Kepala Otorita IKN Tinjau KIPP di Akhir Pekan, Tekankan Pembangunan Presisi dan Estetika

Nusantara – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Mochamad Basuki Hadimuljono, meninjau sejumlah proyek di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Sabtu (12/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya presisi secara teknis, tetapi juga memiliki nilai estetika.

Peninjauan dilakukan di sejumlah titik strategis di kawasan calon ibu kota baru, antara lain kawasan legislatif, yudikatif, kolam retensi SM 02, Embung EC 08, jalan Row 44-1C yudikatif, serta kolam retensi TR 01.

Kunjungan ini bertujuan memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus menjaga kualitas hasil pembangunan. Basuki menegaskan, pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada fungsi, tetapi juga mencerminkan peradaban masa depan.

“Setiap titip peninjauan menegaskan satu hal, pembangunan IKN harus berjalan dengan presisi teknis sekaligus kepekaan terhadap estetika arsitektular,” tegas Basuki, Sabtu, (11/4/2026).

Foto: Kepala Otorita IKN Mochamad Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan di KIPP Nusantara. (Atmaja/MKNN)

Dalam peninjauan tersebut, Basuki didampingi Deputi Sarana dan Prasarana Otorita IKN Aswin Grandiarto Sukahar, serta Danis Hidayat Sumadilaga yang menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen dan Strategi Konstruksi.

Baca Juga:   Delegasi Sembilan Negara Kunjungi IKN, Pelajari Energi Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan

Otorita IKN berharap peninjauan rutin ini dapat memastikan pembangunan berjalan sesuai standar yang ditetapkan, sekaligus mewujudkan kawasan ibu kota baru yang fungsional, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

Ia menambahkan, seluruh elemen pembangunan, mulai dari bangunan, jembatan, hingga lanskap, harus dirancang dengan memperhatikan aspek kualitas dan keindahan.

Selain meninjau proyek, Basuki juga memberikan arahan kepada calon pegawai negeri sipil (CPNS) Otorita IKN yang terlibat langsung di lapangan. Ia meminta mereka menjadikan proyek IKN sebagai sarana pembelajaran nyata.

“Jangan pernah lelah untuk belajar, jangan ragu bertanya. Di sinilan para pelayan publik masa depan di tempa. Bukan hanya untuk membangun ibu kota, tetapi membangun Indonesia,” tandasnya.

Pewarta: Atmaja Riski
Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.