PENAJAM PASER UTARA – Seorang warga Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dilaporkan hilang di kawasan hutan KM 41 HPH PT ITCI Kartika Utama (ITCI KU). Hingga Selasa (26/5/2026), tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban.
Korban diketahui bernama Rofik (40), warga RT 11 Desa Telemow, Kecamatan Sepaku. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD PPU, korban diduga hilang sejak Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 15.00 WITA saat pergi menjerat hewan bersama rekannya bernama Dewa di kawasan hutan KM 41 PT ITCI Kartika Utama.
Informasi hilangnya korban baru diketahui pihak keluarga setelah Dewa memberi kabar pada Minggu malam (24/5/2026) bahwa Rofik belum ditemukan di lokasi.
Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada DPKP Pos Maridan dan pihak kepolisian pada Senin (25/5/2026). Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian sekaligus memastikan informasi dari rekan korban.
Kepala Pelaksana BPBD PPU Nurlaila mengatakan, pencarian hari pertama dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar dengan menyisir lokasi terakhir korban terlihat.
“Pencarian hari pertama Senin, 25 Mei 2026 dilakukan oleh keluarga korban dan warga dengan melakukan pencarian dan penyisiran di lokasi terakhir korban terlihat, namun hingga pagi hari Selasa, 26 Mei 2026 korban masih belum ditemukan,” kata Nurlaila.
Pada pencarian hari kedua, Selasa (26/5/2026), tim gabungan memperluas area penyisiran dengan berjalan kaki di sekitar lokasi tempat korban memasang jerat hewan yang berjarak sekitar lima kilometer dari jalan utama.
“Pencarian hari ke-2 Selasa pagi (26 Mei 2026) tim gabungan difokuskan untuk memperluas area pencarian dan penyisiran dengan berjalan kaki di sekitar lokasi tempat menjerat hewan berjarak -/+ 5 KM dari jalan utama,” lanjutnya.
Sekitar pukul 14.00 WITA, tim kembali melakukan penyisiran menggunakan kendaraan roda empat di area jalan utama yang mengelilingi kawasan hutan. Pencarian kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju titik terakhir korban diduga terlihat.
“Sampai kegiatan selesai korban masih belum ditemukan,” jelasnya.
BPBD PPU menyebut pencarian dihentikan sementara pada pukul 17.00 WITA dan akan kembali dilanjutkan pada Rabu (27/5/2026).
Pencarian melibatkan unsur gabungan dari BPBD PPU, DPKP Pos Maridan, aparat Desa Telemow, Pospol Maridan, Bhabinkamtibmas, pihak PT ITCI KU, Otorita Ibu Kota Nusantara, keluarga korban, serta warga setempat.
Tim gabungan juga didukung sejumlah kendaraan operasional dan motor trail untuk menjangkau area hutan yang sulit dilalui.
Penyunting: Robbi Lalat




