Kota 10 Menit, Pegawai di IKN Mulai Rasakan Perubahan Pola Hidup

NUSANTARA – Aktivitas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai menunjukkan perubahan seiring bertambahnya fasilitas penunjang dan kawasan hunian. Kondisi tersebut dirasakan para pegawai yang bekerja dan tinggal di Nusantara, terutama dari sisi mobilitas serta pemanfaatan waktu setelah jam kerja.

Menjelang pukul 17.00 Wita, arus lalu lintas di kawasan KIPP mulai lengang. Di halte depan Kantor Otorita IKN, sejumlah pegawai menunggu bus dalam kota yang melayani perjalanan menuju kawasan hunian. Waktu tempuh menuju tempat tinggal berkisar sekitar 10 menit.

Salah seorang aparatur sipil negara (ASN) Otorita IKN, Mirfa, yang telah bertugas di Nusantara selama sekitar satu tahun, mengatakan perubahan paling terasa adalah berkurangnya waktu perjalanan dari kantor ke tempat tinggal.

“Dulu setelah pulang kerja rasanya sudah capek karena perjalanan panjang. Sekarang selesai kerja masih sempat jogging atau ikut latihan badminton. Rasanya hari belum benar-benar selesai setelah jam kantor,” ujarnya.

Menurut Mirfa, waktu yang sebelumnya habis di perjalanan kini dapat dimanfaatkan untuk berolahraga maupun melakukan aktivitas lain setelah bekerja.

Baca Juga:   Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas Pemkab PPU Menjelang Era Baru IKN

Kondisi serupa juga dirasakan pegawai dari berbagai instansi pemerintah maupun pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan Nusantara. Keberadaan hunian, ruang terbuka hijau, fasilitas olahraga, layanan kesehatan, hingga pusat kuliner mulai mendukung aktivitas sehari-hari para pekerja di kawasan tersebut.

Konsep pembangunan kawasan yang menghubungkan perkantoran, hunian, area komersial, dan fasilitas publik melalui jaringan pejalan kaki serta jalur sepeda juga memudahkan mobilitas tanpa bergantung sepenuhnya pada kendaraan bermotor.

Bagi para pegawai yang bekerja di kawasan IKN, waktu tempuh yang lebih singkat memberikan kesempatan untuk memanfaatkan waktu luang di luar jam kerja, seperti berolahraga, mengikuti kegiatan komunitas, atau berkumpul bersama keluarga.

Foto: Sejumlah pegawai menunggu bus dalam kota gratis di halte kawasan KIPP IKN usai menyelesaikan aktivitas kerja. Kehadiran transportasi umum dan konsep kota 10 menit mulai mengubah pola mobilitas warga di Nusantara.

Pada akhir pekan, Mirfa mengaku kerap mengajak keluarganya berjalan kaki menikmati ruang terbuka di sekitar kawasan KIPP.

Pembangunan kawasan Nusantara masih terus berlangsung, bersamaan dengan penambahan infrastruktur dan layanan publik. Seiring perkembangan tersebut, pola aktivitas harian para pegawai yang bekerja dan menetap di kawasan IKN juga mulai berubah, terutama dari sisi mobilitas dan pemanfaatan waktu setelah bekerja.

Baca Juga:   Bocoran Gaji ASN IKN: Diploma 3 Bisa Kantongi Rp12,8 Juta per Bulan

“Saya berharap ke depan semakin banyak fasilitas yang lengkap. Sekarang jalur pejalan kaki semakin terhubung, sangat nyaman rasanya jalan sore hari, menikmati senja di belakang Istana Garuda sambil menghirup udara sore di IKN yang bersih. Saya senang sekali,” katanya.

Penulis: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.