga Senin (20/4), donasi yang terkumpul mencapai Rp31 juta.

“Dukungan benar-benar membeludak. Selain uang, bantuan berupa minuman, makanan, hingga perlengkapan medis sangat banyak,” ujarnya.

Ia menegaskan, aksi ini merupakan akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah provinsi yang dinilai tidak berpihak pada rakyat. Dukungan bahkan datang dari kalangan sederhana.

“Ada pemulung yang menyumbang Rp5 ribu, ada juga pedagang kecil hingga penyandang disabilitas. Ini menunjukkan keresahan dirasakan semua lapisan,” katanya.

Berbeda dari aksi sebelumnya, kali ini massa diperkirakan mencapai 3.000 hingga 5.000 orang dari lebih 70 elemen masyarakat sipil. Massa dijadwalkan berkumpul di Islamic Center pukul 08.00 WITA sebelum bergerak ke DPRD Kaltim.

Target utama aksi adalah mendorong DPRD menggulirkan hak angket untuk mengaudit kebijakan pemerintah provinsi.

“Jika tuntutan tidak dipenuhi, kami akan bertahan di DPRD. Jika dipenuhi, baru kami bergeser ke kantor gubernur,” tegas Bela.

Aliansi juga mengimbau peserta untuk mengutamakan keselamatan selama aksi, termasuk menyiapkan perlengkapan pribadi dan tetap mengikuti arahan koordinator lapangan.

“Kami minta massa tetap rasional dan tidak mudah terprovokasi,” pungkasnya. (MK)

Penulis: Dimas
Editor: Agus S

Literasi di Ruang Publik, Anak Muda Pilih Aksi Nyata

TENGGARONG — Di tengah dominasi penggunaan gawai dalam kehidupan sehari-hari, sekelompok anak muda di Kutai Kartanegara memilih menghadirkan alternatif dengan menggelar lapak baca gratis di ruang terbuka.

Melalui Komunitas Pixelarasi, mereka rutin membuka lapak baca di Taman Pintar, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, setiap Minggu sore.

Berawal dari keresahan terhadap rendahnya minat baca, komunitas ini berinisiatif menciptakan ruang literasi yang lebih santai dan mudah diakses masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan ruang alternatif yang santai dan terbuka, supaya masyarakat, terutama anak muda, bisa kembali akrab dengan buku,” ujar Fajar, anggota Komunitas Pixelarasi, Minggu (19/4/2026).

Dengan konsep sederhana, tikar digelar dan berbagai buku disusun rapi. Pengunjung bebas datang, duduk, dan membaca tanpa aturan yang rumit.

Lapak baca ini menyediakan beragam koleksi, mulai dari buku anak-anak hingga bacaan umum, sehingga dapat dinikmati semua kalangan.

Suasana yang tercipta pun berbeda dari ruang baca formal. Anak-anak terlihat santai membaca, remaja larut dalam buku, sementara sebagian lainnya berdiskusi ringan.

Konsep ruang terbuka ini menghadirkan pengalaman membaca yang lebih hangat dan tidak kaku. Taman yang sebelumnya hanya menjadi tempat rekreasi kini perlahan berubah menjadi ruang belajar inklusif.

“Di sini orang bisa membaca sambil bersantai. Harapannya, membaca tidak lagi dianggap membosankan,” jelas Fajar.

Selain itu, komunitas juga membuka partisipasi masyarakat melalui donasi buku maupun keterlibatan langsung dalam kegiatan.

Seiring waktu, jumlah koleksi dan pengunjung terus meningkat. Dari langkah sederhana, gerakan ini mulai memberi dampak nyata dalam membangun budaya literasi di Tenggarong.

“Langkah kecil ini kami harap bisa menumbuhkan kembali minat baca di masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Balap Liar Ancam Keselamatan, Polisi Intensifkan Imbauan

TENGGARONG — Aktivitas balap liar kembali menjadi sorotan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Selain mengganggu ketertiban, fenomena ini dinilai menjadi ancaman serius terhadap keselamatan pengguna jalan.

Sejumlah titik, khususnya di jalur dua poros Tenggarong menuju Samarinda, kerap dimanfaatkan sebagai lintasan kebut-kebutan oleh kalangan remaja. Aktivitas ini cenderung meningkat menjelang akhir pekan, saat kondisi jalan relatif lengang pada malam hari.

Kasatlantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, menyebut kawasan tersebut masuk kategori rawan kecelakaan. Kecepatan tinggi yang tidak terkendali menjadi faktor utama terjadinya insiden.

“Sudah banyak kejadian kecelakaan di sana karena pengendara melaju dengan kecepatan berlebih. Ini sangat berbahaya,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Ia menjelaskan, pihak kepolisian terus melakukan pemantauan serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menekan aktivitas balap liar. Menurutnya, berkendara tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga kemampuan mengendalikan kendaraan dalam berbagai situasi.

“Berkendaralah dengan kecepatan sewajarnya yang bisa dikuasai, sehingga tidak membahayakan,” tegasnya.

Fandoli juga menyoroti dominasi kalangan remaja dalam aktivitas tersebut. Mereka memanfaatkan kondisi jalan lurus dan minim pengawasan untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Selain itu, ia mengungkap adanya indikasi remaja dari luar daerah yang datang ke Tenggarong untuk ikut dalam balap liar, sehingga memperbesar potensi risiko di lapangan.

Karena itu, kepolisian menekankan pentingnya peran orang tua dalam melakukan pengawasan. Banyak kasus, kata dia, berawal dari aktivitas anak yang tidak terpantau saat keluar rumah pada malam hari.

“Kalau anak keluar dengan alasan yang tidak jelas, sebaiknya tidak diizinkan,” katanya.

Kepolisian berharap kesadaran bersama dari masyarakat dapat menekan angka kecelakaan sekaligus menjaga situasi lalu lintas tetap aman dan tertib.

“Peran orang tua sangat penting untuk mencegah anak terlibat balapan liar,” pungkasnya.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

SDI Jadi Fondasi Pemerintahan Transparan dan Efektif

0

UJOH BILANG — Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan berbasis data melalui forum simpul jaringan data daerah yang digelar di Kantor Bappelitbangda, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Mahulu, Kristina Tening, yang membacakan sambutan Bupati Mahakam Ulu.

Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, efektif, dan berbasis data.

“Dengan kondisi geografis Mahakam Ulu yang luas serta tantangan aksesibilitas, data yang terintegrasi menjadi kebutuhan utama dalam perencanaan pembangunan,” ujar Kristina.

Ia menekankan bahwa penguatan simpul jaringan data, termasuk data geospasial, menjadi kunci dalam menghadirkan informasi yang akurat dan saling terhubung, sehingga kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran.

Kristina juga mengingatkan bahwa forum tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan harus menghasilkan rencana aksi yang jelas, terukur, dan implementatif.

“Harus ada tindak lanjut yang konkret dan ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati agar memiliki kekuatan hukum,” tegasnya.

Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kualitas pengelolaan data, baik dari sisi akurasi, standar, maupun sistem. Forum ini juga diharapkan berjalan berkelanjutan serta terdokumentasi sebagai bahan evaluasi.

Dalam kesempatan itu, Bappelitbangda ditegaskan sebagai leading sector dalam mengawal implementasi Satu Data Indonesia di Mahulu, termasuk memastikan koordinasi lintas perangkat daerah berjalan efektif.

Melalui forum ini, Pemkab Mahulu berharap terwujud pemerintahan yang cerdas dan berbasis data, di mana setiap kebijakan pembangunan disusun berdasarkan informasi yang valid dan terintegrasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok terkait kebutuhan data sektoral dan geospasial, serta diakhiri dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama.

Turut hadir Kepala Bappelitbangda Mahulu Yohanes Andy Abeh, Kepala BPS Muhammad Fauzi, serta para kepala OPD dan camat di lingkungan Pemkab Mahakam Ulu.

Penulis: Ichal
Editor: Agus S

Pemkab Mahulu Dukung Penuh Sektor Pertanian

0

UJOH BILANG — Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk, memberikan apresiasi kepada para petani dan masyarakat Kampung Datah Bilang Baru atas kerja keras mereka dalam mengelola lahan pertanian hingga menghasilkan panen yang baik.

Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan syukuran dan pesta panen padi “Mecak Undat Lepek Majau” di Kampung Datah Bilang Baru, Kecamatan Long Hubung, Kamis (16/4/2026).

“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petani yang telah bersungguh-sungguh mengolah lahan, merawat padi hingga masa panen. Ini adalah cerminan jiwa agraris masyarakat Mahakam Ulu yang patut kita banggakan,” ujar Suhuk.

Ia menilai keberhasilan panen tersebut tidak lepas dari kerja keras, ketekunan, serta semangat gotong royong masyarakat. Selain menjadi bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi upaya menjaga tradisi adat dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

“Panen padi ini adalah bukti bahwa bumi Mahakam Ulu mampu memberikan hasil yang berlimpah jika dikelola dengan baik dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Suhuk menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, berbagai program telah dijalankan, mulai dari penyediaan bibit unggul, pupuk, alat dan mesin pertanian, hingga pendampingan teknis oleh penyuluh.

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan serta kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah kampung, termasuk Datah Bilang Baru.

Kegiatan syukuran panen ini juga diisi dengan rangkaian prosesi adat serta kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, yang sekaligus mempererat hubungan serta memperkuat nilai kearifan lokal di Mahulu.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala DKPP Engelbertus Ibrahim, Plt Kepala DPMK Surianto, Sekretaris DPU-PR Ding Kueng, Kepala Bagian Prokopim Christianus Arie Dedy Bang, serta jajaran OPD dan unsur lembaga adat setempat.

Penulis: Ichal
Editor: Agus S

Risiko Tinggi, Petugas Damkar Terkena Api Saat Bertugas

0

SENDAWAR — Seorang personel pemadam kebakaran (Damkar) Posko Kecamatan Melak, Arifin alias Ipin, mengalami luka bakar pada tangan kiri saat bertugas memadamkan kebakaran di Jalan KH Dewantara, RT 28, Kelurahan Melak Ulu, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 17.35 WITA.

Arifin sempat dilarikan ke Rumah Sakit Santa Familia Barong Tongkok oleh rekan-rekannya untuk mendapatkan penanganan medis.

Insiden terjadi saat Arifin bersama tim Damkar berjibaku memadamkan kobaran api yang melahap rumah milik warga berinisial KR. Di tengah proses pemadaman, Arifin diduga terkena semburan api saat berada di dalam bangunan.

Ia mengaku saat itu tengah membantu mengevakuasi barang-barang berharga milik korban ketika api tiba-tiba menyambar.

“Posisi saya di dalam rumah bantu keluarkan barang, tiba-tiba api menyambar,” ujar Arifin, Minggu (19/4/2026).

Rekan-rekan tim Damkar bersama warga setempat langsung memberikan pertolongan pertama sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Arifin hanya menjalani perawatan tanpa harus dirawat inap dan diperbolehkan pulang pada malam harinya.

“Saya hanya ditangani tim medis, tidak sampai rawat inap. Alhamdulillah sekarang sudah stabil,” ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko yang dihadapi petugas pemadam kebakaran di lapangan dalam upaya melindungi masyarakat dari bahaya kebakaran.

Penulis: Ichal
Editor: Agus S

Kenaikan BBM Nonsubsidi Picu Kekhawatiran di Kaltim

0

SAMARINDA — Penolakan terhadap potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menguat di Kalimantan Timur. Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltim menegaskan sikapnya menolak kebijakan tersebut, terlebih setelah adanya penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh PT Pertamina (Persero) yang mulai berlaku sejak 18 April 2026.

Ketua Umum DAD Kaltim, Viktor Yuan, menyatakan pihaknya siap mengambil langkah jika kebijakan kenaikan hingga menyentuh BBM subsidi diberlakukan pemerintah.

“Jika ini terjadi, kami tidak akan tinggal diam. Kami siap bergerak untuk membela kepentingan masyarakat, khususnya di pedalaman,” tegas Viktor, Sabtu (18/4/2026).

Ia menilai, kenaikan BBM akan memicu efek berantai, mulai dari lonjakan harga kebutuhan pokok, meningkatnya biaya transportasi, hingga tekanan inflasi yang berdampak pada daya beli masyarakat.

“BBM naik, semuanya ikut naik. Ini menyangkut kehidupan masyarakat luas,” ujarnya.

Berdasarkan penyesuaian terbaru, harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan signifikan. Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter. Dexlite meningkat dari Rp14.200 menjadi sekitar Rp23.600–Rp24.150 per liter, sementara Pertamina Dex naik dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.

Di sisi lain, sejumlah BBM lainnya tetap stabil, seperti Pertamax (RON 92) di angka Rp12.300 per liter, Pertamax Green 95 sebesar Rp12.900 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, serta BioSolar Rp6.800 per liter.

Viktor menegaskan masyarakat pedalaman akan menjadi kelompok paling terdampak jika tren kenaikan berlanjut. Aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di wilayah hulu masih sangat bergantung pada BBM bersubsidi.

“Di pedalaman tidak ada alternatif. Semua transportasi masih bergantung pada BBM,” jelasnya.

Ia juga menyoroti kondisi harga BBM di daerah hulu yang kerap jauh di atas harga resmi. Dalam situasi normal, harga Pertalite bisa mencapai Rp35 ribu per liter, bahkan melonjak hingga Rp50 ribu saat distribusi terganggu.

“Kalau di kota saja sudah naik, di pedalaman bisa jauh lebih mahal. Ini yang kami khawatirkan,” katanya.

DAD Kaltim menilai kondisi tersebut sebagai ironi, mengingat Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah penghasil sumber daya energi dan migas.

“Kita daerah penghasil, tapi masyarakat justru membeli BBM dengan harga tinggi. Ini tidak adil,” tegas Viktor.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengedepankan dialog terlebih dahulu melalui jalur audiensi. Namun, opsi langkah lanjutan tetap terbuka jika tidak ada respons dari pemerintah.

“Kami mulai dari dialog. Tapi kalau tidak ada respons, kami siap mengambil langkah lebih lanjut,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar masih tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan, sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat.

DAD Kaltim berharap pemerintah mempertimbangkan kondisi riil masyarakat sebelum mengambil keputusan strategis.

“Jangan sampai kebijakan ini justru semakin membebani rakyat,” pungkasnya.

Penulis: Hanafi
Editor: Agus S

BI Jateng Terkesan Perkembangan IKN, Nilai Proyek Sangat Membanggakan

NUSANTARA – Jajaran Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah (BI Jateng) mengaku terkesan dengan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dinilai berlangsung pesat dan progresif. Hal tersebut disampaikan saat kunjungan langsung ke kawasan IKN, Sabtu (18/4/2026).

Kunjungan tersebut turut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan untuk melihat secara langsung progres pembangunan ibu kota baru Indonesia.

Rombongan mengunjungi sejumlah titik strategis, di antaranya Titik Nol IKN atau kawasan Plaza Bhinneka Tunggal Ika, Taman Kusuma Bangsa, hingga Istana Negara.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan BI Jateng dan para pemangku kepentingan didampingi Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Otorita IKN, Moh Zamroni.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman pemangku kepentingan terhadap perkembangan IKN sekaligus mendorong dukungan terhadap keberlanjutan pembangunan ibu kota baru.

Deputi Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari, mengungkapkan bahwa dirinya melihat perubahan signifikan dibandingkan kunjungan sebelumnya.

“Dua tahun lalu saya pernah hadir di sini, dan sekarang hadir perkembangannya sangat luar biasa. Dan, infrastruktur sudah semakin siap,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Menurutnya, pembangunan IKN merupakan langkah strategis yang mencerminkan visi jangka panjang Indonesia dalam menghadirkan pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan pembangunan agar tujuan proyek strategis nasional tersebut dapat tercapai secara optimal.

“Kami harap ini semakin dikembangkan sesuai dengan tujuan utamanya. Karena ini adalah suatu proyek yang sangat membanggakan,” tegasnya.

Pewarta: Atmaja Riski
Penyunting: Robbi Lalat

Pelantikan POGI Kaltim di IKN, Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

NUSANTARA – Pengurus Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Kalimantan Timur periode 2025–2028 resmi dilantik di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (18/4/2026). Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, khususnya di kawasan IKN.

Pelantikan yang berlangsung di Ruang Multifunction Hall Kemenko 4 IKN tersebut mendapat sambutan dari Otorita IKN yang menekankan pentingnya sinergi dalam membangun sistem layanan kesehatan yang inklusif dan berstandar tinggi.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, yang mewakili Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan ibu dan anak berkelas dunia.

“Pintu kerja sama antara Otorita IKN dengan organisasi profesi seperti POGI terbuka lebar. Mari kita jadikan momentum pelantikan ini sebagai langkah awal untuk berkolaborasi lebih erat demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Alimuddin.

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan akses layanan kesehatan reproduksi di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Menurutnya, tenaga medis memiliki peran strategis dalam memastikan setiap masyarakat mendapatkan layanan yang berkualitas dan setara.

Ketua POGI Cabang Kalimantan Timur, dr. Noviana Indarti, Sp.O.G., Subsp. Obginsos, M.H., M.M., FISQua, menyampaikan apresiasi atas dukungan Otorita IKN. Ia berharap kepengurusan baru dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan layanan kesehatan di daerah.

“Dukungan semua pihak sangat kami harapkan agar POGI Kaltim tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi juga menjadi berkat bagi masyarakat di Kalimantan Timur,” ujarnya.


Pelantikan POGI Kaltim di IKN, Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Sementara itu, Ketua Umum PP POGI, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.O.G., Subsp. F.E.R., MPH., FRANZCOG (Hons)., FICRM, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan sistem kesehatan di IKN.

Menurutnya, konsep pembangunan IKN yang terintegrasi membuka peluang sinergi antar kementerian dan lembaga tanpa sekat administratif, sehingga dapat mempercepat peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Dengan keterlibatan aktif organisasi profesi seperti POGI, pembangunan sektor kesehatan di IKN diharapkan semakin terarah, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat secara komprehensif.

“Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran organisasi profesi dalam mendukung pembangunan ekosistem kesehatan yang berkelanjutan, baik di IKN maupun Kalimantan Timur secara luas,” katanya.

Penulis: Humas Otorita IKN
Penyunting: Robbi Lalat

Diduga Bakar Sampah, Gudang di Waru PPU Ludes Terbakar

PENAJAM PASER UTARA – Sebuah gudang kardus di Jalan Logvon SDR RT 23, Kelurahan Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terbakar pada Minggu (19/4/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WITA. Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU Posko Waru, petugas langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga bernama Syahril.

Gudang berukuran sekitar 3×6 meter milik Syahril menjadi objek yang terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

Komandan Regu (Danru) Posko Waru, Ambo Upe, mengatakan tim segera menuju lokasi setelah laporan diterima.

“Setelah menerima laporan, petugas piket segera melakukan penanganan dan pemadaman di lokasi kejadian,” ujarnya.

Sebanyak dua unit mobil pemadam dari Posko Waru dikerahkan ke lokasi yang berjarak sekitar 1,3 kilometer. Petugas tiba dalam waktu dua menit dan langsung melakukan pemadaman.

Proses pemadaman dimulai pukul 10.40 WITA dan berhasil dikendalikan pada pukul 11.35 WITA, dengan total waktu penanganan sekitar 55 menit. Selama operasi berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti di lapangan.

“Api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi sudah aman. Setelah itu, petugas kembali siaga di posko,” tambahnya.

Foto: Petugas Damkar PPU melakukan pemadaman kebakaran gudang kardus di Kelurahan Waru, Kecamatan Waru, Minggu (19/4/2026). (Pusdalops BPBD PPU)

Kebakaran mengakibatkan satu bangunan gudang terdampak, namun tidak merembet ke permukiman sekitar. Meski demikian, petugas mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran, terutama di area yang dekat dengan material mudah terbakar.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut, meskipun dugaan awal mengarah pada pembakaran sampah di sekitar lokasi.

DPKP PPU menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam mengelola api terbuka guna mencegah kejadian serupa, terutama di lingkungan padat dan dekat bangunan mudah terbakar.

Penyunting: Robbi Lalat