Kemdikdasmen dan OIKN Kolaborasi Bangun Sekolah Berstandar Internasional di Kawasan Inti IKN

NUSANTARA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satu fokus utama adalah dukungan terhadap pembangunan sekolah-sekolah berstandar internasional di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (PAUD Dikdasmen), Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa Kemdikdasmen telah berkoordinasi intensif dengan pihak Otorita IKN, khususnya Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat (SBPM) Alimuddin, untuk memastikan kualitas pendidikan di IKN sesuai standar global.

“Karena sekolah-sekolah di IKN ini skalanya global bahkan internasional, kami sudah berdiskusi dengan Pak Alimuddin (Deputi SBPM OIKN). Bagaimana mendesain ruang kelas sekolah-sekolah yang ada di IKN, baik sarana prasarananya, laboratoriumnya, perpustakaannya, sudah didiskusikan,” terangnya, Sabtu (1/11/2025).

Kemudian, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG)  juga akan membantu di sisi gurunya. Baik pendidik dan tenaga kependidikannya, kualifikasinya, kompetensinya, pelatihannya, dan kesejahteraannya.

Kemdikdasmen juga punya Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) untuk membantu dari sisi penyiapan kurikulumnya.

Baca Juga:   Apel Awal Tahun 2026, Kepala Kantor Pertanahan PPU Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

“Jadi kita terpadu, contoh untuk mengupgrade kurikulum internasional, mau IT, digital atau apapun lah nanti juga akan dibantu dan difasilitasi,” pungkasnya.

Sementara itu, IKN makin intens jadi tempat rapat-rapat koordinasi lintas sektor dan lembaga, termasuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen), Kementerian Dikdasmen.

Mereka menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Multifunction Hall Kemenko 1 IKN, Sabtu 31 Oktober sampai 3 November 2025. Rakor diikuti sebanyak 34 Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Indonesia.

Dalam kesempatan itu, banyak hal dibahas dalam kegiatan rakor. Mulai dari capaian anggaran belanja tahun 2025, realisasi anggaran Kemdikdasmen, termasuk soal imbauan agar mengoptimalkan program-program digitalisasi di sekolah.

“Digitalisasi ini penting. Tolong lebih dioptimalkan agar serapan angarannya bisa lebih tinggi,” jelasnya di hadapan peserta rakor.

Sekadar informasi, di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dibangun sekolah PAUD hingga sekolah menengah. Bangunannya tengah tahap finishing. Sekolah ini berstandar internasional. Pun, sekolah-sekolah di delineasi IKN yang kini gencar peningkatan mutu pendidikannya, seperti tenaga pendidik hingga sarananya.

Baca Juga:   Rendi Susiswo Bangun Komunikasi Politik dengan Andi Harahap, Siap Berpasangan dengan Siapa Saja

Pewarta: Atmaja Riski
Editor : Nicha R 

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.