Beranda blog Halaman 51

Pemkab PPU Diberi Waktu Benahi Temuan Sebelum LHP BPK Terbit

PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diminta segera menindaklanjuti sejumlah temuan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Timur terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 sebelum laporan hasil pemeriksaan resmi diterbitkan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah PPU, Tohar, saat menghadiri exit meeting pemeriksaan terinci LKPD Kabupaten PPU Tahun 2025 di ruang rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, Sabtu (9/5/2026).

Tohar mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, masih terdapat sejumlah persoalan dalam pelaksanaan belanja program dan kegiatan tahun anggaran 2025. Salah satu penyebab munculnya temuan disebut berkaitan dengan manajemen pada perangkat daerah.

Menurutnya, BPK masih memberikan kesempatan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan perbaikan sebelum Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diterbitkan.

Karena itu, ia meminta seluruh OPD segera melakukan identifikasi dan penyelesaian terhadap berbagai catatan hasil pemeriksaan.

“Jangan pernah menggunakan dalil bahwa saya baru. Justru karena baru, segera lakukan identifikasi, verifikasi, dan konsolidasi dengan organik lama pada unit kerja tersebut,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan dan pengendalian dari pimpinan perangkat daerah agar pelaksanaan kegiatan dapat dipantau secara menyeluruh.

Foto: Sekda PPU, Tohar, menghadiri exit meeting pemeriksaan terinci LKPD Kabupaten PPU Tahun 2025 bersama BPK RI Perwakilan Kalimantan Timur di Kantor BKAD PPU, Sabtu (9/5/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Pemeriksaan Kaltim II BPK RI Perwakilan Kalimantan Timur, Ruslan Ependi, menjelaskan pemeriksaan terinci LKPD dilakukan untuk menilai kesesuaian laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas sistem pengendalian intern.

Menurutnya, hasil pemeriksaan selama sekitar satu bulan masih menemukan sejumlah item permasalahan yang perlu segera ditindaklanjuti pemerintah daerah.

Penyerahan laporan hasil audit direncanakan dilakukan pada 25 Mei 2026. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU.

“Dari hasil pemeriksaan yang telah dilaksanakan kurang lebih selama sebulan, masih terdapat sejumlah item permasalahan yang menjadi temuan dan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sebelum LHP diterbitkan,” jelasnya.

Penyunting: Robbi Lalat

PPU Usulkan Infrastruktur, Irigasi Hingga RTLJ untuk perkuat Penyangga IKN ke Pemprov Kaltim

Pembaca Setia Radar Ibukota!

Ingin tahu kabar terkini Koran Digital Radar Ibukota?

Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:

https://koran.radaribukota.com

https://digital.radaribukota.com/rik9mei2026/mobile/

Radar Ibukota – Aktual & Terpercaya!

Direktur RSUD HIS hingga Sejumlah Camat Baru Resmi Dilantik di Kubar

0

SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) resmi melakukan rotasi dan mutasi terhadap 85 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemkab Kubar, Jumat (8/5/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Frederick Edwin dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat, Kamius Junaidi, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta para camat.

Berikut daftar lengkap pejabat dan jabatan baru di lingkungan Pemkab Kutai Barat:

1. Petrus – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

2. Ireneus Rafael Yen – Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

3. Erlinsiana – Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah

4. Veronita – Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan

5. Novelistana – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah

6. Ayanlia – Sekretaris Disdukcapil

7. I Putu Budiasa – Camat Bongan

8. dr. Marisye Christantia – Direktur RSUD HIS

9. Gusti Muhammad Fadli – Camat Muara Lawa

10. Edy Murhamdy – Camat Penyinggahan

11. Darius Kamuntik – Kabag Kerja Sama Setdakab

12. Seki – Sekretaris Dinas Pariwisata

13. Lesman Daniel Mandjarara – Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil

14. Efrain Imanuel M – Kabid Sumber Daya Air DPU-PR

15. Jamri – Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP

16. Yesi Alexander – Kabid Pengendalian Penduduk dan KB Dinas P2KBP3A

17. Deddy Manze – Kabid Pemadam Kebakaran dan Polisi Pamong Praja

18. dr. I Nyoman Sumahardika – Kabid Pelayanan Kesehatan dan Sumber Kesehatan Dinkes

19. Darson – Kabid Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan dan Ekonomi Kampung DPMK

20. Sapto Raharjo – Sekretaris Kecamatan Damai

21. Suwalas Daya Guna – Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD

22. Agustian Setia – Kabid Cipta Karya DPU-PR

23. Andre Fernanda – Sekretaris Diskominfo

24. Abdul Fattah – Sekretaris Kecamatan Penyinggahan

25. Abdul Kadir – Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian

26. Imamat Kristian – Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP

27. Maliki – Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian

28. Felix – Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikbud

29. Nanzy Paskadalius – Kabid Kebudayaan Disdikbud

30. Helvina Marlin – Kabid Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM

31. Sapri – Kabid Informasi dan Komunikasi Diskominfo

32. Christian Gamas – Sekretaris BPBD

33. Hironimus Stepen – Kabid Konstruksi DPU-PR

34. Salkus – Kabid Pengembangan Kompetensi Statistik dan Persandian Diskominfo

35. Hj Aspiah Nur – Kabid Politik Dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol

36. Dirna – Sekretaris Kecamatan Muara Pahu

37. Benedikus – Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikbud

38. Rajunal – Kepala UPTD Pengelola Dana Bergulir Koperasi UMKM

39. Uliansyah – Kasubbag Umum Bappedalitbangda

40. Frans Joni – Kasi Operasi Satlinmas Satpol PP

41. Sri Suasti – Kasi Pemerintahan Kecamatan Bentian Besar

42. Margareta Cica – Kasubbag Umum Bapenda

43. Naomi Pudoq – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Disdikbud

44. Marsiti – Kasi Peserta Didik dan PAUD Disdikbud

45. Rivila Emilina – Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan Kecamatan Bentian Besar

46. Emanuel Irawan – Kasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kecamatan Long Iram

47. Martinus – Lurah Simpang Raya

48. Imelda Turisna Mariana Joka – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dishub

49. Paulus Rianto – Kasubbag Pembukuan dan Pelaporan BPBD

50. Nikolas – Kasubbag Umum dan Kepegawaian BKAD

51. Yulita Tri Lestari – Kepala UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor

52. Fransiskus Regis Peng – Kasubbag Umum DPMK

53. Edison Suanto – Kasi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan SD Disdikbud

54. Vitalis Atan – Kasi Kelembagaan dan Sarpras Pendidikan Dasar Disdikbud

55. Romelis – Kasubbag Umum Dinas Pariwisata

56. Jon Ediwijaya Kesuma – Kasi Pemerintahan Kecamatan Long Iram

57. Devina Primeri – Kepala UPTD Pasar

58. Suryanti – Kasubbag Umum Disdagkop-UKM

59. Ahmad Bakrul Ali – Kasi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Bongan

60. Edistya Muttaqin – Kasubbag Umum DPM-PTSP

61. Na Evie Herlina – Kasubbag Perencanaan Program RSUD HIS

62. Badri – Kasi Trantib Kecamatan Jempang

63. Sri Susilo Rahayu – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Muara Pahu

64. Yulianti Julan – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Inspektorat

65. Rinawati – Kasubbag Bidang Data Bapenda

66. Victor Yosafat – Kasubbag Umum Sekretariat DPRD

67. Syupiansyah – Kasi Trantib Kecamatan Penyinggahan

68. Paustina Yuliana – Kasi Pemerintahan Kecamatan Siluq Ngurai

69. Yonius Beni Chandra – Kasubbag Tata Usaha UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak

70. Masrimin Dekkon – Kepala UPTD Agrobisnis Pertanian Empas

71. Teddy Setiawan – Kasubbag Umum Kecamatan Melak

72. Eka Warastikah – Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Melak Ilir

73. Eddi Hermanto – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Long Iram

74. Anita Rustioni – Kasubbag Tata Usaha UPTD Dana Bergulir Koperasi UMKM

75. Thomas Ariadi – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Jempang

76. Sahrudin – Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Simpang Raya

77. Frenderikus Tata – Kasi Trantib Kelurahan Simpang Raya

78. Ahmad Fadli – Kasi Trantib Kelurahan Melak Ulu

79. Nuryani – Kasi Pemerintahan Kelurahan Simpang Raya

80. Theresia – Kasubbag Tata Usaha UPTD Revitalisasi Perkebunan

81. Muhammad Syarwani – Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan Kecamatan Melak

82. Herwandi – Sekretaris Kelurahan Melak Ilir

83. Revila Emilina – Kasubbag Perencanaan Program dan Keuangan Kecamatan Bentian Besar

84. Dede Sudrajat – Kasubbag Umum DPU-PR

85. Yuliandry Wawan Abimael – Kasubbag Umum BPBD. (MK)

 

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Didukung Mayoritas Cabor, Alsiyus Fokus Tata Kelola KONI Profesional

0

SENDAWAR – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Komite Olahraga Nasional Indonesia resmi menerima pengembalian formulir pendaftaran calon Ketua KONI Kutai Barat di Sekretariat KONI Kubar, Gedung GOR Desnan, Jalan Sendawar Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat (8/5/2026).

Alsiyus datang bersama sejumlah ketua cabang olahraga (cabor) yang memberikan dukungan kepadanya untuk maju dalam pemilihan Ketua KONI Kutai Barat periode mendatang.

Ketua Cabang Kick Boxing Indonesia (KBI) Kutai Barat tersebut maju dengan dukungan 37 cabang olahraga se-Kutai Barat. Dukungan mayoritas cabor itu menjadi modal kuat bagi dirinya dalam bursa pemilihan Ketua KONI Kubar.

“Pertama saya ucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena proses ini bisa berjalan lancar dan ada dukungan 37 cabor kepada saya,” ujar Alsiyus.

Ia menyebut dukungan para ketua cabor merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan baik.

“Saya merasa ini anugerah Tuhan dan saya berterima kasih kepada teman-teman ketua cabor yang telah memberi kepercayaan kepada saya untuk maju sebagai calon Ketua KONI. Saya yakin ini amanah dan dengan dukungan ini kami optimistis bisa menjadi Ketua KONI,” tuturnya.

Jika dipercaya memimpin KONI Kutai Barat, Alsiyus menegaskan akan fokus memperkuat tata kelola organisasi dan membenahi sistem manajemen internal.

Menurutnya, pembenahan manajemen menjadi langkah penting untuk menciptakan organisasi olahraga yang profesional dan transparan.

“Yang pertama tentu saya akan melakukan evaluasi. Manajemen KONI harus diperkuat dan tidak ada tawar-menawar soal itu,” tegasnya.

Ia juga memastikan tata kelola dana pembinaan cabang olahraga akan dibenahi agar tepat sasaran dan bebas dari praktik pemotongan.

“Kami memastikan tidak ada lagi cerita dana dipotong-potong. Dana itu hak cabor dan tidak boleh ada campur tangan yang mengambil hak mereka,” katanya.

Selain itu, Alsiyus memastikan distribusi anggaran pembinaan dilakukan secara proporsional kepada seluruh cabang olahraga, terlebih Kutai Barat akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini.

Saat disinggung soal evaluasi pengurus KONI jika dirinya terpilih, Alsiyus menegaskan penilaian akan dilakukan berdasarkan profesionalisme dan kinerja.

“Kami akan melakukan evaluasi. Pengurus yang bekerja baik tentu dipertahankan, sedangkan yang tidak maksimal akan kita cari pengganti yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TPP KONI Kutai Barat, Bernadus Tomy Pilli didampingi Plt Ketua KONI Kutai Barat, Lidwina menjelaskan terdapat dua calon yang sempat mengambil formulir pendaftaran.

Namun hingga penutupan pendaftaran pukul 16.00 Wita, hanya Alsiyus yang mengembalikan berkas formulir.

“Hanya Alsiyus yang mengembalikan berkas. Dengan demikian, Alsiyus menjadi calon tunggal dalam bursa pemilihan Ketua KONI Kutai Barat,” jelasnya.

Ia menyebut awalnya terdapat dukungan dari 39 cabor. Namun setelah diverifikasi, dua cabor dinyatakan belum memenuhi syarat administrasi.

Meski demikian, dukungan 37 cabor kepada Alsiyus sudah melampaui syarat minimal dukungan 20+1.

Selanjutnya, KONI Kutai Barat akan menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) pada Senin, 11 Mei 2026, di Hotel Sidodadi.

“Semoga musyawarah berjalan lancar, dan pada Selasa, 12 Mei 2026, akan dilaksanakan pelantikan Ketua KONI terpilih di Gedung Auditorium Aji Tulur Jejangkat yang rencananya dilantik langsung Ketua KONI Kaltim,” pungkasnya. (MK)

Pewarta: Ichal
Editor: Agus S

Kapolres Bontang Pastikan Penanganan Kasus Dilakukan Secara Profesional

0

BONTANG – Kasus dugaan pencurian mangga di Jalan KS Tubun, Gang Bersama 7, RT 32, Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, berujung ricuh hingga memicu aksi massa mendatangi rumah pemilik pohon mangga.

Kepolisian Resor Bontang memastikan kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Kapolres Bontang, Widho Ariano melalui KBO Reskrim Polres Bontang, Ardiansyah mengatakan pihaknya kini tengah memeriksa sejumlah saksi terkait insiden tersebut.

“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).

Sebelumnya, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan pencurian mangga tersebut. Namun persoalan berkembang setelah muncul aksi massa yang mendatangi rumah pemilik pohon mangga.

Berdasarkan informasi di lokasi, sejumlah warga sempat merusak beberapa fasilitas rumah hingga memotong pohon mangga yang menjadi sumber persoalan.

Menanggapi hal itu, Ipda Ardiansyah menyebut saat ini kedua pihak telah saling melapor ke kepolisian. Penyidik masih mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan para saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

“Posisinya sekarang saling lapor, jadi masih kami lidik dulu dan kumpulkan barang bukti, serta periksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” jelasnya.

Polisi juga masih mendalami kronologi lengkap kejadian untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Diketahui, peristiwa awal terjadi pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 03.20 Wita. Seorang pria yang diduga hendak mencuri mangga mengalami insiden setelah terjatuh dari pohon dan sempat tidak sadarkan diri.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Api-Api, Edo Olo Vrenson mengatakan korban sempat menjalani perawatan di RS Amalia sebelum kembali ke rumahnya.

“Pelaku pun sempat menjalani masa pemulihan di Rumah Sakit Amalia dan sempat kembali ke rumahnya,” ujarnya.

Namun beberapa waktu kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia akibat benturan keras di bagian kepala setelah terjatuh dan terbentur pagar beton. (MK)

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Kapolda Kaltim Tegaskan Perang terhadap Peredaran Narkoba

BALIKPAPAN – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur berhasil mengungkap praktik home industri narkotika jenis sabu di Kota Balikpapan.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua tersangka, masing-masing perempuan berinisial AS dan laki-laki berinisial OH.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait adanya aktivitas produksi sabu secara rumahan di Balikpapan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kaltim yang dipimpin Agus Sunandar melakukan penyelidikan intensif.

Hasilnya, pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 00.15 Wita, tim gabungan Opsnal Subdit 3 menangkap tersangka AS di salah satu hotel di Balikpapan yang diduga dijadikan lokasi peredaran narkotika.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti sabu dengan berat bruto masing-masing 6,23 gram dan 5,29 gram.

Berdasarkan pemeriksaan awal, AS diduga hendak mengedarkan barang haram tersebut di wilayah Kota Balikpapan.

Kepada petugas, tersangka mengaku memperoleh sabu dari pria berinisial OH yang sebelumnya telah menjadi target operasi karena diduga memproduksi sabu secara mandiri melalui home industri.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan penggeledahan di rumah tersangka OH. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan sejumlah alat dan bahan yang digunakan untuk memproduksi sabu di dalam kamar rumah tersangka.

Kapolda Kaltim, Endar Priantoro melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Romy Tamtelahitu mengatakan bahan baku pembuatan sabu diduga berasal dari Malaysia dan kasus ini masih terus dikembangkan karena diduga terkait jaringan internasional.

“Bahan pembuat sabu diperoleh dari Malaysia. Ini adalah bagian dari jaringan Malaysia. Masih dikembangkan,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Selain mengedarkan sabu melalui hotel, tersangka OH juga diduga menyebarkan hasil produksi sabu rumahan di sejumlah lokasi di Balikpapan menggunakan sistem jejak.

Polisi juga mengungkap bahwa OH merupakan residivis kasus narkoba. Setelah bebas dari penjara, tersangka kembali terlibat dalam peredaran narkotika dengan memproduksi sabu di rumahnya sendiri.

“Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto sejumlah aturan penyesuaian pidana dalam UU Nomor 1 Tahun 2026 serta ketentuan KUHP terbaru,” jelas Romy.

Ia menegaskan penanganan perkara terhadap kedua tersangka dilakukan sesuai prosedur KUHAP, termasuk koordinasi dengan pihak kejaksaan untuk proses penyidikan lanjutan.

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur juga mengimbau masyarakat aktif memberikan informasi terkait peredaran narkoba melalui layanan 110 maupun kanal pengaduan lainnya. (MK)

Penulis: Aprianto
Editor: Agus S

Dump Truck 10 Roda Tutup Akses Bendungan Sepaku Semoi

0

NUSANTARA – Penutupan jalan keluar masuk Bendungan Sepaku Semoi di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, akibat aksi tuntutan sejumlah vendor kepada kontraktor proyek membuat akses kendaraan roda empat sementara lumpuh total, Sabtu (9/5/2026).

Aksi pemortalan dilakukan menggunakan sebuah dump truck roda sepuluh yang dipasang melintang di jalan utama menuju kawasan bendungan.

Meski akses kendaraan roda empat ditutup, para vendor masih memberikan ruang bagi kendaraan roda dua untuk melintas.

Para pengunjuk rasa menyebut pemortalan jalan akan terus dilakukan hingga tuntutan pembayaran tagihan mereka mendapat respons dari pihak kontraktor proyek, PT Brantas Abipraya.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah kendaraan yang hendak masuk ke kawasan bendungan terpaksa memutar balik dan membatalkan kunjungan.

Bahkan, rombongan sekitar 30 pensiunan tenaga pendidik asal Kabupaten Paser yang menggunakan bus pariwisata juga tidak dapat melintas.

Salah seorang perwakilan rombongan, Sutopo mengaku sempat berkoordinasi dengan peserta aksi sebelum akhirnya memutuskan berjalan kaki menuju area bendungan.

“Iya, kalau dibuka bakal masuk semua kendaraan. Jalan kaki ndak apa-apa ya ibu-ibu,” ujarnya di lokasi.

Sementara itu, salah satu vendor yang ikut melakukan aksi, Jufriansyah mengatakan portal jalan hanya akan dibuka apabila ada itikad baik dari pihak kontraktor.

“Dibuka sampai ada pembayaran,” tegasnya.

Seperti diketahui, sejumlah vendor lokal melakukan aksi menuntut pembayaran tagihan proyek pembangunan di kawasan Ibu Kota Nusantara yang disebut mencapai hampir Rp10 miliar.

Tagihan tersebut berkaitan dengan jasa suplai material hingga penyewaan kendaraan operasional pada proyek yang dikerjakan PT Brantas Abipraya di kawasan Bendungan Sepaku Semoi. (MK)

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Piton Dua Meter Diamankan dari Rumah Warga di Jalan Gunung Agung BSD

0

BONTANG — Warga di Jalan Gunung Agung Nomor 4 RT 29 kawasan Perumahan BSD dikejutkan dengan kemunculan seekor ular jenis piton sepanjang kurang lebih dua meter di dalam rumah, Sabtu (9/5/2026).

Ular tersebut ditemukan saat pemilik rumah hendak membongkar bagian lantai rumah. Kemunculan reptil itu sontak membuat penghuni panik dan segera meminta bantuan petugas.

Laporan kemudian diterima Tim Rescue Regu 3 Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bontang melalui pesan WhatsApp. Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bontang, Amiluddin mengatakan petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan warga.

“Ada laporan yang masuk ke tim penjagaan piket mengenai munculnya ular piton, maka petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pencarian dan penanganan ular dengan hati-hati agar tidak membahayakan penghuni rumah maupun petugas yang melakukan evakuasi.

Proses evakuasi berlangsung lancar dan ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bontang juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemunculan hewan liar, terutama saat melakukan pembongkaran bangunan atau membersihkan area yang jarang tersentuh.

“Jika menemukan hewan yang berbahaya, warga diminta segera melapor kepada petugas terkait. Jangan coba-coba menangani sendiri apalagi tanpa pengaman. Kita hindari kejadian yang tak diinginkan,” tutup Amiluddin. (MK)

Penulis: Dwi S
Editor: Agus S

Polres Kutim Gandeng Bhayangkari dan Badan Gizi Nasional Jalankan SPPG

0

SANGATTA – Kepolisian Resor Kutai Timur mematangkan kesiapan operasional Dapur Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Kemala Bhayangkari yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Sangatta Utara.

Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan simulasi operasional dapur sebagai tahapan akhir sebelum resmi beroperasi pada 11 Mei 2026 mendatang.

Dalam tahap awal, dapur SPPG ditargetkan mampu melayani sebanyak 1.410 penerima manfaat di wilayah Kutai Timur.

Simulasi dipimpin langsung Wakapolres Kutim, Ahmad Abdullah bersama jajaran pejabat utama Polres Kutim, pengurus Bhayangkari Cabang Kutim, serta perwakilan Badan Gizi Nasional.

Seluruh tahapan operasional diuji dalam simulasi tersebut, mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pencucian, pengolahan makanan, pengemasan hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

Tak hanya itu, aspek higienitas dan keamanan pangan juga menjadi perhatian utama. Seluruh petugas diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap guna menjaga kualitas makanan yang diproduksi.

Ahmad Abdullah mengatakan simulasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh sistem berjalan optimal sebelum dapur resmi beroperasi.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan teknis sekaligus evaluasi awal agar seluruh sistem berjalan optimal. Kami ingin memastikan dapur SPPG Polres Kutim benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam simulasi tersebut, jajaran Kepolisian Resor Kutai Timur bersama Bhayangkari juga melakukan food testing guna memastikan makanan yang akan disalurkan memenuhi standar gizi dan aman dikonsumsi.

Ke depan, dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Kutim diproyeksikan mampu memproduksi sekitar 2.500 hingga 3.000 porsi makanan per hari. Kapasitas tersebut didukung fasilitas dapur modern dan sistem pengelolaan yang telah terstandarisasi.

Menurut Ahmad Abdullah, keberadaan dapur SPPG merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi.

“Program ini bukan hanya tentang penyediaan makanan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan gizi yang sehat, aman, dan layak konsumsi,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara Polri, Bhayangkari, dan Badan Gizi Nasional terus diperkuat agar pelayanan gizi dapat berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan keberadaan SPPG benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kutai Timur,” pungkasnya. (MK)

Penulis: Ramlah
Editor: Agus S

Rivalitas Persija-Persib Warnai Stadion Segiri, Polisi Siaga Penuh

0

SAMARINDA – Duel klasik Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam lanjutan BRI Liga 1 dipastikan berpindah lokasi ke Stadion Segiri pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 16.30 WITA.

Pemindahan venue pertandingan tersebut dilakukan setelah adanya pertimbangan situasi keamanan di Jakarta dan telah mendapat persetujuan dari penyelenggara kompetisi.

Kapolresta Samarinda, Hendri Umar mengatakan pihaknya telah menyiapkan pengamanan besar-besaran untuk memastikan pertandingan berlangsung aman dan kondusif.

“Kami dari Polresta Samarinda berkomitmen melaksanakan pengamanan dan pelayanan agar pertandingan ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya usai memimpin rapat koordinasi lintas sektoral di Mapolresta Samarinda.

Mengantisipasi rivalitas dan tingginya fanatisme kedua kelompok suporter, sebanyak 620 personel gabungan disiagakan untuk mengawal jalannya pertandingan, baik di dalam maupun di luar stadion.

Personel tersebut terdiri dari anggota Polresta Samarinda, BKO Polresta Kutai Kartanegara sebanyak 60 personel, Yon B Satbrimob Polda Kaltim, Kodim 0901 Samarinda, Denpom, hingga unsur instansi terkait seperti Dishub, Satpol PP, Damkar, Dinas Kesehatan, steward dan pengamanan internal stadion.

“Kami juga berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan untuk mengantisipasi pergerakan suporter yang tiba melalui jalur udara atau laut di Balikpapan,” tambahnya.

Sesuai regulasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia terkait pertandingan tim tamu, pendukung Persib Bandung atau Bobotoh/Viking tidak diperbolehkan hadir di stadion.

Polisi mengaku telah berkoordinasi dengan komunitas Viking Borneo di Samarinda dan disebut siap menghormati aturan tersebut dengan tidak datang ke stadion.

Sementara itu, panitia menyediakan sekitar 9.000 lembar tiket untuk pertandingan tersebut. Sebanyak 7.500 tiket dialokasikan bagi masyarakat umum di Samarinda dan 1.500 tiket khusus untuk suporter Persija Jakarta atau The Jakmania.

“Untuk tata cara pembelian tiket sudah diatur oleh SSO Persija melalui Jakmania Samarinda. Ini dilakukan untuk memastikan penonton yang hadir sesuai aturan dan meminimalisir kebocoran,” jelas Hendri Umar.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat Samarinda tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya pertandingan besar tersebut agar citra kondusif Kota Samarinda tetap terjaga. (MK)

Penulis: Dimas
Editor: Agus S