Prestasi Gemilang Posyandu Bougenville PPU, Menjadi Contoh Layanan 6 SPM Terbaik

PPU – Prestasi membanggakan dicatat Posyandu Bougenville RT 08, Dusun Karang Sari, Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Posyandu ini berhasil menembus tiga besar Lomba Posyandu Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Saat proses verifikasi lapangan yang berlangsung pada Selasa (14/10/2025), tim penilai provinsi yang dipimpin Roslindawati menyambangi Posyandu Bougenville. Sambutan meriah diberikan pemerintah daerah dan seluruh kader posyandu, dengan kehadiran lintas OPD mulai dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tita Deritayati, Kepala Dinas Kesehatan dr Jansje Grace Makisurat, Kepala Disdukcapil Waluyo, hingga perwakilan dari Dinas PUPR, Perkim, Satpol PP, Forkopimda, dan Kepala Desa Sukaraja Sugiyanto.

Kepala DPMD PPU, Tita Deritayati, menyampaikan optimisme atas capaian ini. Keunggulan Posyandu Bougenville, menurut Tita, terletak pada penerapan konsep Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM).

“Kita patut berbangga karena Posyandu Bougenville yang mewakili PPU berhasil masuk tiga besar. Mengingat persaingan yang ketat dengan Paser dan Kukar, harapan kami tentunya Posyandu Bougenville bisa keluar sebagai juara provinsi,” ujar Tita.

Baca Juga:   Musrenbang Kaltim 2027, PPU Ajukan 41 Program untuk Dukung IKN

Posyandu ini kini berfungsi lebih luas, tidak hanya melayani kesehatan ibu dan anak. Tetapi juga merangkul lima bidang dasar lain seperti pendidikan, pekerjaan umum dan perumahan rakyat, sosial, serta ketertiban dan ketentraman umum.

“Inovasi ini adalah langkah maju dalam memperluas fungsi posyandu agar mampu menjangkau pelayanan dasar yang terintegrasi di berbagai sektor, sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat desa,” tambahnya.

Ketua Tim Verifikasi Provinsi, Roslindawati, memberikan apresiasi atas sambutan hangat dan kesiapan Posyandu Bougenville. Lomba Posyandu 6 SPM bertujuan mendorong penerapan standar pelayanan dasar secara integratif lintas sektor, sekaligus menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas pembangunan desa yang komprehensif. Posyandu Bougenville diharapkan menjadi model percontohan bagi posyandu lain di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kami sangat berterima kasih atas penyambutan luar biasa ini, terutama dengan kehadiran Ibu dr Grace, Ibu Tita, Pak Waluyo, dan dukungan kuat dari berbagai OPD lain. Kami sangat mengapresiasi semangat kader-kader di Posyandu Bougenville. Ini adalah kali kedua PPU masuk tiga besar, dan ini memberikan motivasi besar kepada kita semua,” tutupnya.

Baca Juga:   Dampak Covid Masih Terasa, Nilai TKA SMA Jeblok Jadi Alarm Pendidikan di PPU

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.