Grand Opening D’Best Cafe dan Buen Mart di Taman Rozeline, TP PKK PPU Dorong Ekonomi Perempuan dan UMKM Lokal

PENAJAM PASER UTARA – Tim Penggerak PKK Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi melakukan grand opening D’Best Cafe dan Buen Mart di kawasan Taman Rozeline, belum lama ini. Dua unit usaha tersebut dikelola Koperasi Dewi Berkarya Sejahtera milik TP PKK PPU sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan dan pengembangan UMKM lokal.

Peresmian dua unit usaha yang dikelola Koperasi Dewi Berkarya Sejahtera milik TP PKK PPU tersebut ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan peninjauan langsung area kafe serta minimarket oleh para tamu undangan. Koperasi ini mendapat dukungan dari berbagai instansi dan sponsor, di antaranya Bank Negara Indonesia, Bank Kaltimtara, PT Pertamina RU V Balikpapan, serta Perumda Air Minum Danum Taka.

Kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus TP PKK, pelaku UMKM, perbankan, serta sejumlah mitra dan sponsor yang turut mendukung pengembangan usaha tersebut.

Bupati PPU Mudyat Noor berhalangan hadir dan diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemkab PPU, Margono Hadi Sutanto. Ia mengaku bangga atas langkah TP PKK PPU yang dinilai mampu menghadirkan gerakan koperasi secara nyata di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap koperasi.

Baca Juga:   Kelurahan dan Desa di Penajam Ikuti Sosialisasi SP4N-LAPOR !

“Anak-anak muda sekarang mungkin lebih senang disebut CEO dibanding menjadi ketua koperasi. Tetapi PKK Kabupaten Penajam Paser Utara mampu menunjukkan bahwa koperasi juga bisa berkembang dan memiliki unit usaha yang nyata,” kata Margono.

Menurut dia, kehadiran Buen Mart dan D’Best Cafe menjadi bukti bahwa PKK tidak hanya bergerak di bidang sosial dan pemberdayaan keluarga, tetapi juga berperan dalam penguatan ekonomi masyarakat.

“Yang diresmikan hari ini bukan hanya sebuah toko dan kafe, tetapi simbol semangat kebersamaan, pemberdayaan, dan semangat membangun ekonomi masyarakat Benuo Taka,” ujarnya saat membacakan sambutan tertulis Bupati PPU.

Ia berharap Buen Mart dapat menjadi wadah pengembangan produk UMKM lokal, sementara D’Best Cafe menjadi ruang kreatif bagi generasi muda di PPU.

“D’Best Cafe diharapkan bisa menjadi tempat berkumpul yang nyaman, tempat anak-anak muda berkreasi dan berdiskusi, sekaligus ruang tumbuhnya ide-ide kreatif dan kolaborasi,” katanya.

Ketua TP PKK PPU, Dewi Yuliana, mengatakan kehadiran D’Best Cafe dan Buen Mart bukan sekadar tempat usaha, melainkan bentuk nyata kreativitas dan semangat ibu-ibu PKK dalam membangun ekonomi masyarakat.

Baca Juga:   Maridan Pertahankan Juara Umum MTQ ke-XX Kecamatan Sepaku 2025

“Alhamdulillah, hari ini kami meresmikan kafe kami. Mudah-mudahan kafe ini bisa bermanfaat dan menjadi tambahan hiburan bagi masyarakat Kabupaten kita, sekaligus menjadi tempat berkumpul dan bersantai,” kata Dewi Yuliana.

Ia menegaskan, D’Best Cafe diharapkan menjadi ruang nyaman bagi masyarakat dengan mengutamakan kualitas pelayanan, kebersihan, hingga cita rasa makanan dan minuman yang disajikan.

“Jadikan kafe ini sebagai tempat yang ramah lingkungan dan ramah pelayanan, sehingga masyarakat yang datang merasa nyaman dan betah berkunjung,” ujarnya.

Dewi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus koperasi dan pihak-pihak yang telah mendukung berdirinya dua unit usaha tersebut. “Karena tanpa dukungan semua pihak, The Best Cafe maupun Buen Mart tidak akan bisa terwujud,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Dewi Berkarya Sejahtera, Sandri Ernamurti, menjelaskan D’Best Cafe telah melakukan soft opening sejak 9 Mei 2026 dan mendapat respons positif dari masyarakat.

“Selama kurang lebih 12 hari beroperasi, alhamdulillah kami justru cukup kewalahan melayani pengunjung. Kami tidak pernah sepi,” ujarnya.

Baca Juga:   Masih Berpotensi Banjir di Babulu, BPBD PPU Pantau Berkala Kondisi TMA

Ia menyebut D’Best Cafe buka setiap hari mulai pukul 10.30 Wita hingga 22.00 Wita. Konsep yang diusung tidak hanya mengedepankan pelayanan, tetapi juga kebersihan dan kenyamanan pengunjung.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kafe tidak harus dibuat seadanya, tetapi harus proper, unik, dan bersih. Kebersihan itu yang paling utama,” katanya.

Selain D’Best Cafe, pihaknya juga mengembangkan Buen Mart sebagai minimarket lokal milik daerah yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dan ASN di lingkungan Pemkab PPU.

Ia menambahkan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) telah menyatakan siap menjalin kerja sama dengan Buen Mart melalui skema pembelian kebutuhan pokok bagi ASN.

Di sisi lain, pihak koperasi juga mendapat dukungan dari berbagai instansi, mulai dari PDAM yang berencana membantu pembangunan gedung khusus koperasi, Satpol PP yang membantu pengamanan area usaha, hingga Dinas Lingkungan Hidup yang mendukung pengelolaan sampah di kawasan tersebut.

“Kami juga mulai menerapkan pemilahan sampah organik dan plastik agar bisa didaur ulang dan dimanfaatkan kembali,” tutupnya.

Pewarta: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.