Beranda blog Halaman 62

Wabup Nanang Adriani Tegaskan Pancasila Jadi Fondasi Persatuan di Kutai Barat

0

SENDAWAR – Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani menegaskan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi persatuan bangsa dalam peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Alun-Alun Itho, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Senin (1/6/2026) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Dalam kesempatan tersebut, Nanang Adriani bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, Nanang menegaskan bahwa peringatan 1 Juni bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap berdiri kokoh mempersatukan keberagaman dalam satu ikatan kebangsaan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa Indonesia menjadi contoh nyata bangsa besar yang mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa karena berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila.

Menurutnya, nilai gotong royong, toleransi, dan musyawarah mufakat harus terus dijaga sebagai kekuatan bangsa dalam menghadapi tantangan global, termasuk perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga dinamika geopolitik internasional.

“Perdamaian bukan hanya ketiadaan perang, tetapi hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia. Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab harus terus menjadi pedoman bangsa Indonesia,” tegasnya.

Nanang juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas moral generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat mengancam persatuan dan jati diri bangsa.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kutai Barat untuk membumikan nilai Pancasila melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari maupun pelayanan publik.

“Upacara ini bukan hanya seremonial. Saya mengajak seluruh masyarakat dan generasi muda Kubar untuk terus memelihara semangat gotong royong, toleransi, dan menciptakan kedamaian di daerah yang kita cintai,” katanya.

Menurutnya, pengamalan nilai-nilai Pancasila menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kutai Barat yang sejahtera, aman, adil, merata, dan tetap menjunjung tinggi adat istiadat.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” tutupnya.

Upacara tersebut turut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kutai Barat Kamius Junaidi, unsur Forkopimda, kepala OPD di lingkungan Pemkab Kubar, serta peserta dari unsur TNI-Polri, ASN, PPPK, dan pelajar. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Atlet Cempaka Putih Melak Harumkan Nama Kubar di Kejuaraan Silat Pelajar Kaltim

0

SENDAWAR – Kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kutai Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Pencak Silat Pelajar Open se-Kalimantan Timur 2026 yang digelar di GOR Pencak Silat Polder Air Hitam, Samarinda, pada 28–31 Mei 2026.

Salah satu atlet muda yang berhasil mencuri perhatian adalah Marselinus Au dari Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Ranting Melak. Ia sukses meraih juara dua dan membawa harum nama Kutai Barat di ajang bergengsi tingkat pelajar tersebut.

Kejuaraan ini diikuti atlet-atlet muda dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur. Selain menjadi ajang perebutan prestasi, kompetisi tersebut juga menjadi sarana pembinaan dan pencarian bibit atlet pencak silat potensial di daerah.

Marselinus mengaku bersyukur atas hasil yang diraih dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses persiapan hingga pertandingan berlangsung.

“Saya berterima kasih kepada IPSI Kubar, para pelatih, pendamping, rekan seperguruan, dan seluruh masyarakat Kutai Barat yang terus memberi dukungan. Itu menjadi tenaga ekstra bagi kami untuk tampil maksimal di arena,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, dukungan masyarakat dari kampung halaman menjadi motivasi penting dalam menjaga mental dan semangat bertanding selama mengikuti kejuaraan.

Ia berharap capaian tersebut menjadi awal lahirnya lebih banyak atlet muda berbakat dari Kutai Barat yang mampu bersaing di level lebih tinggi.

“Harapan kami ke depan akan lahir lebih banyak bibit muda dari Kubar, khususnya di cabang pencak silat, yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.

Prestasi yang diraih kontingen IPSI Kutai Barat dinilai menjadi bukti bahwa pembinaan atlet pelajar di daerah terus berjalan dan mulai menunjukkan hasil positif.

Kutai Barat juga dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga pencak silat, terutama dengan munculnya atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat provinsi. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Ketua DPRD Mahulu Tegaskan APBD Harus Berpihak kepada Rakyat

0

UJOH BILANG – Ketua DPRD Mahakam Ulu (Mahulu), Devung Paran, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan secara nyata dalam kebijakan pemerintah daerah, termasuk melalui pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berpihak kepada rakyat.

Hal tersebut disampaikan Devung usai mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Lapangan Cor Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi harus menjadi momentum memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar rutinitas seremonial. Ini harus direalisasikan secara nyata, termasuk lewat kehadiran pemerintah daerah dalam kebijakan anggaran yang berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Devung mengingatkan bahwa seluruh anggaran daerah sejatinya berasal dari rakyat sehingga pemanfaatannya harus tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat Mahulu.

“APBD yang kita punya harus betul-betul disalurkan kepada rakyat. Itu salah satu wujud nyata Pancasila dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Mahulu untuk terus menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam setiap pengambilan keputusan politik maupun penyusunan kebijakan daerah.

Menurutnya, semangat persatuan, keadilan sosial, dan kemanusiaan harus menjadi arah utama pembangunan di Kabupaten Mahakam Ulu.

“Mari kita jadikan momentum bersejarah ini sebagai penguat tekad kita bersama. Bersatu, bergerak, dan membangun daerah kita dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Upacara Hari Lahir Pancasila tersebut berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, pejabat daerah, ASN, TNI, Polri, pelajar, serta masyarakat setempat.

Momentum tersebut diharapkan menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menjunjung nilai kemanusiaan, dan memperkuat semangat kebangsaan di Bumi Urip Kerimaan. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Semangat Pancasila Diteguhkan di Mahulu, Wabup Suhuk Ajak ASN Jaga Persatuan

0

UJOH BILANG – Suasana khidmat menyelimuti peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Senin (1/6/2026).

Upacara yang berlangsung di Lapangan Cor Ujoh Bilang itu dipimpin langsung Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, selaku inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.

Dalam amanatnya, Suhuk menegaskan bahwa 1 Juni bukan sekadar tanggal bersejarah, melainkan momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, Pancasila harus terus menjadi pedoman dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang mempersatukan keberagaman Indonesia. Nilai gotong royong, toleransi, dan musyawarah mufakat harus terus dijaga di tengah tantangan zaman,” ujarnya.

Suhuk juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Mahulu untuk membumikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat maupun pelayanan publik.

Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat persatuan, serta menghadirkan pelayanan yang adil bagi masyarakat di Bumi Urip Kerimaan.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga kompas moral bangsa. Selama semangat kebangsaan terus dijaga, persatuan Mahulu dan Indonesia akan tetap kokoh,” katanya.

Upacara Hari Lahir Pancasila tersebut diikuti Ketua DPRD Mahulu Devung Paran, Wakil Ketua I DPRD Mahulu Nor Lili Bulan, unsur Forkopimda, Asisten III Setkab Mahulu Kristina Tening, Sekretaris Komisi I DPRD Mahulu Flesia Win, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Mahulu.

Selain itu, peserta upacara juga terdiri dari unsur TNI, Polri, ASN, PPPK, pelajar hingga masyarakat setempat yang mengikuti jalannya kegiatan dengan penuh khidmat. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Midnight Band Grogot Hipnotis Pengunjung Nusantara Park di Jantung IKN

0

NUSANTARA – Hari terakhir libur panjang Iduladha dimanfaatkan masyarakat dari berbagai daerah untuk berkunjung ke kawasan Ibu Kota Nusantara, Senin (1/6/2026).

Salah satu titik yang ramai dipadati pengunjung adalah Nusantara Park, ruang terbuka publik yang berada di antara Tower Kemenko 2 dan 3 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Sejak sore hari, pengunjung menikmati berbagai hiburan yang disiapkan pengelola. Salah satunya penampilan grup musik asal Grogot, Midnight Band, yang sukses menghibur warga dengan membawakan sejumlah lagu populer.

Vokalis Midnight Band, Ryan Suryadeni, mengaku bangga dapat tampil di kawasan IKN yang kini menjadi pusat perhatian nasional.

“Terima kasih, kami diundang Creative Event Entertainment untuk tampil di Nusantara Park. Ini tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.

Ryan mengatakan tampil di Nusantara Park menjadi pengalaman baru sekaligus menambah jam terbang grup musik mereka tampil di luar daerah asal.

“Suatu kehormatan bisa main di sini. Tentunya menambah pengalaman dan wawasan kami juga untuk tampil di luar kota,” katanya.

Dalam penampilannya, Midnight Band membawakan sejumlah lagu populer, termasuk lagu Nina (Tumbuh Lebih Baik) yang dipopulerkan grup band Feast.

Selain pertunjukan musik, pengunjung juga disuguhkan penampilan baca puisi dan berbagai aktivitas komunitas yang berlangsung di area taman terbuka tersebut.

Staf produksi Creative Event Entertainment, Alfi Achfian, mengatakan sejak dibuka pada 27 Mei lalu, antusiasme masyarakat terhadap Nusantara Park terus meningkat.

“Tempat ini memang kami siapkan sebagai public space, ruang buat nongkrong, tempat kreativitas, ada panggung juga untuk komunitas yang ingin membuat acara di sini,” jelasnya.

Menurut Alfi, selama enam hari terakhir kawasan tersebut dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah yang ingin menikmati suasana baru di jantung IKN.

Sekadar diketahui, Nusantara Park merupakan kawasan ruang terbuka hijau publik yang dikelola Artha Graha Group dengan konsep ramah lingkungan atau eco-friendly menyerupai SCBD Park di Jakarta.

Kawasan tersebut secara rutin menghadirkan festival musiman, pertunjukan komunitas, bazar kuliner, hingga hiburan keluarga sebagai bagian dari pengembangan ruang publik modern di kawasan IKN. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Geram Jalan Rusak Dibiarkan, Relawan Samarinda Patungan Tambal Jalan Tengah Malam

0

SAMARINDA – Kondisi jalan berlubang di kawasan Jalan Siradj Salman, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu kembali menuai sorotan warga. Lubang yang berada di salah satu ruas jalan padat lalu lintas itu disebut telah dibiarkan tanpa perbaikan selama lebih dari satu bulan.

Khawatir memicu kecelakaan, puluhan relawan yang tergabung dalam komunitas penambal jalan akhirnya turun langsung melakukan aksi penambalan darurat secara swadaya pada Senin (1/6/2026) malam hingga Selasa dini hari.

Aksi sosial tersebut dilakukan menggunakan dana pribadi relawan serta sumbangan sukarela dari warga sekitar. Material penambalan dibeli secara mandiri demi mengurangi risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Salah seorang warga sekitar, Nur Wahid, mengaku kondisi lubang jalan semakin hari terus membesar akibat tingginya volume kendaraan yang melintas di Jalan Siradj Salman.

“Kalau terus dibiarkan kemungkinan pasti ada korbannya. Ini saja lubangnya sudah dalam dan makin lebar,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia mengapresiasi langkah cepat para relawan yang dinilai membantu menjaga keselamatan masyarakat di tengah belum adanya penanganan dari pihak terkait.

“Dengan adanya aksi relawan seperti ini kami warga sekitar sangat berterima kasih. Paling tidak sekarang pengendara jadi lebih aman melintas,” katanya.

Perwakilan relawan, Amang Adan, mengatakan gerakan tersebut murni dilandasi kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, komunitas relawan memang dibentuk khusus untuk merespons laporan masyarakat terkait jalan rusak yang dianggap membahayakan.

“Kami hari ini melakukan penambalan jalan berlubang di Siradj Salman dari grup relawan khusus penambalan jalan. Dananya dari teman-teman relawan sendiri, ditambah bantuan warga sekitar,” jelasnya.

Ia berharap aksi tersebut dapat menjadi perhatian bagi pemerintah agar lebih cepat merespons kerusakan fasilitas publik, khususnya jalan berlubang yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Ya masa kami terus yang menambal. Kami ini hanya pemantik saja supaya ada tindak lanjut dari pemerintah,” ujarnya.

Amang menegaskan, relawan siap terus bergerak membantu masyarakat apabila masih ditemukan jalan rusak yang belum tertangani.

Menurutnya, keselamatan pengendara menjadi alasan utama komunitas tersebut turun langsung melakukan penambalan secara mandiri.

“Kalau ada laporan warga dan memang membahayakan, selama kami mampu secara tenaga dan anggaran, kami akan turun. Harapan kami seluruh jalan di Samarinda bisa lebih aman dan mulus,” tegasnya.

Aksi sosial tersebut mendapat respons positif dari warga sekitar yang berharap pemerintah daerah dapat lebih sigap menangani kerusakan jalan sebelum menimbulkan korban jiwa. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

Elpiji Melon Dalam Truk Meledak Hebohkan Warga Belimbing Tengah Malam

0

BONTANG – Warga RT 41, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat dibuat geger oleh suara ledakan keras menjelang tengah malam, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 23.23 Wita.

Dentuman keras tersebut bahkan membuat kaca rumah dan jendela warga bergetar. Sejumlah warga langsung berhamburan keluar rumah untuk mencari sumber suara ledakan.

Sebagian warga sempat mengira ledakan berasal dari kawasan pabrik PT Pupuk Kalimantan Timur karena suara yang terdengar cukup kuat hingga radius beberapa rumah.

Namun setelah ditelusuri, sumber ledakan ternyata berasal dari sebuah truk fuso bermuatan tabung gas elpiji 3 kilogram yang terparkir di lahan milik salah satu penjual elpiji di kawasan RT 41 Belimbing.

Salah seorang warga sekitar, Rohim, mengatakan saat kejadian truk masih dalam kondisi penuh muatan dan tabung gas belum sempat dibongkar.

“Elpijinya belum dibongkar. Truknya masih parkir. Mungkin tengah malam maksudnya mau dibongkar, tapi keburu meledak duluan,” ujarnya.

Warga menyebut sempat muncul api dari salah satu tabung gas di dalam bak truk. Beruntung api berhasil dipadamkan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sehingga tidak sampai memicu ledakan susulan yang lebih besar.

Meski demikian, ledakan tersebut tetap menimbulkan kerusakan di rumah warga sekitar. Sejumlah kaca jendela rumah pecah akibat kuatnya tekanan ledakan.

Ihsan, warga yang rumahnya berada persis di samping lokasi kejadian, mengaku bagian rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.

“Paling parah di bagian dapur, banyak barang yang pecah,” katanya.

Warga juga mengaku khawatir kejadian itu bisa menimbulkan korban jiwa apabila saat ledakan terjadi ada orang yang melintas di sekitar lokasi.

“Untungnya tidak ada orang lewat pas ledakan. Kalau ada bisa mati orang itu,” tambah Rohim.

Pasca kejadian, warga meminta truk segera dipindahkan dari lokasi demi alasan keamanan dan mencegah terjadinya ledakan susulan.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya petugas atau pihak berwenang yang datang ke lokasi kejadian. Warga sekitar juga meminta agar kendaraan bermuatan elpiji tidak lagi diparkir di area permukiman padat penduduk karena dinilai sangat berisiko dan membahayakan keselamatan warga. (MK)

Penulis/Editor: Yusva Alam

TAB Bentuk Kepengurusan di PPU, Siapkan Deklarasi Besar Oktober 2026

0

PENAJAM PASER UTARA – Organisasi kemasyarakatan Pasukan Merah Tameng Adat Borneo (TAB) resmi membentuk kepengurusan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Pengesahan kepengurusan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua Umum TAB, Basuki, SKM., MH., dalam kegiatan yang berlangsung di Pantai Nusantara Batakan, Balikpapan, pada 30-31 Mei 2026.

Ketua TAB PPU, Budi Hermawan, mengatakan pembentukan kepengurusan tersebut menjadi langkah awal organisasi untuk menjalankan program di wilayah PPU.

Menurutnya, sekitar 300 peserta dari berbagai daerah turut menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan TAB di Kalimantan Timur.

“Pada 30 Mei 2026 secara simbolis TAB PPU sudah terbentuk. Untuk pelantikan dan deklarasi resmi kepada masyarakat akan dilaksanakan pada Oktober 2026,” kata Budi Hermawan.

Ia menjelaskan, kegiatan deklarasi nantinya direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-5 Tameng Adat Borneo tingkat Kalimantan.

Dalam kegiatan tersebut, TAB menargetkan kehadiran perwakilan dari lima provinsi di Pulau Kalimantan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antarkomunitas dan organisasi kemasyarakatan.

Budi menegaskan, TAB hadir sebagai organisasi yang mengedepankan semangat persatuan dan pelestarian budaya Kalimantan. Kehadirannya bukan untuk bersaing dengan organisasi adat maupun paguyuban yang telah lebih dahulu ada.

“TAB hadir untuk mempererat persaudaraan dan membangun kolaborasi. Kami ingin menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai budaya dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, TAB juga berkomitmen mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga nilai sosial dan budaya masyarakat di tengah perkembangan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ke depan, organisasi tersebut berencana melaksanakan berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan yang melibatkan masyarakat secara luas.

“Harapannya TAB bisa menjadi wadah yang memperkuat persatuan masyarakat sekaligus ikut berkontribusi bagi pembangunan daerah,” tutupnya.

Pewarta: Deddy Pz
Penyunting: Robbi Lalat

Api Baru Terkendali Setelah Pemadaman dan Pendinginan Intensif

0

SANGATTA – Sebuah rumah dua lantai di Jalan APT Pranoto RT 36, Sangatta Utara, ludes dilalap api pada Minggu (31/5/2026) malam.

Bangunan yang berada di samping Toko Kurnia Raya tersebut mengalami kerusakan parah akibat kebakaran. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran pertama kali dilaporkan warga ke Pos Utama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur sekitar pukul 19.08 Wita.

Tak berselang lama, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 19.13 Wita untuk melakukan pemadaman.

Kasi Pemadaman, Pengendali Operasi dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo, mengatakan petugas segera berupaya mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

“Laporan kami terima pukul 19.08 Wita dan unit tiba di lokasi pukul 19.13 Wita. Petugas langsung melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan di sekitarnya,” ujarnya kepada Media Kaltim.

Besarnya kobaran api membuat petugas harus berjibaku selama lebih dari satu jam. Api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.10 Wita setelah proses pemadaman dan pendinginan dilakukan secara intensif.

Untuk menangani kebakaran tersebut, Disdamkartan Kutim mengerahkan satu unit fire dan satu unit suplai dari Pos Utara serta dua unit fire dan satu unit suplai dari Pos Pendidikan.

Selain petugas damkar, aparat kepolisian dan TNI juga turut membantu pengamanan di sekitar lokasi kejadian.

Menurut Eko, hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

“Korban jiwa nihil, korban luka juga tidak ada. Kendala di lapangan juga tidak ada sehingga proses pemadaman dapat berjalan lancar,” katanya.

Petugas saat ini masih melakukan pendataan lanjutan terkait dampak kebakaran serta menghitung total kerugian material akibat peristiwa tersebut. (MK)

Penulis: Ramlah
Editor: Agus S

Peran Masyarakat Dinilai Penting dalam Pengungkapan Kasus Narkotika

SANGATTA – Jajaran Polsek Rantau Pulung kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kutai Timur. Seorang pria berinisial AW (39) diamankan bersama barang bukti 17 paket sabu dengan berat total 41,53 gram.

Penangkapan dilakukan pada Minggu dini hari (31/5/2026) setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di kawasan barak pekerja PT NIKP/GAWI, Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Rantau Pulung.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Rantau Pulung langsung melakukan penyelidikan di lokasi dan menemukan tersangka AW.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah paket sabu yang disimpan dalam dompet berwarna cokelat di dapur barak pekerja.

Penyidik kemudian melakukan pengembangan setelah tersangka mengaku masih menyimpan narkotika di lokasi lain. Polisi bergerak menuju sebuah rumah di Jalan Poros Rantau Pulung–Batu Ampar SP 5, Desa Manunggal Jaya.

Dari lokasi kedua tersebut, petugas kembali menemukan sejumlah paket sabu siap edar.

Total barang bukti yang diamankan berupa 17 paket plastik klip berisi kristal putih diduga sabu dengan berat keseluruhan 41,53 gram.

Selain narkotika, polisi turut menyita satu pak plastik klip kosong, satu unit timbangan digital, satu unit telepon genggam, serta beberapa dompet yang digunakan untuk menyimpan barang bukti.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengapresiasi peran masyarakat yang telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

“Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Identitas pelapor juga kami jamin kerahasiaannya. Peran masyarakat sangat membantu dalam upaya pemberantasan narkotika,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Rantau Pulung yang dinilai cepat merespons laporan hingga berhasil mengungkap kasus tersebut.

Menurut Fauzan, sabu seberat 41,53 gram yang berhasil diamankan berpotensi merusak puluhan hingga ratusan masyarakat apabila sempat beredar.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di wilayah Kutai Timur. Pengungkapan ini akan terus dikembangkan untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar,” tegasnya.

Saat ini tersangka AW beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Rantau Pulung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (MK)

Penulis: Ramlah
Editor: Agus S