PENAJAM PASER UTARA – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah bertingkat berbahan kayu di RT 06, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 11.20 Wita. Dalam peristiwa tersebut, dua anak meninggal dunia, sementara seorang warga mengalami luka bakar.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, rumah berukuran sekitar 6 x 8 meter itu mengalami kerusakan berat akibat dilalap api.
Korban meninggal dunia masing-masing Muh. Abizar Al Qhani (7) dan Muhtiti Fatur Frahardika (4). Sementara itu, Nurhadija (28) mengalami luka bakar dan mendapat penanganan medis.
Secara keseluruhan, kebakaran berdampak pada dua kepala keluarga dengan total sembilan jiwa. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU, Fernando, mengatakan petugas segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Namun, saat tiba di lokasi, api telah membesar.
“Sebenarnya tidak ada kesulitan dalam pemadaman. Saat laporan masuk, tim langsung menuju ke lokasi kejadian. Namun, saat petugas tiba, api sudah terlanjur membesar,” ujar Fernando.
Ia menjelaskan bangunan yang didominasi material kayu membuat api cepat menjalar. Kondisi angin yang cukup kencang juga mempercepat kobaran api hingga menghanguskan sebagian besar bangunan.
“Material bangunan yang mudah terbakar, ditambah angin yang sangat deras, membuat api cepat membesar dan menghabisi bangunan,” katanya.
Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 11.30 Wita. Tim gabungan kemudian melakukan upaya pemadaman dan pendinginan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.40 Wita.
Penanganan melibatkan personel DPKP Pos Penajam dan Pos Petung, BPBD PPU, Polres PPU, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, PLN, TNI-Polri, aparat kelurahan, Pramuka Peduli, ketua RT, serta warga setempat.
Dua jenazah korban dievakuasi ke RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Penajam untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, BPBD PPU melakukan pendataan terhadap warga terdampak dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan pascakebakaran.
“Polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran,” pungkasnya.
Pewarta: Deddy Pz
Penyunting: Robbi Lalat



