Polres PPU Libatkan TNI dan Dishub Amankan Ramadan 1447 Hijriah

PPU – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 M, Polres Penajam Paser Utara (PPU) jajaran Polda Kalimantan Timur menggelar Apel Gelar Pasukan Siaga Kamtibmas di halaman Mapolres PPU, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menjadi penanda kesiapan aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif selama Ramadan.

Apel dipimpin Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI, instansi vertikal, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Pasukan gabungan dari personel Kodim 0913/PPU, Samapta, Satuan Lalu Lintas, fungsi Reskrim, Intelkam, Narkoba, staf Polres, hingga Dinas Perhubungan Kabupaten Penajam Paser Utara tampak mengikuti apel. Kapolres melakukan pemeriksaan pasukan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung pengamanan.

Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa apel gelar pasukan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wujud kesiapan operasional sekaligus komitmen moral Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Baca Juga:   Polres PPU Beri Dukungan Petani PPU Jaga Ketahanan Pangan Daerah

“Ramadan merupakan momentum sakral bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mempererat silaturahmi. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.

Alek menginstruksikan peningkatan patroli pada jam-jam rawan, khususnya menjelang waktu sahur, berbuka puasa, serta setelah pelaksanaan salat tarawih. Sejumlah potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar, tawuran remaja, penggunaan petasan ilegal, hingga tindak kriminalitas konvensional menjadi fokus utama pengamanan selama Ramadan.

Foto: Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara memimpin apel gelar pasukan Siaga Kamtibmas menjelang Ramadan 1447 Hijriah di halaman Mapolres PPU. (Deddy/MKNN)

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan humanis dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menegakkan hukum, tetapi juga memberikan rasa aman serta membangun kedekatan emosional dengan warga.

“Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan mengedepankan empati, profesionalisme, serta sikap humanis,” ujarnya.

Sinergi lintas sektoral menjadi perhatian utama. Kapolres menyampaikan apresiasi kepada TNI, pemerintah daerah, Satpol PP, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini berperan aktif menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kolaborasi tersebut dinilai sebagai fondasi penting dalam menciptakan suasana Ramadan yang aman dan damai.

Baca Juga:   Ketua Komisi II DPRD PPU Dorong Masyarakat Manfaatkan Anjungan SIAPKerja IKN

Pada kesempatan yang sama, Polres PPU juga memberikan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi di bidang olahraga maupun pengelolaan anggaran. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja, integritas, dan profesionalisme.

Apel gelar pasukan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian pengamanan selama Ramadan dapat berjalan lancar dan aman.

Pewarta: DeddyPZ
Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.