Satpol PP Kukar Perkuat Kesiapsiagaan dan Profesionalisme Personel Hadapi Dinamika Sosial

TENGGARONG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berbenah menuju institusi yang profesional, tangguh, dan humanis. Pembenahan ini diwujudkan melalui peningkatan kompetensi serta disiplin personel, agar aparat di lapangan semakin siap menghadapi berbagai situasi sosial yang dinamis.

Kepala Satpol PP Kukar, Arfan Boma, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kebutuhan mendesak di tengah kompleksitas tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kita perlu menjadi supporting system yang kuat bagi aparat keamanan agar stabilitas wilayah tetap terjaga,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).

Salah satu bentuk konkret transformasi kelembagaan itu adalah pelatihan penanganan huru-hara bagi seluruh anggota Satpol PP. Pelatihan tersebut dirancang untuk memperkuat kesiapsiagaan, kemampuan teknis, serta ketahanan mental personel dalam menjaga ketertiban umum di seluruh wilayah Kukar.

Menurut Arfan, peningkatan kemampuan personel menjadi semakin penting karena jumlah aparat dari unsur TNI dan Polri di daerah terbatas. Dalam kondisi seperti itu, Satpol PP dituntut menjadi kekuatan pendukung utama yang dapat diandalkan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan lingkungan.

Baca Juga:   Plafon Kredit Kukar Idaman Naik Jadi Rp500 Juta, Lawan Rentenir dan Dorong Ekonomi Rakyat

Selain tantangan internal, Kukar sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) juga berpotensi menghadapi lonjakan aktivitas sosial dan ekonomi dalam waktu dekat. Dengan proyeksi pertumbuhan penduduk hingga 1,4 juta jiwa, berbagai potensi gangguan ketertiban seperti peredaran minuman keras, narkoba, hingga pelanggaran sosial lainnya perlu diantisipasi sejak dini.

“Hasil kegiatan penegakan perda dan operasi yustisi beberapa waktu terakhir menunjukkan tren peningkatan pelanggaran di beberapa kecamatan. Ini menjadi dasar perlunya penguatan kemampuan taktis dan koordinasi lintas sektor,” paparnya.

Arfan juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap tindakan di lapangan. Menurutnya, keberhasilan Satpol PP tidak hanya diukur dari ketegasan dalam penegakan aturan, tetapi juga kemampuan membina dan mengedukasi masyarakat agar lebih sadar hukum.

“Satpol PP Kukar akan terus berkolaborasi dengan TNI, Polri, dan masyarakat, untuk menjaga Kukar tetap kondusif sebagai daerah strategis penyangga IKN,” tegasnya.

Dengan strategi penguatan kapasitas dan pembinaan berkelanjutan, Satpol PP Kukar bertekad menjadi garda terdepan pelayanan publik yang tegas, santun, dan beretika. (adv)

Editor: Robby

Baca Juga:   Iduladha di Masjid Agung Tenggarong, Bupati Kukar Ajak Masyarakat Maknai Kurban Sebagai Pengabdian dan Persatuan
⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.