KIPP IKN Dibanjiri Pengunjung saat Libur Iduladha, Longsor Tutup Akses Taman Kusuma

NUSANTARA – Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi destinasi wisata dadakan saat libur Iduladha 2025. Dalam kurun waktu hanya enam jam, sebanyak 876 orang tercatat masuk ke kawasan ini, Jumat (6/6/2025).

Jumlah tersebut merupakan catatan sementara petugas jaga di Rest Area IKN. Tidak semua pengunjung tercatat karena sebagian besar anak-anak dan balita tidak dihitung dalam sistem pendaftaran digital.

Rata-rata, lebih dari 140 orang datang setiap jam. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Kalimantan Utara, hingga Jakarta.

“Kami dari Banjar, handak malihati Istana Garuda. Jar urang gagah banar. Penasaran kami. Dengan keluarga ini bemobil. Hanyar sampai,” ujar Amat (41), pengunjung dari Kalimantan Selatan, yang datang bersama lima anggota keluarganya.

Spot paling favorit bagi para wisatawan ini adalah Istana Negara atau yang dikenal juga dengan Istana Garuda. Selain itu, titik kunjungan lainnya adalah kantor-kantor kementerian koordinator, Plaza Bhineka Tunggal Ika yang dulunya Titik Nol Nusantara, dan jalur wisata alam Forest Trail.

Baca Juga:   Kewenangan Beralih P3D, Revitalisasi Pelabuhan Penajam Menunggu Realisasi Pemprov Kaltim

Namun, akses ke salah satu titik tertinggi IKN di Taman Kusuma Bangsa sementara ini ditutup. Jalur tangga dari arah taman tertimbun longsoran tanah yang menyebabkan pagar besi di sisi tangga roboh. Tebing yang longsor kini hanya ditutupi dengan plastik terpal, dan belum ada penanganan lebih lanjut terlihat di lokasi.

“Longsorannya tadi siang makin parah. Jalur tangga tertimbun makin banyak,” ungkap seorang pengunjung di lokasi. Satu-satunya akses yang masih terbuka ke puncak taman adalah lewat jalan Sumbu Kebangsaan Barat, melalui seberang halte dan pos penjagaan.

Foto: Calon pengunjung KIPP IKN sedang melakukan pendaftaran elektronik di Rest Area Nusantara. (Riski Bypass/MKNN)

Pengunjung yang datang ke IKN diharuskan mendaftar melalui aplikasi di Rest Area. Petugas bernama Joshua Jutisto menyebut pendaftaran elektronik ditutup pukul 15.00 WITA setiap harinya. “Bus wisata dalam kawasan biasanya beroperasi sampai jam 5 sore. Hari ini ada 4 bus yang aktif,” jelasnya.

Jumlah pengunjung diperkirakan terus meningkat hingga Minggu (8/6/2025), seiring masih berlangsungnya masa libur panjang Iduladha.

Penulis: Riski Bypass
Editor: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.