Beranda blog Halaman 720

Generasi Muda PPU Berani Berpolitik, Abong Siap Bawa Gagasan Kepemudaan untuk Kemajuan PPU

PPU – Pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang ramai diikuti oleh kalangan muda Penajam Paser Utara (PPU). Mereka mulai berani tampil untuk ikutserta meramaikan kancah perpolitikan PPU.

Salah satu pemuda yang ikut serta dalam perhelatan Pileg 2024 PPU mendatang, Sagita Yudhistira Moga. Keberanian dirinya maju dari Partai Demokrat bukanlah sekedar mengisi kekosongan parpol terhadap bakal calon legislatif (bacaleg) semata.

“Saya ‘kan terbiasa berpolitik di belakang layar, tidak ada salahnya saya maju di depan layar untuk Pileg 2024 mendatang,” ujarnya yang akrab disapa Abogn ini, Senin (22/5/2023)

Ia memastikan, justru keberaniannya maju ini didasarkan kepedulian terhadap kemajuan daerah. Pun dirinya telah menyiapkan berbagai program-program untuk kepemudaan yang akan membawa PPU lebih maju kedepannya.

Menurutnya, generasi muda PPU sangatlah berpengaruh terhadap kemajuan serta masa depan partai politik (parpol). Termasuk juga memberikan pandangan terhadap kebijakan yang nantinya juga ada di unsur parlemen.

“Berani untuk maju, jelas Saya berani. Ini untuk memberikan beberapa program untuk pemuda PPU mendatang. Salah satunya ialah membuat sarana kreatif bagi para pemuda PPU seperti rumah kreatif yang berisi alat musik atau yang bisa menghasilkan ekonomi kreatif bagi mereka,” jelas Abong.

Sementara itu, dalam persiapannya untuk menggaet pemilih, pihaknya telah mempersiapkan tim relawan pemuda. Mereka nantinya yang siap membantu serta mensukseskan dirinya untuk di Pileg 2024.

“Saya optimis setidaknya 1 kursi parlemen (untuk generasi muda Partai Demokrat) dapat Kami raih. Dengan itu segala program yang sudah direncanakan bisa berjalan sesuai yang kita inginkan,” tutupnya. (NRD)

KPU PPU Verifikasi 401 Bacaleg, Ada Data Ganda

PPU – Sebanyak 401 bakal bakal calon legislatif (bacalaeg) didaftarkan oleh 18 parati politik ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penajam Paser Utara (PPU). Dari jumlah itu, diketahui terdapat kegandaan data bacaleg dari 2 partai berbeda.

Ketua KPU PPU Irwan Sahwana mengungkapkan tahapan pencalonan anggota legislatif saat ini ialah verivikasi administrasi. Jadi pihaknya tengah bekerja untuk memerikasa kelengkapan dan kesesuaian administrasi dokumen persyaratan bacaleg yang didaftarkan.

“Pendaftaran bacaleg sudah selesai, pada Minggu (14/5) sampai tengah malam. Saat ini tahapan selanjutnya hingga ke proses pengumuman DCT (daftar caleg tetap) pada November mendatang,” ujarnya, Sabtu (20/5/2023).

Sebanyak 18 partai politik peserta pemilu legislatif (pileg) 2024 di PPU telah mendaftarkan bacaleg ke Kantor KPU setempat. Totalnya ada 401 bacaleg yang dokumen pendaftarannya telah diterima KPU PPU selama dua pekan pembukaan pendaftaran.

Dari 18 partai itu, diketahui hanya ada 4 parpol saja yang tidak memenuhi kuota pencalonan sebanyak 25 orang. Yakni Partai Hanura, Partai Garuda, PSI dan Partai Umat. Sementara sisanya memenuhi jatah yang disediakan.

Adapun soal persyaratan keterwakilan perempuan 30 persen, Urwan menyatakan seluruh parpol yang mendaftar telah memenuhi.

“Kuota keterwakilan perempuan 30 persen sudah terpenuhi. Dari seluruhnya, rata-rata keterwakilan perempuan ada di angka 38 persen,” ujarnya.

Dalam hal ini, ia memastikan KPU PPU bakal bekerja dengan independen sesuai tahapan. Soal itu pula, Irwan mengajak peran aktif lembagawa pengawas pemilu serta masyarakat untuk turut mengawasi jalannya setiap tahapan.

Lebih lanjut, Irwan mengungkapkan tahapan proses verifikasi administrasi sesuai jadwal dilakukan hingga 23 Juni mendatang. Dilanjutkan dengan masa pengajuan perbaikan jika nantinya ditemukan ada dokumen yang belum lengkap, mulai 26 Juni sampai 9 Juli 2023.

“Kemudian akan ada verifikasi adminstrasi perbaikan yang akan Kami lakukan pada 19 Juli sampai 6 Agustus,” sebutnya.

Adapun dalam proses saat ini, KPU PPU menemukan ada satu calon yang terdaftar di dua parpol. Berkaitan dengan ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan yang bersangkutan, pun ke kedua parpol.

“Pada tahapan verifikasi administrasi ini dicek, apakah ada surat pengunduran diri bacaleg bersangkutan di salah satu parpol,” kata Irwan.

Adapun diketahui dua parpol itu ialah Partai Nasdem dan PKB. Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU PPU, Tono Sutrisno menambahkan, pihaknya sebelumnya telah melakukan klarifikasi terhadap data ganda langsung pada parpol itu.

“Kami sudah sampaikan kepada partai politik bersangkutan terkait dua nama belum terklarifikasi. Apabila tidak lakukan klarifikasi bisa saja keanggotaan TMS (tidak memenuhi syarat),” tutupnya. (SBK)

Ramai Partisipasi Milenial PPU Daftar Bacaleg, Yakinkan Beri Warna Pileg 2024

PPU -Generasi milenial di Penajam Paser Utara (PPU) ramai menjadi bakal calon legislatif (bacaleg). Hal ini dipastikan membawa warna tersendiri pada Pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

Di berbagai partai politik (parpol) yang ada di Benuo Taka turut mengisi daftar bacalegnya dari kalangan politikus muda. Pun mereka berasal dari berbagai macam profesi.

Hal itu seperti diungkapkan salah satu kader politikus muda DPD PKS PPU, Rizal Ramadhan. Ia mengatakan bahwa keterlibatan generasi milenial ini dianggap perlu dalam pembangunan daerah.

“Kami kan saat ini pemegang tongkat estafet suatu perubahan. Keterlibatan kaum muda sangat dibutuhkan, apalagi jika sampai duduknya nanti para generasi milenial di kursi parlemen,” ujarnya yang juga menjadi bacaleg ini, Sabtu (20/5/2023)

Rizal meyakini keiukutsertaan mereka ini bukan hanya sekedar terlibat dan ikut-ikutan saja. Akan tetapi juga memiliki suatu program untuk melakukan suatu perubahan di sisi pengawasan pemerintahan.

“Generasi milenial ini ‘kan agen perubahan, jika memang menyatakan diri untuk maju, sudah wajib menyiapkan program sudah dijalankannya. Ketika duduk di parlemen tinggal melanjutkan saja program-program yang sudah dijalankannya,” jelasnya.

Oleh karena itu, harapannya kalangan generasi milenial ini bisa mengisi kursi legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU nantinya. Bukan asal ada, namun keterwakilan diharapkan dapat mencapai sekitar 40 persen kursi parlemen.

“Setidaknya generasi milenial ini dapat mengisi kursi parlemen sekitar 40 persen, agar agen perubahan ini nyata adanya,” tutupnya. (NRD)

Jalan Antar Desa di Sepaku Masih Banyak Rusak

0

PPU – Meskipun banyak jalan di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) telah diperbaiki, masih ada beberapa titik akses yang rusak parah. Terutama jalan penghubung antar desa yang menjadi akses penting bagi masyarakat.

Anggota Komisi I DPRD PPU, Abd Rahman Wahid mengapresiasi pemerintah atas pembangunan yang masif di wilayah yang ditetapkan sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut. Namun, ia juga mengingatkan perlunya pembangunan yang berfokus pada kebutuhan masyarakat setempat.

“Memang sudah banyak peningkatan jalan di Sepaku sejak pembangunan IKN. Namun, itu hanya terjadi di jalur utama,” ujarnya, Jumat (19/5/2023).

Wahid, yang juga anggota legislatif Daerah Pemilihan (Dapil) Sepaku, menyatakan bahwa ia masih menerima banyak keluhan terkait jalan yang rusak, terutama di Desa Semoi Dua dan Desa Argomulyo.

“Seperti di Semoi Dua dan Argo Mulyo, jalan antar desa ini sering digunakan oleh petani. Kondisinya sudah rusak sejak lama,” ungkapnya.

Menurut perhitungannya, jarak total antar desa di wilayah tersebut mencapai 30 kilometer. Meskipun beberapa perbaikan sudah dilakukan oleh pemerintah daerah, masih banyak jalan yang rusak, perkiraan sekitar 15 kilometer.

Di sisi lain, ia menyadari bahwa kelanjutan pembangunan peningkatan jalan di Kecamatan Sepaku tahun ini masih terbatas. Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya dukungan kebijakan dan alokasi anggaran yang tetap diperlukan.

“Sepaku memang menjadi bagian dari IKN, tetapi saat ini masih merupakan bagian dari PPU dan penduduknya juga masih merupakan warga PPU. Oleh karena itu, hal ini masih menjadi tanggung jawab kita,” tutupnya. (SBK)

Maling Besi Gorong-Gorong Berhasil Diringkus Polres PPU

PPU – Polres Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya berhasil menangkap pencuri besi gorong-gorong di Kelurahan Buluminung. Seorang pemuda yang berinisial NH ditangkap di kediamannya dengan dugaan tindak pidana pencurian.

Kapolres PPU AKBP Hendrik Eka Bahalwan menjelaskan bahwa telah ada laporan terkait pencurian material pada proyek pembangunan jembatan pada awal Mei lalu.

Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan terkait hilangnya material proyek yang dikerjakan oleh PT Kebun Mandiri Sejahtera (KMS).

Proyek pembangunan gorong-gorong tersebut berada di Blok R 22 P 19, Divisi V Mariango Estate RT 004 Kelurahan Buluminung, Penajam.

“Pekerjaan pembuatan gorong-gorong itu dilakukan sejak Desember 2022, namun belum dilanjutkan karena belum tersedia alat berat,” ungkapnya, Jumat (19/5/2023).

Pada hari Kamis tanggal 5 Mei 2023, saat pekerja PT KMS melakukan pemeriksaan di lokasi tersebut, mereka menemukan bahwa baut-baut material sudah berserakan dan hanya tersisa satu lempeng besi baja gorong-gorong.

“Pekerja segera melaporkannya kepada atasan dan dilanjutkan dengan pencarian hingga ke tempat jual beli besi tua di Jalan Silkar, Kilometer 4, Penajam,” jelasnya.

Di tempat tersebut, ditemukan empat potong besi baja serta keterangan terkait asal-usul material tersebut. Dari situlah tersangka NH ketahuan telah menjual hasil curiannya berupa potongan besi gorong-gorong kepada pemilik usaha jual beli besi bekas di Buluminung.

“Pemilik usaha jual beli besi tua tidak mengenal orang yang menjual besi baja tersebut, namun mengetahui rumahnya,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, PT KMS mengalami kerugian sebesar Rp7,3 juta. Sementara itu, NH dijerat dengan Pasal 362 KUHP subs Pasal 480 KUHP. (SBK)

Ratusan Pesepeda Ikuti Lomba Nusantara Bersepeda PHRI PPU

PPU – BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Penajam Paser Utara (PPU) siap menggelar acara Balap Sepeda Cross Country dan Adventure Sepeda gunung (MTB). Ratusan peserta akan bersepeda menjelajahi Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam acara nasional ini.

Acara kelas Nasional ini akan digelar selama dua hari pada Sabtu (20/5/2023) dan Minggu (21/5/2023). Mereka akan bertanding dalam berbagai kelas dengan total hadiah dan hadiah kejutan senilai Rp 50 juta.

“Nusantara Bersepeda ini terbuka untuk umum dan sudah ada lebih dari 300 peserta yang mendaftar,” ujar Ketua BPC PHRI PPU yang juga panitia acara, Sandry Ernamurti, Jumat (19/5/2023).

Kegiatan ini terbagi menjadi dua kelas, yaitu kelas XC Race dengan tujuh kategori dan biaya pendaftaran Rp 150 ribu per kategori. Tujuh kategori tersebut adalah Men Elite usia 19-30 tahun, Master A usia 31-40 tahun, Master B usia 41-50 tahun, Master C usia 51-60 tahun, Junior di bawah 18 tahun, Local Open, dan kategori Women Open.

Sedangkan untuk kelas Mountain Bike Adventure Nusantara terbagi menjadi dua kategori dengan biaya pendaftaran Rp 100 ribu per kategori, yaitu kategori laki-laki dan kategori perempuan.

Lokasi sirkuit berada di Kampung Inggris Sansis Children Kelurahan Lawe-Lawe, Penajam. Sandry memastikan bahwa ada berbagai hal istimewa dalam kegiatan ini.

“Balapan ini pertama kali diadakan sejak penetapan IKN di PPU. Jadi kegiatan ini juga akan memperkenalkan kearifan lokal PPU secara lebih luas lagi,” sebutnya.

Sandry menjelaskan beberapa tujuan yang ingin dicapai melalui perlombaan ini. Pertama, untuk menggairahkan para pecinta sepeda dan para atlet sepeda.

“Melalui kegiatan ini, bakat dan kemampuan mereka akan tersalurkan,” ucapnya.

Kedua, untuk memupuk bakat dan keterampilan pesepeda di Kabupaten PPU. Karena dalam lomba ini juga diikuti peserta dari luar daerah, maka para pesepeda lokal juga ikut terpacu meningkatkan kemampuan mereka, sehingga secara tidak langsung bakat mereka menjadi terasah.

Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan kunjungan wisata sekaligus meningkatkan tingkat hunian kamar hotel dan penginapan di PPU. Sebelumnya, tamu yang berkunjung ke PPU lebih banyak menginap di Kota Balikpapan, tetangga PPU.

“Oleh karena itu, peserta Nusantara Bersepeda ini kami arahkan untuk menginap di Kabupaten PPU. Setidaknya ada 10 hotel dan penginapan yang secara resmi terdaftar di Kabupaten PPU. Sehingga, kami mengarahkan peserta untuk menginap di 10 hotel dan penginapan tersebut,” terang Sandry.

Kesepuluh hotel tersebut adalah sebagai berikut:

  1. The Rich Hotel
  2. Venus Hotel
  3. Istana Pantai Amal
  4. Aqila Hotel
  5. Kalimantan Hotel
  6. Bunga Nyiur Hotel
  7. Ika Hotel
  8. Royal Hotel
  9. Penginapan Nugraha
  10. Penginapan Mitra Pasundan.

Sandry juga menyatakan bahwa lomba ini diadakan sebagai persiapan menyongsong pindahnya IKN. Saat ini, wilayah IKN masih berada di wilayah PPU.

“Melalui Nusantara Bersepeda Jelajahi Ibu Kota Baru Indonesia, diharapkan Kabupaten PPU semakin dikenal luas hingga ke tingkat global. Hal ini juga mencakup pengenalan seluruh Kabupaten PPU sebagai kawasan IKN, bukan hanya di Kecamatan Sepaku,” pungkas Sandry. (SBK)

Jembatan Pulau Balang Berpotensi Mengurangi Penumpang Feri

0

PPU – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) memprediksikan jika Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kota Balikpapan di Kalimantan Timur telah berfungsi bakal berdampak terhadap jasa angkutan penyeberangan kapal feri di daerah itu.

Supervisi PT ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Penajam Cabang Balikpapan, Radmiadi di Penajam, Kamis, mengatakan, transportasi penyeberangan kapal feri dari Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, menuju Kariangau, Kota Balikpapan,  akan terdampak apabila Jembatan Pulau Balang telah dioperasikan.

“Kami perkirakan jumlah penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan kapal feri dari Penajam menuju Balikpapan akan menurun setelah Jembatan Pulau Balang digunakan,” jelasnya.

PT ASDP Indonesia Ferry bakal melakukan evaluasi apabila jumlah penumpang terus mengalami penurunan setelah akses darat penunjang Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia baru bernama Nusantara itu dioperasikan pemerintah pusat.

Kapal feri yang melayani penyeberangan Penajam menuju Kariangau saat ini sebanyak 19 unit.

Namun, apabila jumlah penumpang penyeberangan kapal feri terus mengalami penurunan, jumlah kapal feri yang melayani jasa angkutan penyeberangan bakal dikurangi.

“Nanti ada evaluasi dan kajian berapa kendaraan yang lewat Jembatan Pulau Balang dan kendaraan yang menggunakan jasa penyeberangan kapal feri.

Kalau ada penurunan jumlah penumpang setelah akses IKN Nusantara dioperasikan,  armada yang ada akan dikurangi dan digeser untuk melayani di daerah lain,” tambah Radmiadi.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang melakukan pengerjaan jalan pendekat Jembatan Pulau Balang sisi Kota Balikpapan untuk akses pendukung IKN Nusantara.

Jembatan Pulau Balang yang menjadi jaringan jalan nasional antara Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan diyakini bakal meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menjadi akses utama menuju ibu kota negara Indonesia baru.

Jembatan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kota Balikpapan tersebut dibangun dengan panjang 804 meter, lebar 17,5 meter, dengan empat lajur dan tinggi pylon 113,1 meter. (RED/MK)

Perempuan di PPU Simpan Sabu Diringkus Polres PPU

PPU – Seorang perempuan di Kelurahan Petung diringkus jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU) baru-baru ini. Dia kedapatan menyembunyikan satu paket narkoba sabu dalam kotak karton yang disembunyikan di dasbor motornya.

Penangkapan dilakukan Tim Opsnal Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya (Sat Resnarkoba) Polres PPU Jumat (12/5/2023) lalu. Berinisial SWA 926), diringkus di sebuah rumah yang berlokasi di RT 19, Petung, .

Kasat Resnarkoba Polres PPU Iptu Iskandar Rondonuwu mewakili Kapolres PPU AKBP Hendrik Eka Bahalwan mengatakan, Tim Opsnal Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan setelah mendapat informasi dari masyarakat. Bahwa di wilayah tersebut terdapat beberapa orang yang dicurigai aktif dalam tindak pidana narkotika.

“Sekira pukul 19.00 Wita, tim Kami mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara, Red) di RT 19,” ujarnya, Kamis (18/5/2023).

Dijelaskan, SWA saat itu sedang duduk di atas motornya di depan rumah. Polisi yang memperhatikannya, melihat gerak-geriknya mencurigakan.

Saat didatangi dan digeledah, SWA ketahuan menyimpan barang haram jenis sabu dengan berat 0,9 gram. Narkoba itu diletakkan dalam sebuah bungkusan kertas karton dan diletakkan di dasbor motor miliknya.

“Polisi yang berada di lokasi juga mengamankan barang bukti lain berupa satu kotak karton warna biru, satu unit sepeda motor warna hitam serta satu unit handphone warna Rose Gold,” jelas Iskandar.

Atas ulahnya, SWA disangkakan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (1) huruf a, Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Kemudian tim Opsnal Sat Resnarkoba membawa pelaku dan barang bukti ke Mako Polres PPU untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya.(SBK)

Partai Gelora Beri Ruang Generasi Milenial di Pileg 2024

PPU – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Penajam Paser Utara (PPU) berkomitemen untuk memberikan ruang lebih pada generasi milenial. Untuk mengisi beberapa ruang, termasuk di bakal calon legislatif (bacaleg) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

Ketua Umun DPD Partai Gelora, Mujahid mengatakan bahwa para generasi muda ini termasuk pemilih yang menentukan pilihannya di menit-menit akhir. Dengan demikian, pihaknya dirasa punya cukup waktu meyakinkan pemilih milenial ini untuk dapat mendukung Partai Gelora yang saat ini tergolong partai baru.

“Generasi milenial ini ‘kan terkadang menentukan pilihannya di akhir-akhir. Jadi sangat cukup waktu bagi Kami untuk meyakinkan mereka untuk memilih Gelora,” ujarnya, Kamis (18/5/2023)

Partai Gelora PPU sendiri saat ini memiliki target pada pileg mendatang. Yakni di setiap daerah pilihan (dapil) yang terbagi menjadi 3 dapil di setiap kecamatan ini pihaknya menargetnya 1 kursi per dapilnya.

Target ini tentu saja sudah dipersiapkan berbagai macam strategi untuk dapat memperolehnya. “Kita memang punya target 1 dapil 1 kursi. Dengan adanya target ini, jika terpenuhi Partai Gelora bisa berdiri di fraksi sendiri, dalam artian Partai Gelora akan kuat dalam memberikan pengawasan kepada Pemerintah kedepannya,” jelas Mujahid.

Pihaknya berharap dengan adanya ruang untuk generasi milenial ini dapat mendongkrak perolehan suara pada Pileg 2024 mendatang. Hingga target yang diinginkan bisa tercapai secara maksimal.

“Kita berharap adanya ruang ini bisa membuat Partai Gelora mendapatkan perolehan suara secara maksimal. Serta target-target yang kita inginkan bisa tercapai yaitu 1 dapil 1 kursi,” tutupnya. (NRD)

Exco Partai Buruh PPU Punya Program Bantuan Hukum untuk Pekerja

PPU – Executive Commite (Exco) Partai Buruh Penajam Paser Utara (PPU) memiliki program bantuan hukum untuk masyarakat PPU yang membutuhkan. Hal ini sebagai bentuk

Seketaris Exco Partai Buruh PPU, Edy Triasno Basri mengatakan bahwa bantuan hukum ini diberikan secara gratis. Ditujukan pada masyarakat umum, khususnya pada para pekerja yang bekerja di wilayah kerja PPU.

“Kami dari Partai Buruh PPU memfasilitasi masyarakat PPU yang terkendala masalah hukum dengan bantuan hukum gratis,” ujarnya, Rabu (17/5/2023).

Bantuan hukum ini diberikan mengingat banyaknya kasus terkait perselisihan hubungan industrial (HI). Salah satunya masih banyak perusahaan yang memberikan hak para buruh tidak sesuai dengan aturan undang-undang ketenagkerjaan.

Disebutkan Edy, seperti honor di bawah upah minimum kabupaten (UMK), lembur tidak dibayarkan hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak. Dalam hal ini, Partai Buruh mendedikasikan dirinya sebagai tempat pengaduan para buruh.

“Banyaknya kasus perselisihan hubungan industrial inilah yang membuat Partai Buruh memberikan dampingan hukum gratis kepada para buruh PPU khususnya,” jelasnya.

Selain itu, hadirnya program ini juga dipertegas dengan anggapan minimnya peran pemerintah dalam penyelesaian permasalahan ini. Selama ini, pihaknya mengeahui tidak sedikit buruh yang kesulitan dan urung diberikan bantuan hukum dari pemerintah.

Oleh karena itu dalam hal ini, tegas Edy, seharusnya pemerintah dapat menemukan solusinya. Salah satunya dengan segera menggelar program bantuan hukum, agar para buruh merasa lebih diperhatikan kesejahteraannya dalam bekerja.

“Sampai saat ini, pemerintah tidak memberikan itu. Jadi hal itulah yang menjadi bentuk kegelisahan Partai Buruh untuk memberikan bantuan hukum. Selama ini buruh hanya bisa berteriak di jalan, serta melakukan demontrasi saja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Edy juga mengharapkan Partai Buruh PPU dapat mengisi perwakilannya parlemen khususnya di PPU. Agar dapat menjadi penyeimbang dalam kebijakan-kebijakan pemerintah terhadap buruh.

Dalam hal ini ialah permasalahan hukum yang sering dialami oleh para buruh. Partai Buruh PPU dapat menjadi rumah politiknya.

“Pihaknya berharap adanya keterwakilan yang menduduki parlemen di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang. Agar para buruh dapat penyeimbang, tentang kebijakan pemerintah bukan hanya untuk dirugikan saja,” tutup Edy. (NRD)