NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan kesiapan pelayanan dasar untuk mendukung rencana perpindahan aparatur sipil negara (ASN) ke IKN. Berbagai aspek layanan dipercepat agar ASN dapat tinggal dan bekerja dengan nyaman di ibu kota baru.
Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa pelayanan dasar merupakan hak konstitusional warga negara yang wajib dipenuhi pemerintah, termasuk bagi ASN beserta keluarganya.
“Pelayanan dasar menjadi kunci agar ASN dapat pindah dan bekerja dengan tenang di IKN,” ujar Troy pada Senin (09/02/2026) di Nusantara.
Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN, Suwito, menjelaskan Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan empat pelayanan dasar yang wajib dipenuhi negara, yakni kesehatan, pendidikan, jaminan sosial, serta kebebasan beragama dan beribadah. Seluruh aspek tersebut kini menjadi fokus kesiapan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Layanan Kesehatan Diperkuat
Di sektor kesehatan, Suwito menyebutkan telah tersedia empat rumah sakit di KIPP. Tiga di antaranya sudah beroperasi, yakni Rumah Sakit Hermina Nusantara, Rumah Sakit Mayapada Nusantara, dan RSUP Kemenkes Nusantara.
“Ketersediaan tempat tidur di IKN sudah mencapai dua hingga tiga tempat tidur per 1.000 penduduk, melampaui standar nasional minimal satu tempat tidur per 1.000 penduduk,” jelasnya.
Selain layanan kuratif, Otorita IKN juga memperkuat langkah preventif, termasuk pengendalian demam berdarah melalui pengelolaan lingkungan, penaburan ikan pemakan jentik di embung, serta edukasi masyarakat.
Upaya pencegahan juga dilakukan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dua kali setahun. Program ini menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo untuk memetakan kondisi kesehatan pegawai sejak dini.
“Hasil CKG menunjukkan lebih dari 30 persen pegawai usia di bawah 30 tahun mengalami hiperglikemia, disertai peningkatan kolesterol dan tekanan darah. Ini menjadi perhatian serius agar ASN menerapkan pola hidup sehat,” kata Suwito.
Sekolah dari PAUD hingga Internasional
Di bidang pendidikan, Otorita IKN menyiapkan sekolah terpadu di KIPP mulai dari PAUD hingga SMA yang akan beroperasi pada tahun ajaran baru. Kehadiran fasilitas pendidikan ini diharapkan mendorong ASN, TNI, Polri, dan masyarakat untuk pindah bersama keluarga.
Sejumlah institusi pendidikan lain juga segera beroperasi, di antaranya Sekolah Taruna Nusantara, Sekolah Garuda, sekolah terpadu Kementerian Agama, serta empat sekolah internasional yang telah groundbreaking: Nusantara Intercultural School (NIS), Australian Independent School Nusantara (AIS), Sekolah Islam Al-Azhar Summarecon Nusantara, dan Sekolah Bina Bangsa Nusantara.
Selain membangun sekolah baru, Otorita IKN turut melakukan pendampingan mutu terhadap 43 sekolah eksisting di wilayah KIPP.
“Bidang pendidikan di IKN sudah mulai siap untuk mendukung perpindahan Ibu Kota Nusantara,” tegas Suwito.
Jaminan Sosial dan Fasilitas Ibadah
Dari sisi jaminan sosial, layanan BPJS Kesehatan sudah tersedia di RS Hermina Nusantara dan RS Mayapada Nusantara. Layanan BPJS Ketenagakerjaan untuk kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja juga telah dapat diakses di wilayah KIPP.
Untuk pelayanan ibadah, Otorita IKN menyiapkan operasional Masjid Negara IKN yang direncanakan mulai berfungsi pada Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026.
“Masjid Negara IKN kami siapkan sebagai pusat kegiatan ibadah dan kebersamaan. Kami mengajak seluruh Sahabat Insan Otorita IKN untuk memeriahkan Ramadan di Masjid Negara IKN, yang juga akan dilengkapi dengan bazar Ramadan dan takjil berbuka puasa,” kata Suwito.

Selain Masjid Negara, Otorita IKN juga mengoordinasikan pelayanan ibadah di 12 masjid dan 37 musala di kawasan KIPP, termasuk di area perkantoran dan hunian. Pelayanan ibadah bagi umat Kristiani juga telah disiapkan.
Troy menambahkan, kesiapan layanan peribadatan turut berperan dalam menjaga kenyamanan dan ketenangan batin ASN selama proses perpindahan.
“Dengan pelayanan dasar yang semakin lengkap, kami optimistis ASN dapat pindah ke IKN dengan rasa aman, nyaman, dan percaya diri dalam menyongsong pusat pemerintahan baru Indonesia,” pungkas Troy.
Penulis: Humas Otorita IKN
Penyunting: Robbi Lalat



