PENAJAM PASER UTARA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan komitmennya memperkuat struktur partai. Hingga tingkat bawah melalui Musyawarah Cabang (Muscab) yang baru saja digelar.
Ketua DPC PKB PPU, Irawan Heru Suryanto, mengatakan Muscab menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan selama lima tahun terakhir sekaligus melakukan regenerasi organisasi.
“Muscab ini sebenarnya untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan selama lima tahun, sekaligus melakukan regenerasi struktur kepengurusan ke depan,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama dalam Muscab adalah penguatan struktur partai mulai dari tingkat DPC hingga ranting. Konsolidasi internal dinilai penting untuk memastikan seluruh kepengurusan di tingkat bawah terbentuk secara menyeluruh.
“Bagaimana penguatan struktur partai dari tingkat DPC sampai ranting, itu yang menjadi fokus. Ke depan kita pastikan seluruh struktur di masing-masing ranting se-Kabupaten PPU bisa terbentuk,” jelasnya.
Pelaksanaan Muscab PKB sendiri dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur. Untuk tingkat provinsi, kegiatan dipusatkan di Balikpapan pada 8 April 2026 lalu.
Ia mengakui, tantangan terbesar partai saat ini adalah keterbatasan sumber daya manusia serta masih lemahnya proses rekrutmen kepengurusan di tingkat PAC dan ranting.
“Tantangan kita ada di SDM, terutama dalam rekrutmen pengurus di tingkat PAC dan ranting yang masih perlu diperkuat,” ujarnya.
Sebagai langkah strategis, pihaknya akan meningkatkan konsolidasi hingga ke tingkat bawah dengan turun langsung ke lapangan.
“Solusinya kita harus turun langsung untuk memastikan pengurus-pengurus di tingkat bawah itu terbentuk dan berjalan,” tegas Irawan.
Selain penguatan organisasi, PKB PPU juga menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD. Saat ini, PKB memiliki dua kursi dan menargetkan minimal empat kursi pada pemilu mendatang.
“Target kita menambah kursi dari dua menjadi minimal empat, sehingga PKB bisa membentuk fraksi sendiri di DPRD PPU,” pungkasnya.
Proses Penentuan Ketua Masih Berjalan
Dalam mekanisme terbaru PKB, Muscab tidak langsung menetapkan ketua definitif. Forum hanya menghasilkan nama-nama calon ketua yang diusulkan oleh pengurus tingkat bawah.
“Di PKB sekarang sistemnya baru. Muscab belum menghasilkan ketua, tapi baru mengusulkan nama-nama calon dari PAC dan pengurus DPC,” ungkap Irawan.
Selanjutnya, para calon tersebut akan mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di tingkat provinsi hingga Dewan Pengurus Pusat (DPP) di Jakarta. Hingga saat ini, proses UKK masih dalam tahap penjadwalan.
“Tahapan berikutnya adalah UKK, untuk melihat layak atau tidaknya calon memimpin DPC. Saat ini masih dalam proses penjadwalan,” katanya.
Pewarta: Robbi Lalat



