Pisah Sambut Dandim 0913/PPU, Fokus Jaga Stabilitas Daerah

Penajam Paser Utara – Jabatan Komandan Kodim (Dandim) 0913/PPU resmi berganti dari Letkol Inf. Andhika Ganessakti kepada Letkol Inf. Fandy Satria Dwi Wahyuono dalam acara pisah sambut di Kantor Bupati PPU, Minggu (3/5/2026) malam.

Acara yang digelar di Aula Lantai 1 Kantor Bupati PPU itu dihadiri Bupati PPU Mudyat Noor, Wakil Bupati Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah Tohar, Ketua DPRD Raup Muin, Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, serta unsur Forkopimda dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Mudyat menyampaikan apresiasi atas pengabdian Letkol Inf. Andhika selama bertugas di PPU. Ia menilai koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat berjalan baik dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan.

“Selama masa tugasnya, kami merasakan betul sinergi yang terbangun antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah,” ucapnya.

Mudyat juga menyambut pejabat baru dan berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat.

“Kami ucapkan selamat datang di Benuo Taka. Semoga sinergi antara Kodim 0913/PPU, pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat terus terjaga untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat PPU,” harapnya.

Baca Juga:   Program IJD di PPU Masih Tahap Usulan, Lanjutan Jalan Tunan Menunggu Persetujuan Pusat

Sementara itu, Letkol Inf. Andhika Ganessakti menyampaikan terima kasih atas dukungan selama menjalankan tugas di PPU. Ia menilai kekompakan antarunsur menjadi modal penting dalam pembangunan daerah, termasuk dalam menghadapi dinamika kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kekompakan yang kita miliki di PPU menjadi kekuatan untuk terus berkarya. Penajam harus tetap maju dan menjadi mitra strategis IKN,” kata Andhika.

Pejabat baru Dandim 0913/PPU, Letkol Inf. Fandy Satria Dwi Wahyuono, menyatakan siap melanjutkan sinergi yang telah dibangun sebelumnya.

Pergantian kepemimpinan di Kodim 0913/PPU diharapkan tidak mengganggu koordinasi lintas sektor, terutama dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung pembangunan di wilayah penyangga IKN.

“Kami siap melanjutkan kolaborasi dengan seluruh elemen dan stakeholder di PPU, selaras dengan tugas pokok TNI serta menjaga kekompakan yang sudah ada,” katanya.

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.