Balikpapan Juara Umum Popda XVII Kaltim 2025, PPU Sukses Jadi Tuan Rumah

PPU – Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII Kalimantan Timur 2025 resmi ditutup dengan dominasi kuat kontingen Balikpapan yang keluar sebagai juara umum. Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, menyampaikan apresiasi serta pesan penutup atas pelaksanaan kompetisi yang berlangsung selama sepekan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Pada laporan resmi panitia, Balikpapan menutup perolehan dengan 59 emas, 57 perak, dan 58 perunggu (total 174 medali). Posisi kedua ditempati Samarinda dengan 56 emas, 58 perak, 52 perunggu (166 medali). Sementara Kutai Kartanegara berada di peringkat ketiga dengan 39 emas, 34 perak, 43 perunggu (119 medali).

Berikutnya Bontang menempati posisi keempat dengan 27 emas, 15 perak, 34 perunggu (76 medali), diikuti PPU dengan 20 emas, 20 perak, 35 perunggu (75 medali).

Di bawahnya adalah Kutai Timur (54 medali), Berau (42 medali), Paser (55 medali), serta Kutai Barat (21 medali). Adapun Mahakam Ulu menutup klasemen dengan dua perunggu.

Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru, menyampaikan bahwa seluruh hasil kompetisi merupakan wujud nyata perjuangan para atlet dan dukungan penuh pemerintah daerah masing-masing.

Baca Juga:   Penggerebekan di Dusun Ketenug, Polisi Amankan Barang Bukti

“Semua capaian medali ini adalah buah dari keringat, kerja keras, dan usaha para atlet. Mereka datang dengan semangat, membawa nama daerah, dan memberikan yang terbaik di arena pertandingan,” ujarnya.

Andi juga menyampaikan penghargaan tertinggi kepada seluruh kepala daerah di Kaltim yang memberi dukungan penuh sehingga kontingen dari 10 kabupaten/kota dapat ikut berpartisipasi.

“Kami berterima kasih kepada bupati dan wali kota se-Kaltim yang sudah mengirimkan kontingen terbaiknya. Tanpa dukungan pemerintah daerah, kegiatan sebesar ini tidak mungkin berjalan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Andi juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan terdapat dinamika yang menimbulkan perbedaan persepsi, baik di antara atlet, pelatih, official, maupun pendukung.

“Kalau ada mis komunikasi, perbedaan pendapat, atau hal-hal yang kurang berkenan selama pertandingan, kami mohon maaf. Mari kita tinggalkan marah, dengki, dan dendam. Kita kembali sebagai satu Kalimantan Timur,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh keputusan Mahkamah Pertandingan dan Dewan Hakim merupakan keputusan terbaik yang mengakomodasi seluruh pihak.

Baca Juga:   Kembangkan Potensi Wisata Minat Khusus, Disbudpar PPU Gelar Gua

Panitia juga melaporkan bahwa Popda Kaltim 2025 berjalan lancar sejak dibuka di PPU pada awal pekan lalu. Sebanyak 10 kontingen dari kabupaten/kota berpartisipasi dalam puluhan nomor pertandingan.

Penutupan secara resmi kegiatan dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni menutup secara resmi seluruh rangkaian kegiatan Popda XVII. Didampingi Bupati PPU Mudyat Noor, Wakil Bupati PPU Waris Muin serta perwakilan kepala daerah lainnya di Kaltim.

“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, atlet, pelatih, official, panitia, dan masyarakat PPU, yang sudah mendukung penyelenggaraan Popda tahun ini,” tutup Andi.

Pewarta: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.