Beranda blog Halaman 90

Harga LPG Naik, Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Energi

TENGGARONG — Kenaikan harga LPG non-subsidi yang berlaku sejak 18 April 2026 menjadi perhatian masyarakat di Kutai Kartanegara. Meski harga melonjak, ketersediaan gas elpiji dipastikan tetap aman.

Direktur Utama PT Nararya, Windi Nofriananta, menegaskan distribusi LPG di wilayah Kukar masih berjalan normal tanpa kendala.

“Alhamdulillah distribusi masih lancar, stok juga masih banyak,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Harga LPG non-subsidi mengalami kenaikan cukup signifikan. Tabung 5,5 kilogram kini berada di angka Rp114 ribu, sementara tabung 12 kilogram menembus Rp238 ribu.

Windi menjelaskan bahwa agen tidak memiliki kewenangan dalam menentukan harga secara mandiri, karena seluruh penyesuaian mengikuti kebijakan Pertamina secara nasional.

“Iya, kami mendapat email dari Pertamina, jadi harga mengikuti pusat,” jelasnya.

Kenaikan harga yang terjadi secara mendadak sempat mengejutkan masyarakat, mengingat biasanya penyesuaian dilakukan di awal bulan.

Meski demikian, potensi kelangkaan stok dipastikan tidak terjadi. Distribusi dari agen hingga pengecer tetap berjalan seperti biasa.

Untuk mengantisipasi pelanggaran, pihak agen juga memperketat pengawasan di lapangan, termasuk mencegah praktik permainan harga dan pengoplosan.

“Agen akan melakukan pengawasan kepada pengecer,” tegasnya.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak beralih ke LPG subsidi ukuran 3 kilogram, karena dapat mengganggu distribusi bagi kelompok yang berhak.

Sementara itu, untuk LPG subsidi 3 kilogram dipastikan tidak mengalami perubahan, baik dari sisi harga maupun ketersediaan.

“Iya, tidak ada perubahan. Harga tetap dan stok juga aman,” tambahnya.

Dengan kondisi ini, masyarakat diharapkan dapat menggunakan energi sesuai peruntukan agar stabilitas distribusi tetap terjaga.

Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S

Kerja Sama dengan NHI Bandung, Paser Siapkan Lompatan Pariwisata

0

PASER — Pemerintah Kabupaten Paser terus memperkuat langkah strategis dalam mengembangkan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah, salah satunya melalui kerja sama dengan Politeknik Pariwisata NHI Bandung.

Bupati Paser Fahmi Fadli menyampaikan rencana tersebut saat melakukan kunjungan ke Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Sabtu (18/4/2026), bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Paser.

Salah satu langkah strategis yang diwacanakan adalah pendirian Kampus Akademi Pariwisata (AKPAR) di Kabupaten Paser guna mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang pariwisata.

“Kami mewacanakan pendirian Kampus Akademi Pariwisata di Paser sebagai upaya mencetak SDM unggul di sektor pariwisata,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Paser telah memberikan Beasiswa Utusan Daerah (BUD) kepada 30 putra-putri daerah yang menempuh pendidikan di Politeknik Pariwisata NHI Bandung, termasuk pembiayaan pendidikan dan kebutuhan penunjang.

Selain penguatan pendidikan, pemerintah daerah juga mendorong pengembangan sport tourism melalui berbagai event olahraga, terutama dalam mendukung kesiapan sebagai tuan rumah Porprov VIII Kaltim.

Kesiapan tersebut mencakup peningkatan standar layanan, mulai dari catering hingga akomodasi, guna memberikan pelayanan terbaik bagi peserta dan tamu.

Pemkab Paser juga merancang integrasi layanan rumah sakit dan hotel sebagai konsep medical support hospitality untuk menjamin kenyamanan dan keamanan wisatawan.

Di sisi lain, penguatan identitas daerah dilakukan melalui penyusunan buku kuliner khas Paser serta pengembangan destinasi, termasuk kerja sama pengelolaan Sultan Hill sebagai kawasan sport tourism berbasis paralayang.

“Kami juga mengembangkan konsep educational trip berbasis agrowisata serta produk unggulan daerah melalui pembinaan UMKM,” jelasnya.

Untuk mendukung keberlanjutan program, Pemkab Paser berencana menambah kuota Beasiswa Utusan Daerah pada tahun 2026, khususnya untuk program studi perhotelan dan usaha rekreasi.

Bupati Fahmi Fadli turut menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Pariwisata NHI Bandung atas kontribusinya dalam mencetak SDM asal Paser.

Ia berharap kerja sama ini terus berlanjut, termasuk rencana kunjungan balasan dari pihak kampus ke Kabupaten Paser.

Penulis: TB Sihombing
Editor: Agus S

Ketergantungan Cuaca Jadi Tantangan Air Bersih Balikpapan

BALIKPAPAN — Ketersediaan air bersih di Kota Balikpapan masih berada dalam kondisi rentan dan sangat bergantung pada curah hujan. Hal tersebut diungkapkan Direktur Operasional PTMB Balikpapan, Ali Rahman, dalam diskusi ilmiah yang digelar baru-baru ini.

Ia menjelaskan, secara geografis Balikpapan tidak memiliki sungai besar dan didominasi wilayah perbukitan, sehingga sumber air baku utama hanya bergantung pada Waduk Manggar dan Waduk Teritip.

“Kedua waduk ini ibarat tabungan air yang sangat dipengaruhi curah hujan. Kalau hujan berkurang, ketersediaan air ikut tertekan,” ujarnya.

Saat ini, kapasitas produksi air berada di kisaran 1.400 hingga 1.600 liter per detik. Sementara kebutuhan air ke depan diproyeksikan mencapai sekitar 3.700 liter per detik, menunjukkan adanya kesenjangan yang cukup besar.

Kondisi tersebut juga berdampak pada distribusi air ke masyarakat yang kerap mengalami gangguan, sehingga sebagian warga masih mengandalkan tandon sebagai cadangan.

Menurut Ali, peningkatan kebutuhan air tidak hanya dipicu pertumbuhan penduduk, tetapi juga perkembangan sektor industri yang terus meningkat.

Untuk mengatasi hal tersebut, PTMB menerapkan strategi bertahap. Dalam jangka pendek, fokus pada pembenahan jaringan distribusi melalui peremajaan pipa guna menekan tingkat kebocoran.

“Tingkat kehilangan air sudah kami tekan hingga sekitar 29 persen. Pembenahan pipa menjadi prioritas,” jelasnya.

Pada jangka menengah, PTMB mengoptimalkan sumber air tambahan seperti sumur serta peningkatan kapasitas pengolahan. Sementara jangka panjang, sejumlah proyek air baku disiapkan, termasuk pemanfaatan Embung Aji Raden dan sumber air Sepaku Semoi.

Selain itu, pengembangan SPAM regional dari Sungai Mahakam serta kerja sama dengan pihak swasta melalui proyek Arsari juga tengah disiapkan, dengan target realisasi pada 2029 hingga 2030.

Ali menegaskan, solusi penyediaan air bersih tidak bisa bergantung pada satu sumber saja, melainkan harus terintegrasi dari berbagai potensi yang ada.

Ia juga menyebut teknologi sea water reverse osmosis (SWRO) sebagai opsi terakhir jika seluruh sumber air telah dioptimalkan.

“Kita butuh kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor industri untuk memastikan sistem air bersih yang berkelanjutan,” tutupnya.

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Embarkasi Balikpapan dan Banjarmasin Siap Layani Jamaah

BALIKPAPAN — PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan resmi mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Haji 2026 guna memastikan kelancaran penyaluran avtur dan layanan penerbangan haji di wilayah Kalimantan.

Pengaktifan satgas ditandai dengan pembukaan dan doa bersama yang digelar secara hybrid di Aviation Fuel Terminal (AFT) Sepinggan Balikpapan dan AFT Syamsudin Noor Banjarmasin, Rabu (21/4/2026), serta diikuti seluruh AFT di Regional Kalimantan.

Langkah ini sejalan dengan penetapan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin sebagai embarkasi haji 2026 di wilayah Kalimantan.

Secara nasional, operasional haji dimulai pada 21 April 2026 dari Yogyakarta, sementara embarkasi Balikpapan dijadwalkan mulai 26 April 2026 dan Banjarmasin pada 24 April 2026.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, menegaskan Satgas Haji dibentuk untuk memastikan kesiapan operasional secara menyeluruh.

“Melalui Satgas Haji 2026, kami memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal dengan mengutamakan keselamatan, mulai dari kesiapan stok avtur hingga pengendalian distribusi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga stamina karena operasional berlangsung selama 24 jam sepanjang periode haji.

Sementara itu, Aviation Fuel Terminal Manager Sepinggan, I Ketut Sugawa, memastikan kesiapan operasional telah dilakukan secara detail, mulai dari personel hingga sarana dan fasilitas pendukung.

“Ketahanan stok avtur kami pastikan aman dengan pola suplai normal dan koordinasi berkala,” jelasnya.

Di Kalimantan, embarkasi Balikpapan akan melayani 5.812 jamaah dari Kaltim dan 489 jamaah dari Kaltara. Sedangkan embarkasi Banjarmasin melayani 5.187 jamaah dari Kalsel dan 1.559 jamaah dari Kalteng.

Melalui pembentukan Satgas Haji ini, Pertamina menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam distribusi energi guna mendukung kelancaran ibadah haji 2026.

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Presiden Setujui Desain Legislatif-Yudikatif, Perkuat IKN

0

NUSANTARA — Pemerintah memastikan desain kawasan legislatif dan yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah disahkan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari penguatan fungsi ibu kota politik Indonesia ke depan.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan, desain tersebut mengusung filosofi karakter kelembagaan negara yang kuat, tegas, dan berwibawa.

“Presiden menekankan bahwa filosofi bangunan harus tegas, lurus, dan berwibawa, karena dari kawasan ini akan dihasilkan keputusan-keputusan besar negara,” ujarnya saat mendampingi kunjungan Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Senin (20/4/2026).

Basuki menjelaskan, pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif ditargetkan rampung pada 2027 atau paling lambat semester I tahun 2028. Proyek ini merupakan kelanjutan dari kontrak pembangunan yang telah ditandatangani pada akhir 2025, kemudian mengalami penyesuaian desain pada awal 2026 sesuai arahan Presiden.

Dalam proses perancangannya, pemerintah melakukan studi banding ke sejumlah negara, seperti Turki, India, dan Mesir, guna menghadirkan konsep kawasan yang representatif, fungsional, dan mencerminkan identitas kebangsaan Indonesia.

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menilai desain kawasan tersebut tidak hanya menghadirkan kemegahan, tetapi juga kenyamanan bagi para penyelenggara negara.

“Konsepnya sangat bagus, dengan kontur yang tinggi dan posisi strategis di dekat Istana. Ini akan memberikan kesan megah dan mencerminkan keindonesiaan yang kuat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perkembangan pesat pembangunan IKN yang dinilai telah bertransformasi dari tahap perencanaan menuju realisasi fisik yang dapat dirasakan langsung.

“Dulu masih sebatas rencana, sekarang sudah bisa kita lihat hasilnya, mulai dari bandara, Istana Wakil Presiden, hingga Masjid Negara,” tambahnya.

Pengesahan desain kawasan legislatif dan yudikatif ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan IKN, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pusat pemerintahan dan ibu kota politik Indonesia pada 2028 mendatang.

Ke depan, kawasan tersebut juga direncanakan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, termasuk helipad, guna mendukung mobilitas dan fungsi kelembagaan negara secara optimal.

Penulis: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Seleksi Paskibraka PPU Masuk Tahap Parade dan PBB, 96 Peserta Bersaing ke Tahap Lanjutan

0

Penajam Paser Utara – Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memasuki tahap penting, yakni seleksi parade dan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Sebanyak 96 siswa-siswi terbaik yang lolos tahap sebelumnya kini bersaing untuk melaju ke tahapan berikutnya.

Tahap ini menjadi penentu awal sebelum peserta mengikuti seleksi lanjutan berupa tes kesamaptaan dan wawancara sebagai bagian dari proses akhir penentuan anggota Paskibraka.

Dalam seleksi parade, penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap aspek fisik dan postur tubuh. Indikator yang dinilai meliputi tinggi badan minimal sekitar 160–170 sentimeter, berat badan ideal, bentuk kaki dengan toleransi O/X maksimal 5 sentimeter, kesimetrisan bahu, posisi kepala, hingga pemeriksaan tato dan tindik.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PPU, Andi Singkerru, menegaskan bahwa seleksi ini merupakan langkah awal menuju peluang yang lebih besar bagi peserta.

“Seleksi ini adalah langkah awal menuju masa depan kalian. Paskibraka bisa menjadi pintu masuk untuk melanjutkan ke sekolah kedinasan, kepolisian, maupun TNI, jika itu menjadi tujuan kalian,” ujarnya.

Ia menambahkan, keikutsertaan dalam Paskibraka tidak hanya soal prestasi, tetapi juga pembentukan karakter, terutama dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab.

Selain itu, Andi memastikan seluruh proses seleksi dilaksanakan secara transparan dan objektif tanpa intervensi pihak mana pun.

Dengan tahapan seleksi yang semakin ketat, peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik, baik dari sisi fisik, mental, maupun sikap, demi mengharumkan nama daerah.

“Berjuanglah secara adil dan bersih. Kami tidak menerima titipan siapa pun. Ini adalah hasil dari usaha kalian sendiri, bukan karena faktor lain,” pungkasnya.

Pewarta: Deddy Pz
Penyunting: Robbi Lalat

Pembinaan KKRI Fokus Bangun Mental dan Nasionalisme Pemuda

0

SENDAWAR — Komando Distrik Militer (Kodim) 0912 Kutai Barat menggelar kegiatan Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Tahun 2026 sebagai upaya membina generasi muda agar memiliki karakter disiplin, tangguh, dan berjiwa kepemimpinan.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (19/4/2026) ini diisi dengan berbagai materi pembekalan, mulai dari Peraturan Baris Berbaris (PBB), kepemimpinan, wawasan kebangsaan, hingga edukasi bahaya narkoba dan penanggulangan bencana.

Dandim 0912 Kutai Barat, Letkol Inf Doni Fransisco, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

“Kegiatan KKRI merupakan salah satu wadah pembinaan generasi muda dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Ia menegaskan bahwa seluruh materi yang diberikan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi harus mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

“Gunakan pembekalan ini dengan sebaik-baiknya. Jadilah contoh yang baik bagi lingkungan sekitar,” tegasnya.

Selain itu, Dandim juga mengingatkan peserta untuk menjauhi hal-hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan.

Menurutnya, para peserta KKRI merupakan generasi penerus yang akan memegang peranan penting dalam pembangunan daerah, khususnya di Kutai Barat.

“Kalian adalah generasi penerus yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan. Persiapkan diri sejak sekarang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta jiwa nasionalisme yang tinggi.

Penulis: Ichal
Editor: Agus S

Kasus Chromebook, Ibam Sebut Dirinya Korban Kriminalisasi

0

JAKARTA — Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook, Ibrahim Arief atau Ibam, membantah pernah membahas proyek pengadaan dengan mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/4/2026), Ibam membeberkan awal komunikasi dirinya dengan Nadiem yang disebut terjadi pada Januari 2020. Ia menegaskan bahwa hubungan tersebut murni dalam konteks pengembangan teknologi di kementerian.

“Saya dan Nadiem enggak pernah kenal sebelumnya. Ini adalah chat pertama kami, tidak ada pembahasan proyek,” ujarnya.

Ibam bahkan menunjukkan isi percakapan WhatsApp yang menurutnya hanya membahas pembangunan sistem teknologi organisasi di lingkungan kementerian.

“Ini tentang bagaimana membangun teknologi, bukan proyek pengadaan,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perannya selama di kementerian sebatas konsultan yang fokus pada pengembangan aplikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Saya tidak punya kewenangan dalam pengadaan barang. Pekerjaan saya adalah membangun sistem dan berbicara dengan stakeholder,” katanya.

Meski demikian, dalam perkara yang sedang berjalan, jaksa menuntut Ibam dengan hukuman 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan, serta uang pengganti sebesar Rp16,9 miliar.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ibam menyatakan keberatan dan merasa menjadi korban kriminalisasi. Ia bahkan meminta perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Saya mohon bantuan Presiden terhadap ketidakadilan yang saya alami,” pungkasnya.

Penulis: Fajri
Editor: Agus S

Penyegaran Birokrasi Bontang, ASN Diminta Hadirkan Inovasi

0

BONTANG — Pemerintah Kota Bontang kembali melakukan perombakan birokrasi secara besar-besaran dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan 145 pejabat, Selasa (21/4/2026).

Pelantikan yang dipimpin langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni ini menjadi langkah strategis dalam penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Mutasi ini mencakup pejabat administrator, pengawas, hingga pejabat fungsional di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), dengan harapan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat program pembangunan.

DAFTAR PEJABAT DAN JABATAN BARU (LANJUTAN)

61. Sadriyani – Kasubbag Umum, Diskominfo
62. Elya Kusuma – Kasubbag Perencanaan
63. Dwi Andriyani – Kasi Persandian
64. Susardi – Kasubbag Perencanaan
65. Susanti – Kasubbag Umum
66. Basuki Hanafi – Kasi Investigasi
67. Abdul Gapur – Kasubbag Umum
68. Muhammad Mahfuz – Kasubbag Umum
69. Ponny Sundari – Kasubbag Umum
70. Okto Arbianta – Kasubbag Umum
71. Saropah – Kasi Kurikulum
72. Rudy Hartono – Disdik
73. Miftachul Choir – Disdik
74. Aji Sukoco – Disdik
75. Abdul Rauf – Dishub
76. Andik Purwanto – Dishub
77. Fardi Marlanto – Dishub
78. Salmon Kanaan – Perkim
79. Hassanal Krom – Perkim
80. Mustara – Kecamatan Bontang Barat
81. Samuel Rerung – Kecamatan Bontang Barat
82. Yassir Asyari – Kecamatan Bontang Barat
83. Fuliati – Kecamatan Bontang Selatan
84. Bagus Susanto – Kecamatan Bontang Selatan
85. Partwi – Kecamatan Bontang Selatan
86. Muhammad Zainul – Kecamatan Bontang Utara
87. Siti Nur Khafidhoh – Kecamatan Bontang Utara
88. Juriah – Kecamatan Bontang Utara
89. Fachrizal – Lurah Api-Api
90. Ardiansyah – Lurah Bontang Kuala
91. Andriyana – Lurah Belimbing
92. Hasmawi – Lurah Berbas Tengah
93. Nur Huda – Lurah Bontang Baru
94. Meti Tandi – Lurah Gunung Telihan
95. Hermin Della – Lurah Kanaan
96. Sunyk Widarshi – Lurah Loktuan
97. Andriani Kasim – Lurah Tanjung Laut
98. Elis Biantoro – Lurah Tanjung Laut Indah
99. Chandra – Satpol PP
100. Mochamad Cholid Hanafi – Satpol PP
101. Hadha Sulistyono – Satpol PP
102. Ahmad Yadi – Satpol PP
103. Mohammad Rosyid – Satpol PP
104. Suharti M, A.Md.Pi – Kasubbag Umum & Kepegawaian, Kecamatan Bontang Selatan
105. Usman, SE – Kasubbag Perencanaan & Keuangan, Kecamatan Bontang Selatan
106. Nely, A.Md – Kasubbag Umum & Kepegawaian, Kecamatan Bontang Utara
107. Rini Maylita, SH, M.AP – Sekretaris Kelurahan Api-Api
108. Syahril, SH, M.H – Kasi Pemerintahan & Trantib, Kelurahan Api-Api
109. Marwiah, SH – Kasi Ekonomi & Pembangunan, Kelurahan Api-Api
110. Syamsyuddin, SH – Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Kelurahan Api-Api
111. Ahmad Fitriansyah, SE – Kasi Pemberdayaan, Kelurahan Belimbing
112. Suriyanti, SH – Sekretaris Kelurahan Berbas Pantai
113. Joko Suyanto, S.KM – Kasi Pemberdayaan, Kelurahan Berbas Pantai
114. Aly Nasruddin, SE – Kasi Pemerintahan & Trantib, Kelurahan Berbas Pantai
115. Asmiati, SE – Sekretaris Kelurahan Berbas Tengah
116. Anton Dody Rushendra, ST – Kasi Pemerintahan & Trantib, Kelurahan Bontang Baru
117. Bangun Purwanto, A.Md – Sekretaris Kelurahan Bontang Kuala
118. Hasanuddin, SH – Kasi Pemberdayaan, Kelurahan Bontang Kuala
119. Lamijan, SH – Kasi Pemberdayaan, Kelurahan Bontang Lestari
120. Megawati, SE – Kasi Ekonomi & Pembangunan, Kelurahan Bontang Lestari
121. Naomi Bah, S.Tr.Keb – Kasi Pemerintahan & Trantib, Kelurahan Bontang Lestari
122. Said Dani Akbar, S.M – Kasi Ekonomi & Pembangunan, Kelurahan Gunung Elai
123. Andi Alamsyah, S.Kom – Kasi Pemberdayaan, Kelurahan Gunung Elai
124. Norhin, S.IP – Kasi Pemerintahan & Trantib, Kelurahan Gunung Elai
125. Rudiansyah, SE – Kasi Pemerintahan & Trantib, Kelurahan Gunung Elai
126. Yuliansyah, SE – Kasi Pemberdayaan, Kelurahan Gunung Telihan
127. Ferdiansyah, S.AP – Sekretaris Kelurahan Kanaan
128. Baco, SH – Kasi Pemerintahan & Trantib, Kelurahan Kanaan
129. Muhammad Yusrizal Kahya, S.STP., M.AP – Kasi Pemberdayaan, Kelurahan Loktuan
130. Roni Paslah, A.Md.Ak – Kasi Ekonomi & Pembangunan, Kelurahan Loktuan
131. Ibnu Asakir, S.STP., M.Han – Kasi Pemerintahan & Trantib, Kelurahan Loktuan
132. Sinar Alif Mulyadi, SE – Sekretaris Kelurahan Satimpo
133. Rahmad, SH – Kasi Ekonomi & Pembangunan, Kelurahan Satimpo
134. Huridah, SE – Sekretaris Kelurahan Tanjung Laut
135. Ares Kardiarman, SE – Kasi Pemerintahan & Trantib, Kelurahan Tanjung Laut
136. Robey Damara Putra, S.STP – Kasubbag TU UPT Pasar, Diskoperindag
137. Masrudi – Pranata Komputer Ahli Muda, Disdik
138. Eko Retnowati – Administrator Kesehatan Ahli Muda, Dinkes
139. Syahruddin Arman Densi – Pengembang Kewirausahaan Ahli Muda, Diskoperindag
140. Wasiaty – Administrator Kesehatan Ahli Muda, Dinkes
141. Darmin – Perencana Ahli Pertama, BPBD
142. Evi Anna Meirahati – Analis SDM Aparatur Ahli Muda, Setda
143. Fiina Novisa – Perencana Ahli Pertama, Disnaker
144. Eva Marlina – Perencana Ahli Pertama, DKP3
145. Mulyani – Perencana Ahli Pertama, DKP3

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Lanal Balikpapan Gagalkan Pengiriman Kayu Ilegal ke Luar Daerah

BALIKPAPAN — Upaya penyelundupan kayu ulin ilegal berhasil digagalkan aparat gabungan di Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Sebanyak 116 batang kayu dengan volume sekitar 6,6 meter kubik diamankan dari sebuah truk yang diduga akan membawa muatan tersebut keluar Kalimantan Timur.

Operasi ini melibatkan tim gabungan dari Lanal Balikpapan, Satgas Operasi Samurai 26.1 Pusintelal, Satgas Intelmar 2026, Balai Penegakan Hukum KLHK Wilayah Kalimantan, serta Ditreskrimsus Polda Kaltim.

Komandan Lanal Balikpapan, Kolonel Laut (P) Topan Agung Yuwono, menjelaskan bahwa penindakan dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait aktivitas pengiriman kayu dengan dokumen mencurigakan.

“Ada indikasi kuat dokumen yang digunakan tidak sah, terlihat dari perbedaan data asal muatan, jenis kayu, hingga identitas pengirim,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, aparat mengamankan dua orang berinisial FR (24) dan MF (18) yang diduga terlibat dalam pengangkutan kayu tersebut.

Pengembangan kasus kemudian dilakukan hingga ke sebuah gudang di kawasan Loa Janan. Di lokasi ini, petugas kembali menemukan tambahan kayu ulin, satu unit mobil pick up, serta mengamankan seorang kepala gudang berinisial R.

“Seluruh barang bukti kini telah disita untuk kepentingan penyidikan. Kami masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan jaringan yang lebih luas,” jelasnya.

Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan, Leonardo Gultom, menegaskan bahwa pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

“Ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar,” tegasnya.

Kasus ini memperkuat indikasi adanya jaringan terorganisir dalam distribusi kayu ilegal di Kalimantan Timur yang kini tengah diburu aparat.

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S