NUSANTARA – Raut wajah memang tak bisa berbohong. Begitu pula 11 pesepeda komunitas Skipbike asal Samarinda yang terlihat semringah saat berhasil gowes di jantung Ibu Kota Nusantara (IKN), Minggu (21/9/2025).
Mereka tak sekadar mengayuh pedal, tapi juga menikmati momen langka bisa berada di seberang Istana Negara. Sesi foto bersama jadi pelengkap perjalanan yang penuh keceriaan.
“Wah, seneng banget pastinya. Keren IKN,” ucap Ridwan, koordinator Skipbike, mewakili anggotanya.
Skipbike berencana membawa lebih banyak anggota pada kesempatan berikutnya. Kali ini, tidak semua bisa bergabung karena kesibukan masing-masing. “Kami sekalian cek kondisi, apakah boleh masuk dan bersepeda di jantung IKN. Jadi ini perdana sepedaan di sini,” tambah Ridwan.
Komunitas yang berdiri pada 2024 dan bermarkas di Jalan Revolusi, Karang Paci, Samarinda ini kini beranggotakan hampir 30 orang. Sebagian besar adalah pekerja dengan hobi merakit sepeda. Jenis yang dipakai umumnya MTB (mountain bike), namun dirakit ulang dari sepeda bekas: dimodifikasi, dicat ulang, dan dijadikan tunggangan kebanggaan.
Selain seru, aktivitas itu memberi kepuasan tersendiri. “Ada rasa bangga ketika sepeda hasil rakitan sendiri bisa dipakai gowes bareng,” ujar salah satu anggota.
Skipbike biasanya menggelar agenda rutin setiap Rabu malam yang mereka sebut Rabu-Rabu, dengan titik kumpul di depan gedung Bankaltimtara, Jalan Awang Long, Samarinda. Selain itu, mereka juga gowes seminggu sekali atau tiga kali dalam sebulan.
Untuk menuju IKN, rombongan membawa 11 unit sepeda menggunakan mobil pikap sewaan seharga lebih dari Rp400 ribu per hari. Mereka juga menginap semalam di salah satu hostelry kawasan Sepaku, IKN.
Bagi Skipbike, pengalaman gowes perdana di IKN jadi catatan bersejarah. Sebuah perjalanan dari Kota Tepian yang penuh semangat kebersamaan.
Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S




