Ribuan Warga Padati Pawai Pembangunan Kukar, Semarak HUT ke-80 RI

TENGGARONG – Jalan KH Ahmad Muksin hingga Robert Wolter Monginsidi dipenuhi ribuan warga, Minggu (24/8/2025). Sejak pagi, masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) berbondong-bondong menyaksikan pawai pembangunan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia.

Sorak sorai menggema ketika 114 rombongan peserta mulai bergerak dari Jembatan Repo-Repo menuju Taman Kota Raja. Jalan sepanjang tiga kilometer itu berubah menjadi panggung terbuka, menampilkan kreativitas sekolah, paguyuban, komunitas, hingga perangkat daerah.

Bendera Merah Putih berkibar di sepanjang jalur pawai. Pelajar tampil dengan tarian tradisional, komunitas seni menghadirkan atraksi khas, sementara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menampilkan simbol pembangunan Kukar. Semua berpadu dalam nuansa kebanggaan dan euforia kemerdekaan.

“Pawai ini diikuti oleh seluruh elemen masyarakat. Mulai dari pelajar, organisasi perangkat daerah, hingga masyarakat umum. Total ada lebih dari 140 peserta yang turut memeriahkan kegiatan ini,” ucap Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Aulia menegaskan, pawai pembangunan bukan hanya hiburan tahunan, melainkan bagian penting dari rangkaian peringatan kemerdekaan. Menurutnya, antusiasme warga menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tetap berkobar di hati masyarakat Kukar.

Baca Juga:   15 SMP Siap Jadi Sekolah Rujukan Google, Disdikbud Kukar Tekankan Kesiapan SDM

“Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Kukar masih memiliki semangat besar dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh, Aulia menyebut keterlibatan masyarakat dalam pawai ini adalah refleksi nyata pembangunan Kukar. “Bagi pemerintah daerah, antusiasme tersebut menjadi dorongan dan semangat untuk terus menggerakkan pembangunan. Partisipasi masyarakat ini sekaligus menjadi cerminan wajah pembangunan yang harus terus dilanjutkan,” tegasnya.

Rangkaian kemeriahan pawai akan ditutup malam ini dengan Kukar Bersalawat bersama Gus Iqdam di Stadion Aji Imbut. Acara religius tersebut diyakini kembali menyedot ribuan warga, menyatukan semangat kebangsaan dengan nuansa spiritual. (adv)

Editor: Robbi

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.