BERAU – Deretan penangkapan sabu dalam jumlah besar dalam waktu singkat menjadi alarm keras bagi Bumi Batiwakkal. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menilai wilayah ini kian menjadi incaran jaringan narkoba berskala besar.
Dalam beberapa bulan terakhir, Polres Berau berulang kali mengamankan barang bukti narkotika hingga mencapai hitungan kilogram.
Menurut Rahman, capaian tersebut memang menunjukkan kerja keras aparat kepolisian, namun sekaligus memperlihatkan betapa rentannya pertahanan wilayah terhadap ancaman peredaran gelap narkotika.
“Ini bukan hanya soal keberhasilan operasi, tetapi peringatan keras bagi kita semua. Wilayah kita sedang dibidik jaringan besar,” tegasnya.
Rahman menyatakan salah satu langkah penting yang harus segera ditempuh pemerintah daerah ialah percepatan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Berau.
Ia menilai keberadaan BNNK akan menjadi garda terdepan dalam pencegahan, pengawasan, hingga pemutusan rantai peredaran sejak tingkat hulu.
Ia berharap pemerintah daerah tidak menunda langkah tersebut agar penanganan narkoba di Berau tidak hanya mengandalkan operasi penegakan hukum, tetapi juga diperkuat strategi pencegahan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“BNNK ini benteng penting. Tanpa lembaga itu, upaya pencegahan tidak akan maksimal,” pungkasnya.
Penulis: (Srn)



