Nikmati Kopi Liberika di Nusantara Food Festival 2025, Basuki Hadimuljono Rencanakan Lahan Perkebunan di Embung MBH IKN

NUSANTARA – Sore di amfiteater Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN terasa berbeda. Di tengah suasana Nusantara Food Festival (NFF) 2025, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono duduk santai sambil menyeruput kopi bersama dua rekannya. Sesekali ia tertawa, sambil memandang Istana Negara di seberang bukit.

Di area pameran pengolahan kopi, Basuki mencoba beberapa varian, mulai dari robusta, arabika, hingga liberika yang jadi pusat perhatian. “Kalau robusta tadi keras, arabika masih agak keras. Kalau liberika ini sangat soft medium,” katanya, Sabtu (9/8/2025).

Basuki menjelaskan, 80 persen kopi yang dipamerkan berasal dari Kaltim. Ia mengungkap rencana menyiapkan lahan 4.000–5.000 meter persegi di Embung MBH untuk menanam kopi liberika. “Beliau sudah minta lahan ke saya. Bukan lahan saya, lahan di IKN. Di daerah Embung MBH untuk kita coba tanamin pohon kopi liberika,” ujarnya.

Foto: Basuki Hadimuljono dan Slamet Prayoga (kanan) berbincang santai di gedung amfiteater KIPP IKN. (Riski/MKNN)

Embung MBH (Mochammad Basuki Hadimuljono) adalah danau buatan yang dibangun pada 2022 di Sub-WP 1A KIPP, bersebelahan dengan Kantor Kemenko 3 dan di kanan Istana Negara.

Baca Juga:   Pemkab PPU Tunjukkan Solidaritas Nasional Lewat Bantuan Bencana Rp142 Juta

Petani kopi liberika asal Samarinda, Slamet Prayoga, menjelaskan bahwa kopi liberika punya potensi besar menjadi komoditas ekspor dari Kalimantan. “Tahun 2021 lalu, kami coba tanam di 0 mdpl di Muara Badak dan Pantai Indah Kurma. Tumbuh subur. Bisa dipanen,” katanya.

Menurutnya, cita rasa khas liberika tidak hanya dipengaruhi faktor genetik, tetapi juga lokasi budidaya di dataran rendah. “Beda ama blend robusta dan arabika. Ini pait, tapi nggak begitu asem rasanya,” timpal Riki, warga Sepaku yang ikut sesi public cupping.

Acara tersebut juga menghadirkan biji kopi liberika dari Sebulu (Kutai Kartanegara), Goa Cullang, Sambas, Sepaku, Meranti (Riau), dan Tanjung Jabung Barat (Jambi). Selain pameran kopi, ada bazar kuliner, sosialisasi oleh Bank Indonesia, hingga sesi public cupping.

Menutup sore, Basuki Hadimuljono sempat naik panggung, bermain drum, dan membawakan lagu “Pelangi di Matamu” milik Jamrud.

Pewarta: Riski Maulana
Editor: Agus Susanto

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.