PPU – Komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang humanis kembali diwujudkan melalui kegiatan Bakti Kesehatan Khitanan Massal yang digelar Polsek Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Girimukti dan UPT Puskesmas Penajam, di Kantor Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan sosial tersebut diikuti oleh 25 anak dari berbagai wilayah sekitar. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin dan Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara,bersama jajaran Pejabat Utama Polres PPU, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pelayanan kesehatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara menyampaikan bahwa khitanan massal merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memberikan pelayanan sosial dan kesehatan.
“Polri hadir untuk masyarakat. Melalui kegiatan khitanan massal ini, kami berharap dapat memberikan manfaat langsung serta membantu meringankan beban masyarakat, khususnya para orang tua,” ujarnya.
Pelaksanaan khitanan massal ditangani oleh tenaga medis dari UPT Puskesmas Penajam dengan menerapkan standar pelayanan kesehatan yang aman dan profesional. Selain mendapatkan pelayanan medis, para peserta juga menerima bingkisan sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan sinergi yang solid antara Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polsek Penajam menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin mengapresiasi kolaborasi antara Polsek Penajam, Pemerintah Desa Girimukti, dan tenaga kesehatan yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, khitanan massal memiliki nilai strategis karena menggabungkan aspek kesehatan, sosial, dan keagamaan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menjadi wujud kepedulian bersama. Kami berharap ke depan kegiatan khitanan massal dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Penyunting: Robbi Lalat



